Connect with us

Peristiwa

Antisipasi 3 C, Ini Langkah Polsek Banyakan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Backbone Polsek Banyakan melakukan kegiatan Patroli Harkamtibmas. Kegiatan pada Hari Kamis 19 Januari 2023 mulai pukul 10.00 WIB – selesai

Unit Backbone melaksanakan Kegiatan Patroli Harkamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Banyakan dalam rangka Antisipasi 3-C.

Kuat Personel Kegiatan 3 (empat) personil, Padal Iptu Bambang Heri, Aiptu Suparno dan Aiptu Rudy s

Sasaran Kegiatan Patroli dan Barcode, Suwalayan Surya mart bulawen. Toko emas Dwi putra bulawen. Gudang Bulog banyakan Jalan raya banyakan

ATM BRI Jalan raya maron. Spbu maron Jalan raya maron dan Bendungan gerak waru Turi Desa jabon

“Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali,” kata Kapolsek Banyakan Iptu Umar Said. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Derbi Jatim Persik-Arema FB Imbang, Polisi Pantau Nobar Ratusan Suporter di Warung Barder Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sekitar 100 orang mengikuti nonton bareng (nobar) pertandingan Persik Kediri melawan Arema di Warung Barder, Kelurahan Mojoroto, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (18/9/2026).

Pertandingan yang berakhir imbang 1-1 itu mendapat pengamanan lima personel Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota untuk mengantisipasi gangguan keamanan selama suporter menyaksikan laga.

Pengamanan dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko bersama empat personel yang telah ditugaskan, yakni Aiptu Slamet Ibnu, Aiptu Soleh, Aipda Indra Asmara dan Aipda Toni Setiawan.

Petugas berada di lokasi untuk memantau aktivitas penonton yang berkumpul menyaksikan pertandingan dua klub Jawa Timur tersebut.

Kegiatan nobar menjadi perhatian karena menghadirkan sekitar 100 penonton dalam satu lokasi. Polisi melakukan pengamanan sekaligus menyampaikan pesan kepada peserta agar menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan personel ditempatkan di lokasi untuk memastikan kegiatan masyarakat tetap terpantau sekaligus membangun komunikasi dengan penyelenggara maupun penonton.

“Kami mengimbau seluruh penonton tetap menjaga kamtibmas selama nonton bareng dan selalu berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila ada hal yang membutuhkan penanganan,” kata Rudi, merujuk pada pesan yang disampaikan petugas di lokasi.

Pertandingan Persik melawan Arema menjadi pusat perhatian peserta nobar hingga laga berakhir dengan skor sama kuat 1-1.

Selama pertandingan berlangsung, personel melakukan pemantauan di sekitar tempat nobar. Pengamanan lebih diarahkan pada langkah pencegahan dengan menjaga komunikasi bersama masyarakat.

Menurut Rudi, keberadaan polisi pada kegiatan yang menghadirkan banyak orang diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan sejak awal.

“Bhabinkamtibmas bersama personel yang ditugaskan melakukan pengamanan dan pemantauan selama kegiatan nobar berlangsung,” ujarnya, berdasarkan laporan kegiatan Polsek Mojoroto.

Kegiatan nobar juga menjadi ruang berkumpul bagi pendukung sepak bola di Kota Kediri yang tidak menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion.

Pertemuan Persik dan Arema memiliki daya tarik tersendiri bagi penggemar sepak bola Jawa Timur. Karena itu, kepolisian memilih melakukan pemantauan langsung pada lokasi nobar yang menghimpun puluhan hingga sekitar seratus penonton.

Laga berakhir tanpa pemenang setelah kedua tim berbagi skor 1-1. Setelah pertandingan selesai, perhatian petugas diarahkan pada kepulangan penonton dan aktivitas di sekitar lokasi agar tidak berkembang menjadi gangguan bagi masyarakat lainnya. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Blue Light dan MQR Sisir Jalan Kediri, Polisi Pantau Arus Lalu Lintas dari Ringinsirah hingga Hayam Wuruk

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli lalu lintas sejak Kamis (17/9/2026) malam hingga Jumat (18/9/2026) pagi, dengan menggelar Blue Light Patrol dan Mahameru Quick Response (MQR).

