Inspirasi
Brigadir Aderay Putra Perdana Diberangkatkan ke Afrika Tengah untuk Misi Perdamaian PBB

Kediriselaludihati – Brigadir Aderay Putra Perdana, anggota Satlantas Polres Kediri Kota, telah resmi diberangkatkan untuk bergabung dalam Satgas Garbha FPU 6 MINUSCA (Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensi Perserikatan Bangsa-Bangsa) di Republik Afrika Tengah.
Pada Kamis, 10 Oktober 2024, Aderay bersama 140 personel lainnya diberangkatkan dari Pusdik Missi Internasional Polri di Serpong, Tangerang, dengan pesawat charter Garuda Indonesia. Perjalanan menuju Bangui, Afrika Tengah ini dilakukan dengan transit di Jeddah, dan memakan waktu sekitar 15 jam.
Penugasan ini merupakan salah satu bagian penting dari misi penjaga perdamaian yang diinisiasi oleh PBB untuk menstabilkan situasi di wilayah konflik. Aderay akan bertugas selama satu tahun sebagai bagian dari Peleton Alpha, dengan tanggung jawab khusus mengawal pejabat VVIP dan menjaga keamanan di wilayah yang rawan konflik tersebut.
Misi ini tidak hanya menguji keberanian dan kemampuan teknisnya, tetapi juga menjadi bukti nyata dedikasi Aderay dalam berkontribusi bagi perdamaian dunia.
Perjalanan Karier Aderay: Dari Kediri ke Panggung Internasional
Lahir di Kabupaten Kediri pada 13 Oktober 1996, Aderay Putra Perdana tumbuh dalam keluarga yang sederhana, anak dari pasangan AKP Golok Kuntoyo dan Ira Susanti. Minatnya terhadap hukum dan ketertiban muncul sejak usia muda, yang kemudian membawanya untuk mengejar karier di kepolisian.
Aderay menempuh pendidikan dasar di SDN Balasklumpriki Wiyung, Surabaya, melanjutkan ke SMPN 6 Kediri, dan menamatkan sekolah menengah di SMA Negeri 4 Kota Kediri.
Setelah lulus, Aderay melanjutkan pendidikannya di Universitas Kadiri dan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.). Selain itu, saat ini Aderay sedang menempuh pendidikan S2 di bidang Hukum di Universitas Dr. Soetomo, Surabaya.
Dengan tekad kuat untuk terus mengembangkan diri, ia menjadikan pendidikan tinggi sebagai bagian integral dari perjalanan kariernya sebagai seorang polisi.
Pada tahun 2016, ia resmi menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) dan meraih pangkat Brigadir Polisi (Brigpol).
Kariernya dimulai di Polres Kediri Kota, di mana ia menjalankan berbagai tugas di SDM dan Humas sebelum akhirnya bergabung dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) pada Maret 2023.
Pengembangan Kompetensi: Bahasa dan Pelatihan Khusus
Aderay tak hanya fokus pada tugas sehari-hari, namun juga rajin mengembangkan dirinya. Dia mengikuti berbagai pelatihan pengembangan, termasuk Dikbangspes Bintara Bahasa Inggris pada tahun 2018, yang khusus ditujukan untuk Tourism Police, serta pelatihan desain grafis dan jurnalistik foto.
Kompetensinya dalam Bahasa Inggris dan kemampuan teknis ini menjadikannya lebih siap dalam menjalankan tugas, terutama dalam situasi internasional seperti misi penjaga perdamaian PBB.
Berkat dedikasinya, Aderay telah menerima berbagai penghargaan dan tanda kehormatan atas kontribusinya dalam menjaga ketertiban dan melayani masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun.
Penugasan Internasional: Misi Perdamaian di Afrika Tengah
Tahun 2024 menjadi tonggak sejarah baru dalam karier Aderay, di mana ia terpilih untuk menjalankan misi besar dalam Misi Stabilitasi Terpadu Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu zona konflik paling berbahaya di dunia, di mana krisis kemanusiaan, politik, dan hak asasi manusia berlangsung. Namun, Aderay merasa bangga dengan penugasan ini dan siap menghadapi tantangan yang ada.
