Connect with us

Lalu Lintas

“Birukan Kota Kediri” dan “Tidak Ada Ruang Bagi Pelanggar”: Program Baru Satlantas Kediri untuk Keselamatan Jalan Raya

Published

on

Kediriselaludihati – Tepat pada pukul 00.00 malam ini, Senin (28/10), Operasi Zebra Semeru 2024 resmi berakhir. Setelah dua minggu penuh pengawasan ketat dan sosialisasi intensif, Satlantas Polres Kediri Kota mengakhiri operasi ini dengan harapan besar bahwa masyarakat Kota Kediri semakin tertib dalam berkendara. 

Operasi yang bertujuan menciptakan ketertiban, keselamatan, dan kenyamanan bagi pengguna jalan ini telah melibatkan berbagai kegiatan patroli dan razia untuk meminimalkan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K, S.I.K., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung kelancaran operasi ini. 

“Operasi Zebra Semeru 2024 bukan hanya sekadar razia, melainkan upaya bersama untuk membangun budaya berlalu lintas yang aman dan tertib. Semoga ini menjadi awal yang baik untuk menjadikan keselamatan di jalan sebagai prioritas kita semua,” ujar AKP Afandy.

Program Baru: “Birukan Kota Kediri” dan “Tidak Ada Ruang Bagi Pelanggar di Kota Kediri”

Berakhirnya Operasi Zebra tidak lantas menghentikan upaya Satlantas Polres Kediri Kota dalam menjaga ketertiban lalu lintas. 

Satlantas meluncurkan dua program berkelanjutan untuk memastikan visi Kamseltibcar Lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) tetap terjaga.

Program pertama, “Birukan Kota Kediri,” bertujuan untuk menciptakan rasa aman bagi pengguna jalan, terutama di malam hari. Slogan ini mewakili semangat Satlantas untuk hadir di setiap sudut kota, memberikan rasa tenang dan memastikan pengendara tetap patuh pada peraturan. 

“Kami ingin Kota Kediri terasa nyaman, terutama bagi warga yang beraktivitas malam hari. Kehadiran kami akan terasa dengan adanya patroli yang konsisten, memastikan jalanan tetap aman dan bebas dari gangguan,” ungkap AKP Afandy.

Program kedua, “Tidak Ada Ruang bagi Pelanggar Lalu Lintas di Kota Kediri,” menunjukkan komitmen kuat Satlantas untuk menindak tegas setiap pelanggaran yang mengancam keselamatan di jalan raya. 

Kasat Lantas menjelaskan bahwa langkah ini bukan sekadar penindakan, tetapi juga edukasi kepada masyarakat. “Sebagian besar kecelakaan terjadi akibat pelanggaran. 

Melalui himbauan dan kehadiran langsung anggota kami di lapangan, kami berkomitmen untuk terus mengingatkan masyarakat tentang pentingnya taat aturan demi keselamatan bersama,” jelasnya.

Satlantas berharap program-program ini tidak hanya meningkatkan keamanan di jalan, tetapi juga membangun kesadaran di kalangan masyarakat untuk menghargai keselamatan diri sendiri dan orang lain. 

Kedua program ini menandai langkah progresif dalam upaya mewujudkan jalan raya yang aman, tertib, dan bersahabat bagi semua.

Dengan tekad kuat dan semangat PRESISI (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Satlantas Polres Kediri Kota siap mengawal Kota Kediri menuju masa depan lalu lintas yang lebih tertib dan aman.(res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Safari Ramadan IMI Kediri: Tebar Kebaikan Lewat Takjil di Depan Mako Lantas

Published

on

Kediriselaludihati  – Dalam semangat bulan suci Ramadan, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Kediri menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, Rabu sore (26/3/2025). Bertempat di depan Mako Satlantas Polres Kediri Kota, Jalan Brawijaya No. 25, kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh semangat kebersamaan.

Dengan mengusung tema “Together We Can Advance Kediri Automotive”, kegiatan safari Ramadan ini dihadiri oleh para pengurus IMI Kediri serta Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K. Kehadiran jajaran kepolisian bersama komunitas otomotif ini menjadi simbol sinergi antara penegak hukum dan masyarakat dalam menciptakan ruang publik yang aman dan penuh kepedulian.

Ratusan paket takjil dibagikan kepada pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Selain sebagai bentuk berbagi, kegiatan ini juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antaranggota IMI dan masyarakat pengguna jalan di Kota Kediri.

“Kami ingin menunjukkan bahwa komunitas otomotif tak hanya peduli pada dunia balap atau kendaraan, tapi juga punya peran sosial. Ramadan adalah momen tepat untuk menebar kebaikan,” ujar salah satu pengurus IMI Kediri.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota menyampaikan apresiasinya atas kegiatan ini dan berharap kolaborasi antara IMI dan kepolisian dapat terus terjalin dalam berbagai program yang bermanfaat untuk masyarakat, khususnya dalam bidang keselamatan berlalu lintas.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar kebersamaan ini membawa keberkahan serta memperkuat sinergi untuk memajukan otomotif dan ketertiban lalu lintas di Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Buat Efek Jera Bagi Penyuap, Satlantas Polres Kediri Kota Terapkan Masa Tunggu Sidang Ditambah

Published

on

Kediriselaludihati – Hari terakhir Operasi Keselamatan Semeru 2025, Satlantas Polres Kediri Kota bertindak tegas terhadap puluhan bus yang melanggar aturan.

