Connect with us

Peristiwa

Antisipasi 3 C, Ini Langkah Polsek Banyakan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Backbone Polsek Banyakan melakukan kegiatan Patroli Harkamtibmas. Kegiatan pada Hari Kamis 19 Januari 2023 mulai pukul 10.00 WIB – selesai

Unit Backbone melaksanakan Kegiatan Patroli Harkamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Banyakan dalam rangka Antisipasi 3-C.

Kuat Personel Kegiatan 3 (empat) personil, Padal Iptu Bambang Heri, Aiptu Suparno dan Aiptu Rudy s

Sasaran Kegiatan Patroli dan Barcode, Suwalayan Surya mart bulawen. Toko emas Dwi putra bulawen. Gudang Bulog banyakan Jalan raya banyakan

ATM BRI Jalan raya maron. Spbu maron Jalan raya maron dan Bendungan gerak waru Turi Desa jabon

“Selama kegiatan berjalan lancar, situasi aman terkendali,” kata Kapolsek Banyakan Iptu Umar Said. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Polisi, Pemerintah, dan Penyuluh Pertanian Perkuat Kemandirian Kelompok Tani di Tarokan Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya memperkuat kelembagaan petani tembakau terus didorong melalui kolaborasi lintas sektor. Bhabinkamtibmas Desa Blimbing, Polsek Tarokan, Polres Kediri Kota menghadiri sekaligus melakukan pemantauan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kelembagaan Petani Tembakau yang digelar di rumah Kepala Dusun Baran, Desa Blimbing, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, pada Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 WIB tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, aparat penegak hukum, penyuluh pertanian, pemerintah desa, serta perwakilan kelompok tani sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan petani dalam menghadapi tantangan sektor pertanian, khususnya komoditas tembakau.

Bhabinkamtibmas Desa Blimbing Aiptu Zendrik HF hadir bersama Babinsa untuk melakukan pemantauan sekaligus memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kejaksaan Kabupaten Kediri Pratama, perwakilan PT Sadana Kabupaten Jombang Joko, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Kecamatan Tarokan Khoirul Huda, Kepala Desa Blimbing Suwanto, para kepala dusun se-Desa Blimbing, Babinsa, serta para petani tembakau yang mengikuti bimbingan teknis.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya penguatan kelembagaan kelompok tani sebagai fondasi dalam meningkatkan produktivitas, memperkuat kerja sama antarpetani, serta meningkatkan daya saing komoditas tembakau di tengah dinamika sektor pertanian.

Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., mengatakan kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polri terhadap program pemberdayaan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

“Polri melalui Bhabinkamtibmas selalu hadir mendampingi setiap kegiatan masyarakat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Penguatan kelembagaan petani merupakan langkah penting agar para petani semakin mandiri, memiliki organisasi yang kuat, serta mampu menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian,” ujarnya.

Menurut AKP Priyo, keberhasilan pembangunan desa tidak hanya bergantung pada aspek keamanan, tetapi juga ditentukan oleh keberhasilan masyarakat dalam mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.

“Ketika sektor pertanian berkembang dengan baik, kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat. Karena itu, kami mendukung setiap program yang memberikan manfaat langsung bagi petani maupun masyarakat desa,” katanya.

Selain melakukan pemantauan, Bhabinkamtibmas juga menjalin komunikasi dengan para peserta kegiatan sebagai bagian dari upaya mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah kegiatan masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat koordinasi apabila di kemudian hari muncul berbagai persoalan di lingkungan desa.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan pembahasan mengenai pengelolaan kelembagaan kelompok tani, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga pentingnya sinergi antara petani, pemerintah, dan pihak swasta dalam mendukung keberlanjutan usaha tani tembakau.

Kapolsek menambahkan bahwa Bhabinkamtibmas akan terus aktif mendampingi berbagai kegiatan masyarakat sebagai implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis dan kemitraan.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di berbagai bidang,” tegasnya.

Selama pelaksanaan Bimbingan Teknis Penguatan Kelembagaan Petani Tembakau, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani tembakau di Kecamatan Tarokan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Kediri Kota Gandeng Babinsa, Puskesmas, dan Forum Anak Perkuat Pencegahan Sejak Tingkat Kelurahan

Published

on

Polreskedirikota.com – Upaya membangun ketahanan masyarakat terhadap bahaya narkotika dan penyebaran HIV/AIDS terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Bhabinkamtibmas Kelurahan Balowerti, Polsek Kediri Kota, bersama Babinsa dan petugas Puskesmas memberikan penyuluhan kepada kader Warga Peduli AIDS (WPA), Satuan Tugas Perlindungan Perempuan dan Anak (Satgas PPA), serta Forum Anak Kelurahan Balowerti di Aula Kantor Kelurahan Balowerti, Kota Kediri, pada Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Balowerti Aiptu M. Chamson Syafi’i sebagai bagian dari upaya preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika sekaligus pentingnya pencegahan penularan HIV/AIDS.

Dalam penyuluhan tersebut, peserta mendapatkan materi mengenai P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika), bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda, serta langkah-langkah pencegahan penularan HIV/AIDS melalui edukasi dan pola hidup sehat.

Selain itu, para kader juga diberikan pemahaman mengenai peran keluarga dan lingkungan dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi permasalahan sosial yang dapat memicu penyalahgunaan narkotika maupun perilaku berisiko di masyarakat.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan bahwa keterlibatan berbagai elemen masyarakat merupakan kunci utama dalam mencegah penyalahgunaan narkotika dan penyebaran HIV/AIDS.