Sebagai bagian dari Peleton Alpha, Aderay akan bertugas mengawal pejabat penting dan menjaga keamanan di wilayah yang penuh risiko tersebut. Misi ini akan berlangsung hingga Oktober 2025. Dari Jawa Timur, ada 6 personel yang berangkat, termasuk dari Kediri Kota, Malang Kota, Jombang, Tuban, Lumajang, dan Sat Brimob.
Inspirasi dan Dukungan Keluarga
Aderay adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, seseorang dapat mencapai prestasi luar biasa. Kariernya di dunia kepolisian menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda yang ingin berkontribusi bagi negara. Pesannya kepada generasi muda sederhana: “Jangan takut bermimpi dan berusaha. Selalu optimalkan kemampuan diri untuk berkembang lebih maju.”
Dukungan penuh dari keluarga juga menjadi sumber kekuatan Aderay. Saat pelepasan di Serpong, keluarga besarnya, termasuk orang tuanya, hadir untuk memberikan semangat. “Selalu jaga diri dalam penugasan dan jaga nama baik negara dan satuan,” pesan keluarganya saat ia akan bertugas di Afrika Tengah.
Pesan ini menjadi dorongan moral yang penting bagi Aderay untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.
Indonesia dan Misi Perdamaian Dunia
Sebagai salah satu negara kontributor utama dalam misi perdamaian PBB, Indonesia terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas dunia. Ribuan polisi dan tentara Indonesia telah dikirim ke berbagai negara untuk membantu memelihara perdamaian, termasuk di Afrika Tengah. Dengan hadirnya Aderay dalam misi ini, Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga perdamaian dunia.
Kontribusi Indonesia melalui figur seperti Aderay menjadikan negara ini salah satu aktor penting dalam penyelesaian konflik global. Bersama negara-negara lain seperti Rwanda, Senegal, dan Bangladesh, Aderay membawa nama Indonesia dalam upaya perdamaian internasional.
Pelepasan Resmi oleh Polres Kediri Kota
Pelepasan Brigadir Aderay Putra Perdana dilakukan secara resmi oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., di halaman Mako Polres Kediri Kota pada Minggu, 8 September 2024. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota, termasuk Kasatlantas AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K.
Kapolres memberikan pesan khusus kepada Aderay untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati dan selalu menjaga nama baik kesatuan. “Saya bangga, saya memberi restu dan memotivasi agar menjalankan tugas dengan sepenuh hati, menjaga nama baik kesatuan, dan yang paling utama jangan lupa selalu berdoa serta menjalankan ibadah di tempat bertugas,” ungkap AKBP Bramastyo Priaji.
Dedikasi untuk Perdamaian Dunia
Brigadir Aderay Putra Perdana adalah contoh nyata dari dedikasi, keberanian, dan pengabdian kepada bangsa dan dunia. Misinya di Afrika Tengah tidak hanya membawa nama dirinya, tetapi juga bendera Indonesia dalam upaya menjaga perdamaian global. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang bercita-cita untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara.
Dengan keberanian yang luar biasa, Aderay Putra Perdana melangkah menuju panggung internasional, membawa kebanggaan bagi keluarganya, kesatuannya, dan bangsa Indonesia. (res/aro)
Inspirasi
Kapolres dan Wakil Wali Kota Kediri Lepas Ratusan Mahasiswa, Ajak Generasi Muda Terus Belajar dan Berkarya

Kediriselaludihati- Sebanyak 128 mahasiswa asal Kota Kediri diberangkatkan menuju Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur di Surabaya untuk mengikuti Apel Kebangsaan dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10/2026).
Pemberangkatan berlangsung di Kantor Pemerintah Kota Kediri dan dihadiri Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha, S.Pd.I., bersama Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si.
