Connect with us

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Singonegaran Imbau Peternak Sapi Rutin Bersihkan kandang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota Bripka M Rifai melakukan patroli sambang. Kegiatan pada Rabu 10-8 2022 pukul 10.30. WIB sd selesai.

Petugas melakukan pengecekan dan himbauan kepada peternak di wilayah kelurahan Singonegaran terkait penyebaran penyakit mulut dan Kuku pada hewan ternak

Petugas datang ke rumah Mustari RT 39 RW 08 Kel Singonegaran. Petugas melaksanakan pengecekan kandang dan ternak milik warga.

Memberikan arahan kepada para peternak sapi agar memperhatikan kebersihan kandang dan kesehatan ternak piliharaannya. Antisipasi penyebaran penyakit mulut dan kuku pada hewan ternak.

Apabila mendapati hewan ternaknya sakit atau mati mendadak agar melapor / menghubungi Dinas Peternakan. Sampai saat ini belum ditemukan adanya hewan ternak yang terjangkit penyakit mulut dan kuku di wilayah kelurahan Singonegaran.

Di hari yang sama, BKTM Desa Cerme, Polsek Grogol, Polres Kediri Kota Bripka Agus SBW juga melaksanakan kegiatan yang sama.

Bhabinkamtibmas melaksanakan sambang dan pemantauan Warga ternak sapi. Mengimbau ke warga yang punya ternak untuk antisipasi penyakit PMK pada hewan ber kaki 4 terutama sapi walau sudah di Vaksinasi Optopor meria

Sebisa nya warga agar jaga kebersihan di lingkungan terutama kandang ternaknya. Agar kesadaran para warga dapatnya saling menjaga keamanan lingkunganya guna tercipta situasi aman dan kondusif

“Apabila terdapat permasalahan / gangguan Kamtibmas segera hubungi Bhabinkamtibmas. Kegiatan Berjalan Aman lancar,” kata Kasi Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang S. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

MPLS Jadi Ruang Pembinaan Karakter, Bhabinkamtibmas Polsek Mojoroto Kediri Dorong Siswa Ciptakan Lingkungan Aman dan Positif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum bagi jajaran kepolisian untuk hadir memberikan pembinaan kepada generasi muda. Tidak hanya mengenalkan aturan sekolah, kegiatan tersebut juga menjadi sarana menanamkan kesadaran tentang keamanan, etika pergaulan, serta tantangan yang dihadapi pelajar di era digital.

Jajaran Polsek Mojoroto dan Polsek Kediri Kota secara bersamaan melaksanakan kegiatan sosialisasi kamtibmas kepada siswa baru di sejumlah sekolah di Kota Kediri, pada Rabu (15/7/2026).

Di SMK Negeri 2 Kota Kediri, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kanit Binmas Polsek Mojoroto AKP Djoko Budi bersama Panit Binmas Aiptu R.R. Hesty dan Bhabinkamtibmas Bandar Lor Aipda Toni Setiawan memberikan sosialisasi kamtibmas kepada siswa kelas X dalam rangka MPLS Tahun Ajaran 2026.

Materi yang diberikan berfokus pada pencegahan bullying serta bahaya judi online yang saat ini menjadi salah satu persoalan sosial di kalangan masyarakat, termasuk generasi muda.

Dalam penyampaiannya, jajaran Polsek Mojoroto mengajak para siswa untuk membangun lingkungan sekolah yang sehat, saling menghargai, serta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan teman maupun diri sendiri.

“Bullying bukan sebuah candaan. Perilaku merendahkan, menyakiti, atau mengucilkan orang lain dapat berdampak besar bagi korban. Karena itu, mari bersama menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman,” ujar AKP Djoko Budi.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai bahaya judi online yang dapat menimbulkan dampak negatif, mulai dari kerugian ekonomi, gangguan psikologis, hingga merusak masa depan generasi muda.

Polisi mengingatkan agar pelajar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan tidak mudah tergoda dengan berbagai tawaran di dunia digital yang mengarah pada tindakan merugikan.

Sementara itu, di SDN 1 Setonopande, Kelurahan Setonopande, Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Setonopande AIPTU Syaifudin Yuri bersama mahasiswa KKN UIN Syekh Wasil Kediri dan Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kelurahan Setonopande juga melaksanakan sosialisasi kepada siswa-siswi dalam kegiatan MPLS.

Dalam kegiatan tersebut, siswa sekolah dasar diberikan pemahaman mengenai pencegahan bullying serta pentingnya mematuhi tata tertib sekolah.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara kepolisian, dunia pendidikan, mahasiswa, dan masyarakat dalam memberikan bekal karakter kepada anak-anak sejak usia dini.

AIPTU Syaifudin Yuri menyampaikan bahwa pembentukan karakter anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi membutuhkan dukungan bersama dari seluruh elemen masyarakat.

“Anak-anak perlu memahami mana perilaku yang baik untuk dilakukan dan mana yang harus dihindari. Dengan pemahaman sejak dini, diharapkan mereka tumbuh menjadi generasi yang disiplin, peduli, dan saling menghormati,” katanya.

