Lalu Lintas
AKBP Wisnu Tinjau Fasilitas Bandara Dhoho Kediri, Bahas Kolaborasi Keamanan Bersama Pengelola Bandara

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota melaksanakan kunjungan kerja ke Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri, Selasa (8/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi langkah memperkuat koordinasi dan sinergi antara kepolisian dengan pengelola bandara dalam mendukung keamanan serta kelancaran operasional penerbangan.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB hingga 16.25 WIB tersebut diikuti Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K., Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., serta Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwanto, S.H.
Rombongan Polres Kediri Kota diterima langsung oleh Direktur PT Surya Dhoho Investama (PT SDhI) Maksin Arisandi, jajaran direksi PT SDhI, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri Rahmat Yoni Saputra, serta unsur pengelola bandara lainnya.
Setibanya di terminal penumpang Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri, Kapolres Kediri Kota bersama rombongan melakukan peninjauan sejumlah fasilitas utama bandara.
Peninjauan dilakukan mulai dari grid map atau miniatur peta bandara, area check in counter domestik dan internasional, ruang pengosongan senjata, area pemeriksaan keamanan atau Passenger Security Check Point (PSCP), area pemeriksaan imigrasi, ruang tunggu keberangkatan domestik dan internasional, boarding gate, baggage claim, hingga area kedatangan domestik dan internasional termasuk pemeriksaan imigrasi serta bea cukai.
Selain fasilitas pelayanan penumpang, Kapolres juga meninjau Terminal VIP Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri yang meliputi area Oculus VIP, VIP Room, dan apron VIP.
Kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Tower Air Traffic Control (ATC) untuk melihat langsung sistem pemantauan aktivitas penerbangan dan pengelolaan lalu lintas udara di Bandara Internasional Dhoho Kediri.
Usai peninjauan fasilitas, Kapolres Kediri Kota bersama jajaran dan pihak pengelola bandara melaksanakan pertemuan di Gedung SO1 Kantor PT SDhI.
Dalam pertemuan tersebut, dibahas pentingnya kolaborasi antara kepolisian dan pengelola bandara, khususnya dalam aspek keamanan, pelayanan masyarakat, serta kesiapsiagaan menghadapi berbagai dinamika yang berkaitan dengan aktivitas penerbangan.
Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu mengatakan, keberadaan Bandara Internasional Dhoho Kediri menjadi salah satu fasilitas strategis yang membutuhkan dukungan bersama dari berbagai pihak.
“Bandara merupakan objek vital yang memiliki peran penting bagi masyarakat dan perkembangan wilayah. Karena itu sinergi antara Polri dan pengelola bandara harus terus dibangun untuk memastikan keamanan dan pelayanan berjalan dengan baik,” ujar AKBP Wisnu.
Menurutnya, Polres Kediri Kota siap mendukung terciptanya situasi keamanan yang kondusif melalui koordinasi dan kerja sama dengan seluruh pemangku kepentingan.
“Komunikasi dan koordinasi akan terus dilakukan agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini,” katanya.
Sementara itu, pihak pengelola Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri menyambut baik kunjungan tersebut sebagai bentuk penguatan hubungan kelembagaan antara kepolisian dan pengelola bandara.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Polres Kediri Kota dan pengelola Bandar Udara Internasional Dhoho Kediri berkomitmen memperkuat kerja sama dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta kualitas pelayanan bagi masyarakat pengguna jasa penerbangan. (res/aro)
Lalu Lintas
Unit Kamsel Sampaikan Pesan Keselamatan Berkendara, Dorong Ojol Jadi Pelopor Tertib Lalu Lintas
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) melaksanakan kegiatan Polantas Karib bersama komunitas ojek online (ojol) Kota Kediri, Senin (7/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi upaya kepolisian memperkuat komunikasi sekaligus meningkatkan kesadaran keselamatan berlalu lintas di kalangan pengemudi transportasi berbasis aplikasi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 10.00 WIB hingga 11.30 WIB tersebut digelar di Jalan Patimura Kota Kediri dan diikuti oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota serta para pengemudi ojek online.
