Connect with us

Peristiwa

Bagikan Bansos Kepada Jurnalis, Kapolres Kediri Kota Ajak Media Bersama Sosialiasasikan PPKM Level IV

Published

on

Kediriselaludihati.com- Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.IK memberikan Bantuan Sosial (Bansos) dalam rangka Massa PPKM Level IV kepada para jurnalis, Kamis (22/70 di Mako Polres Kediri Kota.

Kegiatan ini dilakukan juga dalam rangka  mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kerjasama antara Polres Kediri Kota dengan para jurnalis.

Mohon ijin melaporkan Jenderal Pada hari Kamis   tanggal 22 Juli 2021, Pukul 08.00 s/d 08.45 Wib bertempat di halaman Mapolres Kediri Kota 

Kegiatan dihadiri  Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.I.K., M.H, PJU Polres Kediri Kot jurnalis / media di Kota Kediri

Pukul 08.00 wib. Kegiatan pemberian bansos di mulai dengan sambutan dari Perwakilan jurnalis / media massa di Kota Kediri yakni  Imam Mubarok ( Gus Barok ).

“Alhamdulillah atas hidayah Alah SWT kita di berikan kesehatan, terima kasih kepada Bapak Kapolres Kediri Kota sebagai wujud kepedulian  kepada kita semua dengan memberikan bantuan sosial, semoga bermanfaat,” kata Gus Barok

Kemudian dilanjutkan doa  mudah mudahan pandemi ini segera berakhir.

“Saya harapkan kawan kawan berkenan dan menjadikan suport kepada kita semua, ini adalah bentuk kepedulian Polres Kediri Kota kepada kita semua sebagai awak media di Kota Kediri.Apabila kawan kawan merasa kelebihan bisa di serahkan kepada tetangga atau orang lain yang membutuhkan,” pungkasnya.

Kapolres Kediri Kota memberikan arahan kepada jurnalist atau media massa se Kota Kediri selaku lini terdepan dalam pemberitaan di masyarakat.

“Pertama tama kita panjatkan puji syukur kepada Allah AWT kita dapat berkumpul di halaman Polres Kediri Kota. Terima kasih kepada kawanan kawan, maksud tujuan ini adalah mempererat tali silaturahmi kepada awak media di Kota Kediri. Di dalam pandemi saat ini kita doakan mudah mudahan cepat selesai dan situasi kembali dengan normal. Untuk hitungan kalkulasi pada akhir Agustus di wilayah Jawa Timur sudah ada 70 persen masyarakat yang melaksnakan vaksinasi dan nantinya bisa membentuk Herd Immunity. Kita tetap  melaksanakan prokes 5 M, kegaiatan perekonomian masyarakat mudah mudahan lebih baik dari sekarang,” kata Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.IK, M.H

Ditambahkan rekan rekan saya harapkan menjadi garda terdepan dalam pemberian bansos kepada masyarakat.

“Apabila ada tetangga atau kelompok yang saat ini membutuhkan bantuan , nantinya kita bisa berkolaborasi dalam pemberian bansos kepada warga yang terdampak Civid 19. Siang ini akan dilaksnakan pemeberian bansos di Rusunawa Kota Kediri sekitar 500 KK dan untuk Organda yang ada di Terminal Kota Kediri.Mudah mudahan kita semua di berikan kesehatan, dan pandemi ini segera berakhir,” pungkasnya.

Pukul 08.30 Wib Kapolres Kediri Kota memberikan bansos kepada jurnalist / awak media di Kota Kediri sebagai wujud kepedulian dan menjalin tali silaturahmi.

Adapun untuk paket sembako Bansos (Bantuan Sosial) yang dibagikan sebanyak 600 kg beras terdiri dari 120 paket yang berisi beras  masing-masing 5 Kg . (res|aro)

Continue Reading

Peristiwa

Patroli Siang Diperkuat, Polsek Pesantren Kediri Jaga Ruang Publik dan Titik Rawan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya mencegah tindak kriminalitas tidak hanya dilakukan pada malam hari. Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota, menggelar patroli Harkamtibmas dengan menyisir sejumlah titik yang dinilai membutuhkan pengawasan, pada Selasa (25/8/2026) siang.

Patroli yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB itu menyasar objek vital, perbankan dan mesin ATM, SPBU, kawasan pertokoan, permukiman serta perumahan warga di wilayah hukum Polsek Pesantren.

Fokus patroli diarahkan pada pencegahan kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor. Petugas juga memantau aktivitas masyarakat untuk mengetahui lebih awal apabila terdapat potensi gangguan keamanan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan patroli dilakukan dengan mengedepankan langkah pencegahan. Menurut dia, kehadiran polisi di lapangan penting untuk mempersempit ruang terjadinya tindak kriminalitas sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.

“Patroli tidak semata-mata berkeliling. Anggota juga berinteraksi dan menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat, terutama pada lokasi yang memiliki aktivitas cukup tinggi dan berpotensi menjadi sasaran tindak kejahatan,” kata Siswandi.

