Inspirasi
Brigadir Aderay Putra Perdana Diberangkatkan ke Afrika Tengah untuk Misi Perdamaian PBB

Kediriselaludihati – Brigadir Aderay Putra Perdana, anggota Satlantas Polres Kediri Kota, telah resmi diberangkatkan untuk bergabung dalam Satgas Garbha FPU 6 MINUSCA (Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensi Perserikatan Bangsa-Bangsa) di Republik Afrika Tengah.
Pada Kamis, 10 Oktober 2024, Aderay bersama 140 personel lainnya diberangkatkan dari Pusdik Missi Internasional Polri di Serpong, Tangerang, dengan pesawat charter Garuda Indonesia. Perjalanan menuju Bangui, Afrika Tengah ini dilakukan dengan transit di Jeddah, dan memakan waktu sekitar 15 jam.
Penugasan ini merupakan salah satu bagian penting dari misi penjaga perdamaian yang diinisiasi oleh PBB untuk menstabilkan situasi di wilayah konflik. Aderay akan bertugas selama satu tahun sebagai bagian dari Peleton Alpha, dengan tanggung jawab khusus mengawal pejabat VVIP dan menjaga keamanan di wilayah yang rawan konflik tersebut.
Misi ini tidak hanya menguji keberanian dan kemampuan teknisnya, tetapi juga menjadi bukti nyata dedikasi Aderay dalam berkontribusi bagi perdamaian dunia.
Perjalanan Karier Aderay: Dari Kediri ke Panggung Internasional
Lahir di Kabupaten Kediri pada 13 Oktober 1996, Aderay Putra Perdana tumbuh dalam keluarga yang sederhana, anak dari pasangan AKP Golok Kuntoyo dan Ira Susanti. Minatnya terhadap hukum dan ketertiban muncul sejak usia muda, yang kemudian membawanya untuk mengejar karier di kepolisian.
Aderay menempuh pendidikan dasar di SDN Balasklumpriki Wiyung, Surabaya, melanjutkan ke SMPN 6 Kediri, dan menamatkan sekolah menengah di SMA Negeri 4 Kota Kediri.
Setelah lulus, Aderay melanjutkan pendidikannya di Universitas Kadiri dan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.). Selain itu, saat ini Aderay sedang menempuh pendidikan S2 di bidang Hukum di Universitas Dr. Soetomo, Surabaya.
Dengan tekad kuat untuk terus mengembangkan diri, ia menjadikan pendidikan tinggi sebagai bagian integral dari perjalanan kariernya sebagai seorang polisi.
Pada tahun 2016, ia resmi menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) dan meraih pangkat Brigadir Polisi (Brigpol).
Kariernya dimulai di Polres Kediri Kota, di mana ia menjalankan berbagai tugas di SDM dan Humas sebelum akhirnya bergabung dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) pada Maret 2023.
Pengembangan Kompetensi: Bahasa dan Pelatihan Khusus
Aderay tak hanya fokus pada tugas sehari-hari, namun juga rajin mengembangkan dirinya. Dia mengikuti berbagai pelatihan pengembangan, termasuk Dikbangspes Bintara Bahasa Inggris pada tahun 2018, yang khusus ditujukan untuk Tourism Police, serta pelatihan desain grafis dan jurnalistik foto.
Kompetensinya dalam Bahasa Inggris dan kemampuan teknis ini menjadikannya lebih siap dalam menjalankan tugas, terutama dalam situasi internasional seperti misi penjaga perdamaian PBB.
Berkat dedikasinya, Aderay telah menerima berbagai penghargaan dan tanda kehormatan atas kontribusinya dalam menjaga ketertiban dan melayani masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun.
Penugasan Internasional: Misi Perdamaian di Afrika Tengah
Tahun 2024 menjadi tonggak sejarah baru dalam karier Aderay, di mana ia terpilih untuk menjalankan misi besar dalam Misi Stabilitasi Terpadu Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu zona konflik paling berbahaya di dunia, di mana krisis kemanusiaan, politik, dan hak asasi manusia berlangsung. Namun, Aderay merasa bangga dengan penugasan ini dan siap menghadapi tantangan yang ada.
Sebagai bagian dari Peleton Alpha, Aderay akan bertugas mengawal pejabat penting dan menjaga keamanan di wilayah yang penuh risiko tersebut. Misi ini akan berlangsung hingga Oktober 2025. Dari Jawa Timur, ada 6 personel yang berangkat, termasuk dari Kediri Kota, Malang Kota, Jombang, Tuban, Lumajang, dan Sat Brimob.
