Peristiwa
Bhabinkamtibmas Pojok Koordinasi Tentang ODGJ di Jalan Tembus Lebak Tumpang
Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Pojok, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota Aipda M. S. Ibnu melakukan patroli DDS.
Petugas datang ke Jalan Tembus Lebak Tumpang Kelurahan Pojok Kediri, pada Selasa 18 Januari 2023 pukul 11.00 WIB.
Bhabinkamtibmas melaksanakan kegiatan DDS sambang ke warung kopi jalan tembus lebak tumpang kegiatan kordinasi dengan ketua LMDH Gondrong.
Terkait ada warga jalan tembus lebak tumpang yang ODGJ dan sudah didatangi pihak puskesmas sukorame dan mendapat obat penenang dari puskesmas, serta sampaikan himbauan kamtibmas.
Sementara itu, BKTM Kelurahan Bangsal, Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota Aiptu Agus Tunggal melakukan DDS ke Lingkungan RT 08 RW 02 Kel. Bangsal, Kecamatan Pesantren.
BKTM bersama Babinsa dan petugas Puskesmas Pesantren 1 melaksanakan kunjungan ke warga ODGJ M. TOHA untuk melakukan monitoring perkembangan kesehatan.
“Selama kegiatan berjalan dengan lancar dan aman,” kata Kasie Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S. (res/an).
Peristiwa
Ratusan Peserta Ikuti Kampanye Perlindungan Anak Melalui Edukasi dan Kreasi di Memorial Park Kediri
Kediriselaludihati.com – Polsek Kediri Kota melakukan pengamanan kegiatan peringatan Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP3AP2KB) Kota Kediri di Memorial Park, Jalan Panglima Besar Bangsa, Kelurahan Banjaran, Kecamatan Kota Kediri, pada Kamis (23/7/2026).
Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib serta memberikan rasa aman bagi para peserta, khususnya anak-anak yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam kegiatan tersebut, Kanit Lantas Polsek Kediri Kota AKP Cham Sunarko bersama personel Polsek Kediri Kota dan Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjaran Aiptu Andik Y. S.H. melaksanakan pengamanan di lokasi kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB.
Peringatan Hari Anak Nasional tersebut dihadiri Kepala UPTD Warsi, Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Zaki Zamani, Satgas Perlindungan Anak sebanyak 147 orang, serta sekitar 100 siswa dari SDN Banjaran 1, 2, 4, dan 5.
Beragam kegiatan digelar dalam peringatan tersebut, mulai dari pertunjukan teatrikal anak, peragaan bela diri gulat oleh atlet anak-anak Kota Kediri, hingga aksi kampanye perlindungan anak melalui pembagian bunga kepada pengguna jalan.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan bahwa keterlibatan kepolisian dalam kegiatan anak merupakan bagian dari upaya menciptakan ruang publik yang aman dan nyaman bagi generasi muda.
“Anak-anak merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. Karena itu, setiap kegiatan yang mengedepankan edukasi, kreativitas, dan perlindungan anak perlu mendapat dukungan bersama,” ujar Kapolsek.
Menurutnya, pengamanan kegiatan masyarakat bukan hanya bertujuan menjaga ketertiban, tetapi juga memastikan seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman dan aman.
Melalui kegiatan peringatan Hari Anak Nasional tersebut, berbagai pihak diajak untuk meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak anak serta menciptakan lingkungan yang ramah dan aman bagi tumbuh kembang anak. (res/an)
Peristiwa
Personel Backbone Polsek Mojoroto Kediri Sambangi Objek Vital hingga Kawasan Permukiman untuk Cegah 3C
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota terus meningkatkan kegiatan patroli pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) sebagai langkah preventif mencegah terjadinya gangguan keamanan, khususnya tindak kriminalitas 3C (curat, curas, dan curanmor).
Kegiatan patroli backbone tersebut dilaksanakan pada Rabu (22/7/2026) mulai pukul 10.30 WIB dengan menyasar sejumlah titik yang menjadi pusat aktivitas masyarakat di wilayah hukum Polsek Mojoroto.
Dalam kegiatan tersebut, personel yang dipimpin oleh AKP Djoko Budi selaku Perwira Pengendali (Padal) bersama Aiptu Murtaji dan Aipda Aris Kristanto melakukan pemantauan di sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Pertigaan GOR Joyoboyo, Terminal, ATM, kawasan perumahan, serta pertokoan.
Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga memastikan kondisi keamanan di lokasi-lokasi yang memiliki aktivitas masyarakat cukup tinggi. Kehadiran personel di lapangan menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memberikan rasa aman sekaligus mencegah munculnya potensi gangguan kamtibmas.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. mengatakan bahwa patroli rutin merupakan langkah kepolisian dalam menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif.