Pemantauan dilakukan di Simpang Empat Ringinsirah dan Lonceng serta delapan ruas jalan utama Kota Kediri untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memantau pergerakan arus kendaraan.

Blue Light Patrol dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB, Kamis malam. Personel Patwal Satlantas Polres Kediri Kota menggunakan kendaraan roda empat dengan pengendalian Kanit Turjawali.

Dua persimpangan yang menjadi sasaran adalah Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng. Personel melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi arus kendaraan dan aktivitas pengguna jalan pada malam hari.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan patroli malam diarahkan untuk menggabungkan fungsi pengawasan lalu lintas dengan antisipasi gangguan keamanan di jalan.

“Blue Light dilaksanakan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memantau arus lalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas,” kata Septia, merujuk pada pelaksanaan patroli tersebut.

Pemantauan tidak berhenti pada malam hari. Jumat pagi, mulai pukul 06.00 WIB, Satlantas kembali menerjunkan personel melalui Patroli Mahameru Quick Response atau MQR.

Berbeda dengan Blue Light yang difokuskan pada dua persimpangan, MQR bergerak menyusuri sejumlah ruas jalan utama dengan menggunakan kendaraan roda empat yang dilengkapi dashcam.

Rute patroli dimulai dari Jalan Brawijaya, kemudian Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Dhoho, Jalan Pattimura, Jalan Joyoboyo hingga Jalan Hayam Wuruk.

Delapan ruas tersebut dipantau ketika aktivitas masyarakat mulai meningkat pada pagi hari. Personel Patwal bergerak mengikuti rute untuk melihat kondisi arus sekaligus mengantisipasi gangguan selama perjalanan.

Patroli MQR juga berada di bawah kendali Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota.

“Patroli MQR menggunakan kendaraan roda empat dengan dashcam untuk melakukan pemantauan arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” ujar Septia.

Menurut Septia, patroli bergerak memungkinkan personel memantau beberapa ruas jalan dalam satu rangkaian kegiatan, berbeda dengan penempatan anggota pada satu titik pengaturan.

Penggunaan kendaraan dengan dashcam turut mendukung pemantauan selama petugas bergerak menyusuri rute yang telah ditentukan.

Rangkaian Blue Light pada malam hari dan MQR pada pagi hari membuat pengawasan dilakukan pada dua karakter waktu yang berbeda. Malam hari, petugas memusatkan perhatian pada dua persimpangan, sedangkan pagi hari patroli diperluas dengan menyusuri jalur-jalur utama di pusat Kota Kediri.

Pemantauan tersebut juga memungkinkan personel mengetahui perubahan kondisi arus dari satu ruas ke ruas lainnya dan melakukan respons ketika menemukan titik yang membutuhkan kehadiran petugas.

Satlantas Polres Kediri Kota menempatkan patroli bergerak sebagai salah satu pola pengawasan jalan, melengkapi pengaturan lalu lintas yang dilakukan personel pada titik-titik tertentu. Dengan pola tersebut, pengawasan tidak hanya berlangsung di persimpangan, tetapi bergerak mengikuti jalur yang menjadi bagian dari mobilitas harian masyarakat Kota Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Hari Kesadaran Nasional, AKBP Wisnu Tekankan Profesionalitas Polisi hingga Mitigasi Karhutla

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., meminta seluruh personel meningkatkan kecepatan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mempersiapkan pengamanan menghadapi potensi aksi unjuk rasa dan ancaman kebakaran hutan serta lahan. Penekanan itu disampaikan dalam Upacara Hari Kesadaran Nasional di Lapangan Apel Mapolres Kediri Kota, Kamis (17/9/2026) pagi.

Upacara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut diikuti pejabat utama, para perwira, personel Satsamapta, Polwan, Satlantas, Reserse, Intelkam, gabungan staf Polres dan Polsek, ASN serta korps musik Polres Kediri Kota.

AKBP Wisnu bertindak sebagai inspektur upacara, sedangkan Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K., menjadi komandan upacara. Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., bertugas sebagai perwira upacara.

Dalam amanatnya, Wisnu mengatakan Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan setiap tanggal 17 menjadi salah satu sarana evaluasi bagi anggota Polri dan ASN Polri untuk meningkatkan disiplin dan kinerja.