Dalam kegiatan tersebut, Unit Kamsel menghadirkan suasana dialogis dengan para pengemudi ojol. Selain mempererat hubungan kemitraan, petugas juga membagikan kopi, gula, dan makanan ringan sebagai bentuk kepedulian serta pendekatan humanis kepada para mitra masyarakat di jalan raya.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, komunitas ojek online memiliki peran penting karena setiap hari berinteraksi langsung dengan masyarakat dan menjadi bagian dari pengguna jalan.
“Pengemudi ojek online merupakan mitra strategis kepolisian dalam menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Karena itu komunikasi dan edukasi keselamatan perlu terus dibangun,” ujar AKP Septia.
Dalam kesempatan tersebut, personel Unit Kamsel menyampaikan sejumlah imbauan kepada pengemudi ojol, di antaranya agar selalu berhati-hati saat menerima pesanan dari pelanggan yang belum dikenal serta mewaspadai adanya pesanan mencurigakan maupun fiktif.
Petugas juga mengingatkan agar pengemudi dan penumpang selalu menggunakan helm saat berkendara, mengingat keselamatan merupakan tanggung jawab bersama.
Selain itu, para pengemudi ojol diminta untuk selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta membangun etika berkendara sebagai bagian dari budaya tertib di jalan raya.
Menurut AKP Septia, keselamatan berlalu lintas bukan hanya kewajiban karena aturan, tetapi menjadi kebutuhan bagi setiap pengguna jalan.
“Kami berharap para pengemudi ojol dapat menjadi contoh dalam menerapkan keselamatan berkendara dan ikut mengingatkan masyarakat lainnya untuk tertib berlalu lintas,” katanya.
Melalui program Polantas Karib tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota terus mengembangkan pendekatan komunikasi yang lebih dekat dengan berbagai komunitas masyarakat guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kediri. (res/aro)
Lalu Lintas
Personel Lalu Lintas Diterjunkan Jaga Kelancaran Mobilitas Suporter di Sekitar Stadion Brawijaya

Kediriselaludihati- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota melakukan pengamanan pertandingan sepak bola antara Persik Kediri menghadapi Dewa United Banten FC yang berlangsung di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (5/9/2026).
Pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus memberikan rasa aman bagi pemain, ofisial, dan masyarakat yang hadir menyaksikan pertandingan.
Kegiatan pengamanan dimulai pukul 13.00 WIB dengan melibatkan personel Satlantas Polres Kediri Kota yang ditempatkan di sejumlah titik wilayah hukum Polres Kediri Kota, khususnya jalur yang menjadi akses menuju stadion.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan, pengamanan lalu lintas menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan olahraga yang melibatkan banyak masyarakat.
“Personel Satlantas kami siagakan untuk melakukan pengaturan, pemantauan arus kendaraan, serta mengantisipasi potensi kepadatan di sejumlah ruas jalan menuju lokasi pertandingan,” ujar AKP Septia.
Menurutnya, pengamanan tidak hanya berfokus pada kelancaran kendaraan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan nyaman selama pertandingan berlangsung.
“Kami mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, terutama para suporter dan pengguna jalan lainnya agar mobilitas tetap berjalan dengan tertib,” katanya.
Dalam pelaksanaan pengamanan, Satlantas Polres Kediri Kota dipimpin oleh jajaran perwira pengendali, yakni Kasat Lantas Polres Kediri Kota, KBO Lantas, Kanit Regident, Kanit Turjagwali, serta Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota.
Petugas melakukan pengaturan lalu lintas, pemantauan jalur kedatangan dan kepulangan suporter, serta langkah antisipasi terhadap kemungkinan terjadinya kepadatan kendaraan di sekitar kawasan stadion.
Selain pengamanan dari unsur Satlantas, kegiatan pertandingan Persik Kediri melawan Dewa United juga mendapat dukungan pengamanan gabungan yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari Polres Kediri Kota, Brimob, TNI, Satpol PP, Dishub, hingga pengamanan internal stadion.
