Connect with us

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Mojo Kediri Dampingi Latihan Paskibraka Kecamatan, Polri Kawal Kegiatan Generasi Muda

Published

on

Kediriselaludihati.com – Berbagai kegiatan menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 mulai digelar di sejumlah wilayah Kabupaten Kediri. Di Kecamatan Banyakan, puluhan pleton siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) mengikuti lomba baris-berbaris, sementara di Kecamatan Mojo, Bhabinkamtibmas melakukan pendampingan kegiatan peserta Pasukan Pengibar Bendera (Paskibraka).

Di Kecamatan Banyakan, lomba baris-berbaris tingkat MI se-Kecamatan Banyakan digelar pada Rabu (12/8/2026) dengan mengambil titik start di depan Lapangan Desa Banyakan.

Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 29 pleton peserta dari berbagai MI se-Kecamatan Banyakan. Para peserta menempuh rute mulai dari depan Lapangan Desa Banyakan, menuju Perempatan SD Banyakan, Pertigaan Mergosono, Pertigaan Selotopeng, hingga garis finis di depan MI Miftahul Afkar.

Ketua Panitia Bapak Zaki bersama jajaran panitia memastikan kegiatan berjalan sesuai rangkaian yang telah disiapkan. Kegiatan tersebut juga dihadiri Kanit Binmas Polsek Banyakan Iptu Ali, Danpos Ramil Banyakan Peltu Johan, personel pengamanan Polsek Banyakan, Bhabinkamtibmas, Babinsa Desa Banyakan, kepala sekolah serta guru MI se-Kecamatan Banyakan.

Bhabinkamtibmas Desa Banyakan Aipda Perdana Adi Kurniawan turut melakukan pendampingan dan pemantauan kegiatan sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan serta kelancaran pelaksanaan acara masyarakat.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengambilan nomor urut peserta, dilanjutkan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan Pengawas MI Kecamatan Banyakan Zaini Mustofa, doa, kemudian lomba dimulai dengan pemberangkatan peserta pertama pukul 07.30 WIB.

Peserta pertama tiba di garis finis sekitar pukul 08.30 WIB, sedangkan peserta terakhir menyelesaikan lomba sekitar pukul 10.00 WIB.

Sementara itu, di Kecamatan Mojo, Bhabinkamtibmas Desa Mlati Aipda Yumawan melakukan pendampingan dan pemantauan kegiatan peserta Paskibraka Kecamatan Mojo yang berlangsung di Lapangan Desa Mlati, Rabu (12/8/2026).

Pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan persiapan generasi muda yang akan bertugas dalam upacara peringatan kemerdekaan berjalan aman dan tertib.

Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H., mengatakan keterlibatan personel kepolisian dalam kegiatan masyarakat menjadi bagian dari pelayanan Polri untuk menciptakan situasi yang aman sekaligus mendukung kegiatan positif bagi generasi muda.

“Melalui kegiatan seperti ini, kami berharap semangat nasionalisme dan kedisiplinan para pelajar terus tumbuh. Kehadiran anggota di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada peserta maupun masyarakat,” ujar AKP Joko.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., juga menegaskan bahwa pendampingan Bhabinkamtibmas merupakan bentuk sinergi kepolisian dengan masyarakat dalam mendukung kegiatan pendidikan dan pembinaan generasi muda.

Berbagai kegiatan dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81 tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan pengamanan serta pendampingan dari jajaran kepolisian di masing-masing wilayah. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Cegah Curat, Curas dan Curanmor, Polisi Perluas Sosialisasi Super App dan Call Center 110 di Permukiman Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota menyambangi warga di Kelurahan Dandangan dan Kaliombo, Kota Kediri, pada Rabu (16/9/2026), untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kejahatan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor atau 3C.

Dalam patroli sambang tersebut, polisi juga memasang stiker Super App Polri dan mengenalkan Call Center 110 sebagai akses bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan maupun melaporkan gangguan keamanan.

Di Kelurahan Dandangan, kegiatan dilakukan Bhabinkamtibmas Aipda Heppy Endra mulai pukul 10.30 WIB. Ia mendatangi warga RT 01 RW 01 di lingkungan Jalan Sisingamangaraja.

