Connect with us

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Jamsaren Pantau Kembalinya Santri Pesantren Assa’idiyah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas (BKTM) Desa Jati Polsek Tarokan Aiptu Edi Purwoko, Rabu 21 Juli 2021 jam 10.00 WIB di Dusun  Krapyak RT.1/RW.1 Desa Jati

BKTM bersama Babinsa Jati sambang warga Kadar Dkk , RT.1/RW.1 Desa Jati menyampaikan Surat Sehat / Surat Keterangan selesai isoman dari Puskesmas Tarokan . Menyampaikan himbauan kepada warga yang sedang mengurus surat pengantar  agar tetap selalu mentaati protokol kesehatan,dengan 5 M, jaga jarak, memakai masker,cuci tangan,hindari kerumunan, kurangi mobilitas di luar rmh, antisipasi Penyebaran Covid 19.

BKTM Kelurahan Jamsaren Polsek Pesantren Aiptu Moh.Rofiq, S.H, Rabu tanggal 21 Juli 2021 mulai pukul 07.30 wib. – 13.00 Wib. Tempatnya di Pondok pesantren Assa’idiyah Jalan Hos Cokroaminoto No. 21 Kelurahan Jamsaren Kec. Pesantren Kota Kediri.

Apel pesiapan pengamanan kembalinya santri pondok pesantren putra-putri Assa’idiyah  yang di selenggarakan Rabu 21 Juli 2021 sebanyak 50 Anak dan dilanjutkan pelaksanaan kembalinya santri.

Hasil pelaksanaan para santri dan wali santri masuk kembali kepondok dengan wajib mematuhi prokes.  Barang milik santri yang dibawa dilakukan penyemprotan desinfektan terlebih dahulu. Wali santri dan santri masuk bilik penyemprotan desinfektan. Wali Santri dan santri melaksanakan registrasi dan menyerahkan hasil Swab yang masih berlaku kepada panitia.

Di Polsek polsek mojo BKTM Ds. Maesan Aipda Rio EC melaksanakan giat pendampingan Vaksinasi Presisi di Balai Desa kepada warga oleh UPTD Puskesmas Ngadi serta tidak lupa tetap menghimbau untuk menerapkan kebiasaan 5M guna memutus rantai penyebaran Covid 19.

“Kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan terkendali,” ujar Kasat Binmas AKP Kristin Kusuma Ratih. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Banyakan Kediri, TNI dan Proyek Tol Libatkan Warga Bahas Rekayasa Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sosialisasi rencana pengalihan arus lalu lintas akibat pekerjaan erection girder digelar di Aula Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB itu dihadiri unsur kepolisian, TNI, pemerintah daerah, pelaksana proyek, serta perwakilan warga.

Bhabinkamtibmas Desa Tiron, Aiptu A. Winarso, bersama unsur Tiga Pilar Keamanan Desa Tiron turut hadir dalam kegiatan yang diselenggarakan LMA Highway Konsorsium Kediri tersebut. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait dampak pekerjaan proyek terhadap arus lalu lintas di wilayah setempat.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono hadir langsung dalam kegiatan tersebut, didampingi Danposramil Banyakan Peltu Johan. Dari jajaran Satlantas Polres Kediri Kota, Kanit Turjagwali Ipda Arifin beserta anggota juga memberikan penjelasan terkait pengaturan lalu lintas.

Turut hadir perwakilan Dinas PUPR Kabupaten Kediri, Yusuf, pihak PT Hastari, yakni Habib dan Putranto, Konsultan Proyek Seksi 1 Tol Kediri – Tulungagung Mulyono, Kepala Desa Tiron Ina Rahayu, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Tiron; para kepala dusun, serta perwakilan warga Desa Tiron.

Dalam pemaparannya, perwakilan PT Hastari menjelaskan bahwa penutupan jalan akan dilakukan pada Minggu, 1 Februari 2026, mulai pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB. Setelah itu, jalan akan kembali dibuka pada pukul 04.00 WIB sampai 22.00 WIB.

Tim keselamatan kerja PT Hastari juga menyampaikan bahwa kendaraan darurat seperti mobil pemadam kebakaran (PMK) dan ambulans tetap akan mendapat prioritas pengawalan apabila melintas saat pekerjaan berlangsung.

Ipda Arifin dalam kesempatan tersebut menegaskan pentingnya kepatuhan masyarakat terhadap rambu sementara dan arahan petugas selama pekerjaan berlangsung demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk memahami adanya rekayasa lalu lintas ini sebagai bagian dari pekerjaan strategis nasional. Ikuti petunjuk petugas di lapangan agar tidak terjadi kemacetan maupun kecelakaan,” ujarnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara warga dan pihak pelaksana proyek, sebelum akhirnya ditutup pada pukul 10.35 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau tertib, aman, dan kondusif.

Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat diharapkan mampu mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga sekitar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Pojok Sampaikan Himbauan Kamtibmas di Forum Kesehatan dan Pemberdayaan Warga

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pojok, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota Aiptu M.S. Ibnu S menghadiri kegiatan Musyawarah Masyarakat Kelurahan (MMK) Tahun 2026 yang digelar di Balai Kelurahan Pojok, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Selasa (27/1/2026) pagi. Kegiatan dimulai pukul 08.00 WIB dan berlangsung tertib serta kondusif.

Musyawarah tersebut mempertemukan berbagai unsur di tingkat kelurahan untuk membahas program kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta perencanaan kegiatan berbasis kebutuhan warga. Dalam forum itu, Bhabinkamtibmas turut menyampaikan himbauan terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kepala Kelurahan Pojok, Babinsa Kelurahan Pojok, Kepala Puskesmas Sukorame, PLKB Kelurahan Pojok, koordinator kader kesehatan, Ketua TP PKK Kelurahan Pojok, para Ketua RW, kader posyandu, mahasiswa KKN Universitas Nusantara PGRI Kediri, serta tamu undangan lainnya.

Aiptu Ibnu mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas dalam forum kemasyarakatan merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi aktif antara kepolisian dan warga.

“Forum seperti ini penting untuk memperkuat sinergi. Selain membahas kesehatan dan program sosial, kami juga menyampaikan pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga kerukunan, keamanan lingkungan, serta segera melapor jika ada potensi gangguan,” ujarnya.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto menambahkan, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya terbatas pada pengamanan, tetapi juga mendukung kegiatan pembangunan sosial di tingkat kelurahan.

“Bhabinkamtibmas adalah ujung tombak Polri di masyarakat. Kehadirannya di musyawarah warga menjadi bagian dari langkah preventif menjaga situasi tetap aman sekaligus mendukung program pemerintah di bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat,” kata Rudi.

Kegiatan Musyawarah Masyarakat Kelurahan Pojok 2026 berjalan lancar, tertib, dan aman. Sinergi antara aparat kelurahan, tenaga kesehatan, unsur TNI-Polri, serta masyarakat diharapkan semakin memperkuat ketahanan sosial di lingkungan tersebut. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolsek Kediri Kota: Problem Solving Jadi Upaya Jaga Kondusivitas Wilayah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngronggo, Polsek Kediri Kota memfasilitasi mediasi terkait persoalan pendirian tempat usaha yang dinilai menyerupai warung Madura, pada Selasa (27/1/2026). Kegiatan problem solving tersebut berlangsung di Balai Kelurahan Ngronggo mulai pukul 09.00 WIB dan melibatkan unsur tiga pilar serta perwakilan warga.

Mediasi itu dipimpin oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngronggo Aiptu Aris Hadi Suryanto bersama perangkat kelurahan dan Babinsa, sebagai upaya penyelesaian permasalahan secara persuasif tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Sejumlah pihak yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain, Kepala Kelurahan Ngronggo, Kasi Trantib Kelurahan Ngronggo, Babinsa Ngronggo, Ketua RW 09 Kelurahan Ngronggo, Ketua RT 05 RW 06 Kelurahan Manisrenggo, Babinsa Manisrenggo, serta Ketua dan pengurus Paguyuban Sembako Madura.

Dalam mediasi itu disepakati beberapa poin. Pertama, permasalahan diselesaikan secara kekeluargaan. Kedua, outlet usaha yang menjadi persoalan tidak meniru konsep warung Madura. Ketiga, pom mini yang berada di lokasi tetap diperbolehkan beroperasi.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan, pendekatan problem solving oleh Bhabinkamtibmas merupakan bagian dari strategi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) di tingkat kelurahan.

“Bhabinkamtibmas kami dorong aktif melakukan mediasi setiap ada potensi konflik di masyarakat. Penyelesaian secara musyawarah seperti ini lebih efektif menjaga kerukunan dan mencegah persoalan berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” ujar Bowo.

Ia menambahkan, kehadiran polisi melalui peran Bhabinkamtibmas tidak hanya bersifat penegakan hukum, tetapi juga sebagai mediator sosial di tengah masyarakat.

“Polisi hadir untuk memberi rasa aman sekaligus menjadi jembatan komunikasi antarwarga. Dengan sinergi tiga pilar, setiap permasalahan di tingkat bawah bisa ditangani lebih cepat dan kondusif,” katanya.

Kegiatan mediasi berlangsung aman, lancar, dan kondusif. Kesepakatan yang dicapai diharapkan dapat menjaga keharmonisan warga serta mencegah munculnya gesekan sosial di lingkungan tersebut. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page