AKP Septia mengimbau kepada masyarakat yang hadir agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, serta menjaga ketertiban selama berada di sekitar lokasi pertandingan.
“Kami berharap masyarakat dapat menikmati pertandingan dengan nyaman dan tetap mengutamakan keselamatan, baik saat menuju stadion maupun ketika kembali ke rumah,” ujarnya.
Melalui pengamanan terpadu tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota terus berupaya menghadirkan pelayanan kepolisian dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk ajang olahraga yang menjadi bagian dari aktivitas publik Kota Kediri. (res/aro)
Inspirasi
Modal Nekat, Doa Orang Tua, dan Kerja Keras: Perjalanan Septia Intan Putri dari Gang Kecil Menuju Kursi Perwira Polri
Kediriselaludihati – Tidak semua perjalanan menuju puncak karier dimulai dari kemewahan. Sebagian justru lahir dari keterbatasan, ditempa oleh tekad, dan dibuktikan melalui kerja keras.
Sosok itu adalah AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. Perempuan kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat ini pernah berada pada titik ketika impian menjadi anggota Polri dianggap terlalu tinggi untuk diraih.
Namun, keraguan orang lain justru menjadi bahan bakar baginya untuk membuktikan bahwa latar belakang keluarga bukan penghalang untuk mengabdi kepada negara.
Septia tumbuh sebagai anak dari pasangan Yendri dan Yusnidar, pedagang sayur yang menjalani kehidupan sederhana. Ketika banyak orang menganggap masuk Akademi Kepolisian membutuhkan biaya besar dan dukungan khusus.
Septia memilih berjalan dengan modal keyakinan, kemampuan, dan doa keluarga.
Selepas SMA, ia memberanikan diri mengikuti seleksi Akademi Kepolisian. Tanpa fasilitas berlebihan, tanpa pendampingan khusus, ia menjalani proses seleksi dengan kemandirian.
Perjalanan menuju tempat tes ditempuh dengan angkutan umum, sementara banyak peserta lain datang dengan dukungan keluarga.
Namun kerja keras itu membuahkan hasil. Septia berhasil lolos seleksi Akpol dan memulai perjalanan panjangnya sebagai perwira Polri.
Dari Pemberantas Narkoba hingga Amanah Baru di Kediri Kota
Karier Septia kemudian berkembang. Ia pernah dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Kasat Reserse Narkoba Polres Tanjung Jabung Barat, Jambi, sebuah jabatan yang menuntut keberanian, ketelitian, dan integritas tinggi dalam menghadapi persoalan kejahatan narkotika.
Kini, perjalanan pengabdiannya berlanjut di Jawa Timur. Dalam rotasi organisasi Polres Kediri Kota, Septia dipercaya mengemban amanah sebagai bagian dari jajaran pimpinan satuan yang memiliki peran penting dalam pelayanan masyarakat, yakni sebagai Kasatlantas Polres Kediri Kota.
Serah terima jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dalam arahannya, pimpinan Polres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H, S.IK, M.Si menekankan pentingnya pejabat baru segera beradaptasi, memahami karakter wilayah, serta menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.
Membawa Nilai Perjuangan dalam Kepemimpinan
Bagi Septia, jabatan bukan sekadar posisi struktural. Ada tanggung jawab besar yang melekat, terutama bagaimana institusi kepolisian hadir sebagai bagian dari solusi masyarakat.
Perjalanan hidupnya menjadi pengingat bahwa kepemimpinan tidak selalu lahir dari keadaan yang serba mudah. Ada proses panjang yang membentuk karakter, mulai dari kehidupan sederhana di keluarga pedagang sayur hingga menghadapi tantangan sebagai seorang perwira Polri.
Dari seorang anak desa yang pernah diragukan, Septia kini berdiri sebagai figur yang dipercaya memimpin dan melayani.
Kisahnya bukan hanya tentang keberhasilan menembus seleksi kepolisian. Lebih dari itu, kisah Septia adalah tentang keberanian bermimpi, keteguhan melangkah, dan keyakinan bahwa kesempatan dapat diraih oleh siapa pun yang mau berjuang. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
