Inspirasi
AKBP Wisnu Tinjau SPPG dan TK Kemala Bhayangkari, Pengawasan MBG Diperketat dari Dapur hingga Siswa

Kediriselaludihati- Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., meninjau dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta dua TK Kemala Bhayangkari di Kota Kediri, Rabu (16/9/2026).
Kunjungan sejak pukul 07.00 hingga 10.10 WIB itu dilakukan untuk mengecek fasilitas sekaligus mengawasi proses penyediaan dan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) agar makanan yang diterima siswa memenuhi standar kualitas, higienitas dan kelayakan konsumsi.
Empat lokasi yang dikunjungi masing-masing SPPG Polri Semampir 1, TK Kemala Bhayangkari 42, TK Kemala Bhayangkari 41 serta SPPG 3 Polres Kediri Kota.
AKBP Wisnu didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Prastyaka Ratsuko, S.I.K., M.I.K., pejabat utama Polres Kediri Kota, Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., serta pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.
Kunjungan pertama dilakukan di SPPG Polri Semampir 1. Rombongan tiba sekitar pukul 07.00 WIB dan diterima Kepala SPPG Semampir 1 Polres Kediri Kota Anastasya Sukma Kundhalini bersama karyawan.
Di lokasi tersebut, AKBP Wisnu mengecek fasilitas yang digunakan dalam pelayanan pemenuhan gizi sebelum rombongan melanjutkan kunjungan ke TK Kemala Bhayangkari 42 sekitar pukul 07.30 WIB.
Kapolres dan rombongan tiba di TK Kemala Bhayangkari 42 sekitar pukul 07.45 WIB. Selain memeriksa fasilitas sekolah, AKBP Wisnu mengikuti senam bersama anak-anak dan menyaksikan pembagian MBG kepada siswa.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan terhadap makanan yang disalurkan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari kepada peserta didik.
AKBP Wisnu menekankan bahwa proses penyediaan dan penyaluran MBG perlu mendapat perhatian agar manfaat program benar-benar diterima peserta didik secara optimal.
“Pelayanan, penyediaan dan penyaluran harus semakin baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta didik,” kata AKBP Wisnu, merujuk pada penekanan dalam kegiatan tersebut.
Menurut Wisnu, pengawasan langsung diperlukan untuk mengantisipasi persoalan dalam proses penyediaan maupun distribusi makanan kepada siswa.
Perhatian tidak hanya diarahkan pada kelancaran distribusi, tetapi juga kualitas dan higienitas makanan sebelum dikonsumsi anak-anak.
Dalam laporan kegiatan disebutkan, menu MBG yang disiapkan SPPG Polri Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota melalui proses pemeriksaan dan standar operasional prosedur (SOP) sebelum didistribusikan.
Setiap paket makanan diperiksa sebelum disalurkan kepada siswa untuk memastikan kelayakannya.
“Setiap paket makanan dicek sebelum didistribusikan kepada para siswa untuk memastikan kualitas, higienitas dan kelayakan konsumsi,” kata Wisnu, berdasarkan penekanan dalam pengawasan MBG tersebut.
Setelah menyelesaikan kunjungan di TK Kemala Bhayangkari 42, rombongan bergerak menuju TK Kemala Bhayangkari 41 sekitar pukul 08.40 WIB.
Rombongan tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan diterima Kepala TK Kemala Bhayangkari 41 Erwin Pujiana, S.Pd., bersama para guru.
AKBP Wisnu kembali memeriksa fasilitas sekolah. Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan pembagian suvenir sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke SPPG 3 Polres Kediri Kota.
Sekitar pukul 09.40 WIB, Kapolres bersama rombongan tiba di SPPG 3 Polres Kediri Kota dan diterima Kepala SPPG Billy Walfa Fitrada bersama karyawan.
Pengecekan kembali difokuskan pada fasilitas SPPG yang menjadi bagian dari mata rantai penyediaan makanan bagi peserta didik.
Pengawasan terhadap SPPG menjadi perhatian karena kualitas makanan harus dijaga sejak tahap penyediaan hingga diterima siswa. Pemeriksaan sebelum distribusi menjadi salah satu tahapan untuk mencegah makanan yang tidak memenuhi standar sampai kepada penerima.
Selain kesiapan fasilitas, proses kerja di SPPG juga berkaitan langsung dengan kemampuan layanan menyediakan makanan dalam kondisi layak konsumsi.
Kunjungan ke sekolah kemudian menjadi bagian untuk melihat sisi akhir dari proses tersebut, yakni ketika makanan didistribusikan kepada peserta didik.
Rangkaian pengecekan empat lokasi berakhir sekitar pukul 10.10 WIB setelah rombongan meninggalkan SPPG 3 Polres Kediri Kota.
