Inspirasi
Brigadir Aderay Putra Perdana Diberangkatkan ke Afrika Tengah untuk Misi Perdamaian PBB

Kediriselaludihati – Brigadir Aderay Putra Perdana, anggota Satlantas Polres Kediri Kota, telah resmi diberangkatkan untuk bergabung dalam Satgas Garbha FPU 6 MINUSCA (Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensi Perserikatan Bangsa-Bangsa) di Republik Afrika Tengah.
Pada Kamis, 10 Oktober 2024, Aderay bersama 140 personel lainnya diberangkatkan dari Pusdik Missi Internasional Polri di Serpong, Tangerang, dengan pesawat charter Garuda Indonesia. Perjalanan menuju Bangui, Afrika Tengah ini dilakukan dengan transit di Jeddah, dan memakan waktu sekitar 15 jam.
Penugasan ini merupakan salah satu bagian penting dari misi penjaga perdamaian yang diinisiasi oleh PBB untuk menstabilkan situasi di wilayah konflik. Aderay akan bertugas selama satu tahun sebagai bagian dari Peleton Alpha, dengan tanggung jawab khusus mengawal pejabat VVIP dan menjaga keamanan di wilayah yang rawan konflik tersebut.
Misi ini tidak hanya menguji keberanian dan kemampuan teknisnya, tetapi juga menjadi bukti nyata dedikasi Aderay dalam berkontribusi bagi perdamaian dunia.
Perjalanan Karier Aderay: Dari Kediri ke Panggung Internasional
Lahir di Kabupaten Kediri pada 13 Oktober 1996, Aderay Putra Perdana tumbuh dalam keluarga yang sederhana, anak dari pasangan AKP Golok Kuntoyo dan Ira Susanti. Minatnya terhadap hukum dan ketertiban muncul sejak usia muda, yang kemudian membawanya untuk mengejar karier di kepolisian.
Aderay menempuh pendidikan dasar di SDN Balasklumpriki Wiyung, Surabaya, melanjutkan ke SMPN 6 Kediri, dan menamatkan sekolah menengah di SMA Negeri 4 Kota Kediri.
Setelah lulus, Aderay melanjutkan pendidikannya di Universitas Kadiri dan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.). Selain itu, saat ini Aderay sedang menempuh pendidikan S2 di bidang Hukum di Universitas Dr. Soetomo, Surabaya.
Dengan tekad kuat untuk terus mengembangkan diri, ia menjadikan pendidikan tinggi sebagai bagian integral dari perjalanan kariernya sebagai seorang polisi.
Pada tahun 2016, ia resmi menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) dan meraih pangkat Brigadir Polisi (Brigpol).
Kariernya dimulai di Polres Kediri Kota, di mana ia menjalankan berbagai tugas di SDM dan Humas sebelum akhirnya bergabung dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) pada Maret 2023.
Pengembangan Kompetensi: Bahasa dan Pelatihan Khusus
Aderay tak hanya fokus pada tugas sehari-hari, namun juga rajin mengembangkan dirinya. Dia mengikuti berbagai pelatihan pengembangan, termasuk Dikbangspes Bintara Bahasa Inggris pada tahun 2018, yang khusus ditujukan untuk Tourism Police, serta pelatihan desain grafis dan jurnalistik foto.
Kompetensinya dalam Bahasa Inggris dan kemampuan teknis ini menjadikannya lebih siap dalam menjalankan tugas, terutama dalam situasi internasional seperti misi penjaga perdamaian PBB.
Berkat dedikasinya, Aderay telah menerima berbagai penghargaan dan tanda kehormatan atas kontribusinya dalam menjaga ketertiban dan melayani masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun.
Penugasan Internasional: Misi Perdamaian di Afrika Tengah
Tahun 2024 menjadi tonggak sejarah baru dalam karier Aderay, di mana ia terpilih untuk menjalankan misi besar dalam Misi Stabilitasi Terpadu Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu zona konflik paling berbahaya di dunia, di mana krisis kemanusiaan, politik, dan hak asasi manusia berlangsung. Namun, Aderay merasa bangga dengan penugasan ini dan siap menghadapi tantangan yang ada.