“Upacara Hari Kesadaran Nasional yang dilaksanakan setiap bulan adalah sebagai salah satu sarana anev bagi seluruh aparatur negara, khususnya anggota Polri dan ASN Polri, dalam upaya meningkatkan disiplin dan kinerja,” kata AKBP Wisnu.

Menurut dia, tantangan tugas kepolisian semakin kompleks, sementara kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan kepolisian juga terus meningkat. Kondisi tersebut menuntut personel meningkatkan etos kerja serta memahami tanggung jawab masing-masing.

Wisnu secara khusus meminta anggotanya memberikan respons cepat ketika masyarakat membutuhkan pelayanan, baik melalui petugas yang berada di lapangan maupun unit pelayanan kepolisian lainnya.

“Kondisi tantangan tugas Polri ke depan semakin kompleks. Di sisi lain, kebutuhan masyarakat semakin tinggi terhadap pelayanan kepolisian,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta profesionalitas, proporsionalitas dan akuntabilitas terus ditingkatkan oleh personel Polri maupun ASN di lingkungan Polres Kediri Kota.

Moralitas dan mentalitas personel juga menjadi perhatian. Menurut Wisnu, dua aspek tersebut berkaitan langsung dengan kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dan kepercayaan publik terhadap kepolisian.

“Respons cepat terhadap kebutuhan masyarakat dengan pelayanan Polri sangat diperlukan, baik di lapangan maupun terhadap pelayanan Polri lainnya,” kata Wisnu.

Selain pelayanan publik, Kapolres memberikan perhatian terhadap perkembangan aksi penyampaian pendapat di muka umum. Personel diminta mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan munculnya aksi damai maupun demonstrasi berkaitan dengan berbagai isu yang berkembang.

Wisnu menginstruksikan jajarannya melakukan pemetaan dan mitigasi terhadap rencana aksi unjuk rasa, termasuk mengidentifikasi potensi kerawanan dan mempersiapkan pola pengamanan.

Ia juga meminta kemampuan personel dalam pengendalian massa terus dilatih melalui latihan Dalmas, sistem pengamanan markas komando dan sistem pengamanan kota.

“Antisipasi kerawanan, rencanakan pengamanan kegiatan unjuk rasa dengan baik dan tingkatkan kemampuan personel dalam pengamanan unjuk rasa dengan latihan Dalmas, Sispam Mako dan Sispamkota agar tidak terjadi kesalahan prosedur pada pelaksanaan kegiatan pengamanan,” tegas Wisnu.

Penekanan lain berkaitan dengan potensi kebakaran hutan dan lahan. Menghadapi musim kemarau, jajaran Polres Kediri Kota diperintahkan memetakan wilayah yang memiliki kerawanan kebakaran dan memperkuat deteksi dini.

Wisnu meminta penanganan kebakaran tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Langkah pencegahan dan koordinasi lintas sektor harus menjadi bagian utama dalam mitigasi.

“Utamakan langkah pencegahan dan deteksi dini serta sinergi lintas sektor untuk meminimalisir karhutla sehingga penanganan karhutla tidak hanya bersifat reaktif pada saat kebakaran sudah terjadi,” ujarnya.

Pengawasan internal juga masuk dalam tujuh penekanan Kapolres. Para pimpinan satuan diminta mencegah dan mengawasi anggota agar tidak melakukan pelanggaran etika, disiplin maupun terlibat tindak pidana.

Dalam aspek penegakan hukum, Wisnu meminta personel menampilkan keteladanan sebagai aparat negara dengan menjalankan tugas secara transparan, cepat dan humanis.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga soliditas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan unsur lainnya dalam menghadapi berbagai persoalan keamanan di wilayah Kediri.

Selain persoalan kedinasan, Kapolres meminta personel menjaga kesehatan dan keharmonisan keluarga karena beban tugas kepolisian membutuhkan kesiapan fisik dan mental.

Upacara Hari Kesadaran Nasional kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa, Andhika Bhayangkari, laporan komandan upacara dan penghormatan pasukan.

Melalui tujuh penekanan tersebut, evaluasi bulanan Polres Kediri Kota diarahkan pada sejumlah tantangan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, mulai kecepatan pelayanan, kesiapan menghadapi unjuk rasa, pencegahan karhutla, disiplin internal hingga koordinasi lintas instansi.(res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page