Peristiwa
Apel Bersama TNI-Polri dan Pemkot Kediri Dukung Suksesnya Operasi Pekat II Semeru
Kediriselaludihati.com – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan sinergitas antar unsur pemerintahan, TNI, dan Polri di tingkat kecamatan, jajaran tiga pilar Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri menggelar Apel Sinergitas di halaman Kantor Kelurahan Bandar Kidul, Jumat pagi (9/5/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh Plh. Kapolsek Mojoroto AKP Wilu Swandoko, Danramil Mojoroto Kapten Cke Mulyono, dan Kepala Kelurahan Bandar Kidul, Bapak Herro.
Apel sinergitas ini juga menjadi bagian dari langkah preventif dalam mendukung keberhasilan Operasi Pekat II Semeru 2025 yang digelar serentak di wilayah hukum Polres Kediri Kota selama 1–14 Mei 2025. Operasi ini menargetkan pemberantasan penyakit masyarakat seperti miras, judi, prostitusi, narkoba, dan kejahatan jalanan.
Dalam arahannya, AKP Wilu Swandoko menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor guna menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif. Ia juga mengingatkan kepada seluruh bhabinkamtibmas dan babinsa agar tidak bekerja sendiri-sendiri dalam menyelesaikan persoalan di lapangan.
“Sinergi dan komunikasi adalah kunci. Jika ada permasalahan, kita harus saling koordinasi. Jangan sampai terpetak-petak, semua harus satu komando demi masyarakat,” tegasnya.
Senada, Danramil Mojoroto Kapten Cke Mulyono juga mengajak seluruh unsur tiga pilar untuk menjaga kekompakan dan saling menguatkan, terutama menjelang agenda penting dan operasi kepolisian yang sedang berlangsung.
Kegiatan apel ini diikuti oleh seluruh bhabinkamtibmas dan babinsa se-Kecamatan Mojoroto serta staf kelurahan Bandar Kidul. Dalam suasana kekeluargaan, para peserta juga mendiskusikan strategi pencegahan konflik sosial, pemeliharaan lingkungan, hingga pemberdayaan masyarakat.
Situasi selama kegiatan terpantau aman dan tertib. Apel ditutup dengan dokumentasi bersama serta komitmen bersama untuk terus menjaga wilayah Kecamatan Mojoroto tetap dalam keadaan kondusif selama masa operasi dan seterusnya. (res/an)
Inspirasi
Masyarakat Diminta Jaga Toleransi, Hindari Aktivitas yang Ganggu Ketertiban Umum

Kediriselaludihati – Kepala Kepolisian Resor Kediri Kota, Anggi Saputra Ibrahim, S.H, S.IK, M.H menyampaikan himbauan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) kepada seluruh warga di wilayah hukum Polres Kediri Kota dalam rangka menjaga situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama Bulan Suci Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi.
Himbauan tersebut disampaikan melalui pamflet resmi Polres Kediri Kota yang ditujukan kepada masyarakat luas agar senantiasa meningkatkan kesadaran bersama dalam menciptakan suasana Ramadhan yang khusyuk dan penuh ketenangan.
Kapolres menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas kamtibmas, terutama di tengah meningkatnya aktivitas sosial dan keagamaan selama bulan puasa.
Dalam himbauannya, Kapolres mengajak masyarakat untuk meningkatkan iman dan takwa dengan memperbanyak ibadah, sekaligus menjaga toleransi serta saling menghormati antarumat beragama.
Menurutnya, nilai-nilai kebersamaan dan saling menghargai menjadi fondasi utama dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang harmonis, khususnya selama Ramadhan.
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Salah satunya dengan tidak menyalakan petasan atau bahan peledak, yang kerap memicu gangguan keamanan dan membahayakan keselamatan publik. Aktivitas tersebut dinilai tidak sejalan dengan semangat Ramadhan yang mengedepankan ketenangan dan kedamaian.
Himbauan juga ditujukan kepada kalangan remaja agar tidak terlibat dalam perang sarung, tawuran, maupun kegiatan lain yang tidak bermanfaat dan dapat mengurangi nilai ibadah puasa. Kapolres menegaskan bahwa aparat kepolisian akan terus melakukan upaya pencegahan dan pengawasan untuk meminimalisasi potensi gangguan kamtibmas selama bulan Ramadhan.
Di bidang lalu lintas, masyarakat diminta untuk tidak melakukan kebut-kebutan, balap liar, serta menggunakan kendaraan dengan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis. Aktivitas tersebut tidak hanya melanggar aturan, tetapi juga mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat, terutama saat waktu ibadah dan istirahat malam.
Kapolres juga mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan selama Ramadhan. Masyarakat diimbau memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap lingkungan sekitar sebagai langkah pencegahan kriminalitas.
Terkait tradisi sahur, Kapolres menegaskan larangan melakukan sahur on the road dengan menggunakan sound system berlebihan. Aktivitas tersebut dinilai dapat mengganggu ketertiban umum dan kenyamanan warga lain yang sedang beristirahat.
Melalui himbauan ini, Polres Kediri Kota berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga kondusifitas kamtibmas sehingga pelaksanaan ibadah Ramadhan dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan.
Kepolisian juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan masing-masing, sebagai wujud sinergi antara aparat dan warga dalam menjaga ketertiban umum. (res/aro)
Peristiwa
Sasar GOR Joyoboyo hingga Terminal Tamanan, Polisi Pastikan Wilayah Tetap Kondusif
Kediriselaludihati – Aparat kepolisian dari Polsek Mojoroto meningkatkan patroli Harkamtibmas backbone di wilayah hukumnya guna mengantisipasi tindak kejahatan jalanan, khususnya pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor (3C). Kegiatan patroli dilaksanakan pada Senin (16/2/2026) malam mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai.