Selain berdialog dengan warga, Heppy memasang stiker aplikasi Polri sekaligus menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Warga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan 3C, terutama pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Masyarakat juga dikenalkan dengan layanan kepolisian yang dapat diakses melalui aplikasi Polri serta Call Center 110 ketika membutuhkan bantuan atau mengetahui adanya gangguan keamanan.

Sambang serupa dilakukan di Kelurahan Kaliombo.

Bhabinkamtibmas Kaliombo Aipda Andrey V.M., S.H., mendatangi lingkungan RT 04 RW 01 sekitar pukul 12.00 WIB.

Andrey memasang stiker Super App Polri dan menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga. Salah satu perhatian yang disampaikan adalah kewaspadaan terhadap kejahatan 3C di lingkungan permukiman.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., melalui kegiatan Bhabinkamtibmas mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menggunakan saluran kepolisian ketika menemukan gangguan keamanan.

“Warga kami imbau meningkatkan kewaspadaan terhadap gangguan 3C dan memanfaatkan layanan Polri, termasuk Call Center 110, apabila mengetahui adanya gangguan kamtibmas,” kata Bowo, merujuk pesan yang disampaikan Bhabinkamtibmas kepada warga.

Sosialisasi tersebut diarahkan agar masyarakat mengetahui jalur yang dapat digunakan ketika membutuhkan pelayanan kepolisian. Selain komunikasi langsung dengan Bhabinkamtibmas, warga dapat memanfaatkan layanan 110 maupun aplikasi Polri.

Pengenalan layanan dilakukan langsung di lingkungan permukiman agar informasi tidak hanya tersedia di kantor kepolisian.

Menurut Bowo, partisipasi warga menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan karena masyarakat merupakan pihak yang paling dekat dengan lingkungan tempat tinggalnya.

“Kami mengajak masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan. Jika menemukan sesuatu yang mengarah pada gangguan keamanan, segera sampaikan kepada Bhabinkamtibmas atau melalui layanan kepolisian yang tersedia,” ujar Bowo, berdasarkan pesan kamtibmas dalam kegiatan tersebut.

Sambang di Dandangan dan Kaliombo juga diarahkan untuk mempertahankan komunikasi langsung antara Bhabinkamtibmas dengan masyarakat di wilayah binaan.

Kewaspadaan terhadap curanmor menjadi salah satu bagian dari pencegahan 3C yang dapat dimulai dari lingkungan terkecil. Pengamanan kendaraan, kepedulian terhadap kondisi sekitar serta komunikasi antarwarga dapat membantu mempersempit peluang terjadinya tindak kejahatan.

Sementara keberadaan Call Center 110 dan layanan berbasis aplikasi memberikan jalur tambahan ketika masyarakat membutuhkan respons kepolisian.

Dengan mendatangi permukiman, Bhabinkamtibmas tidak hanya menyampaikan pesan pencegahan kejahatan, tetapi juga memastikan masyarakat mengetahui bagaimana mengakses layanan ketika menghadapi persoalan keamanan.

Sambang di Kaliombo dan Dandangan menjadi bagian dari pendekatan pencegahan di tingkat lingkungan. Warga didorong meningkatkan kewaspadaan terhadap 3C sekaligus membangun komunikasi dengan Bhabinkamtibmas agar informasi mengenai potensi gangguan keamanan dapat disampaikan lebih cepat. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Polres Kediri Kota Gandeng Bhayangkari Peringati Dua Momentum, Donor Darah hingga Berbagi dengan Pengemudi Ojol

Published

on

Kediriselaludihati- Polres Kediri Kota menggelar donor darah dan bakti sosial dengan melibatkan personel kepolisian, Bhayangkari hingga pengemudi ojek online (ojol), Rabu (16/9/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 WIB di Mapolres Kediri Kota itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 sekaligus Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74 tahun 2026.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., hadir bersama Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu, Wakil Ketua Bhayangkari, para pejabat utama, pengurus Bhayangkari dan personel Polres Kediri Kota.

Sejumlah pengemudi ojek online turut dilibatkan sebagai penerima bakti sosial dalam kegiatan tersebut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan donor darah yang dilaksanakan di Rupatama Wicaksana Laghawa Polres Kediri Kota. Personel dan peserta yang memenuhi persyaratan mengikuti proses donor sebagai bagian dari kegiatan sosial dalam peringatan dua momentum tersebut.