Sebagai bagian dari Peleton Alpha, Aderay akan bertugas mengawal pejabat penting dan menjaga keamanan di wilayah yang penuh risiko tersebut. Misi ini akan berlangsung hingga Oktober 2025. Dari Jawa Timur, ada 6 personel yang berangkat, termasuk dari Kediri Kota, Malang Kota, Jombang, Tuban, Lumajang, dan Sat Brimob.
Inspirasi dan Dukungan Keluarga
Aderay adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, seseorang dapat mencapai prestasi luar biasa. Kariernya di dunia kepolisian menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda yang ingin berkontribusi bagi negara. Pesannya kepada generasi muda sederhana: “Jangan takut bermimpi dan berusaha. Selalu optimalkan kemampuan diri untuk berkembang lebih maju.”
Dukungan penuh dari keluarga juga menjadi sumber kekuatan Aderay. Saat pelepasan di Serpong, keluarga besarnya, termasuk orang tuanya, hadir untuk memberikan semangat. “Selalu jaga diri dalam penugasan dan jaga nama baik negara dan satuan,” pesan keluarganya saat ia akan bertugas di Afrika Tengah.
Pesan ini menjadi dorongan moral yang penting bagi Aderay untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
Indonesia dan Misi Perdamaian Dunia
Sebagai salah satu negara kontributor utama dalam misi perdamaian PBB, Indonesia terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas dunia. Ribuan polisi dan tentara Indonesia telah dikirim ke berbagai negara untuk membantu memelihara perdamaian, termasuk di Afrika Tengah. Dengan hadirnya Aderay dalam misi ini, Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga perdamaian dunia.
Kontribusi Indonesia melalui figur seperti Aderay menjadikan negara ini salah satu aktor penting dalam penyelesaian konflik global. Bersama negara-negara lain seperti Rwanda, Senegal, dan Bangladesh, Aderay membawa nama Indonesia dalam upaya perdamaian internasional.
Pelepasan Resmi oleh Polres Kediri Kota
Pelepasan Brigadir Aderay Putra Perdana dilakukan secara resmi oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., di halaman Mako Polres Kediri Kota pada Minggu, 8 September 2024. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota, termasuk Kasatlantas AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K.
Kapolres memberikan pesan khusus kepada Aderay untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati dan selalu menjaga nama baik kesatuan. “Saya bangga, saya memberi restu dan memotivasi agar menjalankan tugas dengan sepenuh hati, menjaga nama baik kesatuan, dan yang paling utama jangan lupa selalu berdoa serta menjalankan ibadah di tempat bertugas,” ungkap AKBP Bramastyo Priaji.
Dedikasi untuk Perdamaian Dunia
Brigadir Aderay Putra Perdana adalah contoh nyata dari dedikasi, keberanian, dan pengabdian kepada bangsa dan dunia. Misinya di Afrika Tengah tidak hanya membawa nama dirinya, tetapi juga bendera Indonesia dalam upaya menjaga perdamaian global. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang bercita-cita untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara.
Dengan keberanian yang luar biasa, Aderay Putra Perdana melangkah menuju panggung internasional, membawa kebanggaan bagi keluarganya, kesatuannya, dan bangsa Indonesia. (res/aro)
Inspirasi
Ngopi Bareng Awak Media, Kapolres Kediri Kota Buka Ruang Komunikasi dan Kritik untuk Perkuat Kamtibmas
Kediriselaludihati- Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu memperkuat komunikasi dengan insan pers melalui kegiatan Ngopi Bareng Awak Media (Piramida) bersama organisasi wartawan dan pimpinan media di Kediri Raya, Rabu (19/8/2026) sore.
Pertemuan yang berlangsung di Pawon Mak Gomah, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus membangun kolaborasi antara kepolisian dan media dalam menghadirkan informasi yang positif serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota bersama perwakilan organisasi wartawan, di antaranya Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), serta sejumlah pimpinan media di wilayah Kediri Raya.
Dalam suasana santai dan penuh keakraban, Kapolres Kediri Kota bersama awak media membahas berbagai dinamika yang berkembang di masyarakat, sekaligus pentingnya komunikasi terbuka antara kepolisian dan pers.
Ketua PWI Kediri Raya Bambang Ishwahyoedhi mengatakan, hubungan antara kepolisian dan media memiliki peran strategis dalam membangun suasana yang aman serta memberikan informasi yang berimbang kepada masyarakat.