“Patroli dilakukan secara berkala dengan menyasar berbagai lokasi yang menjadi aktivitas masyarakat. Selain mencegah tindak kriminalitas, kegiatan ini juga menjadi sarana anggota untuk berinteraksi dan menyampaikan pesan kamtibmas kepada masyarakat,” ujar Kapolsek.
Menurutnya, pencegahan gangguan keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan peran serta masyarakat melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan patroli harkamtibmas tersebut, Polsek Mojoroto berkomitmen menghadirkan pelayanan kepolisian yang responsif serta menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat di wilayah hukumnya. (res/an)
Inspirasi
Bukan Sekadar Hiburan, Waton SAE Jadi Cara Polisi Menanamkan Nilai Budaya dan Cita-Cita Anak

Kediriselaludihati – Suasana berbeda mewarnai peringatan Hari Anak Nasional (HAN) di Mako Polsek Kediri Kota, Kamis (23/7/2026). Di tengah halaman kepolisian, suara riang anak-anak TK Kemala Bhayangkari 41 dan 42 terdengar saat mereka menyaksikan pertunjukan wayang yang dikemas dengan cara sederhana namun penuh makna.
Melalui program Wayang Karton Sarana Edukasi (Waton SAE), Polres Kediri Kota menghadirkan metode pembelajaran yang dekat dengan dunia anak. Wayang yang biasanya dikenal sebagai bagian dari seni budaya tradisional, kali ini menjadi media untuk menyampaikan pesan tentang kebaikan, keselamatan, serta membangun karakter generasi muda.
Anak-anak yang mengenakan seragam polisi kecil tampak antusias mengikuti jalannya pertunjukan. Tidak hanya para siswa, para guru dan orang tua juga terlihat menikmati kreativitas yang ditampilkan dalam kegiatan tersebut.
Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim hadir langsung mendampingi anak-anak. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Kediri Kota itu menjadi bentuk perhatian kepolisian terhadap pendidikan karakter anak sejak usia dini.
Pertunjukan wayang dimainkan oleh Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono yang tampil sebagai dalang. Dengan tokoh-tokoh wayang berbahan karton, cerita edukatif disampaikan secara ringan dan mudah dipahami.
“Kami melaksanakan Wayang Karton Sarana Edukasi (Waton SAE) sebagai sarana edukasi bertepatan dengan Hari Anak Nasional. Ini selaras dengan perhatian pemerintah bahwa anak harus kita utamakan sebagai generasi penerus bangsa,” ujar AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim.
Menurut Kapolres, kegiatan tersebut mengusung tema “Sayangi dan Lindungi, Wujudkan Masa Depan Anak”. Tema itu menjadi komitmen Polres Kediri Kota untuk ikut mengambil peran dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Ia menjelaskan, pendekatan budaya melalui wayang telah beberapa kali digunakan dalam kegiatan kepolisian, termasuk dalam kegiatan Cangkrukan Kamtibmas. Melalui cara tersebut, pesan-pesan keamanan, ketertiban masyarakat, hingga keselamatan berlalu lintas dapat diterima dengan lebih mudah.
“Harapannya, apa yang disampaikan kepada anak-anak bisa menjadi memori baik yang melekat. Karena masa depan yang cerah harus dipersiapkan dengan membimbing dan mengarahkan mereka sejak dini,” katanya.
Wayang Karton Membuka Ruang Imajinasi Anak
Usai menyaksikan pertunjukan, anak-anak tidak hanya diajak menjadi penonton. Mereka juga dilibatkan dalam proses kreatif dengan membuat karakter wayang karton sesuai imajinasi masing-masing.
Berbagai profesi dituangkan dalam bentuk wayang, mulai dari dokter, polisi, hingga tentara. Kegiatan tersebut menjadi sarana mengenalkan cita-cita sekaligus melatih kreativitas anak.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan, penggunaan media wayang bertujuan agar polisi dapat lebih dekat dengan anak-anak sekaligus mengenalkan budaya bangsa.
“Melalui metode ini mereka bisa mengetahui proses membuat wayang, mengenal budaya, serta memiliki imajinasi dan mimpi untuk mewujudkan cita-citanya,” ujarnya.
Menurut Bowo, anak usia TK dan PAUD lebih mudah menerima pesan melalui media visual. Apa yang mereka lihat dan alami dalam kegiatan tersebut diharapkan dapat membentuk karakter positif.
“Anak-anak usia TK dan PAUD lebih senang dengan sesuatu yang visual. Pesan yang diberikan lebih mudah dicerna dan akan menjadi pengalaman yang melekat dalam ingatan mereka,” ungkapnya.
Melalui Waton SAE, Polres Kediri Kota menunjukkan bahwa pendekatan kepolisian tidak selalu harus dilakukan dengan cara formal. Dengan sentuhan budaya dan kreativitas, polisi hadir sebagai sahabat anak yang ikut menjaga, mendidik, dan menyiapkan generasi masa depan. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
