Connect with us

Peristiwa

Amankan Laga Persik vs Persebaya di Stadion Brawijaya, Polres Kediri Kota Kerahkan Ribuan Personil

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota melaksanakan Kegiatan Pengamanan Pertandingan Sepak Bola BRI Liga 1 Putaran Kedua Tahun 2023 Antara PERSIK Kediri Vs Persebaya Surabaya Di Stadion Brawijaya Kota Kediri.

Kegiatan pada hari Sabtu tanggal 18 Maret mulai pukul 10.45 WIB s/d 17.00 WIB bertempat di Stadion Brawijaya Jl. A. Yani Kota Kediri.

Kegiatan Pengamanan Pertandingan Sepak Bola BRI Liga 1 putaran kedua tahun 2023 antara Persik Kediri VS Persebaya Surabaya yang dilaksanakan Tanpa Penonton dengan Pj. Sdr. TRI Widodo ( Plt. Panpel ).

Hadir dalam kegiatan, Kapolres Kediri Kota, AKBP Teddy Chandra,S.I.K.M.Si. Wakapolres Kediri Kota. Dan Yon 521 DY / yang mewakili. Dan Brigif 16 WY / yang mewakili.

Dandim 0908 Kediri / Yang Mewakili. PJU Polres Kediri Kota Danyon C Pelopor Sat Brimob Poda Jatim. Danki Jajaran Batalyon C Pelopor Sat Brimob Polda Jatim. Padal BKO Polres Jajaran dan Anggota pam terseprint sekitar 1.860 pers.

Rangkaian kegiatan. Apel persiapan pengamanan*
Apel persiapan pengamanan dipimpin oleh Kapolres Kediri Kota diikuti oleh seluruh personel yang terlibat pengamanan, berjumlah 1.860 personel dari TNI Dan Polri.

Arahan Kapolres Kediri Kota. Arahan Kabag Ops Polres Kediri Kota. Pelaksanaan Technical Floor Game (TFG), Arahan dan Pemaparan oleh Kabag Ops.

Pengamanan Pertandingan Sepak Bola BRI Liga 1 putaran kedua tahun 2023 antara PERSIK Kediri VS Persebaya Surabaya.

Adapun personel pengamanan sebanyak 1.860 pers, dengan rincian. Polres Kediri Kota 542 pers. Jajaran Sat Brimob Jatim : 300 pers. Samapta Polda Jatim : 120 Personil.

Polrestabes Surabaya : 30 Pers. Polres Trenggalek : 30 pers. Polres Jombang : 30 pers. Polres Madiun Kabupaten : 30 pers. Polres Kab. Blitar : 30 pers. Polres Blitar Kota : 30 pers. Polres Kab. Kediri : 30 pers.

Polres Nganjuk : 30 pers. Polres Lamongan : 30 Pers. Polres Pasuruan : 30 Pers. Polres Ponorogo : 30 Pers. Polres Batu : 30 Pers. Polres Mojokerta Kota : 30 Pers. Polres Mojokerto : 30 Pers .

Polres Magetan : 30 Pers. Polres Sidoharjo : 30 Pers. Kodim 0809 Kediri : 84 pers. Brigif 16 WY  : 90 pers. Yonif Mek 521  : 210 pers. Sub Denpom : 4 pers. Damkar : 10 Personil. Dinkes Kota Kediri : 10 Personil. Rs. Bhayangkara Kediri :10 Personil..Sedangkan Pengamanan Ring 1 Dari Stewart 200 Pers.

Susunan pemain yang bertanding. PERSIK KEDIRI.
Kostum : Pemain Baju Putih , Celana Putih , Kaos Kaki Putih , Penjaga Gawang Kuning Kuning

PEMAIN UTAMA :

  1. KURNIAWAN KARTIKA AJIE (KARTIKA AjlE) 96
  2. DERSON DO NASCIMENTO CARNEIRO (ANDERSON) 2
  3. YUSUF MEILANA FUAD BURHANI (YUSUF) 7
  4. RENAN DA SILVA (RENAN SILVA) 20
  5. ADY EKO JAYANTO (ADY EKO) 11 (C)
  6. AL HAMRA HEHANUSSA (H. HEHANUSSA) 16
  7. YOHANES FERINANDO PAHABOL (PAHABOL) 17
  8. RIYATNO ABIYoso (ABIYOSO) 22
  9. ROHIT CHAND (ROHIT CHAND) 32
  10. AGIL MUNAWAR (AGIL ) 37
  11. FLAVIO ANTONIO DA SILVA (FLAVIOG. SILVA) 77