Inspirasi dan Dukungan Keluarga
Aderay adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, seseorang dapat mencapai prestasi luar biasa. Kariernya di dunia kepolisian menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda yang ingin berkontribusi bagi negara. Pesannya kepada generasi muda sederhana: “Jangan takut bermimpi dan berusaha. Selalu optimalkan kemampuan diri untuk berkembang lebih maju.”
Dukungan penuh dari keluarga juga menjadi sumber kekuatan Aderay. Saat pelepasan di Serpong, keluarga besarnya, termasuk orang tuanya, hadir untuk memberikan semangat. “Selalu jaga diri dalam penugasan dan jaga nama baik negara dan satuan,” pesan keluarganya saat ia akan bertugas di Afrika Tengah.
Pesan ini menjadi dorongan moral yang penting bagi Aderay untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
Indonesia dan Misi Perdamaian Dunia
Sebagai salah satu negara kontributor utama dalam misi perdamaian PBB, Indonesia terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas dunia. Ribuan polisi dan tentara Indonesia telah dikirim ke berbagai negara untuk membantu memelihara perdamaian, termasuk di Afrika Tengah. Dengan hadirnya Aderay dalam misi ini, Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga perdamaian dunia.
Kontribusi Indonesia melalui figur seperti Aderay menjadikan negara ini salah satu aktor penting dalam penyelesaian konflik global. Bersama negara-negara lain seperti Rwanda, Senegal, dan Bangladesh, Aderay membawa nama Indonesia dalam upaya perdamaian internasional.
Pelepasan Resmi oleh Polres Kediri Kota
Pelepasan Brigadir Aderay Putra Perdana dilakukan secara resmi oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., di halaman Mako Polres Kediri Kota pada Minggu, 8 September 2024. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota, termasuk Kasatlantas AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K.
Kapolres memberikan pesan khusus kepada Aderay untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati dan selalu menjaga nama baik kesatuan. “Saya bangga, saya memberi restu dan memotivasi agar menjalankan tugas dengan sepenuh hati, menjaga nama baik kesatuan, dan yang paling utama jangan lupa selalu berdoa serta menjalankan ibadah di tempat bertugas,” ungkap AKBP Bramastyo Priaji.
Dedikasi untuk Perdamaian Dunia
Brigadir Aderay Putra Perdana adalah contoh nyata dari dedikasi, keberanian, dan pengabdian kepada bangsa dan dunia. Misinya di Afrika Tengah tidak hanya membawa nama dirinya, tetapi juga bendera Indonesia dalam upaya menjaga perdamaian global. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang bercita-cita untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara.
Dengan keberanian yang luar biasa, Aderay Putra Perdana melangkah menuju panggung internasional, membawa kebanggaan bagi keluarganya, kesatuannya, dan bangsa Indonesia. (res/aro)
Inspirasi
Kapolres Kediri Kota Satukan Forkopimda, TNI, Polri, dan Pemangku Kepentingan dalam Ajang Kebersamaan

Kediriselaludihati – Semangat memperkuat sinergitas antarinstansi mewarnai peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Kediri. Polres Kediri Kota menggelar kegiatan Silaturahmi dan Lomba Menembak Tiga Pilar yang berlangsung di Markas Brigif 16/Wira Yudha, Jalan Lingkar Maskumambang Nomor 16, Kelurahan Sukorame, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 06.30 WIB tersebut diprakarsai Polres Kediri Kota sebagai ajang mempererat hubungan antara unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, Forkopimda, dunia usaha, perbankan, hingga para kepala desa dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung pembangunan di wilayah Kediri.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, S.H., M.Kn., Ketua DPRD Kota Kediri Dra. Firdaus, Komandan Brigif 16/Wira Yudha Letkol Inf. Mohammad Sujoko, M.Han., Dandim 0809/Kediri Letkol Inf. Dhavid Nur Hadiansyah, S.Sos., M.A.P., Komandan Yonif 521/DY Letkol Inf. Rahadyan Surya Murdata, jajaran Forkopimda, pejabat utama Polres Kediri Kota, para kapolsek, camat, kepala desa, serta perwakilan instansi pemerintah, perbankan, dan dunia usaha.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penerimaan tamu kehormatan di ruang transit Mako Brigif 16/Wira Yudha. Selanjutnya seluruh peserta menaiki kendaraan tempur menuju lapangan tembak sebelum mengikuti acara ramah tamah, pembukaan, doa, hingga sambutan dari para pejabat yang hadir.