Para mahasiswa diberangkatkan menggunakan tiga armada bus yang telah disiapkan untuk mengikuti kegiatan Apel Kebangsaan yang diselenggarakan Polda Jawa Timur.
Sebelum keberangkatan, para mahasiswa berkumpul di halaman Kantor Pemkot Kediri sejak pukul 09.00 WIB untuk mengikuti pengarahan, menerima pembagian konsumsi, serta mempersiapkan perjalanan menuju Surabaya.
Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menyampaikan apresiasi kepada para mahasiswa yang bersedia mengambil bagian dalam kegiatan kebangsaan tersebut.
Menurutnya, keikutsertaan mahasiswa menjadi salah satu wujud kepedulian generasi muda terhadap semangat persatuan dan kebangsaan yang diwariskan melalui peristiwa Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928.
“Terima kasih kepada teman-teman mahasiswa yang telah mengikuti kegiatan ini. Keikutsertaan kalian merupakan bukti bahwa anak-anak muda mampu bergerak bersama dan selaras dalam semangat kebangsaan,” ujar AKBP Wisnu.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kesehatan selama perjalanan dan mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan panitia penyelenggara.
“Saya berpesan kepada seluruh mahasiswa agar menjaga kesehatan, mengikuti aturan panitia, serta menjaga ketertiban selama perjalanan maupun saat mengikuti Apel Kebangsaan di Polda Jawa Timur,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Kediri KH Qowimuddin Thoha menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.
Menurutnya, peringatan Sumpah Pemuda harus menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat semangat belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri agar dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat.
“Mulai sekarang tanamkan karakter yang baik. Pemuda harus terus belajar dan belajar untuk mengembangkan potensi yang dimiliki. Dengan karakter dan kemampuan yang baik, kita dapat membangun masa depan yang lebih baik,” ujar KH Qowimuddin Thoha.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi peserta kegiatan seremonial, tetapi juga mampu membawa pulang nilai-nilai kebangsaan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Semangat persatuan, kedisiplinan, dan tanggung jawab sosial dinilai penting untuk membangun generasi muda yang memiliki kepedulian terhadap perkembangan daerah.
“Setelah itu, mari bersama-sama membangun Kota Kediri menjadi kota yang MAPAN dan berjaya,” pesannya.
Kegiatan pemberangkatan tersebut juga dihadiri Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, serta Kasat Reskrim AKP Achmad Elyasarif Martadinata.
Setelah mengikuti pengarahan dan doa bersama, seluruh mahasiswa memasuki tiga bus yang disiapkan untuk membawa rombongan menuju Polda Jawa Timur.
Keikutsertaan 128 mahasiswa Kota Kediri dalam Apel Kebangsaan menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda yang menekankan peran generasi muda dalam menjaga persatuan dan memperkuat rasa kebangsaan.
Bagi mahasiswa, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk bertemu dengan peserta dari daerah lain serta memperluas pengalaman dalam kegiatan yang mengangkat nilai-nilai kebersamaan.
Peringatan Sumpah Pemuda tahun ini diharapkan tidak berhenti pada upacara atau kegiatan seremonial, tetapi dapat mendorong mahasiswa untuk lebih aktif mengembangkan potensi, berkarya, dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.Pemberangkatan rombongan mahasiswa dari Kantor Pemkot Kediri menuju Polda Jawa Timur berlangsung aman dan lancar. (res/aro)
Inspirasi
Ngopi Bareng Warga Mojo, AKBP Wisnu Serahkan Tandon Air Bersih dan Buka Ruang Aspirasi Masyarakat

Kediriselaludihati- Keluhan warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mengenai kesulitan mendapatkan air bersih mendapat perhatian Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si.
Setelah menerima informasi dari Bhabinkamtibmas setempat, AKBP Wisnu turun langsung membawa bantuan tandon penampungan dan air bersih untuk masyarakat, Rabu (28/10/2026).