PEMAIN CADANGAN

  1. DIKRI YUSRON AFAFA (DIKRI YUSRON) 31
  2. MOH. AL AMIN SYUKUR FISABILLAH (M. SABILLAH) 4
  3. KRISNA BAYU OTTO KARTIKA (BAYU OTTO) 6
  4. ARTHUR DANIEL IRAWAN (IRAWAN) 8
  5. FARIS ADITAMA. S.PD (FARIS ADITAMA) 13
  6. MIFTAHUL HAMDI (HAMDI)14
  7. FITRA RIDWAN (FITRA RS)27
  8. VAVA MARIO YAGALO (MARIO)78
  9. BENI OKTOVIANTO (B. OKTOVIANTO)82
  10. MOHAMMAD KHANAFI (M. KHANAFI) 97
    HEAD COACH: DIVALDO DA SILVA TEIXEIRA ALVES

PERSEBAYA SURABAYA
Kostum : Pemain Baju Hijau , Celana Hijau , Kaos Kaki Hitam , Penjaga Gawang Hijau Stabilo.

PEMAIN UTAMA :

  1. ERNANDO ARI SUTARYADI (ERNANDO) 21
  2. LEONARDO SILVA LELIS (LELIS) 4
  3. PAULOVIGTOR COSTA SOARES (P. VICTOR) 9
  4. JOSE PEDRO MAGALHAES VALENTE (ZE VALENTE) 10
  5. MOCH. SUPRIAD1 (M. SUPRIADI) 11
  6. SHO YAMAMOTO (YAMAMOTO)14
  7. ALTALARIQ ERFA AQSAL BALLAH (ALTA BALLAH) 37
  8. ARIEF CATUR PAMUNGKAS (CATUR P.) 42
  9. RISWAN H LAUHIM (RISWAN LAUHIN) 44
  10. MUHAMMAD ALWI SLAMAT (ALWI SLAMAT) 88 (C)
  11. MUHAMMAD HIDAYAT (M. HIDAYAT) 96

PEMAIN CADANGAN

  1. SATRIA TAMA HARDIANTO (SATRIA TAMA) 86
  2. GEORGE PETER BROWN (BROWN) 16
  3. AHMAD NUFIANDANI (DANI) 17
  4. RIZKY RIDHO RAMADHANI (R. RIDHO) 23
  5. JULIAN MANCINIl QULIAN MANCINI) 29
  6. MICHAEL BONJOZI RUMERE (RUMERE) 30
    7 KOKO ARI ARAYA (KOKO A. A.) 33
  7. BRAYEN PONDAAG (B. PONDAAG) 45
  8. RISKY DWIYAN APRILYANTO (RISKY D.A) 71
  9. DENNY AGUS SETIAWAN (DENNY AGUS) 74
    HEAD COACH: AJI SANTOSO

PERANGKAT PERTANDINGAN :

  1. WASIT : AGUS FAUZAN ARIFIN
  2. ASISTEN WASIT 1 : BENI ANDRIKO
  3. ASISTEN WASIT 2 : AGUS MULYADI
  4. ASISTEN WASIT TAMBAHAN 1 : MUSTOFA UMARELLA
  5. ASISTEN WASIT TAMBAHAN 2 : ADI RIYANTO
  6. CADANGAN WASIT : HANUNG PUTRANTO JATI
  7. PENILAI WASIT : JAJAT SUDRAJAT
  8. MEDIA OFFICER : HARIYANTO
  9. MATCH COMISIONER : EDI SISWANTO
  10. GENERAL COORDINATOR : RAHMAD TRI KUNCARA

Pukul 16.55 Wib Pertandingan Sepak Bola BRI Liga 1 Selesai, Adapun hasil pertandingan antar Persik Kediri vs Persebaya Surabaya Hasil akhir dengan Skor 1-0 kemenangan untuk Persik Kediri.