Komandan Brigif 16/Wira Yudha Letkol Inf. Mohammad Sujoko mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat sinergi antarlembaga dalam mendukung pelaksanaan tugas masing-masing.
“Terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir. Sinergi yang selama ini terjalin antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh unsur masyarakat harus terus dipelihara. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan sekaligus meningkatkan soliditas dalam menjalankan tugas melayani masyarakat,” ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa lomba menembak yang digelar terdiri atas kategori pistol bagi peserta Tiga Pilar dan kategori senapan untuk peserta tamu kehormatan. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan gagasan Kapolres Kediri Kota sebagai sarana mempererat hubungan antarlembaga.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai mampu memperkuat koordinasi lintas sektor.
“Atas nama Pemerintah Kota Kediri, saya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80. Terima kasih kepada Kapolres Kediri Kota dan Brigif 16/Wira Yudha yang telah menginisiasi kegiatan ini. Sinergi yang baik menjadi modal utama dalam menjalankan pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Vinanda juga mengibaratkan olahraga menembak sebagai cerminan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Dalam menembak dibutuhkan ketenangan, konsentrasi, dan ketepatan. Begitu pula dalam menjalankan amanah pelayanan kepada masyarakat, setiap keputusan harus diambil dengan penuh kesabaran, kehati-hatian, dan tanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa kegiatan silaturahmi dan lomba menembak bukan semata-mata kompetisi, melainkan media mempererat komunikasi serta membangun kekompakan antarunsur Tiga Pilar dan seluruh pemangku kepentingan.
“Momentum Hari Bhayangkara ke-80 kami manfaatkan untuk memperkuat sinergitas. Keamanan dan ketertiban tidak mungkin diwujudkan oleh Polri sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang solid antara TNI, pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Menurut AKBP Anggi, hubungan yang harmonis antarinstansi akan semakin memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan maupun menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kediri.
Usai sambutan, Danbrigif 16/Wira Yudha menyerahkan rompi touring kepada Kapolres Kediri Kota sebagai simbol persahabatan dan soliditas antarlembaga. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelepasan balon yang dilakukan melalui tembakan simbolis oleh Wali Kota Kediri, Danbrigif 16/Wira Yudha, Kapolres Kediri, dan Kapolres Kediri Kota.
Lomba menembak kemudian digelar di dua arena berbeda. Peserta Tiga Pilar mengikuti kategori pistol di lapangan tembak pistol, sedangkan tamu kehormatan mengikuti kategori senapan di lapangan tembak senapan. Setelah seluruh pertandingan selesai, panitia mengumumkan para pemenang yang kemudian dilanjutkan dengan hiburan dan ramah tamah.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh keakraban. Kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata komitmen seluruh unsur Tiga Pilar untuk terus memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan, mendukung pembangunan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” (res/aro)
Inspirasi
Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota Gelar Ziarah di TMP Joyoboyo
Kediriselaludihati – Menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota menunjukkan kepedulian terhadap keluarga besar Polri melalui kegiatan anjangsana kepada personel yang tengah mengalami sakit.
Kegiatan yang berlangsung pada Selasa (23/6/2026) tersebut dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Yani Anggi serta jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota.
Kegiatan anjangsana dilaksanakan secara serentak di tiga lokasi berbeda sebagai bentuk perhatian dan dukungan moril kepada anggota yang sedang menjalani masa pemulihan kesehatan. Selain menyerahkan tali asih, rombongan juga memberikan motivasi agar para personel tetap semangat dan optimistis menghadapi proses penyembuhan.
Kunjungan pertama dilakukan di kediaman Aiptu Diah Soraya, S.H., di Desa Jabon Selatan, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri. Dalam suasana penuh kekeluargaan, Kapolres Kediri Kota menyempatkan diri berbincang langsung dengan Aiptu Diah dan keluarganya.
AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa kehadiran pimpinan dan rekan-rekan sejawat merupakan bentuk empati sekaligus dukungan moral bagi anggota yang sedang menghadapi ujian kesehatan.
“Jangan pernah patah semangat atau lelah untuk berdoa. Tidak ada yang tidak mungkin apabila Tuhan telah berkehendak. Kehadiran kami di sini adalah bentuk kasih sayang dan empati keluarga besar Polres Kediri Kota. Fokuslah pada pemulihan kesehatan dan jangan terbebani dengan urusan dinas terlebih dahulu,” ujarnya.