Salah satu yang mencuri perhatian adalah upaya suap oleh sopir bus Harapan Jaya, yang langsung ditolak oleh petugas Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K, S.IK menegaskan bahwa banyak bus yang sebelumnya sudah ditilang tetap melanggar aturan. 

Petugas pun kembali memberikan sanksi kepada kendaraan yang tidak mematuhi peraturan.

“Kami menindak tegas bus-bus yang melanggar aturan, bahkan ada yang sudah pernah ditilang tetapi tetap melanggar,” ungkap AKP Afandy Dwi Takdir.

Tindakan paling mencolok adalah seorang sopir bus Harapan Jaya yang mencoba menyisipkan uang di bawah STNK dan buku KIR untuk menghindari tilang. Namun, petugas menolak suap tersebut dan tetap memberikan sanksi sesuai aturan.

“Kami tidak akan mentolerir praktik suap dalam bentuk apa pun. Ini tindakan yang merusak integritas hukum. Petugas kami tetap menjalankan tugas tanpa pandang bulu,” tegasnya.

AKP Afandy prihatin masih  terdapat sopir bus yang memiliki kebiasaan melakukan suap. Upaya efek jera , Satlantas Kediri Kota berkomitmen untuk menolak pungli dengan memberikan penambahan masa sidang bagi sopir yang terbukti mencoba menyuap petugas saat dilakukan penilangan.

“Jika ada yang berpikir bahwa menyuap polisi adalah cara cepat untuk lolos dari tilang, mohon maaf, itu tidak berlaku di Kediri Kota,” tegasnya. 

Pihaknya berkomitmen menolak segala bentuk pungli dan memastikan aturan ditegakkan dengan adil.

Kasat Lantas juga mengajak masyarakat untuk meninggalkan kebiasaan buruk tersebut. 

“Jika ada yang menganggap membayar polisi adalah cara pintas untuk selamat dari penilangan, mohon maaf, itu tidak berlaku di Kediri Kota,” tambahnya.

Operasi Keselamatan Semeru 2025 yang berlangsung pada 10-23 Februari 2025 bertujuan meningkatkan kesadaran pengendara dan menekan angka kecelakaan. 

Satlantas Polres Kediri Kota akan terus memperketat pengawasan, menegakkan hukum dengan tegas, dan menutup celah bagi pelanggaran serta praktik suap yang merusak sistem hukum. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Hari Terakhir, Edukasi Masyarakat dalam Operasi Keselamatan Semeru 2025

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota terus mengintensifkan edukasi keselamatan berkendara dalam rangka Operasi Keselamatan Semeru 2025

Pada Minggu, 23 Februari 2025, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota turun langsung ke Car Free Day (CFD) di Jalan Dhoho serta memberikan imbauan keselamatan di Jalan Brawijaya Kota Kediri.

Kegiatan yang dimulai pukul 06.00 hingga 09.00 WIB ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas. 

Dalam sosialisasi ini, petugas menyampaikan 10 sasaran prioritas penindakan dalam Operasi Keselamatan Semeru 2025, antara lain larangan berboncengan lebih dari satu orang, kewajiban menggunakan helm SNI, penggunaan sabuk pengaman bagi pengemudi roda empat, hingga larangan melawan arus dan menerobos lampu merah.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota Ipda R Ridho bersama anggota juga berinteraksi langsung dengan warga yang mengikuti CFD. Dengan pendekatan komunikatif, petugas mengajak masyarakat untuk menjadikan keselamatan sebagai budaya dalam berkendara. 

Selain Satlantas, kegiatan ini turut melibatkan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Kediri yang mendukung dalam pengaturan lalu lintas.

Setelah kegiatan di CFD, Unit Kamsel melanjutkan sosialisasi ke Jl. Brawijaya, Kota Kediri, mulai pukul 10.00 hingga 11.00 WIB

Petugas memberikan imbauan langsung kepada pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor dan mobil, agar lebih berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan.

Dalam kegiatan ini, pengendara yang belum memakai helm atau tidak menggunakan sabuk pengaman diberikan teguran dan edukasi mengenai pentingnya perlengkapan keselamatan saat berkendara. 

Selain itu, petugas juga mengingatkan agar tidak menggunakan ponsel saat mengemudi serta selalu memperhatikan kondisi kendaraan sebelum bepergian.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Semeru 2025 bertujuan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas dan mengurangi risiko kecelakaan di wilayah Kediri.

“Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas. Edukasi ini penting agar masyarakat memahami bahwa keselamatan berkendara bukan hanya soal kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga untuk melindungi diri sendiri dan orang lain,” ujar AKP Afandy.

Situasi di lokasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan ini akan terus dilakukan hingga akhir Operasi Keselamatan Semeru 2025, dengan harapan semakin banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya keselamatan berkendara.

Satlantas Polres Kediri Kota mengimbau seluruh pengguna jalan agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas demi menciptakan kondisi jalan yang lebih aman dan nyaman bagi semua. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page