Setelah donor darah, kegiatan berlanjut di halaman apel Mapolres Kediri Kota dengan penyerahan bantuan sosial kepada pengemudi ojek online.

Bakti sosial pertama dilakukan dalam rangka HKGB ke-74. Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu bersama wakil ketua dan jajaran pengurus menyerahkan bantuan kepada pengemudi ojol yang hadir.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan bakti sosial dalam rangka HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71. AKBP Wisnu bersama Wakapolres dan Kasat Lantas Polres Kediri Kota menyerahkan bantuan kepada para pengemudi ojek online.

AKBP Wisnu menempatkan kegiatan sosial tersebut sebagai bagian dari semangat kepolisian untuk memberikan manfaat kepada masyarakat dalam momentum peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara.

“Bakti sosial ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dengan berbagi kepada pengemudi ojek online,” kata AKBP Wisnu, merujuk pada pelaksanaan kegiatan tersebut.

Pengemudi ojol menjadi salah satu kelompok yang memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas lalu lintas perkotaan. Sebagian besar waktu kerja mereka berlangsung di jalan, mulai mengantar penumpang hingga mendistribusikan makanan dan barang.

Karena itu, keterlibatan pengemudi ojol dalam rangkaian HUT Lalu Lintas Bhayangkara tidak hanya ditempatkan sebagai penerima bantuan sosial. Mereka juga menjadi bagian dari kelompok pengguna jalan yang sehari-hari berhadapan langsung dengan persoalan mobilitas dan keselamatan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., turut mendampingi penyerahan bakti sosial kepada pengemudi ojol.

Kegiatan tersebut melengkapi sejumlah agenda Satlantas Polres Kediri Kota menjelang HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 yang diperingati pada September 2026.

Sementara itu, keterlibatan Bhayangkari dalam bakti sosial membawa agenda HKGB ke-74 ke dalam kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat.

Donor darah dan bakti sosial memiliki bentuk pelayanan yang berbeda. Donor darah diarahkan pada kebutuhan kemanusiaan melalui ketersediaan darah, sedangkan bakti sosial diberikan secara langsung kepada kelompok masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan.

Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu bersama pengurus mengambil bagian dalam penyerahan bantuan sebagai bagian dari rangkaian HKGB ke-74.

“Bakti sosial dilaksanakan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-74 dengan menyasar pengemudi ojek online,” kata Aie Wisnu, sebagaimana agenda kegiatan Bhayangkari Cabang Kediri Kota.

Peringatan dua momentum dalam satu rangkaian kegiatan tersebut membuat agenda tidak hanya berlangsung secara internal.

Personel Polres Kediri Kota terlibat dalam donor darah, sementara kegiatan di halaman apel mempertemukan jajaran kepolisian dan Bhayangkari dengan para pengemudi ojol.

Bagi Satlantas, keberadaan pengemudi ojek online juga memiliki posisi penting dalam upaya membangun tertib berlalu lintas. Intensitas mereka berada di jalan membuat disiplin berkendara dan keselamatan menjadi kebutuhan yang melekat dalam pekerjaan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan ditutup setelah penyerahan bantuan sosial dan foto bersama.

Melalui donor darah dan bakti sosial tersebut, peringatan HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dan HKGB ke-74 di Polres Kediri Kota diarahkan pada kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan antara kepolisian, Bhayangkari dan kelompok pengguna jalan di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

AKBP Wisnu Tinjau SPPG dan TK Kemala Bhayangkari, Pengawasan MBG Diperketat dari Dapur hingga Siswa

Published

on

Kediriselaludihati- Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., meninjau dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta dua TK Kemala Bhayangkari di Kota Kediri, Rabu (16/9/2026).

Kunjungan sejak pukul 07.00 hingga 10.10 WIB itu dilakukan untuk mengecek fasilitas sekaligus mengawasi proses penyediaan dan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) agar makanan yang diterima siswa memenuhi standar kualitas, higienitas dan kelayakan konsumsi.

Empat lokasi yang dikunjungi masing-masing SPPG Polri Semampir 1, TK Kemala Bhayangkari 42, TK Kemala Bhayangkari 41 serta SPPG 3 Polres Kediri Kota.

AKBP Wisnu didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Prastyaka Ratsuko, S.I.K., M.I.K., pejabat utama Polres Kediri Kota, Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., serta pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.

