Peristiwa
Asistensi Pokdar Kamtibmas di Kelurahan Burengan Dihadiri Oleh Kepala Dinas Pertanian
Kediriselaludihati.com – Polsek Pesantren melaksanakan kegiatan Asistensi Pokdar Kamtibmas kepada Komunitas Kelompok Petani tentang Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid 19 di Wilayah Polres Kediri Kota.
Kegiatan, pada Hari Jumat 03 Desember 2021 dilaksanakan kegiatan Asistensi Pokdar Kamtibmas kepada Komunitas Kelompok Petani tentang Ketahanan Pangan di Masa Pandemi Covid 19 di Wilayah Polres Kediri Kota.
Hadir dalam kegiatan Kasubdit Bin Polmas Polda Jatim AKBP Soegijoto bersama Team. Kasat Binmas Polres Kediri Kota AKP Ponco Saputro. Kakel Burengan Adi Sutrisno, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri Ridwan . Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri Iwang Candra dan Badrun Najab
PPL Kelurahan Burengan Tony dan Sebanyak 45 Perwakilan Petani Wil.Kecamatan Pesantren
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian mengatakan memberikan sambutan. “Asalamualaikum wr wb, Selamat pagi Bapak – Bapak Undangan, Selamat pagi Bapak dari Polda Jatim. Saya sampaikan terkait Pupuk bersubsidi bahwa Petani agak Mumet pada Tahun .2020 kita buat se Riil mungkin namun distribusi tdk sesuai dan ini menjadi Beban para Petani ( Kebituhan Pupuk Subsidi ) dan Petani harus mencukupi dengan Pupuk Non Subsidi yg harganya 3-4 kali lipat ),” katanya.
“Kami punya Team Pengawas Pupuk bersubsidi yg beranggotakan dari Polres dan Kejaksaan. Kondisi Pertanian Wil.Kota Kediri sekira 3000 Petani dengan Luas Lahan sekira 5000 HA. Harapan Petani bahwa Pupuk dapat tercukupi,” imbuhnya.
Sambutan berikutnya dari Kasubdit Bin Polmas Polda Jatim AKBP Soegijoto. “Asalamualaikum wr wb, Perkemalkan kami dari Polda Jatim ingin membangun Kelompok Sadar Kamtibmas bersama dengan Bapak – Ibu secara langsung, Kami tdk mungkin bekerja sendiri dalam menangani Gangguan Keamanan,” katanya.
Kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Penanya pertama ada suyitno. “Penanganan bahwa saat kita akan panen adalah kehilangan, Kita takut kalau mengambil langkah sendiri. Permasalahan Pupuk Subsidi kapan dibatasi sehingga tdk mempersulit untuk merawat Sawah,” tanyanya.
Jawab Kasubdit Bin Polmas Polda Jatim AKBP SOEGIJOTO. “Pencurian merupakan Pidana murni, Kami memiliki Babhinkamtibmas di setiap Desa, Kapolri mempunyai Program RESTORASI JUSTICE ( Penyelesaian Kekeluargaan ) dan BKTM harus turun secara langsung setiap ada permasalahan di Wilayahnya.Kalaupun tdk bisa di sekesaikan secara Kekeluargaan, Monggo di teruskan ke Polsek dan Polres. Permasalahan Subsidi yang tahu persis adalah Kepala Dinas mohon untuk dijelaskan langsung,” jawabnya.
“Bahwa Pupuk bersubsidi dikurangi dengan tujuan untuk tepat sasaran dan tdk ada penyalahgunaan seperti dulu dan ini dialami seluruh Petani di Indonesia.Semoga segera mendapatkan Evaluasi dan perunahan yang menguntungkan,” jawab Kepala Dinas.
Penanya kedua adalah Kadariyanto. “Ketahanan Pangan ditentukan oleh ketersediaan Pupuk khususnya Pupuk Bersubsidi. Bahwa Pupuk Non Subsidi kenaikan harga sangat luar biasa mahal, ini permasalahan yg terjadi dalam menunjang Ketahanan Pangan ( Meningkatkan Produktivitas ),” katanya.
Kasubdit Bin Polmas Polda Jatim AKBP SOEGIJOTO kembali menjawba. “Kami akan Sampaikan kepada Pimpinan agar mengalihkan Pupuk Non Subsidi menjadi Pupuk Bersubsidi atau Hal yang lain,” jawabnya.
“Permasalahan pengalihan Subsidi telah diterapkan di beberapa Negara, namun juga menimbulkan Efek dan Kesulitan pada aspek tertentu,” jawab Kepala Dinas.
Lalu, pertanyaan dari Murtomo. “Kami minta kepastian hukum apabila ada yg mengambil atau memanen Tanaman kami,” ucapnya.
