Connect with us

Inspirasi

Brigadir Aderay Putra Perdana Diberangkatkan ke Afrika Tengah untuk Misi Perdamaian PBB

Published

on


Kediriselaludihati – Brigadir Aderay Putra Perdana, anggota Satlantas Polres Kediri Kota, telah resmi diberangkatkan untuk bergabung dalam Satgas Garbha FPU 6 MINUSCA (Misi Stabilisasi Terpadu Multidimensi Perserikatan Bangsa-Bangsa) di Republik Afrika Tengah.

Pada Kamis, 10 Oktober 2024, Aderay bersama 140 personel lainnya diberangkatkan dari Pusdik Missi Internasional Polri di Serpong, Tangerang, dengan pesawat charter Garuda Indonesia. Perjalanan menuju Bangui, Afrika Tengah ini dilakukan dengan transit di Jeddah, dan memakan waktu sekitar 15 jam.

Penugasan ini merupakan salah satu bagian penting dari misi penjaga perdamaian yang diinisiasi oleh PBB untuk menstabilkan situasi di wilayah konflik. Aderay akan bertugas selama satu tahun sebagai bagian dari Peleton Alpha, dengan tanggung jawab khusus mengawal pejabat VVIP dan menjaga keamanan di wilayah yang rawan konflik tersebut.

Misi ini tidak hanya menguji keberanian dan kemampuan teknisnya, tetapi juga menjadi bukti nyata dedikasi Aderay dalam berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Perjalanan Karier Aderay: Dari Kediri ke Panggung Internasional

Lahir di Kabupaten Kediri pada 13 Oktober 1996, Aderay Putra Perdana tumbuh dalam keluarga yang sederhana, anak dari pasangan AKP Golok Kuntoyo dan Ira Susanti. Minatnya terhadap hukum dan ketertiban muncul sejak usia muda, yang kemudian membawanya untuk mengejar karier di kepolisian.

Aderay menempuh pendidikan dasar di SDN Balasklumpriki Wiyung, Surabaya, melanjutkan ke SMPN 6 Kediri, dan menamatkan sekolah menengah di SMA Negeri 4 Kota Kediri.

Setelah lulus, Aderay melanjutkan pendidikannya di Universitas Kadiri dan meraih gelar Sarjana Hukum (S.H.). Selain itu, saat ini Aderay sedang menempuh pendidikan S2 di bidang Hukum di Universitas Dr. Soetomo, Surabaya.

Dengan tekad kuat untuk terus mengembangkan diri, ia menjadikan pendidikan tinggi sebagai bagian integral dari perjalanan kariernya sebagai seorang polisi.

Pada tahun 2016, ia resmi menjadi anggota Kepolisian Republik Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Polisi Negara (SPN) dan meraih pangkat Brigadir Polisi (Brigpol).

Kariernya dimulai di Polres Kediri Kota, di mana ia menjalankan berbagai tugas di SDM dan Humas sebelum akhirnya bergabung dengan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) pada Maret 2023.

Pengembangan Kompetensi: Bahasa dan Pelatihan Khusus

Aderay tak hanya fokus pada tugas sehari-hari, namun juga rajin mengembangkan dirinya. Dia mengikuti berbagai pelatihan pengembangan, termasuk Dikbangspes Bintara Bahasa Inggris pada tahun 2018, yang khusus ditujukan untuk Tourism Police, serta pelatihan desain grafis dan jurnalistik foto.

Kompetensinya dalam Bahasa Inggris dan kemampuan teknis ini menjadikannya lebih siap dalam menjalankan tugas, terutama dalam situasi internasional seperti misi penjaga perdamaian PBB.

Berkat dedikasinya, Aderay telah menerima berbagai penghargaan dan tanda kehormatan atas kontribusinya dalam menjaga ketertiban dan melayani masyarakat. Penghargaan ini menjadi bukti nyata dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun.

Penugasan Internasional: Misi Perdamaian di Afrika Tengah

Tahun 2024 menjadi tonggak sejarah baru dalam karier Aderay, di mana ia terpilih untuk menjalankan misi besar dalam Misi Stabilitasi Terpadu Multidimensi PBB di Republik Afrika Tengah. Wilayah ini dikenal sebagai salah satu zona konflik paling berbahaya di dunia, di mana krisis kemanusiaan, politik, dan hak asasi manusia berlangsung. Namun, Aderay merasa bangga dengan penugasan ini dan siap menghadapi tantangan yang ada.

Sebagai bagian dari Peleton Alpha, Aderay akan bertugas mengawal pejabat penting dan menjaga keamanan di wilayah yang penuh risiko tersebut. Misi ini akan berlangsung hingga Oktober 2025. Dari Jawa Timur, ada 6 personel yang berangkat, termasuk dari Kediri Kota, Malang Kota, Jombang, Tuban, Lumajang, dan Sat Brimob.

