Connect with us

Lalu Lintas

Antisipasi Balap Liar dan Gesekan Perguruan, Jalan A. Yani Dijaga Ketat

Published

on


Kediriselaludihati – Dalam rangka menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, Polres Kediri Kota melaksanakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) Cipta Kondisi pada Minggu dinihari, 27 April 2025, mulai pukul 00.00 hingga 04.00 WIB di sepanjang Jalan A. Yani, Kota Kediri.

Operasi ini dipimpin oleh Kabag Ops Polres Kediri Kota bersama para pejabat utama, melibatkan Kabagren (Pawas), Kasatlantas, Kasat Reskrim, Kasat Samapta, Kasat Intel, Kasat Narkoba, Kasi Propam, serta personel dari berbagai satuan fungsi seperti Satlantas dan Samapta.

KRYD Cipta Kondisi ini fokus pada pencegahan konvoi liar, balap liar, dan potensi gesekan antarperguruan pencaksilat. Dalam kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota berhasil menindak 145 pelanggaran lalu lintas melalui tilang, dengan rincian:

• 104 lembar STNK,

• 7 lembar SIM,

• 2 unit kendaraan roda empat (R4),

• 32 unit kendaraan roda dua (R2).

Selain itu, petugas juga memberikan 234 teguran kepada pengendara yang melakukan pelanggaran ringan dan potensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Kediri Kota untuk menjaga stabilitas keamanan dan mengantisipasi potensi konflik antarperguruan yang dapat mengganggu ketertiban umum.

“Kami berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya di waktu rawan dinihari. Upaya pencegahan ini penting untuk menjaga Kediri Kota tetap kondusif,” ujar Kapolres.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar tanpa adanya insiden berarti. Operasi serupa direncanakan akan terus dilakukan secara berkala untuk memperkuat ketertiban di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Modal Nekat, Doa Orang Tua, dan Kerja Keras: Perjalanan Septia Intan Putri dari Gang Kecil Menuju Kursi Perwira Polri

Published

on

Kediriselaludihati – Tidak semua perjalanan menuju puncak karier dimulai dari kemewahan. Sebagian justru lahir dari keterbatasan, ditempa oleh tekad, dan dibuktikan melalui kerja keras.

Sosok itu adalah AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. Perempuan kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat ini pernah berada pada titik ketika impian menjadi anggota Polri dianggap terlalu tinggi untuk diraih.

Namun, keraguan orang lain justru menjadi bahan bakar baginya untuk membuktikan bahwa latar belakang keluarga bukan penghalang untuk mengabdi kepada negara.

Septia tumbuh sebagai anak dari pasangan Yendri dan Yusnidar, pedagang sayur yang menjalani kehidupan sederhana. Ketika banyak orang menganggap masuk Akademi Kepolisian membutuhkan biaya besar dan dukungan khusus.

Septia memilih berjalan dengan modal keyakinan, kemampuan, dan doa keluarga.

Selepas SMA, ia memberanikan diri mengikuti seleksi Akademi Kepolisian. Tanpa fasilitas berlebihan, tanpa pendampingan khusus, ia menjalani proses seleksi dengan kemandirian.

Perjalanan menuju tempat tes ditempuh dengan angkutan umum, sementara banyak peserta lain datang dengan dukungan keluarga.

Namun kerja keras itu membuahkan hasil. Septia berhasil lolos seleksi Akpol dan memulai perjalanan panjangnya sebagai perwira Polri.

Dari Pemberantas Narkoba hingga Amanah Baru di Kediri Kota
Karier Septia kemudian berkembang. Ia pernah dipercaya menduduki posisi strategis sebagai Kasat Reserse Narkoba Polres Tanjung Jabung Barat, Jambi, sebuah jabatan yang menuntut keberanian, ketelitian, dan integritas tinggi dalam menghadapi persoalan kejahatan narkotika.

Kini, perjalanan pengabdiannya berlanjut di Jawa Timur. Dalam rotasi organisasi Polres Kediri Kota, Septia dipercaya mengemban amanah sebagai bagian dari jajaran pimpinan satuan yang memiliki peran penting dalam pelayanan masyarakat, yakni sebagai Kasatlantas Polres Kediri Kota.

Serah terima jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Dalam arahannya, pimpinan Polres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H, S.IK, M.Si menekankan pentingnya pejabat baru segera beradaptasi, memahami karakter wilayah, serta menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan masyarakat.

Membawa Nilai Perjuangan dalam Kepemimpinan

Bagi Septia, jabatan bukan sekadar posisi struktural. Ada tanggung jawab besar yang melekat, terutama bagaimana institusi kepolisian hadir sebagai bagian dari solusi masyarakat.

Perjalanan hidupnya menjadi pengingat bahwa kepemimpinan tidak selalu lahir dari keadaan yang serba mudah. Ada proses panjang yang membentuk karakter, mulai dari kehidupan sederhana di keluarga pedagang sayur hingga menghadapi tantangan sebagai seorang perwira Polri.

Dari seorang anak desa yang pernah diragukan, Septia kini berdiri sebagai figur yang dipercaya memimpin dan melayani.

Kisahnya bukan hanya tentang keberhasilan menembus seleksi kepolisian. Lebih dari itu, kisah Septia adalah tentang keberanian bermimpi, keteguhan melangkah, dan keyakinan bahwa kesempatan dapat diraih oleh siapa pun yang mau berjuang. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kepemimpinan Baru Satlantas Polres Kediri Kota, Tantangan Layanan Publik dan Keselamatan Jalan Jadi Perhatian

Published

on

Kediriselaludihati – Tongkat kepemimpinan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota mengalami pergantian. Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) Kasatlantas Polres Kediri Kota di halaman Mapolres Kediri Kota, Jumat (28/8/2026).