Melalui kegiatan MPLS tersebut, kepolisian berharap para pelajar baru tidak hanya mengenal lingkungan sekolah, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga keamanan, menghargai sesama, serta berperan menciptakan suasana belajar yang positif.Kegiatan sosialisasi di SMK Negeri 2 Kota Kediri dan SDN 1 Setonopande berlangsung tertib, lancar, dan aman. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

MPLS Jadi Momentum Pembinaan, Polsek Kediri Kota Ajak Siswa SMAN 6 Cegah Kenakalan Remaja dan Jaga Lingkungan Sekolah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) menjadi momentum penting untuk membangun karakter dan memberikan pemahaman kepada siswa baru mengenai berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini.

Melalui kegiatan pembinaan dan penyuluhan, Polsek Kediri Kota hadir memberikan edukasi kepada siswa-siswi SMAN 6 Kota Kediri agar mampu menghadapi perkembangan zaman dengan sikap bijak dan bertanggung jawab.

Kegiatan tersebut dilaksanakan, pada Rabu (15/7/2026) di SMAN 6 Kota Kediri, Jalan SMU 6, Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri. Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo Aiptu Bustanul Arifin mendampingi Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. dalam kegiatan penyuluhan dan pembinaan kamtibmas.

Dalam kegiatan MPLS tersebut, Kapolsek Kediri Kota memberikan materi mengenai sejumlah persoalan yang dekat dengan kehidupan pelajar, di antaranya penggunaan media sosial secara bijak, pencegahan kenakalan remaja, serta bahaya penyalahgunaan narkoba.

Kapolsek mengajak para siswa untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Perkembangan teknologi, menurutnya, harus diimbangi dengan kemampuan menyaring informasi dan menjaga etika dalam berkomunikasi di ruang digital.

“Media sosial memberikan banyak manfaat, namun juga memiliki risiko apabila digunakan tanpa tanggung jawab. Para pelajar harus mampu menggunakan teknologi untuk hal-hal positif dan tidak mudah terpengaruh oleh konten yang merugikan,” ujar Kompol Bowo.

Selain persoalan digital, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak kenakalan remaja serta pentingnya menjaga pergaulan. Lingkungan sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan.

Kapolsek juga mengingatkan agar para pelajar menjauhi segala bentuk penyalahgunaan narkoba karena dapat merusak kesehatan, masa depan, serta merugikan keluarga dan lingkungan sekitar.

“Generasi muda adalah aset bangsa. Karena itu, mari bersama-sama menjaga diri, memilih lingkungan pergaulan yang baik, dan berani menolak segala bentuk penyalahgunaan narkoba,” tambahnya.

Kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Melalui pendekatan edukatif, kepolisian berharap siswa tidak hanya memahami aturan hukum, tetapi juga memiliki kesadaran untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban.

Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak Polri di tingkat kelurahan terus berperan aktif dalam mendukung terciptanya lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Kegiatan penyuluhan dan pembinaan kamtibmas dalam rangka MPLS SMAN 6 Kota Kediri tersebut berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

POLSANAK Hadir di SD Modern Paramadina Kediri, Siswa Diajak Mengenal Polisi dan Keselamatan Jalan Raya

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas tidak harus menunggu seseorang dewasa. Melalui program Polisi Sahabat Anak (POLSANAK), Satlantas Polres Kediri Kota terus membangun kedekatan dengan generasi muda sekaligus memberikan edukasi keselamatan sejak usia sekolah dasar.

Kegiatan POLSANAK tersebut dilaksanakan oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota di SD Modern Paramadina, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, pada Rabu (15/7/2026).

Dalam kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga 11.00 WIB tersebut, Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota hadir memberikan pembelajaran kepada para siswa-siswi mengenai pentingnya budaya tertib berlalu lintas.

Materi yang diberikan meliputi, pengenalan aturan dasar berlalu lintas sejak dini, pengenalan profesi anggota Polri, serta pemahaman mengenai fungsi alat pemberi isyarat lalu lintas (APILL) dan berbagai rambu-rambu jalan.

Melalui metode yang edukatif dan komunikatif, para siswa diajak memahami bahwa keselamatan di jalan raya merupakan tanggung jawab bersama. Anak-anak juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya berhati-hati saat berada di sekitar jalan, baik sebagai pejalan kaki maupun ketika menggunakan kendaraan bersama orang tua.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota menyampaikan bahwa program POLSANAK menjadi salah satu upaya kepolisian dalam membangun karakter disiplin dan kesadaran hukum sejak usia dini.

“Anak-anak merupakan generasi penerus yang perlu dibekali pemahaman tentang keselamatan berlalu lintas sejak dini. Harapannya, mereka dapat menjadi pelopor keselamatan di lingkungan keluarga maupun masyarakat,” ujar Kanit Kamsel.

Selain memberikan edukasi, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkenalkan sosok polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Pendekatan humanis ini diharapkan mampu menghilangkan jarak antara anak-anak dengan polisi.

Kepala sekolah dan para guru SD Modern Paramadina turut mendukung kegiatan tersebut sebagai bagian dari pendidikan karakter bagi peserta didik.

Satlantas Polres Kediri Kota terus berkomitmen melakukan kegiatan preventif melalui berbagai program edukasi masyarakat. Melalui POLSANAK, kepolisian berharap budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh menjadi kebiasaan sejak bangku sekolah. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page