Kunjungan pertama dilakukan di SPPG Polri Semampir 1. Rombongan tiba sekitar pukul 07.00 WIB dan diterima Kepala SPPG Semampir 1 Polres Kediri Kota Anastasya Sukma Kundhalini bersama karyawan.

Di lokasi tersebut, AKBP Wisnu mengecek fasilitas yang digunakan dalam pelayanan pemenuhan gizi sebelum rombongan melanjutkan kunjungan ke TK Kemala Bhayangkari 42 sekitar pukul 07.30 WIB.

Kapolres dan rombongan tiba di TK Kemala Bhayangkari 42 sekitar pukul 07.45 WIB. Selain memeriksa fasilitas sekolah, AKBP Wisnu mengikuti senam bersama anak-anak dan menyaksikan pembagian MBG kepada siswa.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan terhadap makanan yang disalurkan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari kepada peserta didik.

AKBP Wisnu menekankan bahwa proses penyediaan dan penyaluran MBG perlu mendapat perhatian agar manfaat program benar-benar diterima peserta didik secara optimal.

“Pelayanan, penyediaan dan penyaluran harus semakin baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta didik,” kata AKBP Wisnu, merujuk pada penekanan dalam kegiatan tersebut.

Menurut Wisnu, pengawasan langsung diperlukan untuk mengantisipasi persoalan dalam proses penyediaan maupun distribusi makanan kepada siswa.

Perhatian tidak hanya diarahkan pada kelancaran distribusi, tetapi juga kualitas dan higienitas makanan sebelum dikonsumsi anak-anak.

Dalam laporan kegiatan disebutkan, menu MBG yang disiapkan SPPG Polri Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota melalui proses pemeriksaan dan standar operasional prosedur (SOP) sebelum didistribusikan.

Setiap paket makanan diperiksa sebelum disalurkan kepada siswa untuk memastikan kelayakannya.

“Setiap paket makanan dicek sebelum didistribusikan kepada para siswa untuk memastikan kualitas, higienitas dan kelayakan konsumsi,” kata Wisnu, berdasarkan penekanan dalam pengawasan MBG tersebut.

Setelah menyelesaikan kunjungan di TK Kemala Bhayangkari 42, rombongan bergerak menuju TK Kemala Bhayangkari 41 sekitar pukul 08.40 WIB.

Rombongan tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan diterima Kepala TK Kemala Bhayangkari 41 Erwin Pujiana, S.Pd., bersama para guru.

AKBP Wisnu kembali memeriksa fasilitas sekolah. Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan pembagian suvenir sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke SPPG 3 Polres Kediri Kota.

Sekitar pukul 09.40 WIB, Kapolres bersama rombongan tiba di SPPG 3 Polres Kediri Kota dan diterima Kepala SPPG Billy Walfa Fitrada bersama karyawan.

Pengecekan kembali difokuskan pada fasilitas SPPG yang menjadi bagian dari mata rantai penyediaan makanan bagi peserta didik.

Pengawasan terhadap SPPG menjadi perhatian karena kualitas makanan harus dijaga sejak tahap penyediaan hingga diterima siswa. Pemeriksaan sebelum distribusi menjadi salah satu tahapan untuk mencegah makanan yang tidak memenuhi standar sampai kepada penerima.

Selain kesiapan fasilitas, proses kerja di SPPG juga berkaitan langsung dengan kemampuan layanan menyediakan makanan dalam kondisi layak konsumsi.

Kunjungan ke sekolah kemudian menjadi bagian untuk melihat sisi akhir dari proses tersebut, yakni ketika makanan didistribusikan kepada peserta didik.

Rangkaian pengecekan empat lokasi berakhir sekitar pukul 10.10 WIB setelah rombongan meninggalkan SPPG 3 Polres Kediri Kota.

Kunjungan tersebut menempatkan pengawasan MBG tidak hanya pada jumlah makanan yang dapat disalurkan, tetapi juga pada proses sebelum makanan sampai ke tangan siswa.

Pemeriksaan fasilitas, penerapan SOP, pengecekan makanan dan pemantauan distribusi menjadi tahapan yang harus berjalan beriringan agar pelayanan pemenuhan gizi bagi peserta didik dapat diberikan sesuai standar. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page