“Ini menjadi poin penting sebagai bentuk sinergitas antara kepolisian dengan media. Melalui pemberitaan, kita juga bisa ikut menciptakan keamanan dan kenyamanan,” kata Bambang.
Menurutnya, media tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dalam membantu menciptakan suasana yang kondusif melalui pemberitaan yang mengedepankan fakta dan kepentingan publik.
“Persoalan keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi juga berbagai pihak termasuk media. Peran media sangat diperlukan untuk menciptakan situasi yang aman,” ujarnya.
Bambang mengapresiasi langkah Kapolres Kediri Kota yang membuka ruang komunikasi bersama insan pers. Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan media akan memudahkan penyampaian informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi ruang evaluasi bersama.
Ia berharap kegiatan seperti Piramida dapat dilakukan secara berkelanjutan karena perkembangan situasi masyarakat dan kebutuhan informasi publik terus mengalami perubahan.
“Beliau ingin kebersamaan. Masalah keamanan bukan hanya polisi saja, tetapi media juga memiliki peran. Beliau juga terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan,” ungkapnya.
Sementara itu, melalui kegiatan tersebut, AKBP Wisnu menunjukkan komitmennya untuk membangun komunikasi yang terbuka dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk insan pers.
Bagi kepolisian, media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, mengedukasi masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.
Komunikasi yang terbangun antara kepolisian dan media diharapkan mampu menghadirkan pemberitaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam menjaga suasana Kediri Kota tetap aman dan nyaman.
Silaturahmi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kedekatan antara Polres Kediri Kota dengan berbagai unsur masyarakat. Dengan komunikasi yang berjalan baik, berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat direspons secara lebih cepat dan tepat.
AKBP Wisnu sebelumnya juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga keamanan. Menurutnya, keamanan bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab bersama.
Melalui sinergi antara kepolisian dan media, diharapkan tercipta ekosistem informasi yang sehat, kritis, dan tetap mengedepankan kepentingan masyarakat Kota Kediri. (res/aro)
Inspirasi
Dari Kedekatan dengan Warga hingga Kesiapsiagaan Mako, AKBP Wisnu Dorong Polsek Tingkatkan Pelayanan Publik
Kediriselaludihati- Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu melakukan kunjungan kerja ke jajaran Polsek Banyakan dan Polsek Semen, Rabu (19/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi pimpinan Polres Kediri Kota untuk memperkuat komunikasi internal, mengevaluasi kondisi wilayah, sekaligus memberikan arahan terkait peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota, AKBP Wisnu mengawali kunjungan di Mapolsek Banyakan sebelum melanjutkan agenda ke Mapolsek Semen.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres berdialog langsung dengan Kapolsek, anggota, serta Bhayangkari ranting masing-masing wilayah. Selain memberikan arahan kedinasan, kunjungan juga diisi dengan pengecekan kesiapan pengamanan markas komando (Sispam Mako) serta peninjauan kegiatan UMKM Bhayangkari.
Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono menyampaikan kondisi wilayah hukumnya yang memiliki karakter geografis dan dinamika masyarakat yang beragam. Wilayah Banyakan terdiri dari sembilan desa dengan kondisi wilayah dataran rendah hingga dataran tinggi.
Selain itu, perkembangan pembangunan infrastruktur seperti Bandara Dhoho dan akses jalan tol turut membawa perubahan sosial di masyarakat.
“Wilayah Banyakan mengalami perkembangan cukup pesat dengan adanya pembangunan bandara dan jalan tol. Tentunya perkembangan tersebut juga membawa dinamika yang harus kami antisipasi bersama,” ujar AKP Joko dalam penyampaiannya.
Menurutnya, jajaran Polsek Banyakan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen warga untuk menjaga komunikasi dan mengantisipasi persoalan yang muncul di tengah masyarakat.
Menanggapi kondisi tersebut, AKBP Wisnu menekankan pentingnya peran anggota Polri untuk selalu hadir dan membangun hubungan baik dengan masyarakat.
“Bhabinkamtibmas adalah tulang punggung Polsek. Gambaran Polres dan Polsek di tengah masyarakat ada pada Bhabinkamtibmas,” kata AKBP Wisnu.
Ia meminta agar anggota Bhabinkamtibmas tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi benar-benar memahami kondisi masyarakat di wilayah binaannya.

Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi modal utama dalam menjaga keamanan dan menyelesaikan berbagai persoalan sebelum berkembang menjadi gangguan yang lebih besar.
“Kita harus menyadari bahwa kepolisian bukan warga yang superior. Kita harus menempatkan diri sejajar, bahkan lebih rendah dari masyarakat dalam memberikan pelayanan,” tegasnya.
AKBP Wisnu juga mengingatkan seluruh anggota agar tidak ragu menyampaikan berbagai perkembangan situasi kepada pimpinan. Menurutnya, komunikasi yang cepat dan terbuka akan membantu penyelesaian persoalan secara lebih efektif.
“Kalau ada informasi yang terjadi di masyarakat segera laporkan. Jangan takut untuk menyampaikan, agar permasalahan bisa kita tangani lebih cepat,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres juga menyoroti pentingnya penyelesaian persoalan secara menyeluruh agar tidak meninggalkan masalah baru di kemudian hari.
“Setiap permasalahan harus diselesaikan sampai tuntas, jangan setengah-setengah karena bisa menimbulkan persoalan baru,” katanya.
Usai dari Polsek Banyakan, rombongan melanjutkan kunjungan ke Mapolsek Semen. Kapolsek Semen AKP Sonny Setiawan menyampaikan kondisi wilayah yang memiliki karakter pegunungan dengan 12 desa binaan.
Dalam arahannya, AKBP Wisnu memberikan apresiasi terhadap kesiapan jajaran Polsek Semen, khususnya dalam pelaksanaan pengecekan Sispam Mako.
“Saya sudah mengunjungi beberapa Polsek, dan dari beberapa Polsek tersebut penampilan Sispam Mako yang paling baik ada di sini, Polsek Semen,” ujar AKBP Wisnu.
Menurutnya, kesiapan personel dan sarana pendukung merupakan bagian penting dalam menghadapi berbagai kemungkinan situasi di lapangan.
Ia kembali menekankan bahwa anggota Bhabinkamtibmas harus menjadi contoh bagi masyarakat.
“Kalau Bhabinkamtibmas bisa melakukan deteksi dini dan problem solving, banyak permasalahan bisa diselesaikan sebelum menjadi besar,” jelasnya.
Selain itu, AKBP Wisnu mengingatkan seluruh anggota agar tetap mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan.
“Masyarakat saat ini melihat Polri. Jangan sampai pelayanan yang diberikan justru menyakiti masyarakat. Tampilkan profesionalisme dan humanisme,” tegasnya.
Dalam dialog bersama anggota, sejumlah masukan juga disampaikan, di antaranya terkait kebutuhan kendaraan operasional untuk wilayah dengan medan sulit serta dukungan sarana bagi Bhabinkamtibmas.
AKBP Wisnu menyampaikan bahwa kebutuhan tersebut akan menjadi perhatian dan akan dilakukan evaluasi sesuai kemampuan organisasi.
“Kita akan coba usahakan. Yang terpenting bagaimana pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal,” ujarnya.
Kunjungan kerja tersebut juga menjadi ruang bagi Kapolres untuk memperkuat sinergi antara pimpinan dan anggota di tingkat Polsek. AKBP Wisnu berharap seluruh jajaran terus menjaga integritas, meningkatkan komunikasi dengan masyarakat, serta menghadirkan pelayanan kepolisian yang semakin dekat dengan warga.
Melalui kunjungan tersebut, Polres Kediri Kota menegaskan komitmen untuk memperkuat peran Polsek sebagai ujung tombak pelayanan publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian. (res/aro)
Inspirasi
Ruang Dialog Dibuka, AKBP Wisnu Ajak Mahasiswa Sampaikan Aspirasi Secara Konstruktif untuk Kediri Kondusif
Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kediri Raya di Ruang Bale Sekartaji Polres Kediri Kota, Selasa (18/8/2026).
Pertemuan yang berlangsung sekitar pukul 13.30 hingga 14.25 WIB tersebut menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan mahasiswa untuk memperkuat hubungan kemitraan, membangun kepercayaan, serta menjaga iklim demokrasi yang sehat di Kota Kediri.
Dalam audiensi tersebut, AKBP Wisnu didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif M., S.T.K., S.I.K., serta jajaran Polres Kediri Kota.
Sementara dari BEM Kediri Raya hadir Koordinator Daerah Faiq Taufiqurrohman bersama sejumlah perwakilan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah Kediri.