Bantuan tersebut diserahkan di Musala Al-Banna, Desa Ponggok, setelah Kapolres menggelar kegiatan Ngopi Bareng dan Cangkruk Kamtibmas bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, serta Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) se-Kecamatan Mojo.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 10.30 hingga 11.40 WIB itu menjadi ruang komunikasi antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus kesempatan bagi warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi secara langsung.
AKBP Wisnu mengatakan, bantuan tersebut berawal dari informasi yang disampaikan Bhabinkamtibmas Desa Ponggok mengenai kondisi kekeringan dan kesulitan air bersih yang dialami warga.
“Kemarin saya bertemu Bhabinkamtibmas Desa Ponggok dan mendapat informasi bahwa desa ini mengalami kekeringan serta krisis air bersih. Kemudian kami mengumpulkan anggota untuk membicarakan apa yang bisa kami bantu bagi masyarakat,” ujar AKBP Wisnu.
Dari pembahasan tersebut, Polres Kediri Kota memutuskan memberikan bantuan berupa tandon penampungan air sekaligus menyalurkan air bersih untuk memenuhi kebutuhan warga.
“Ternyata masyarakat di sini memang sangat membutuhkan air bersih. Karena itu, kami memberikan bantuan tandon dan air bersih. Semoga bantuan ini benar-benar bermanfaat bagi warga Desa Ponggok,” katanya.
Sebelum menyerahkan bantuan, AKBP Wisnu terlebih dahulu bertemu dengan perangkat desa dan masyarakat di Kantor Desa Ponggok.
Pertemuan tersebut dihadiri Plt. Camat Mojo H. Moh. Nurul Hasan, S.T., Kepala Desa Ponggok Yoyok Dudi, jajaran PPDI Kecamatan Mojo, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.
Turut mendampingi Kapolres, Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Intelkam AKP Laksono Setiawan, Kasat Reskrim AKP Achad Elyasyarif Martadinata, Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri, Kasat Samapta AKP Agung Saifudin, serta Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan.
Dalam suasana cangkrukan, Kepala Desa Ponggok Yoyok Dudi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Kapolres beserta jajaran.
Ia mengungkapkan bahwa bantuan tandon dan air bersih sangat dibutuhkan masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan mendapatkan air.
“Kami mewakili masyarakat Desa Ponggok mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Warga kami sangat membutuhkan air bersih. Semoga bantuan tandon air ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Yoyok.
Selain persoalan air bersih, Yoyok juga menyampaikan aspirasi mengenai pelayanan pembuatan surat izin mengemudi (SIM) bagi warga desa.
Ia berharap ada mekanisme pendampingan atau koordinasi melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) maupun Bhabinkamtibmas agar warga memperoleh informasi dan pelayanan yang benar tanpa harus menggunakan jasa calo.
Menanggapi aspirasi tersebut, AKBP Wisnu mengarahkan masyarakat untuk berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila membutuhkan informasi mengenai proses pengurusan SIM.
“Terkait pembuatan SIM, untuk menghindari calo, bapak dan ibu bisa berkoordinasi melalui Bhabinkamtibmas Desa Ponggok,” ujarnya.
Kapolres juga mengingatkan bahwa masyarakat dapat memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan polisi.
“Kami memiliki layanan 110 yang bisa digunakan masyarakat apabila ada kejadian menonjol. Silakan menghubungi 110, nanti anggota kepolisian terdekat, termasuk Polsek Mojo, dapat segera merespons laporan tersebut,” kata AKBP Wisnu.
Menurutnya, kegiatan Ngopi Bareng dan Cangkruk Kamtibmas bukan sekadar pertemuan antara pejabat kepolisian dan masyarakat, tetapi menjadi sarana untuk mendengar langsung kondisi serta kebutuhan warga.
“Kami hadir di sini untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung sekaligus mengetahui situasi kamtibmas di desa. Melalui kegiatan cangkrukan seperti ini, kami ingin terus membangun komunikasi antara polisi dan masyarakat,” tuturnya.
