Connect with us

Peristiwa

Agar Memiliki Sikap Disiplin, Siswa SMPN 2 Mojo Kediri Dilatih Dasar Kepemimpinan oleh Polsek Mojo

Published

on

Kediriselaludihati.com – Anggota Polsek Mojo, Polres Kediri Kota memberikan materi Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa SMPN 2 Mojo. Kegiatan berlangsung, pada hari Kamis 22 Januari 2025 pukul 07.30 WIB s/d 10.00 WIB.

Tempat latihan berlangsung di Lapangan Desa Kranding Kec. Mojo Kab. Kediri. Adapun materinya adalah Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa SMPN 2 Mojo Hari ke-4.

Petugas yang memberikan materi pelatihan tersebut antara lain, anggota Unit Binmas Polsek Mojo yang tersprint, Aiptu Dendy Kristianto. A.md Bhabinkamtibmas Kranding ) dan Aiptu Endyk Cahyo.S, S.H (Bhabinkamtibmas Petungroto ) bersama 3 ( tiga ) orang rekan TNI-AD dari Koramil Mojo.

Sasaran kegiatan adalah para Siswa SMPN 2 Mojo Kec. Mojo Kab. Kediri Kelas 7,8,9 yang berjumlah sekitar sekitar 200 orang.

Kapolsek Mojo AKP Karyawan Hadi , S.H, M.H mengatakan, dengan diadakan kegiatan tersebut besar harapannya agar para siswa-siswa SMPN 2 Mojo Kec. Mojo Kab. Kediri yang mengikuti kegiatan ini lebih memiliki sikap disiplin dan tidak melakukan pelanggaran terhadap aturan yang ada disekolah serta mendapatkan pemahaman yang benar tentang dasar-dasar kepemimpinan.

“Seluruh kegiatan dimaksud terlaksana dengan aman lancar terkendali,” ujar AKP Karyawan Hadi, S.H, M.H. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota Tekankan Kepatuhan Titik Jemput-Antar Demi Kelancaran Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) melaksanakan kegiatan imbauan keselamatan berlalu lintas kepada para pengemudi ojek online (ojol) di kawasan Jalan Stasiun Kota Kediri, pada Kamis (22/1/2026).

Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga 12.30 WIB dalam rangka menjaga situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas).

Kegiatan dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota, Iptu Mujani, S.H., bersama anggota Unit Kamsel. Dalam pelaksanaannya, petugas menyampaikan pesan-pesan edukatif sekaligus mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas kepada para pengemudi ojol yang beraktivitas di sekitar Jalan Stasiun.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., menegaskan bahwa pengemudi ojol merupakan bagian penting dari pengguna jalan yang sangat berpengaruh terhadap kelancaran arus lalu lintas, terutama di kawasan pusat aktivitas masyarakat.

“Kami mengimbau kepada rekan-rekan pengemudi ojek online agar selalu berhati-hati saat berkendara, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta membudayakan etika berlalu lintas sebagai kebutuhan. Ini demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif,” ujar AKP Tutud.

Selain itu, petugas juga menekankan agar pengemudi ojol tetap mematuhi ketentuan dan kesepakatan terkait titik pengantaran serta penjemputan penumpang yang telah ditetapkan, baik secara nasional maupun di wilayah Kota Kediri.

Hal tersebut dinilai penting guna mencegah penumpukan kendaraan, menghindari parkir sembarangan, serta mengurangi potensi kemacetan di kawasan Jalan Stasiun yang menjadi salah satu pusat mobilitas warga.

Iptu Mujani menyampaikan bahwa kepatuhan terhadap titik jemput-antar tidak hanya mendukung kelancaran lalu lintas, tetapi juga meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan lainnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau lancar, tertib, terkendali, dan kondusif. Satlantas Polres Kediri Kota menyatakan kegiatan edukasi seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan sebagai upaya preventif, sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang aman dan bertanggung jawab. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Pemasangan Balok Jembatan, Pengendara Kendaraan Besar Diimbau Ikuti Rekayasa Arus di Sukorame–Semampir Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melaksanakan penutupan total Jalan Suparjan pada Kamis (22/1/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga pekerjaan selesai.

Penutupan tersebut dilakukan dalam rangka mendukung proses pemasangan balok jembatan, sekaligus untuk menjamin keselamatan pengguna jalan serta kelancaran aktivitas pekerjaan di lokasi.

Kegiatan penutupan dan pengaturan arus lalu lintas ini dipusatkan di kawasan Simpang Empat Sukorame. Personel Unit Turjagwali Satlantas Polres Kediri Kota diterjunkan ke sejumlah titik strategis untuk melaksanakan pengamanan, pengalihan arus, dan penguraian kepadatan kendaraan.