“Selama giat berlangsung situasi aman dan kondusif,” kata Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Campurejo Kediri Hadiri Maulid Nabi, Perkuat Silaturahmi Bersama MWC NU Mojoroto

Published

on

Kediriselaludihati.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi ruang perjumpaan antara ulama, masyarakat dan unsur pemerintah di Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Jumat (11/9/2026) malam, jajaran tiga pilar Kelurahan Campurejo menghadiri peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan Pengurus MWC NU Mojoroto.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 20.30 WIB tersebut berlangsung di Aula MWC NU Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Hadir dalam kegiatan itu Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., Kepala Kelurahan Campurejo, Bhabinkamtibmas Campurejo Aiptu Dwi Kiswanto, Babinsa Campurejo serta jajaran pengurus MWC NU Mojoroto.

Peringatan Maulid Nabi menghadirkan KH Anang Darunnajah, Pengasuh Pondok Pesantren Assa’idiyah Jamsaren Kota Kediri, sebagai penceramah.

Kehadiran unsur tiga pilar dalam kegiatan keagamaan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari memenuhi undangan masyarakat. Pertemuan semacam ini sekaligus membuka ruang silaturahmi antara aparat, pemerintah kelurahan, tokoh agama dan organisasi keagamaan di tingkat kecamatan.

Bagi Bhabinkamtibmas, kedekatan dengan tokoh agama dan masyarakat memiliki arti penting dalam membangun komunikasi di lingkungan. Banyak persoalan sosial dapat dicegah sejak awal ketika jalur komunikasi antara warga, tokoh masyarakat dan aparat tetap terbuka.

Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk kembali mengingat keteladanan Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai kebersamaan dan silaturahmi yang tumbuh melalui kegiatan keagamaan menjadi modal sosial dalam menjaga hubungan antarwarga.

Di wilayah seperti Mojoroto yang kehidupan sosial dan keagamaannya berjalan dinamis, hubungan antara tiga pilar dengan organisasi masyarakat serta para ulama menjadi bagian penting dalam merawat kehidupan masyarakat yang rukun.

Malam itu, Aula MWC NU Mojoroto bukan hanya menjadi tempat memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Pertemuan tersebut sekaligus mempertemukan berbagai unsur masyarakat dalam satu ruang silaturahmi, sebuah kebersamaan yang tetap relevan untuk menjaga harmoni kehidupan Kota Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Dari Petungroto hingga Ngampel Kediri, Bhabinkamtibmas Ajak Warga Rayakan Kemerdekaan Tanpa Kehilangan Kebersamaan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia masih terasa di sudut-sudut kampung Kediri. Jumat (11/9/2026) malam, panggung hiburan electone digelar di dua lokasi berbeda, yakni Dusun Suweru, Desa Petungroto, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, serta lingkungan RT 10 RW 02 Kelurahan Ngampel, Kota Kediri.

Musik menjadi bagian dari cara warga merayakan kemerdekaan. Namun di balik panggung hiburan itu, ada pesan lain yang ikut dijaga: kerukunan, persatuan dan rasa aman di lingkungan.

Di Dusun Suweru, warga menggelar hiburan electone bertajuk “Semarak Merdeka Suweru 2026” sebagai bagian dari peringatan HUT RI ke-81. Kegiatan berlangsung mulai pukul 19.30 hingga 23.00 WIB.

Bhabinkamtibmas Desa Petungroto Aiptu Eko Setyo Prayitno, S.H., hadir melakukan pemantauan sekaligus berbaur dengan masyarakat yang menikmati malam perayaan kemerdekaan.

Momentum berkumpulnya warga tersebut dimanfaatkan untuk mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan dan keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pesan yang dibawa tidak berhenti pada persoalan keamanan selama pertunjukan. Warga juga diingatkan mengenai persoalan yang kini dapat masuk ke rumah melalui telepon genggam, yakni judi online dan pinjaman online.

Masyarakat diminta tidak mudah tergiur judol maupun pinjol yang berpotensi membawa persoalan ekonomi dan sosial dalam keluarga. Bhabinkamtibmas juga membuka komunikasi kepada warga apabila menghadapi persoalan atau membutuhkan bantuan kepolisian.