Sekitar pukul 11.00 WIB, Kapolres bersama rombongan bergerak menuju Musala Al-Banna, Desa Ponggok, yang menjadi lokasi penyerahan bantuan.
Setibanya di lokasi, AKBP Wisnu menyerahkan bantuan tandon air secara simbolis kepada Kepala Desa Ponggok dan perwakilan masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan penyaluran air bersih kepada warga.
Di lokasi tersebut, Yoyok kembali menyampaikan rasa terima kasih sekaligus harapan agar kesulitan air bersih yang dialami masyarakat segera teratasi.
“Kami mohon doanya, mudah-mudahan krisis air bersih di desa kami segera selesai. Terima kasih kepada Bapak Kapolres dan seluruh anggota atas bantuan tandon serta air bersih untuk warga kami,” katanya.
Bagi AKBP Wisnu, informasi yang diperoleh anggota Bhabinkamtibmas dari masyarakat harus menjadi perhatian agar kepolisian dapat memahami persoalan nyata di wilayah tugasnya.
Karena itu, ia berharap komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, dan Bhabinkamtibmas terus terjalin, tidak hanya ketika muncul persoalan keamanan, tetapi juga saat warga menghadapi kesulitan sosial.
“Jika ada permasalahan, silakan disampaikan kepada kepala desa atau anggota kami, Bhabinkamtibmas. Harapan kami, sinergi dan komunikasi seperti ini terus terjalin dengan baik,” ujar AKBP Wisnu.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan melalui semangat Polisi Bersama Masyarakat.
Menurutnya, kepolisian membutuhkan dukungan dan keterlibatan warga agar berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal dan dicarikan jalan keluarnya bersama.
Kegiatan penyerahan bantuan kemudian dilanjutkan dengan Ngopi Bareng bersama warga Desa Ponggok.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Kediri Kota tidak hanya menyalurkan bantuan untuk meringankan kesulitan air bersih, tetapi juga membuka ruang dialog mengenai kebutuhan pelayanan kepolisian dan kondisi keamanan lingkungan. Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.40 WIB dalam keadaan aman dan lancar. (res/aro)
Inspirasi
AKBP Wisnu: Polisi Jogo Sekolah Harus Jadi Sahabat Siswa, Cegah Persoalan Remaja Sejak Dini

Kediriselaludihati- Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 di Polres Kediri Kota menjadi momentum memperkuat perlindungan terhadap generasi muda. Melalui penyematan ban lengan Polisi Jogo Sekolah, kepolisian menegaskan komitmennya menghadirkan lingkungan pendidikan yang aman, tertib, dan terbebas dari berbagai potensi gangguan keamanan.
Penyematan tersebut dilakukan dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda yang dipimpin Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., di halaman Mapolres Kediri Kota, Rabu (28/10/2026).
Upacara yang berlangsung pukul 08.00 hingga 08.30 WIB itu diikuti pejabat utama Polres Kediri Kota, para Kapolsek jajaran, personel kepolisian, aparatur sipil negara, serta anggota Polisi Jogo Sekolah.
Dalam rangkaian upacara, dilakukan pembacaan Naskah Keputusan Kongres Pemuda Indonesia Tahun 1928, penyematan ban lengan kepada perwakilan Polisi Jogo Sekolah, serta pembacaan Ikrar Pelajar Kota Kediri.
Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menegaskan bahwa Polisi Jogo Sekolah merupakan bagian dari inisiatif Polda Jawa Timur melalui Satuan Tugas Preemptive Strike yang mengedepankan pendekatan pencegahan dan edukasi di lingkungan pendidikan.
“Polda Jawa Timur telah menginisiasi Satgas Preemptive Strike Polisi Jogo Sekolah. Langkah ini bukan sekadar penegakan hukum, melainkan sebuah gerakan preventif dan edukatif yang menyentuh akar rumput di lingkungan sekolah,” ujar AKBP Wisnu dalam amanatnya.
Menurutnya, keberadaan Polisi Jogo Sekolah diharapkan mampu membangun sistem pencegahan dini terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan pelajar.