Dalam kegiatan tersebut, patroli melibatkan Iptu Wahyudi sebagai perwira pengawas dan Aiptu Sony W. sebagai pengendali lapangan. Mereka bersama Aiptu Wahyu, Aiptu Ainul, dan Aipda Marianto bergerak memantau sejumlah titik di Kecamatan Pesantren.

Kawasan perbankan dan ATM menjadi salah satu sasaran karena aktivitas transaksi masyarakat membutuhkan kewaspadaan tersendiri. Petugas juga menyambangi pertokoan dan kawasan permukiman untuk mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap keamanan kendaraan maupun lingkungan sekitar.

Siswandi mengatakan, pencegahan kriminalitas akan lebih efektif apabila masyarakat ikut menjadi bagian dari pengawasan lingkungan. Informasi dari warga, menurut dia, dapat membantu kepolisian mengenali perubahan maupun aktivitas mencurigakan sebelum berkembang menjadi gangguan keamanan.

“Keamanan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan patroli polisi. Kami berharap masyarakat juga peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Kalau menemukan orang atau aktivitas yang mencurigakan, jangan ragu menyampaikan kepada petugas,” ujarnya.

Pendekatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun kewaspadaan bersama. Polisi ingin masyarakat tidak sekadar menjadi penerima layanan keamanan, tetapi ikut berperan menjaga lingkungan tempat tinggal dan ruang publik di sekitarnya.

Patroli juga diarahkan ke SPBU dan sejumlah objek vital. Pemantauan dilakukan untuk melihat secara langsung aktivitas masyarakat sekaligus memastikan kehadiran personel kepolisian dapat dirasakan pada titik-titik pelayanan publik.

Menurut Siswandi, pola patroli akan terus disesuaikan dengan dinamika wilayah. Waktu, lokasi, maupun sasaran dapat berubah berdasarkan aktivitas masyarakat serta pemetaan potensi kerawanan yang ditemukan di lapangan.

“Yang ingin kami bangun adalah pencegahan. Semakin cepat potensi gangguan diketahui, semakin besar peluang untuk mencegahnya sebelum menjadi persoalan,” kata Siswandi.

Melalui patroli tersebut, Polsek Pesantren berharap komunikasi antara polisi, pengelola objek vital, pelaku usaha, dan masyarakat semakin kuat. Kewaspadaan bersama dinilai menjadi salah satu kunci untuk mempersempit kesempatan pelaku kejahatan, khususnya pencurian dan kejahatan jalanan di wilayah Kecamatan Pesantren. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Patroli Malam Sasar Ringinsirah dan Lonceng, Satlantas Polres Kediri KotaSatlantas Polres Kediri Kota Antisipasi Gangguan Kamtibmas di Jalan Raya

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli malam melalui kegiatan Bluelight untuk menjaga keamanan sekaligus memantau arus kendaraan di sejumlah ruas jalan Kota Kediri, pada Senin (24/8/2026) malam.

Patroli dimulai pukul 19.00 WIB dengan menyasar kawasan Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng. Dua persimpangan tersebut menjadi titik pemantauan personel untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas.

Kegiatan dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan anggota Patwal. Personel melakukan patroli menggunakan kendaraan roda empat dengan menyalakan lampu rotator biru sebagai penanda kehadiran polisi di tengah aktivitas masyarakat pada malam hari.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., mengatakan patroli Bluelight mengedepankan langkah preventif. Kehadiran personel di lapangan diarahkan untuk mencegah munculnya gangguan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas.

“Patroli Bluelight kami lakukan sebagai langkah pencegahan. Anggota hadir dan melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi lalu lintas maupun potensi gangguan kamtibmas di jalan,” kata AKP Tutud.

Menurut dia, patroli malam juga memungkinkan petugas mengetahui secara langsung perkembangan arus kendaraan di sejumlah titik sehingga respons dapat segera diberikan ketika muncul hambatan lalu lintas.

Petugas tidak hanya bergerak menggunakan kendaraan patroli, tetapi juga melakukan pemantauan pada lokasi yang dinilai membutuhkan kehadiran polisi. Pola tersebut diharapkan membuat keberadaan personel lebih mudah terlihat oleh masyarakat sekaligus memberikan efek pencegahan terhadap pelanggaran maupun tindakan yang dapat mengganggu pengguna jalan.

“Yang kami kedepankan adalah pencegahan. Jangan menunggu terjadi gangguan baru anggota hadir. Kondisi di lapangan harus dipantau sehingga ketika ada potensi persoalan bisa segera direspons,” ujarnya.

Selain aspek keamanan, perhatian diarahkan pada terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas.

Kawasan persimpangan menjadi salah satu perhatian karena menjadi titik pertemuan arus kendaraan dari sejumlah ruas jalan. Kehadiran personel pada malam hari diharapkan membantu mencegah pelanggaran yang berisiko menimbulkan kecelakaan maupun mengganggu kelancaran pengguna jalan lainnya.