Kasatlantas Polres Kediri Kota, AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan secara terukur untuk meminimalisir gangguan arus serta mencegah potensi kecelakaan selama proses pemasangan balok jembatan.

“Untuk mendukung kelancaran pekerjaan pemasangan balok jembatan, kami melaksanakan penutupan total Jalan Suparjan di ruas Simpang Empat Sukorame sampai dengan Simpang Empat Mojoroto Gang 3. Personel kami siagakan untuk pengamanan lokasi sekaligus pengalihan arus agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman,” ujar AKP Tutud.

Dalam pelaksanaannya, arus kendaraan besar dilakukan pengalihan melalui sejumlah simpul lalu lintas. Untuk kendaraan besar dari Simpang Tiga Iskandarmuda, diarahkan menuju Jembatan Semampir atau jalur timur sungai.

Sementara itu, kendaraan besar termasuk bus yang berada di kawasan Simpang Empat Semampir diarahkan untuk melaju lurus ke Jalan Mayor Bismo dan Jalan Diponegoro.

Rekayasa juga dilakukan di kawasan pusat kota. Dari Simpang Empat Alun-alun, kendaraan bus dan muatan besar diarahkan menuju Jalan PB Sudirman, dengan pengecualian untuk bus umum yang tetap diperbolehkan masuk ke Terminal Tamanan sebelum kembali ke Jalan PB Sudirman.

Sedangkan di Simpang Empat Muning, kendaraan besar dialihkan ke arah timur untuk menuju Jalan PB Sudirman.

AKP Tutud menambahkan, petugas di lapangan juga melakukan pemantauan situasi lalu lintas secara situasional, termasuk memberikan imbauan kepada pengendara agar tetap tertib dan mengikuti arahan petugas.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya kendaraan besar dan angkutan umum, agar mengikuti jalur pengalihan yang telah ditentukan. Kepatuhan masyarakat sangat membantu kelancaran rekayasa arus serta menjaga keselamatan bersama,” tegasnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Satlantas Polres Kediri Kota memastikan pengaturan lalu lintas akan terus dilakukan hingga pekerjaan pemasangan balok jembatan dinyatakan selesai dan ruas jalan dapat kembali dibuka secara normal. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Waka Polri Buka Strategi dan Dinamika Penanganan TPPO Lewat Peluncuran & Bedah Buku

Published

on

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar peluncuran dan bedah buku berjudul “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” pada hari ini, pukul 13.00 WIB, bertempat di Aula Bareskrim Polri Lantai 9. Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi publik untuk memahami perkembangan dan dinamika kejahatan Perlindungan Perempuan dan Anak–Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang kini semakin kompleks dan lintas sektor.

Buku ini ditulis oleh tiga penulis, yakni Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, purnawirawan Polri Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, serta Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah. Isinya merangkum pengalaman, strategi, dan kerja kolaboratif Polri bersama kementerian/lembaga, akademisi, serta mitra internasional dalam mencegah dan memberantas TPPO.

Wakapolri menegaskan bahwa TPPO saat ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai kejahatan konvensional, melainkan telah bertransformasi memanfaatkan media sosial, platform digital, hingga jaringan lintas negara. Karena itu, Polri mengedepankan pendekatan terpadu dan kolaboratif, mulai dari penguatan Direktorat PPA-PPO, kerja sama internasional, hingga pencegahan berbasis keluarga, sekolah, dan literasi digital masyarakat.

“Buku ini penting agar masyarakat tahu bahwa kejahatan PPA-PPO terus berkembang, dan penanganannya tidak bisa hanya oleh Polri, tetapi harus melibatkan semua pihak,” tegas Wakapolri. Ia juga menekankan prinsip penanganan yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan, bukan untuk disalahkan.

Bedah buku dilakukan langsung oleh para penanggap ahli dan akademisi nasional, yaitu Poengky Indarty, Komjen Pol. Dr. Dwiyono, Prof. Dr. Nurini Aprilianda, Prof. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, Prof. Dr. Ani Purwanti, dan Prof. Dr. Eva Achjani Zulfa. Para penanggap menilai buku ini relevan sebagai rujukan akademis sekaligus panduan praktis kebijakan karena memotret langsung praktik penanganan TPPO di lapangan.

Wakapolri berharap buku ini dapat dibaca luas oleh masyarakat sebagai sarana edukasi dan kewaspadaan bersama. Dengan memahami pola, risiko, dan upaya penanganan TPPO yang dilakukan Polri bersama kementerian/lembaga, masyarakat diharapkan turut berperan aktif mencegah kejahatan perdagangan orang, khususnya terhadap perempuan dan anak, di era digital yang terus berubah

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page