Pada malam yang sama, suasana perayaan kemerdekaan juga berlangsung di lingkungan RT 10 RW 02 Kelurahan Ngampel, Kota Kediri.

Hiburan electone yang digelar warga dalam rangka HUT RI ke-81 dipantau Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngampel Aiptu Soleh bersama Babinsa sejak pukul 20.00 hingga 23.00 WIB.

Di tengah perayaan tersebut, warga diajak tetap menjaga ketertiban sekaligus mempertahankan kerukunan, persatuan dan kesatuan di lingkungan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa di tengah kegiatan kampung memperlihatkan bahwa pengamanan perayaan masyarakat tidak selalu harus berjarak. Pendekatan langsung justru membuka ruang komunikasi antara aparat dan warga dalam suasana yang lebih cair.

Perayaan kemerdekaan di Petungroto dan Ngampel memang berlangsung di dua wilayah berbeda. Petungroto berada di Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, sedangkan Ngampel masuk wilayah Kota Kediri. Namun keduanya berada dalam wilayah hukum Polres Kediri Kota dan membawa semangat yang hampir sama.

Panggung electone akhirnya bukan sekadar tempat menikmati musik. Di sana warga bertemu, tetangga berkumpul dan kebersamaan kampung kembali mendapatkan ruang.

Sebab semarak kemerdekaan tidak hanya diukur dari ramainya panggung. Nilai yang lebih panjang justru terletak pada kemampuan warga menjaga kerukunan setelah musik berhenti dan panggung perayaan kembali dibongkar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Dari Poskamling hingga Cerdas Cermat, Kekompakan Warga Dandangan Kediri Jadi Modal Menjaga Keamanan Kampung

Published

on

Kediriselaludihati.com – Suasana kebersamaan mewarnai lingkungan RW 8 Kelurahan Dandangan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Jumat (11/9/2026) malam. Warga RT 2, RT 3, dan RT 4 berkumpul dalam tasyakuran setelah Poskamling RW 8 berhasil meraih juara II lomba poskamling dan juara III cerdas cermat.

Tasyakuran yang berlangsung mulai pukul 19.30 WIB tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di lingkungan RW 8.

Kegiatan itu dihadiri Kepala Kelurahan Dandangan, Bhabinkamtibmas Aipda Heppy Endra, Babinsa, serta warga dari tiga RT di lingkungan tersebut.

Bagi warga, prestasi dalam lomba poskamling bukan sekadar membawa pulang predikat juara. Pos keamanan lingkungan memiliki fungsi yang lebih penting sebagai ruang partisipasi masyarakat dalam menjaga kampungnya sendiri.

Momentum tersebut kemudian dimanfaatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Dandangan untuk mengajak masyarakat mempertahankan semangat yang telah terbentuk selama mengikuti perlombaan.

Aipda Heppy Endra bersama unsur tiga pilar mendorong warga agar aktivitas poskamling tidak berhenti setelah perlombaan selesai. Poskamling diharapkan terus diaktifkan sebagai salah satu garda terdepan dalam menjaga keamanan di lingkungan RT dan RW.

Pesan itu menjadi penting karena keamanan lingkungan tidak sepenuhnya bergantung pada kehadiran aparat. Kepedulian antarwarga, komunikasi antartetangga serta kemampuan mengenali kondisi lingkungan menjadi bagian dari sistem pencegahan paling dekat dengan masyarakat.

Prestasi juara II lomba poskamling dan juara III cerdas cermat sekaligus menunjukkan bahwa kegiatan keamanan lingkungan dapat berkembang menjadi ruang yang memperkuat kekompakan warga.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam tasyakuran tersebut juga memperlihatkan hubungan tiga pilar dengan masyarakat tidak hanya berlangsung ketika muncul persoalan. Pertemuan warga seperti perayaan kemerdekaan dan tasyakuran menjadi ruang untuk menjaga komunikasi sekaligus memperkuat kebersamaan.

Bagi RW 8 Dandangan, piala perlombaan tentu menjadi kebanggaan. Namun pekerjaan sesungguhnya justru berlangsung setelah perlombaan berakhir: menjaga agar poskamling tetap hidup dan semangat warga untuk menjaga lingkungannya tidak ikut selesai bersama berakhirnya perayaan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page