Lalu Lintas
Anggota Lantas Polsek kediri Kota Tilang 10 Pelanggar Lalin
Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota mengadakan Patroli Hunting System, Senin 16 Maret 2020 pukul 10.00 s/d 11.00 WIB. Kegiatan dalam rangka menciptakan Harkamtibmas dan kamseltibcar lantas wilayah kota.
Patroli ini melibatkan Anggota Unit Lantas Polsek Kediri Kota di jln , PK Bangsa ,Jln Imam Bonjol, di jln A. Yani Kota Kediri pada hari dengan kuat personil 4 orang di pimpin Kota 91, dengan hasil sbb :
“Hasilnya kami melakukan tindakan tilang 10 kali terhadap para pelanggar. Mereka melanggar rambu rambu lalu lintas / Apil trafic light lampu merah,” kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi.
Adapun Patroli Hunting System dlm rangka Kamseltibcar lantas dilaksanakan dengan tujuan agar masyarakat pemakai jalan tertib , mentaati rambu rambu lalu lintas yang sudah terpasang di jalan dan mencegah kecelakaan lalu lintas serta terciptanya Kamseltibcar lantas. Keselamatan Untuk Kemanusiaan. Selama kegiatan berjalan, tertib, lancar dan aman, kondusif. (res/an).
Lalu Lintas
Kasatlantas: Penindakan Ini Bagian dari Edukasi Keselamatan Operasi Zebra Semeru 2025
Kediriselaludihati- Satlantas Polres Kediri Kota menindak kegiatan balap liar yang berlangsung di Jalan Tembus PLN GITET–Kleco, Betet, Kecamatan Pesantren, Jumat sore (28/11/2025).
Penindakan ini dilakukan dalam rangka Operasi Zebra Semeru 2025 yang menyasar berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas berpotensi fatal, termasuk balap liar yang mayoritas melibatkan remaja.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir , S.T.K, S.IK memimpin langsung regu tindak bersama personel Satlantas, Samapta, serta Polsek Pesantren. Kegiatan diawali apel persiapan di halaman Mako Satlantas pukul 15.30 WIB sebelum petugas menuju lokasi yang selama ini kerap menjadi titik kumpul aksi balap liar.
Setibanya di lokasi, petugas melakukan penindakan dengan mengamankan sepeda motor beserta pengendaranya. Para remaja yang terlibat diinstruksikan menuntun motor mereka menuju Mako Satlantas sebagai bentuk sanksi edukatif, sekaligus memberikan efek jera agar tidak mengulangi perbuatannya.
Sesampainya di Mako Lantas sekitar pukul 18.30 WIB, para remaja mendapat pembinaan lanjutan. Mereka diberikan minuman dan makanan, kemudian menerima pengarahan dari Kasat Lantas mengenai bahaya balap liar yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materiil.
“Balap liar bukan hanya melanggar aturan, tetapi membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain. Kami menegakkan hukum sekaligus memberikan pembinaan agar anak-anak ini paham risikonya dan tidak mengulanginya,” ujar AKP Afandy.
Orang tua para remaja dipanggil ke Mako Satlantas untuk membawa kelengkapan surat kendaraan sekaligus mendapatkan arahan khusus agar mengawasi penggunaan kendaraan oleh anak-anak mereka.
Dari hasil kegiatan, sebanyak 65 remaja diamankan. Terdapat 43 sepeda motor disita dengan rincian 7 ditilang, 7 diproses tilang, dan 29 dikembalikan setelah orang tua hadir serta menerima teguran.
Seluruh rangkaian penindakan berlangsung aman dan lancar. Satlantas Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus melakukan langkah preventif dan represif dalam menekan aktivitas balap liar demi keselamatan pengguna jalan di wilayah Kediri Kota. (res/aro)
Lalu Lintas
Polres Kediri Kota Gelar Apel Operasi Zebra 2025, Fokus Tertib Lalu Lintas dan Tekan Angka Kecelakaan
Kediriselaludihati – – Polres Kediri Kota Polda Jatim melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Zebra 2025 di halaman Mako Polres Kediri Kota, Senin pagi (17/11/2025). Apel yang dipimpin Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. tersebut menjadi tanda dimulainya operasi keselamatan lalu lintas yang berlangsung serentak di seluruh Jawa Timur.
Apel diikuti jajaran Pejabat Utama Polres Kediri Kota, para Kapolsek, serta seluruh personel dari fungsi satuan wilayah. Selain itu, hadir pula unsur TNI dari Kodim 0809 Kediri, personel Sub Denpom V/2-2 Kediri, Satpol PP Kota Kediri, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Dinas PU, serta Jasa Raharja Kota Kediri sebagai wujud sinergitas lintas sektor.
Sebelum apel ditutup, Kapolres Kediri Kota meninjau langsung kesiapan kendaraan dinas dan sarana pendukung yang akan digunakan petugas selama operasi berlangsung. Pemeriksaan dilakukan guna memastikan seluruh armada dalam kondisi maksimal sehingga mampu menunjang kelancaran tugas personel di lapangan.