Program tersebut tidak hanya menempatkan kepolisian sebagai unsur pengawasan, tetapi juga sebagai mitra sekolah dalam mendampingi perkembangan dan pembentukan karakter peserta didik.
“Hari ini kita menyatukan komitmen untuk satu tujuan mulia, yaitu mewujudkan sekolah yang aman serta membentuk pelajar yang tertib, disiplin, dan terlindungi,” katanya.
AKBP Wisnu menekankan bahwa keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada kolaborasi antara kepolisian, pihak sekolah, guru, dan pelajar.
Kepada polisi pendamping kelas dan polisi pengawas sekolah, ia meminta agar kehadiran mereka tidak menciptakan jarak dengan siswa.
Sebaliknya, anggota kepolisian diharapkan mampu membangun kedekatan, menjadi tempat berbagi persoalan, serta memberikan pendampingan ketika pelajar menghadapi kesulitan.
“Jadilah teladan dan sahabat bagi para siswa. Dekati mereka dengan hati, dengarkan keluh kesah mereka, dan lakukan tindakan pencegahan sedini mungkin sebelum potensi gangguan kamtibmas meluas,” tegas AKBP Wisnu.
Pendekatan tersebut dinilai penting karena persoalan di lingkungan sekolah tidak selalu dapat diselesaikan melalui tindakan disiplin atau penegakan hukum semata.
Komunikasi yang terbuka dan pendampingan yang tepat dapat membantu mengidentifikasi persoalan sebelum berkembang menjadi konflik yang lebih besar.
Dalam amanatnya, AKBP Wisnu juga memberikan perhatian khusus kepada kepala sekolah dan guru bimbingan konseling (BK).
Menurutnya, sekolah memiliki peran mendasar dalam membentuk karakter sekaligus mendeteksi perubahan perilaku peserta didik.
“Kepada kepala sekolah dan guru BK, Anda adalah benteng moral di sekolah. Sinergi yang kuat antara sekolah dan Polri akan memastikan bahwa setiap riak permasalahan remaja dapat diidentifikasi dan dicarikan solusi terbaik secara persuasif,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kerja sama tersebut harus mengedepankan kepentingan dan perlindungan pelajar, sehingga setiap persoalan dapat ditangani dengan pendekatan yang mendidik.
Tidak kalah penting, Kapolres juga mengajak para pelajar, khususnya pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), untuk mengambil peran aktif dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat.
Para pelajar didorong menjadi agen perubahan yang mampu memberikan contoh positif kepada teman sebaya.
“Khusus untuk para pelajar generasi bangsa, pengurus OSIS, kalian adalah agen perubahan atau agent of change. Jadilah pelopor ketertiban dan kedisiplinan di sekolah kalian. Jangan ragu untuk merangkul teman-temanmu,” pesan AKBP Wisnu.
Ia juga meminta para pelajar memiliki kepedulian terhadap situasi di lingkungan sekolah dan tidak membiarkan persoalan yang berpotensi merugikan teman-temannya berkembang tanpa penanganan.
Penyematan ban lengan Polisi Jogo Sekolah dalam peringatan Sumpah Pemuda memiliki makna penting karena menempatkan keselamatan dan masa depan generasi muda sebagai tanggung jawab bersama.
Semangat persatuan yang diwariskan para pemuda pada 28 Oktober 1928 menjadi pengingat bahwa generasi muda bukan hanya penerus bangsa, tetapi juga memiliki peran dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik.
Melalui Polisi Jogo Sekolah, Polres Kediri Kota berupaya menerjemahkan semangat tersebut ke dalam langkah nyata berupa pendampingan, pembinaan, serta penguatan komunikasi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan.
Program ini sekaligus menjadi implementasi semangat Polisi Bersama Masyarakat, dengan melibatkan sekolah dan pelajar sebagai mitra dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda dan penyematan Polisi Jogo Sekolah diakhiri dengan doa serta foto bersama.Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, lancar, dan tertib. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