AKP Yutud Yudho Prastyawan, SH pejabat lama menduduki jabatan baru sebagai Kapolsek Kandat Polres Kediri. Jabatan Kasat Lantas selanjutnya dipegang oleh AKP Septia Intan Putri.S.T.K, S.IK, M.H sebelumnya menjabat sebagai PAUR SI BPKB Subditregident Polda Jatim.

Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka penyegaran, regenerasi, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat terus berjalan secara optimal, khususnya dalam bidang lalu lintas yang bersentuhan langsung dengan aktivitas warga sehari-hari.

Upacara sertijab berlangsung mulai pukul 07.30 WIB dan dihadiri Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, para kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan kepada inspektur upacara, pembacaan keputusan Kapolda Jawa Timur, pengambilan sumpah jabatan, serta penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah, dan pakta integritas.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan bahwa pergantian jabatan merupakan proses penting dalam organisasi yang membawa tanggung jawab baru bagi pejabat yang menerima amanah.

Menurutnya, Satlantas memiliki peran strategis karena menjadi salah satu fungsi kepolisian yang paling sering berinteraksi langsung dengan masyarakat.

“Satlantas adalah wajah Polri yang setiap hari hadir di tengah masyarakat. Karena itu, pelayanan harus terus ditingkatkan dengan mengedepankan profesionalisme, humanis, dan memberikan solusi bagi masyarakat,” ujar AKBP Wisnu.

Ia menekankan bahwa tantangan lalu lintas ke depan semakin kompleks, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat, pertumbuhan kendaraan, serta kebutuhan akan pelayanan publik yang cepat dan transparan.

“Yang terpenting adalah bagaimana anggota mampu hadir, mendengar keluhan masyarakat, serta memberikan pelayanan terbaik sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,” katanya.

Selain memimpin sertijab, kegiatan juga dilanjutkan dengan acara pamit kenal pejabat Kasatlantas Polres Kediri Kota. Momen tersebut menjadi ruang untuk memperkenalkan pejabat baru sekaligus menyampaikan pesan dan harapan dalam menjalankan tugas ke depan.

Kapolres berharap pejabat Kasatlantas yang baru dapat segera beradaptasi dengan karakteristik wilayah Kota Kediri serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh pemangku kepentingan.

“Keamanan dan ketertiban lalu lintas bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh masyarakat dan instansi terkait,” ujar AKBP Wisnu.

Melalui pergantian kepemimpinan tersebut, Polres Kediri Kota berharap kinerja Satlantas semakin kuat dalam menjaga keselamatan pengguna jalan, menciptakan budaya tertib berlalu lintas, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Jembatan Kaliombo 1 Selesai, Rekayasa Lalu Lintas Dikembalikan dan Jalan Urip Sumoharjo Kembali Normal Pukul 17.00

Published

on

Kediriselaludihati – Jalan Urip Sumoharjo Kota Kediri kembali dibuka untuk kendaraan setelah proses pengerjaan Jembatan Kaliombo 1 dinyatakan selesai. Pembukaan jalur tersebut dilakukan lebih cepat dari rencana awal setelah dilakukan pengecekan kesiapan oleh sejumlah instansi terkait, Sabtu (22/8/2026).

Pengecekan dilakukan oleh Satlantas Polres Kediri Kota bersama Dinas Perhubungan Kota Kediri, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur, serta pihak pengelola Jembatan Kaliombo 1.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota bersama tim melakukan pemeriksaan sejumlah aspek pendukung sebelum jalur kembali digunakan masyarakat, mulai dari kebersihan area jembatan hingga kesiapan pengaturan lalu lintas.

Dalam pengecekan tersebut, petugas memastikan material sisa pekerjaan telah dibersihkan dari sekitar jembatan. Selain itu, dilakukan pengecatan marka jalan sementara di area Jembatan Kaliombo 1 sebagai bagian dari kesiapan keselamatan pengguna jalan.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan , S.H, M.H mengatakan, pembukaan kembali Jalan Urip Sumoharjo dilakukan setelah seluruh unsur terkait memastikan kondisi jalur siap dilalui kendaraan.

“Pengecekan dilakukan bersama instansi terkait untuk memastikan aspek keselamatan dan kelancaran lalu lintas sebelum jalan dibuka kembali,” ujarnya.

Selain kondisi fisik jalan, Satlantas bersama Dishub juga melakukan penyesuaian kembali sistem lampu lalu lintas di sejumlah persimpangan yang sebelumnya mengalami pengaturan akibat penutupan jalur.

Normalisasi pengaturan lampu lalu lintas dilakukan pada beberapa titik, di antaranya Simpang Empat Alun-Alun, Simpang Empat Baruna, Simpang Empat Tosaren, Simpang Empat Bence, Simpang Empat Kakso, dan Simpang Empat Jetis.

Jalan Urip Sumoharjo rencananya kembali dibuka normal mulai pukul 17.00 WIB, lebih awal dari informasi sebelumnya yang telah disampaikan melalui media sosial.

Dengan dibukanya kembali jalur tersebut, masyarakat pengguna jalan diharapkan dapat kembali beraktivitas dengan lancar. Satlantas Polres Kediri Kota juga mengimbau pengendara tetap memperhatikan rambu lalu lintas dan menjaga keselamatan selama berkendara. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page