Lalu Lintas
Anggota Lantas Polsek kediri Kota Tilang 10 Pelanggar Lalin
Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota mengadakan Patroli Hunting System, Senin 16 Maret 2020 pukul 10.00 s/d 11.00 WIB. Kegiatan dalam rangka menciptakan Harkamtibmas dan kamseltibcar lantas wilayah kota.
Patroli ini melibatkan Anggota Unit Lantas Polsek Kediri Kota di jln , PK Bangsa ,Jln Imam Bonjol, di jln A. Yani Kota Kediri pada hari dengan kuat personil 4 orang di pimpin Kota 91, dengan hasil sbb :
“Hasilnya kami melakukan tindakan tilang 10 kali terhadap para pelanggar. Mereka melanggar rambu rambu lalu lintas / Apil trafic light lampu merah,” kata Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi.
Adapun Patroli Hunting System dlm rangka Kamseltibcar lantas dilaksanakan dengan tujuan agar masyarakat pemakai jalan tertib , mentaati rambu rambu lalu lintas yang sudah terpasang di jalan dan mencegah kecelakaan lalu lintas serta terciptanya Kamseltibcar lantas. Keselamatan Untuk Kemanusiaan. Selama kegiatan berjalan, tertib, lancar dan aman, kondusif. (res/an).
Lalu Lintas
Puluhan Siswa TK Diajak Mengenal Profesi Polisi dan Rambu Jalan
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) menggelar kegiatan Polisi Sahabat Anak (Polsanak) bersama siswa-siswi TK Dharma Wanita Pemwilda Kota Kediri, Selasa (20/1/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung di Satlantas Polres Kediri Kota, Jalan Brawijaya No. 25, Kelurahan Pakelan, Kecamatan Kota Kediri, itu dilaksanakan mulai pukul 08.30 hingga 09.30 WIB. Hadir dalam kegiatan tersebut Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota beserta anggota, didampingi para guru serta puluhan siswa TK.
Melalui program Polsanak, anak-anak diperkenalkan pada pentingnya tertib berlalu lintas sejak usia dini. Materi yang diberikan meliputi sosialisasi keselamatan di jalan, pengenalan profesi Polri, serta pemahaman dasar mengenai rambu-rambu dan alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL).
Dengan pendekatan edukatif dan komunikatif, para petugas menyampaikan materi secara sederhana dan menyenangkan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap penjelasan, mulai dari mengenali warna lampu lalu lintas hingga memahami arti beberapa rambu jalan yang sering mereka jumpai sehari-hari.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., menyampaikan bahwa kegiatan Polsanak merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas sejak dini. Menurutnya, penanaman kesadaran keselamatan di jalan perlu dimulai dari anak-anak agar kelak tumbuh menjadi generasi yang disiplin dan peduli terhadap keselamatan diri maupun orang lain.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak tidak hanya mengenal aturan lalu lintas, tetapi juga memahami peran polisi sebagai sahabat yang melindungi dan mengayomi masyarakat,” ujarnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres Kediri Kota berkomitmen untuk terus melaksanakan program edukasi serupa sebagai bagian dari upaya preventif dalam mewujudkan budaya tertib berlalu lintas di Kota Kediri. (res/aro)
Lalu Lintas
Pengalihan Arus Lalu Lintas Disiapkan di Empat Simpang, Warga Akan Disosialisasi Terkait Proyek Tol Kediri–Dhoho
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota melalui Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) melaksanakan survei lokasi rencana penutupan jalan di Jl. Suparjan Mangun Wijaya, Kelurahan Bujel, Kecamatan Mojoroto, Selasa (20/1/2026) pukul 10.00 hingga 12.00 WIB.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., didampingi KBO Satlantas, Kanit Kamsel beserta anggota, serta perwakilan masyarakat setempat, Pak Yanto (LMA).
Survei dilakukan sebagai tindak lanjut rencana penutupan jalan dalam rangka proses Erection Girder Jembatan Tol Kediri–Bandara Dhoho yang dijadwalkan berlangsung mulai Kamis hingga Senin, tanggal 22 sampai 26 Januari 2026. Untuk mendukung kelancaran proyek sekaligus meminimalkan dampak terhadap pengguna jalan, Satlantas menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas.
Adapun pengalihan arus akan diberlakukan di empat simpang utama, yakni Simpang Empat Mojoroto Gang 3, Simpang Empat Sukorame, Simpang Empat Semampir, dan Simpang Empat Alun-Alun. Rinciannya, kendaraan besar dari arah Nganjuk akan dialihkan di Simpang Empat Mojoroto, arus dari Surabaya dialihkan di SP4 Semampir, arus dari Tulungagung dialihkan di Simpang Empat Alun-Alun, serta arus dari arah Mojo dialihkan di Simpang Empat Sukorame.
Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan menyampaikan bahwa sebelum pelaksanaan penutupan jalan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat, baik secara langsung melalui tatap muka maupun melalui siaran radio Andika.
“Langkah ini dilakukan agar masyarakat mengetahui rencana penutupan dan pengalihan arus, sehingga dapat menyesuaikan perjalanan dan menghindari kepadatan lalu lintas,” ujarnya.
Selama kegiatan survei berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres Kediri Kota berkomitmen untuk terus memantau perkembangan di lapangan serta menyampaikan informasi terbaru kepada masyarakat demi terciptanya kelancaran dan keselamatan berlalu lintas. (res/aro)
Lalu Lintas
Bhabinkamtibmas Mojoroto Kawal Rapat Koordinasi Demi Kelancaran dan Keamanan Warga
Kediriselaludihati -Persiapan penutupan total akses Jalan Kawi dan Simpang Empat Sukorame mulai 22 hingga 26 Januari 2026 menjadi perhatian serius aparat kewilayahan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto, Aiptu Andri Jatmiko, menghadiri rapat koordinasi di Kantor LMA Kelurahan Mojoroto, Senin (19/1/2026), guna memastikan rencana pelaksanaan pekerjaan erection girder pada pembangunan akses ruas Bandara Dhoho Kediri berjalan aman dan tertib.
Rapat yang berlangsung sejak pukul 12.00 WIB itu membahas teknis penutupan jalan serta langkah antisipasi dampak terhadap aktivitas warga. Dalam forum tersebut, Bhabinkamtibmas tidak hanya mengikuti pembahasan, tetapi juga menyampaikan imbauan agar seluruh pihak tetap menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan selama proses pekerjaan berlangsung.
Sejumlah keputusan strategis dihasilkan dalam rapat koordinasi tersebut. Salah satunya adalah penempatan dua personel gabungan dari Polres dan Dinas Perhubungan di simpang empat Jalan Kawi serta simpang empat Jalan Sukorame. Kehadiran petugas di titik-titik krusial ini ditujukan untuk mengatur arus lalu lintas dan memberikan informasi kepada pengguna jalan.
Penutupan akses Jalan Kawi dan Simpang Empat Sukorame akan diberlakukan secara total mulai 22 hingga 26 Januari 2026, dengan waktu pelaksanaan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung selama 24 jam penuh. Kebijakan ini diambil demi keselamatan masyarakat mengingat proses erection girder memerlukan ruang kerja yang steril dari aktivitas kendaraan.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Kediri dalam rapat tersebut juga meminta agar dibuatkan surat resmi yang diteruskan ke Dinas Komunikasi dan Informatika. Tujuannya, agar informasi penutupan jalan dapat disampaikan secara luas kepada masyarakat. Redaksi dalam imbauan kepada publik pun diminta diperbaiki agar lebih jelas, informatif, dan mudah dipahami.
Selain itu, dibahas pula mekanisme akses keluar-masuk warga sekitar lokasi proyek. Warga diarahkan untuk menggunakan jalur alternatif selama masa penutupan, sehingga aktivitas harian tetap dapat berjalan meski dengan penyesuaian rute.
Rapat koordinasi ini dihadiri oleh berbagai unsur, antara lain Kanit Patroli Ipda Arifin, perwakilan LMA, konsultan pengawas dan konsultan proyek, Panit IK, Kepala Dishub Kota Kediri, perwakilan DLLAJ, serta aparat kepolisian setempat. Kehadiran lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa penanganan dampak proyek strategis ini dilakukan secara terpadu.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto menegaskan bahwa peran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk menjaga stabilitas kamtibmas di tengah dinamika pembangunan. Proyek infrastruktur berskala besar, menurut dia, selalu berpotensi menimbulkan gangguan sosial apabila tidak disertai komunikasi dan pengamanan yang baik.
“Dengan keterlibatan Bhabinkamtibmas sejak tahap perencanaan, diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang jelas, tidak terjadi kesalahpahaman, dan seluruh rangkaian pekerjaan dapat berlangsung aman, lancar, serta tertib,” ujarnya.
Hingga rapat berakhir, situasi dilaporkan berlangsung aman dan terkendali. Sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan pihak proyek diharapkan mampu meminimalkan dampak penutupan jalan sekaligus menjaga rasa aman warga selama pembangunan akses menuju Bandara Dhoho Kediri terus berjalan. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