AKP Tutud juga mengingatkan pengguna jalan agar tidak menjadikan kondisi jalan yang mulai lengang pada malam hari sebagai alasan mengabaikan aturan lalu lintas.

“Jalan yang lebih sepi bukan berarti pengendara bebas mengabaikan keselamatan. Kecepatan, kelengkapan kendaraan, dan kepatuhan terhadap rambu tetap harus diperhatikan. Keselamatan harus menjadi kebutuhan setiap pengguna jalan,” katanya.

Patroli Bluelight menjadi salah satu pola kegiatan preventif Satlantas Polres Kediri Kota untuk menjaga ruang publik pada malam hari. Selain pemantauan lalu lintas, kehadiran kendaraan patroli di sejumlah titik diharapkan mempersempit peluang terjadinya gangguan kamtibmas.

Melalui patroli tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota mendorong terciptanya jalan raya yang tidak hanya lancar, tetapi juga memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

63 Personel Reskrim Jalani Pemeriksaan, Seluruh Hasil Tes Dinyatakan Negatif Narkoba

Published

on

Kediriselaludihati – Upaya menjaga integritas aparat tidak cukup hanya dilakukan melalui pengawasan terhadap pelaksanaan tugas di lapangan. Pengawasan juga menyentuh kondisi internal personel, termasuk memastikan anggota kepolisian terbebas dari penyalahgunaan narkotika.

Langkah itu dilakukan Polres Kediri Kota melalui pemeriksaan urine terhadap personel fungsi Reskrim, Senin (24/8/2026). Sebanyak 63 personel mengikuti pemeriksaan yang digelar Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polres Kediri Kota.

Pemeriksaan dimulai sekitar pukul 08.30 WIB di Mako Polres Kediri Kota, Jalan KDP Slamet Nomor 2, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri.

Kegiatan diawali dengan pengarahan kepada seluruh personel sebelum menjalani pemeriksaan urine sesuai prosedur. Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., turut hadir bersama jajaran Sie Propam.

Dari 63 personel yang mengikuti pemeriksaan, seluruhnya dinyatakan negatif narkoba.

Kasi Propam Polres Kediri Kota mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari mitigasi dan pengawasan internal untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di lingkungan kepolisian.

“Pemeriksaan ini merupakan langkah pencegahan sekaligus deteksi dini. Anggota Polri memiliki tanggung jawab dalam penegakan hukum, sehingga integritas itu harus dimulai dari internal,” ujarnya.

Menurut dia, pengawasan tidak semata-mata dilakukan ketika ditemukan pelanggaran. Langkah preventif diperlukan agar potensi persoalan dapat diketahui dan dicegah sejak awal.

“Propam bukan hanya menjalankan fungsi penindakan terhadap pelanggaran anggota. Pencegahan juga penting. Kami ingin memastikan personel memahami bahwa profesionalisme dan disiplin harus dijaga dalam pelaksanaan tugas maupun kehidupan sehari-hari,” katanya.

Pemeriksaan terhadap fungsi Reskrim juga memiliki arti penting karena personel pada satuan tersebut bersentuhan langsung dengan proses penyelidikan dan penyidikan berbagai perkara pidana, termasuk kasus yang berkaitan dengan narkotika.

Karena itu, kebersihan internal menjadi bagian penting dalam menjaga kredibilitas proses penegakan hukum.

Hasil negatif terhadap seluruh personel yang diperiksa menjadi catatan positif, namun pengawasan internal tetap diperlukan secara berkelanjutan.

Polres Kediri Kota menempatkan pemeriksaan urine sebagai salah satu instrumen pencegahan, bukan sekadar kegiatan administratif. Pengawasan secara berkala diharapkan dapat mempersempit ruang terjadinya pelanggaran sekaligus membangun budaya kerja yang disiplin dan bertanggung jawab.

Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menegaskan bahwa pemberantasan narkoba harus berjalan konsisten, baik keluar maupun ke dalam institusi.

“Ketika Polri melakukan penegakan hukum terhadap penyalahgunaan narkoba di masyarakat, maka anggota sendiri harus terlebih dahulu memastikan dirinya bersih. Tidak boleh ada ruang bagi penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri,” tegas AKBP Wisnu.

Menurutnya, integritas personel menjadi salah satu fondasi kepercayaan publik terhadap kepolisian. Karena itu, setiap anggota dituntut menjaga perilaku dan profesionalisme sesuai tanggung jawab yang diemban.

Pemeriksaan terhadap 63 personel tersebut sekaligus menegaskan bahwa upaya memerangi penyalahgunaan narkoba tidak hanya diarahkan kepada masyarakat. Pengawasan juga dilakukan dari dalam tubuh kepolisian sebagai bagian dari menjaga integritas aparat dan kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page