“Pencegahan tidak bisa dilakukan oleh aparat kepolisian atau tenaga kesehatan saja. Dibutuhkan kolaborasi seluruh unsur masyarakat, mulai dari keluarga, pemerintah kelurahan, kader kesehatan, hingga Forum Anak agar edukasi dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat,” ujarnya.

Menurut Kompol Bowo, Bhabinkamtibmas memiliki peran strategis sebagai ujung tombak Polri di tingkat kelurahan, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam memberikan edukasi mengenai berbagai persoalan sosial.

“Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan seperti ini, kami berharap masyarakat memiliki pengetahuan yang lebih baik mengenai bahaya narkoba, pentingnya menjaga kesehatan, serta mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga mengajak peserta untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dengan meningkatkan komunikasi antarwarga serta berani melaporkan apabila mengetahui adanya penyalahgunaan narkotika maupun permasalahan sosial lainnya.

“Pencegahan harus dimulai dari lingkungan terkecil. Apabila masyarakat memiliki kepedulian dan saling mengingatkan, berbagai bentuk penyalahgunaan narkoba maupun penyebaran penyakit dapat ditekan sedini mungkin,” ujar Aiptu M. Chamson Syafi’i di hadapan peserta.

Penyuluhan berlangsung secara interaktif. Para kader Warga Peduli AIDS, Satgas PPA, dan Forum Anak aktif berdiskusi mengenai tantangan yang dihadapi di lingkungan masing-masing serta berbagai langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Sinergi antara Polri, TNI, tenaga kesehatan, pemerintah kelurahan, dan organisasi masyarakat tersebut diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan di tingkat akar rumput, khususnya dalam menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Melalui kegiatan pembinaan ini, Polsek Kediri Kota kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai mitra dalam membangun masyarakat yang sehat, sadar hukum, dan tangguh menghadapi berbagai tantangan sosial. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Pastikan Akses Sekolah Aman, Kajian Lalu Lintas Jadi Dasar Pembangunan SMP Negeri 3 Mojo Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Kediri melaksanakan survei dan rapat Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin) pembangunan SMP Negeri 3 Mojo di Dusun Tamban, Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Kamis (25/6/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut merupakan bagian dari tahapan perencanaan pembangunan untuk memastikan keberadaan sekolah baru tidak menimbulkan dampak negatif terhadap kelancaran dan keselamatan lalu lintas di kawasan sekitar.

Survei dan rapat diikuti oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kediri, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kediri, Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri, Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota, tim penilai Andalalin, serta konsultan penyusun dokumen kajian.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi pembangunan untuk mengidentifikasi kondisi jaringan jalan, volume kendaraan, akses keluar masuk kawasan sekolah, serta potensi gangguan lalu lintas yang dapat muncul ketika sekolah mulai beroperasi.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan bahwa kajian Andalalin merupakan instrumen penting dalam setiap pembangunan fasilitas publik yang berpotensi menimbulkan bangkitan dan tarikan lalu lintas.

“Pembangunan sekolah harus diiringi dengan perencanaan lalu lintas yang matang agar ketika nantinya beroperasi tidak menimbulkan kemacetan maupun risiko kecelakaan. Melalui kajian Andalalin ini, seluruh aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas dianalisis secara komprehensif,” ujarnya.

Menurut AKP Tutud, keberadaan sekolah akan meningkatkan mobilitas kendaraan, baik kendaraan pribadi, angkutan umum, maupun aktivitas penyeberangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan rekomendasi teknis mengenai fasilitas pendukung keselamatan lalu lintas.

“Dari hasil survei lapangan, berbagai aspek akan menjadi bahan evaluasi, mulai dari kebutuhan rambu lalu lintas, marka jalan, fasilitas penyeberangan, hingga rekayasa akses keluar masuk kendaraan. Semua rekomendasi tersebut nantinya dituangkan dalam berita acara sebagai dasar pelaksanaan pembangunan,” katanya.

Selama rapat berlangsung, masing-masing instansi memberikan masukan sesuai dengan kewenangan dan bidang tugasnya. Sinergi antarinstansi tersebut diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang tidak hanya memenuhi aspek teknis pembangunan, tetapi juga menjamin keselamatan seluruh pengguna jalan.

Tim penilai Andalalin bersama konsultan penyusun juga memaparkan hasil pengamatan lapangan sebagai bahan pembahasan sebelum disusun rekomendasi teknis yang akan menjadi bagian dari dokumen Analisis Dampak Lalu Lintas.

AKP Tutud menegaskan bahwa Satlantas Polres Kediri Kota berkomitmen mendukung setiap pembangunan infrastruktur yang memperhatikan aspek keselamatan pengguna jalan.

“Kami mendukung pembangunan sarana pendidikan sebagai bagian dari peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, aspek keselamatan lalu lintas tetap menjadi prioritas sehingga sejak tahap perencanaan seluruh potensi dampak harus diantisipasi,” tegasnya.

Hasil survei dan pembahasan kemudian dituangkan dalam Berita Acara Andalalin yang menjadi dasar penyusunan rekomendasi teknis terhadap pembangunan SMP Negeri 3 Mojo.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan kondusif. Melalui pelaksanaan kajian Andalalin tersebut, diharapkan pembangunan SMP Negeri 3 Mojo dapat berjalan sesuai ketentuan sekaligus menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan memiliki akses lalu lintas yang tertata bagi siswa, tenaga pendidik, maupun masyarakat sekitar. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page