Kakel Burengan merespon pertanyaan tersebut. “Pupuk Organik sebetulnya sama dengan Pupuk lainnya layaknya Obat. Kami Bangga terhadap Panjenengan semua bahwa para Petani merupakan Pahlawan Pangan, Niati Bertani sebagai Ibadah dan Semoga Pemeruntah Pusat segera menentukan hal yg terbaik untuk Petani,” jelasnya.
Kasat Binmas Polres Kediri Kota menimpali. “Terkait kejadian pencurian, kalau bisa diselesaikan Kekeluargaan tapi kalau tidak bisa Silahkan diteruskan ke Polsek atau Polres untuk membuat efek Jera,” tegasnya.
Acara dilanjutkan dengan Foto bersama dan Penyerahan Sarana Contack. Kegiatan dilaksanakan di rumah Edi RT.03 RW.12 Kel Burengan. “Kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan terkendali,” kata Kasi Humas Polres Kediri Kota Iptu Henry. (res/an).
Inspirasi
Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol
Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.
Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.
Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.
Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.
“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.
Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.
Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.
“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.
Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)
Peristiwa
Polsek Pesantren Kediri Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa, Warga Diminta Tetap Waspada
Kediriselaludihati.com – Sebuah rumah warga di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dilaporkan roboh setelah terjadi gempa bumi, pada Jumat dini hari (6/2/2026). Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Pesantren melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran segera melakukan sambang dan pengecekan langsung ke lokasi terdampak.
Kegiatan sambang dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Bripka Mohamad Rifai, bersama Lurah Singonegaran dan Ketua RT 27 RW 06. Mereka mendatangi rumah milik Ahmad Jaelani yang berlokasi di RT 27 RW 06, Kelurahan Singonegaran. Rumah tersebut diketahui mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat guncangan gempa yang terjadi pada malam sebelumnya.
Dalam peristiwa tersebut, rumah ditempati oleh Ahmad Muslimin, anak dari pemilik rumah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan serius sehingga tidak layak huni untuk sementara waktu.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kondisi warga pascakejadian bencana.
“Kami langsung menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sambang, memastikan kondisi warga, serta berkoordinasi dengan perangkat kelurahan. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kompol Siswandi.
Ia menambahkan, pendataan awal telah dilakukan sebagai dasar untuk koordinasi lanjutan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi kebencanaan, apabila diperlukan langkah penanganan lebih lanjut.
“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya terhadap potensi gempa susulan. Jika ada kondisi darurat atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau aparat setempat,” kata dia.
Sementara itu, Bripka Mohamad Rifai menyampaikan bahwa sambang binluh tidak hanya bertujuan memastikan keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan moril kepada warga terdampak.
“Kehadiran kami di sini untuk memastikan warga merasa tidak sendirian. Kami juga menyampaikan pesan agar sementara waktu tidak menempati bangunan yang berisiko dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya. (res/an).
Peristiwa
Program JUMARI Jadi Wujud Empati Polri dan Upaya Perkuat Kedekatan dengan Warga Kediri
Kediriselaludihati.com – Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, Aiptu Suhartono, melaksanakan kegiatan JUMARI (Jumat Berkah Berbagi) dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga di Perumahan Griya Intan Permai, RT 08 RW 03, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (6/1/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat binaan. Bantuan beras diserahkan kepada Didik (48), seorang tukang pijat warga setempat, yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa pijat tradisional.
Aiptu Suhartono menjelaskan, kegiatan JUMARI merupakan salah satu program pembinaan masyarakat yang bertujuan membangun hubungan emosional antara Polri dan warga. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polri ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.
“Kegiatan Jumat Berkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Aiptu Suhartono di sela kegiatan.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga penerima bantuan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap semangat dalam bekerja, saling membantu sesama, serta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
“Apabila ada informasi atau permasalahan kamtibmas, kami harapkan masyarakat segera menghubungi Bhabinkamtibmas. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” katanya.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengapresiasi kegiatan yang dilakukan jajarannya. Menurut dia, program JUMARI sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan kehadiran polisi di tengah masyarakat secara humanis dan solutif.
“Kami mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terus hadir dan berbuat nyata bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” kata Kompol Rudi Purwanto.
Ia menambahkan, pendekatan sosial yang berkelanjutan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah hukum Polsek Mojoroto.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aksi Jumat Berkah tersebut juga mendapat apresiasi positif dari warga setempat yang merasa diperhatikan dan dilibatkan. Program ini menjadi cerminan komitmen Polsek Mojoroto dalam mewujudkan Polri yang hadir, berbuat, dan bermanfaat, sejalan dengan motto Polres Kediri Kota SEKARTAJI: Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji. (res/an).
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