Kunjungan tersebut menempatkan pengawasan MBG tidak hanya pada jumlah makanan yang dapat disalurkan, tetapi juga pada proses sebelum makanan sampai ke tangan siswa.
Pemeriksaan fasilitas, penerapan SOP, pengecekan makanan dan pemantauan distribusi menjadi tahapan yang harus berjalan beriringan agar pelayanan pemenuhan gizi bagi peserta didik dapat diberikan sesuai standar. (res/aro)
Inspirasi
Tiga Personel Polres Kediri Kota Jalani Perawatan, Kapolres dan Ketua Bhayangkari Datang Menjenguk
Kediriselaludihati.com – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. menjenguk tiga anggota Polres Kediri Kota yang sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Kediri, pada Jumat (2/10/2026).
Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kesehatan anggota sekaligus memberikan dukungan dan semangat selama menjalani proses pemulihan.
AKBP Wisnu datang bersama Ketua Bhayangkari Kota Kediri Aie Wisnu dan Kasidokes Polres Kediri Kota Ipda Habib.
Rombongan diterima Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat II Kediri Kombes Pol. dr. Elyani, Sp.OG.(K) Obsos.
Tiga anggota Polres Kediri Kota yang dikunjungi masing-masing Kanit Samapta Polsek Pesantren AKP Sugito, PS Kanit Pidsus Satreskrim Aiptu Bagus serta PNS Polsek Pesantren Pengatur I Susiati.
Setelah tiba di RS Bhayangkara Kediri, Kapolres bersama Karumkit mendatangi anggota yang tengah menjalani perawatan.
AKBP Wisnu melihat kondisi mereka sekaligus memberikan dukungan agar tetap bersemangat mengikuti proses perawatan hingga kondisi kesehatan kembali pulih.
Kunjungan tersebut juga menjadi bentuk perhatian pimpinan kepada personel yang sedang sakit.
Kapolres ingin memastikan anggota yang menjalani perawatan mendapatkan dukungan, tidak hanya dari keluarga, tetapi juga lingkungan institusi tempat mereka bertugas.
Kehadiran Ketua Bhayangkari Kota Kediri dalam kegiatan tersebut turut menjadi bagian dari dukungan moril kepada anggota dan keluarganya selama menjalani masa perawatan.
Dalam kesempatan itu, rombongan berbincang dengan anggota yang dirawat dan memberikan semangat agar fokus pada proses pemulihan kesehatan.
Karumkit Bhayangkara Tk. II Kediri Kombes Pol. dr. Elyani turut mendampingi Kapolres selama melakukan kunjungan ke ruang perawatan.
Kegiatan visite berlangsung sekitar 40 menit. Setelah memastikan kondisi anggota dan memberikan dukungan, rombongan Kapolres meninggalkan RS Bhayangkara Kediri sekitar pukul 09.40 WIB.
Kunjungan kepada personel yang sakit menjadi bagian dari perhatian internal Polres Kediri Kota terhadap kondisi kesehatan anggotanya.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memberikan semangat bagi personel yang sedang menjalani perawatan untuk menjalani proses pemulihan hingga nantinya dapat kembali beraktivitas. (res/an)
Inspirasi
Tiga Pilar Jagalan Kota Kediri Kumpulkan RT-RW dan Linmas, Perlinsos hingga Kamtibmas Jadi Pembahasan
Kediriselaludihati.com – Satgas Perlindungan Masyarakat (Linmas), Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), serta ketua RT dan RW di Kelurahan Jagalan, Kota Kediri, mengikuti sosialisasi program perlindungan sosial, pada Jumat (2/10/2026). Kegiatan sekaligus menjadi ruang koordinasi untuk memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat.
Sosialisasi yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Kelurahan Jagalan dan dihadiri unsur pemerintah kecamatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), tiga pilar serta lembaga kemasyarakatan.
Camat Kota Kediri Agus Subiyanto, S.Sos., M.Si. hadir bersama Imam Kusuma Negara dari pengelola pengaduan publik Disdukcapil serta Arif selaku pendamping PKH dari Dinas Sosial.
Selain itu, kegiatan diikuti unsur tiga pilar Kelurahan Jagalan, ketua RT dan RW, Satlinmas serta unsur LKK.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan hadir bersama tiga pilar untuk mendampingi kegiatan sekaligus membangun komunikasi dengan unsur masyarakat di tingkat kelurahan.
“Sosialisasi tersebut membahas program perlindungan sosial bagi Satgas Linmas dan LKK. Kehadiran perwakilan Disdukcapil dan pendamping PKH juga menjadi bagian dari penyampaian informasi kepada peserta yang hadir,” ujarnya.
Keterlibatan ketua RT dan RW dinilai penting karena mereka berhadapan langsung dengan masyarakat dan mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di lingkungan masing-masing.