Operasi Zebra 2025 sendiri merupakan langkah awal untuk menciptakan lalu lintas yang aman menjelang pelaksanaan Operasi Lilin 2025 serta meningkatnya mobilitas masyarakat di akhir tahun. Melalui operasi ini, Polres Kediri Kota menargetkan terciptanya situasi lalu lintas yang lebih tertib, aman, dan terkendali.
“Apel gelar pasukan ini untuk memastikan kesiapan personel di lapangan selama operasi berlangsung mulai tanggal 17 hingga 30 November 2025,” ujar AKBP Anggi Saputra Ibrahim seusai apel.
Kapolres menegaskan bahwa operasi tahun ini diarahkan untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, sekaligus meningkatkan kepatuhan pengendara. Ia menekankan bahwa keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama.
Dalam operasi ini, penindakan akan difokuskan pada tujuh pelanggaran prioritas, yaitu:
1. Pengendara tidak menggunakan helm SNI
2. Menggunakan handphone saat berkendara
3. Melawan arus
4. Berkendara di bawah umur
5. Tidak menggunakan sabuk pengaman
6. Berkendara dalam pengaruh alkohol
7. Melebihi batas kecepatan
Menurut AKBP Anggi, ketujuh pelanggaran tersebut merupakan faktor pemicu kecelakaan fatal di wilayah Jawa Timur, termasuk Kediri.
“Dengan operasi ini, kami mengimbau masyarakat untuk selalu patuh dan tertib dalam berkendara. Keselamatan adalah prioritas utama, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya,” tegas Kapolres.
Pelaksanaan Operasi Zebra 2025 diharapkan dapat menumbuhkan budaya tertib berlalu lintas serta meningkatkan citra pelayanan Polri melalui penegakan hukum yang profesional, humanis, dan presisi. (res/aro)
Lalu Lintas
Kapolres AKBP Anggi Saputra Ibrahim Tekankan Keselamatan dan Penegakan Hukum Humanis

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar Apel Pasukan Operasi Zebra Semeru 2025 di Lapangan Apel Mako Polres Kediri Kota, Senin (17/11/2025). Apel dimulai pukul 07.30 WIB dan dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. Kegiatan ini menjadi tanda dimulainya operasi lalu lintas terpusat yang berlangsung serentak di seluruh Jawa Timur.
Apel berlangsung dengan kehadiran berbagai unsur penting, mulai dari pejabat utama Polres Kediri Kota, para Kapolsek jajaran, perwakilan Kodim 0809 Kediri, Subdenpom Kediri, hingga Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum, dan PT Jasa Raharja Kota Kediri. Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas merupakan kerja bersama seluruh pemangku kepentingan, bukan hanya kepolisian.
Pada apel tersebut, AKBP Anggi bertindak sebagai Pimpinan Apel, sementara Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menjadi Perwira Apel. Penyematan pita operasi kepada perwakilan Polri, TNI, dan Dishub dilakukan sebagai simbol dimulainya pelaksanaan Operasi Zebra Semeru.
Barisan pasukan memenuhi lapangan apel dengan komposisi rapi dari berbagai satuan, mulai dari Satsamapta, Satlantas, unit gabungan Intelkam–Reskrim–Resnarkoba, hingga Dishub dan Satpol PP. Suasana apel terasa khidmat dengan iringan Korsik Polres Kediri Kota yang membawakan Mars Polri sebelum amanat apel dimulai.
Dalam amanatnya, Kapolres Kediri Kota membacakan instruksi Kapolda Jawa Timur. Disebutkan bahwa Jawa Timur merupakan provinsi dengan mobilitas tertinggi kedua di Indonesia, dengan lebih dari 23 juta kendaraan bermotor yang beroperasi. Pada Januari hingga Oktober 2025, tercatat 22.815 kecelakaan lalu lintas yang menyebabkan ribuan korban jiwa. Angka tersebut menjadi pengingat kuat bahwa keselamatan di jalan raya harus menjadi prioritas.
Operasi Zebra Semeru 2025 akan berlangsung selama 14 hari, dimulai 17 hingga 30 November 2025. Fokusnya menekan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, seperti tidak memakai helm SNI, melawan arus, mengemudi di bawah umur, berkendara melebihi kecepatan, hingga penggunaan ponsel saat berkendara. Penegakan hukum dilakukan melalui ETLE statis, ETLE mobile, dan tilang manual terbatas bagi pelanggaran tertentu.
Kapolres AKBP Anggi menegaskan pentingnya edukasi, penegakan hukum yang profesional, serta pendekatan humanis dalam interaksi dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa anggota kepolisian, khususnya Polantas, harus menjadi teladan dan wajah pelayanan Polri. “Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Laksanakan tugas dengan disiplin, penuh tanggung jawab, dan tetap mengedepankan sikap humanis,” ujarnya.
Selain penindakan, Kapolres juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik, terutama pelayanan SIM, STNK, dan BPKB. Operasi Zebra tahun ini sekaligus menjadi bagian dari persiapan menghadapi Operasi Lilin 2025 menjelang Natal dan Tahun Baru, di mana volume kendaraan diperkirakan meningkat signifikan.
Setelah amanat selesai, apel ditutup dengan doa bersama, penghormatan pasukan, serta sesi foto bersama. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif, mencerminkan kesiapan jajaran Polres Kediri Kota dalam menjalankan Operasi Zebra Semeru 2025. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa5 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