Dalam sambutannya, AKBP Wisnu menyampaikan apresiasi atas kehadiran mahasiswa dan berharap komunikasi yang telah terjalin dapat terus diperkuat.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan teman-teman BEM Kediri Raya. Harapan kami, komunikasi dan kolaborasi antara mahasiswa dengan kepolisian dapat terus berjalan dengan baik demi menjaga Kota Kediri tetap aman dan kondusif,” ujar AKBP Wisnu.
Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam kehidupan demokrasi. Penyampaian kritik maupun aspirasi merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus tetap dihormati dan diberikan ruang
“Kami memahami bahwa teman-teman mahasiswa memiliki fungsi kontrol terhadap berbagai kebijakan. Apabila ada hal yang perlu disampaikan, silakan disampaikan sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
AKBP Wisnu menegaskan bahwa Polres Kediri Kota siap memberikan pelayanan dan pengamanan terhadap kegiatan mahasiswa, termasuk penyampaian pendapat di muka umum.
“Kami siap membantu dan mengawal kegiatan teman-teman sesuai ketentuan. Yang terpenting adalah komunikasi terus dibangun agar setiap kegiatan dapat berjalan dengan baik,” jelasnya.
Kapolres juga mengajak mahasiswa untuk bersama-sama menjaga suasana Kota Kediri yang selama ini dikenal memiliki hubungan sosial yang baik.
“Selama saya bertugas di Kediri, saya merasakan masyarakatnya ramah, guyub, dan komunikasinya sangat baik. Kondisi seperti ini harus kita jaga bersama,” ungkap AKBP Wisnu.
Dalam kesempatan tersebut, AKBP Wisnu juga mengingatkan pentingnya menjaga agar penyampaian aspirasi tetap berlangsung secara damai dan tidak mengganggu kepentingan masyarakat luas.
“Kritik maupun masukan tetap kami terbuka untuk menerima. Namun mari bersama-sama menjaga agar setiap penyampaian pendapat berjalan tertib dan tidak menimbulkan persoalan baru,” tambahnya.
Sementara itu, Koordinator BEM Kediri Raya Faiq Taufiqurrohman menyampaikan bahwa kedatangan mahasiswa merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi dengan pihak kepolisian.
Ia berharap ke depan hubungan antara mahasiswa dan kepolisian semakin baik, terutama dalam menjaga keamanan saat mahasiswa menjalankan aktivitas organisasi maupun menyampaikan aspirasi.
“Kami berharap pihak kepolisian dapat terus mengawal kegiatan mahasiswa dari sisi keamanan, sehingga aspirasi yang kami sampaikan dapat berjalan dengan baik dan tetap kondusif,” ujar Faiq.
Dalam audiensi tersebut, mahasiswa juga menyampaikan sejumlah perhatian terkait dinamika pembangunan daerah, persoalan sosial masyarakat, serta pentingnya sinergi antara seluruh elemen dalam menjaga perkembangan Kota Kediri.
Menanggapi berbagai masukan tersebut, AKBP Wisnu menyampaikan bahwa kepolisian terbuka terhadap komunikasi dan evaluasi dari masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.
“Kita sama-sama membangun komunikasi. Apabila ada persoalan, mari kita bicarakan bersama sehingga dapat dicari solusi terbaik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa mahasiswa dan kepolisian memiliki peran masing-masing dalam menjaga lingkungan sosial.
“Kepolisian bertugas menjaga keamanan, sementara mahasiswa memiliki peran sebagai bagian dari masyarakat yang ikut memberikan masukan dan gagasan. Kalau komunikasi berjalan baik, tentu banyak persoalan bisa diselesaikan bersama,” kata AKBP Wisnu.
Selain dialog mengenai peran mahasiswa dalam kehidupan sosial, audiensi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat sinergi antara kepolisian dan lingkungan perguruan tinggi di wilayah Kediri.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersama antara jajaran Polres Kediri Kota dan perwakilan BEM Kediri Raya.
Melalui pertemuan tersebut, Polres Kediri Kota berharap hubungan antara kepolisian dan mahasiswa semakin harmonis, sehingga ruang demokrasi dapat berjalan dengan baik serta bersama-sama menjaga Kota Kediri tetap aman, nyaman, dan kondusif. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