Selain pembahasan perlindungan sosial, Bhabinkamtibmas memanfaatkan pertemuan tersebut untuk menyampaikan pesan kamtibmas.
Peserta diajak bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan koordinasi apabila menemukan persoalan maupun potensi gangguan keamanan di wilayah Kelurahan Jagalan.
Menurut Bowo, keamanan lingkungan membutuhkan keterlibatan masyarakat. Keberadaan Linmas, RT, RW dan lembaga kemasyarakatan memiliki posisi strategis karena berada dekat dengan aktivitas warga sehari-hari.
Koordinasi dengan tiga pilar juga diperlukan agar setiap persoalan di tingkat lingkungan dapat diketahui dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing.
Polsek Kediri Kota mendorong Bhabinkamtibmas untuk terus membangun komunikasi dengan berbagai unsur masyarakat, termasuk melalui kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan di tingkat kelurahan.
Dengan komunikasi yang terjaga, informasi mengenai persoalan sosial maupun potensi gangguan kamtibmas diharapkan dapat diterima lebih cepat sehingga langkah pencegahan dapat dilakukan sejak dini.
Sosialisasi di Kelurahan Jagalan tersebut sekaligus menjadi forum yang mempertemukan unsur pemerintahan, pendamping program sosial, tiga pilar dan lembaga kemasyarakatan dalam satu ruang koordinasi.
Kegiatan diharapkan tidak hanya menambah pemahaman peserta mengenai program perlindungan sosial, tetapi juga memperkuat peran masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. (res/an)
Inspirasi
Propam Cek Kehadiran Personel Polres Kediri Kota Usai Apel Pagi
Kediriselaludihati – Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kediri Kota melakukan pengecekan kehadiran personel Polri dan ASN sekaligus penegakan ketertiban dan disiplin atau Gaktibplin seusai apel pagi, Kamis (24/9/2026).
Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB tersebut dipimpin IPTU Wina Nurwarida, S.H. Personel dari berbagai bagian, satuan dan seksi mengikuti kegiatan sebelum dilanjutkan pemeriksaan oleh Propam.
Pengecekan tidak sebatas mencatat siapa yang berada di lapangan apel. Propam juga mendata personel yang tidak hadir beserta keterangannya, mulai menjalankan dinas, lepas dinas, operasi, pendidikan, cuti, izin hingga sakit.
Kasipropam Polres Kediri Kota IPTU Bambang Heri Muljono, S.H. mengatakan pendataan tersebut diperlukan agar keberadaan setiap personel dapat dipertanggungjawabkan.
“Absensi dilakukan terhadap personel Polri maupun ASN Polri. Anggota yang tidak berada di lapangan apel tetap didata keterangannya, apakah sedang dinas, lepas dinas, sakit, izin maupun menjalankan tugas lainnya,” kata IPTU Bambang.
Berdasarkan rekapitulasi Propam, tingkat kehadiran pada masing-masing satuan berbeda karena sebagian personel sedang menjalankan tugas kedinasan.
Sat Samapta misalnya memiliki 72 personel. Sebanyak 36 hadir dalam apel, sedangkan lainnya tercatat 27 menjalankan dinas, delapan lepas dinas dan satu sakit.
Pada Satreskrim, dari 67 personel sebanyak 14 mengikuti apel. Personel lainnya tercatat menjalankan dinas, lepas dinas, kegiatan operasional serta tugas menjaga tahanan.
Sementara sejumlah fungsi tercatat hadir lengkap, di antaranya Sattahti sebanyak enam personel, Satbinmas 15 personel, Siwas empat personel, Sikeu enam personel, Sikum empat personel dan Sium enam personel.
“Jumlah anggota yang tidak mengikuti apel tidak serta-merta berarti tidak masuk kerja. Karena itu setiap ketidakhadiran harus memiliki keterangan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Bambang.
Seusai apel, kegiatan dilanjutkan dengan Gaktibplin. Langkah tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan internal untuk memastikan anggota menjalankan ketentuan kedinasan dan menjaga disiplin.
Menurut Bambang, pengawasan internal perlu dilakukan secara konsisten karena kedisiplinan personel berhubungan langsung dengan pelaksanaan tugas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Disiplin dimulai dari internal. Kehadiran, kesiapan menjalankan tugas dan kepatuhan terhadap ketentuan harus terus diawasi. Gaktibplin menjadi salah satu cara kami melakukan kontrol tersebut,” katanya.
Pengecekan disiplin Kamis pagi juga berlangsung pada hari yang sama dengan pemeriksaan urine narkoba terhadap personel fungsi Reskrim. Sebanyak 33 personel yang mengikuti pemeriksaan urine tersebut dinyatakan negatif narkoba.
Dua kegiatan itu menjadi bagian dari pengawasan internal Polres Kediri Kota, mulai dari kedisiplinan kehadiran hingga pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