Patroli dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, terutama pada jam-jam rawan kriminalitas. Unit backbone Polsek Mojoroto menyusuri sejumlah titik strategis yang dinilai memiliki potensi kerawanan, baik dari sisi aktivitas masyarakat maupun mobilitas kendaraan.
Personel patroli dipimpin oleh Aiptu Hari Wahyudi selaku perwira pengendali (padal), didampingi Aiptu Heri Setiawan dan Aiptu Dodik Eko PW. Ketiganya menyisir lokasi-lokasi publik yang masih ramai pada malam hari, termasuk pusat aktivitas masyarakat dan fasilitas umum.
Sejumlah sasaran patroli di antaranya kawasan GOR Joyoboyo, Terminal Tamanan, mesin anjungan tunai mandiri (ATM), serta sejumlah minimarket di wilayah Kecamatan Mojoroto. Di lokasi-lokasi tersebut, petugas melakukan pemantauan situasi, dialog singkat dengan warga dan petugas keamanan setempat, serta memastikan tidak ada aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas.
Kapolsek Mojoroto, Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengatakan patroli backbone merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kehadiran polisi di lapangan, menurutnya, menjadi bentuk nyata kehadiran negara dalam mencegah tindak kriminal sebelum terjadi.
“Patroli ini kami lakukan secara berkelanjutan, terutama pada malam hari, untuk menekan potensi kejahatan 3C. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas maupun beristirahat,” ujar Kompol Rudi Purwanto.
Ia menambahkan, patroli tidak hanya berfokus pada pengawasan, tetapi juga membangun komunikasi dengan masyarakat. Melalui dialog langsung, polisi dapat menyerap informasi dari warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat turut berperan menjaga keamanan lingkungan.
Selama patroli berlangsung, situasi di seluruh titik sasaran terpantau aman dan terkendali. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol. Aktivitas masyarakat berjalan normal, dan arus lalu lintas di sekitar lokasi patroli relatif lancar.
Kegiatan patroli backbone ini merupakan bagian dari upaya Polres Kediri Kota dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif. Dengan mengedepankan langkah preventif, kepolisian berharap dapat menekan angka kriminalitas sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri.
Polsek Mojoroto mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. Sinergi antara aparat keamanan dan warga dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Kediri. (res/aro)
Peristiwa
Polisi Kawal Proses Demokrasi Desa di Mojo agar Berjalan Aman dan Kondusif
Kediriselaludihati -Aparat kepolisian dari Polsek Mojo turut mengawal jalannya Musyawarah Desa (Musdes) Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, yang membahas perubahan Peraturan Desa Ngadi Nomor 4 Tahun 2023 tentang susunan organisasi dan tata kerja Pemerintah Desa Ngadi. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Desa Ngadi, Senin (16/2/2026) malam.
Bhabinkamtibmas Desa Petok, Kecamatan Mojo, Aipda Rudi Sutanto, hadir dalam kegiatan tersebut bersama unsur tiga pilar Desa Ngadi, yakni pemerintah desa, aparat keamanan, dan unsur kewilayahan lainnya. Kehadiran polisi bertujuan memastikan seluruh rangkaian musyawarah berlangsung aman, tertib, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Musyawarah desa ini digelar sebagai upaya pemerintah desa untuk melakukan evaluasi dan penyesuaian regulasi, khususnya terkait struktur organisasi dan tata kerja pemerintahan desa. Perubahan peraturan desa tersebut dinilai penting untuk menyesuaikan dinamika pemerintahan serta meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam forum musyawarah, pemerintah Desa Ngadi memaparkan sejumlah poin perubahan dalam Perdes Nomor 4 Tahun 2023. Pembahasan dilakukan secara terbuka dengan melibatkan perangkat desa dan perwakilan masyarakat, sehingga setiap keputusan yang diambil merupakan hasil kesepakatan bersama.
Aipda Rudi Sutanto mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam musyawarah desa merupakan bagian dari tugas pembinaan dan pengamanan di wilayah binaan. Selain memantau jalannya kegiatan, pihaknya juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar seluruh peserta tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan musyawarah mufakat.
“Kami mendukung penuh kegiatan musyawarah desa seperti ini. Proses demokrasi di tingkat desa perlu dijaga bersama agar berjalan lancar, transparan, dan kondusif,” ujarnya.
Menurutnya, regulasi desa yang disusun melalui musyawarah akan lebih mudah dipahami dan dilaksanakan oleh masyarakat. Selain itu, sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan warga menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan desa.
Sementara itu, Kapolsek Mojo IPTU Mahmud Satriawan, S.H. menegaskan bahwa Polri berkomitmen untuk terus hadir dalam setiap kegiatan masyarakat. Kehadiran Bhabinkamtibmas di forum-forum strategis desa merupakan bagian dari upaya pencegahan potensi gangguan keamanan sekaligus bentuk pendampingan terhadap roda pemerintahan desa.
“Dengan kehadiran Polri di tengah masyarakat, diharapkan tercipta rasa aman dan nyaman, serta terjaganya situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polsek Mojo,” kata IPTU Mahmud Satriawan.
Selama kegiatan musyawarah berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar. Tidak ditemukan adanya gangguan keamanan, dan seluruh rangkaian acara dapat diselesaikan sesuai agenda yang telah direncanakan. Kegiatan ini sekaligus mencerminkan kuatnya kolaborasi antara aparat keamanan dan pemerintah desa dalam menjaga stabilitas serta mendukung tata kelola pemerintahan desa yang baik. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