Menurut Kapolres, kesehatan anggota menjadi perhatian serius institusi. Karena itu, setiap personel yang sedang mengalami sakit harus merasakan dukungan penuh dari keluarga besar Polri agar memiliki semangat untuk kembali pulih dan beraktivitas.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota tidak merasa sendiri ketika menghadapi masa sulit. Kebersamaan dan kepedulian adalah bagian dari kekuatan keluarga besar Polri,” katanya.
Sementara itu, kegiatan anjangsana kedua dilaksanakan di kediaman Aiptu Slamet, S.H., di Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri. Kunjungan tersebut dipimpin Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., bersama istri dan didampingi sejumlah pejabat utama serta pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.
Dalam kesempatan itu, rombongan menyerahkan bantuan dan memberikan dukungan moral kepada Aiptu Slamet agar tetap kuat menjalani proses pengobatan. Kehadiran jajaran pimpinan Polres Kediri Kota disambut hangat oleh keluarga yang merasa mendapatkan perhatian langsung dari institusi.
Kegiatan serupa juga dilakukan di kediaman Brigadir Hendri Santoso di Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri. Sejumlah pejabat Polres Kediri Kota bersama Bhayangkari hadir untuk memberikan semangat dan motivasi agar Brigadir Hendri tetap optimistis menjalani masa pemulihan.
Kapolres Kediri Kota menjelaskan bahwa anjangsana merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Bhayangkara ke-80 yang sarat dengan nilai kemanusiaan dan kekeluargaan.
“Peringatan Hari Bhayangkara bukan hanya tentang kegiatan seremonial atau institusional. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga rasa persaudaraan, saling peduli, dan saling menguatkan di lingkungan keluarga besar Polri,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa solidaritas internal merupakan modal penting dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin kompleks. Dengan hubungan kekeluargaan yang kuat, setiap anggota akan memiliki semangat dan motivasi lebih besar dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap anggota merasakan kehadiran dan perhatian dari keluarga besar Polres Kediri Kota. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” tegas AKBP Anggi.
Suasana haru dan penuh keakraban mewarnai seluruh rangkaian kegiatan anjangsana. Kehadiran Kapolres, Wakapolres, para pejabat utama, serta Bhayangkari menjadi penyemangat tersendiri bagi anggota yang sedang sakit untuk terus berjuang menjalani proses penyembuhan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota menegaskan bahwa semangat Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya diwujudkan melalui pengabdian kepada masyarakat, tetapi juga melalui perhatian terhadap sesama anggota sebagai bagian dari keluarga besar Polri. Nilai-nilai kepedulian, solidaritas, dan kebersamaan itu menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tema Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026, yakni “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat.” (res/aro)
Inspirasi
Satlantas Polres Kediri Kota Wujudkan Kepedulian Sosial Melalui Program Rumah Layak Huni

Kediriselaludihati – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melaksanakan kegiatan bedah rumah sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., bersama jajaran perwira dan anggota Satlantas. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kaurbinops, Kaurmintu, serta personel Satlantas Polres Kediri Kota yang terlibat dalam pelaksanaan program sosial tersebut.
Program bedah rumah menjadi salah satu rangkaian kegiatan bakti sosial yang digelar Polres Kediri Kota dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap kondisi sosial warga.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan bahwa kegiatan bedah rumah merupakan bagian dari semangat pengabdian Polri kepada masyarakat yang menjadi ruh peringatan Hari Bhayangkara tahun ini.
“Melalui kegiatan bedah rumah ini, kami ingin membantu masyarakat yang membutuhkan agar memiliki tempat tinggal yang lebih layak dan nyaman. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai pelindung dan pengayom, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial warga,” ujarnya.
Menurut AKP Tutud Yudho, kegiatan sosial seperti bedah rumah memiliki makna penting karena manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui aksi kemanusiaan yang berkelanjutan.
Selain memberikan manfaat berupa hunian yang lebih layak, kegiatan bedah rumah diharapkan dapat meningkatkan semangat gotong royong serta memperkuat rasa kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.
Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tahun ini diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Sebelumnya, Polres Kediri Kota juga telah melaksanakan sejumlah program bakti sosial seperti pembagian air bersih, bakti kesehatan, bantuan sosial, hingga kegiatan kemanusiaan lainnya.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota terus menegaskan komitmennya untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Selama pelaksanaan kegiatan bedah rumah berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata semangat Polri Presisi dalam mengabdi dan melayani masyarakat menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.
Dengan mengusung semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Kediri Kota berharap berbagai program sosial yang dilaksanakan dapat semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat serta memperkuat sinergi dalam mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan harmonis. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