Inspirasi dan Dukungan Keluarga

Aderay adalah bukti nyata bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, seseorang dapat mencapai prestasi luar biasa. Kariernya di dunia kepolisian menjadi inspirasi bagi banyak generasi muda yang ingin berkontribusi bagi negara. Pesannya kepada generasi muda sederhana: “Jangan takut bermimpi dan berusaha. Selalu optimalkan kemampuan diri untuk berkembang lebih maju.”

Dukungan penuh dari keluarga juga menjadi sumber kekuatan Aderay. Saat pelepasan di Serpong, keluarga besarnya, termasuk orang tuanya, hadir untuk memberikan semangat. “Selalu jaga diri dalam penugasan dan jaga nama baik negara dan satuan,” pesan keluarganya saat ia akan bertugas di Afrika Tengah.

Pesan ini menjadi dorongan moral yang penting bagi Aderay untuk menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab.

Indonesia dan Misi Perdamaian Dunia

Sebagai salah satu negara kontributor utama dalam misi perdamaian PBB, Indonesia terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas dunia. Ribuan polisi dan tentara Indonesia telah dikirim ke berbagai negara untuk membantu memelihara perdamaian, termasuk di Afrika Tengah. Dengan hadirnya Aderay dalam misi ini, Indonesia kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga perdamaian dunia.

Kontribusi Indonesia melalui figur seperti Aderay menjadikan negara ini salah satu aktor penting dalam penyelesaian konflik global. Bersama negara-negara lain seperti Rwanda, Senegal, dan Bangladesh, Aderay membawa nama Indonesia dalam upaya perdamaian internasional.

Pelepasan Resmi oleh Polres Kediri Kota

Pelepasan Brigadir Aderay Putra Perdana dilakukan secara resmi oleh Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., di halaman Mako Polres Kediri Kota pada Minggu, 8 September 2024. Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat utama Polres Kediri Kota, termasuk Kasatlantas AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K.

Kapolres memberikan pesan khusus kepada Aderay untuk menjalankan tugas dengan sepenuh hati dan selalu menjaga nama baik kesatuan. “Saya bangga, saya memberi restu dan memotivasi agar menjalankan tugas dengan sepenuh hati, menjaga nama baik kesatuan, dan yang paling utama jangan lupa selalu berdoa serta menjalankan ibadah di tempat bertugas,” ungkap AKBP Bramastyo Priaji.

Dedikasi untuk Perdamaian Dunia

Brigadir Aderay Putra Perdana adalah contoh nyata dari dedikasi, keberanian, dan pengabdian kepada bangsa dan dunia. Misinya di Afrika Tengah tidak hanya membawa nama dirinya, tetapi juga bendera Indonesia dalam upaya menjaga perdamaian global. Kisah hidupnya menjadi inspirasi bagi banyak orang, terutama generasi muda yang bercita-cita untuk mengabdi kepada masyarakat dan negara.

Dengan keberanian yang luar biasa, Aderay Putra Perdana melangkah menuju panggung internasional, membawa kebanggaan bagi keluarganya, kesatuannya, dan bangsa Indonesia. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Jalin Komunikasi dengan Pengasuh Pesantren, Kapolres Kediri Kota Dorong Sinergi Sukseskan Haul Al Mahrusiyah Lirboyo

Published

on

Kediriselaludihati – — Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Al Mahrusiyah Lirboyo Kediri, Jumat (7/8/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka mempererat hubungan antara Polri dengan keluarga besar pondok pesantren sekaligus menyampaikan dukungan terhadap pelaksanaan Peringatan Haul Almarhum Almaghfurlah KH Imam Yahya Mahrus ke-XV Pondok Pesantren Al Mahrusiyah Lirboyo Tahun 2026.

Rombongan Kapolres Kediri Kota tiba di Ponpes Al Mahrusiyah III Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri sekitar pukul 16.30 WIB. Kedatangan tersebut diterima langsung oleh Pengasuh Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo, Dr. KH Reza Ahmad Zahid, Lc., M.A. (Gus Reza).

Dalam kegiatan tersebut turut hadir Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngampel.

Dalam kesempatan silaturahmi tersebut, Gus Reza menyampaikan bahwa kegiatan haul KH Imam Yahya Mahrus merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun oleh keluarga besar Ponpes Al Mahrusiyah Lirboyo.

“Haul Almarhum Almaghfurlah KH Imam Yahya Mahrus setiap tahun memang dilaksanakan seperti ini sebagai bentuk penghormatan dan mengenang jasa beliau,” ujar Gus Reza.

Menurutnya, pelaksanaan haul di Ponpes Al Mahrusiyah memiliki karakter tersendiri dibandingkan dengan kegiatan haul di lingkungan Pondok Pesantren Lirboyo secara umum yang memiliki skala lebih besar.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat dari keluarga besar Ponpes Al Mahrusiyah.

“Alhamdulillah pada kesempatan ini kami bersama rombongan diterima dengan baik oleh Gus Reza dan keluarga besar Pondok Pesantren Al Mahrusiyah,” kata AKBP Wisnu.

Kapolres menjelaskan, kunjungan tersebut merupakan bentuk silaturahmi sekaligus menyampaikan ucapan atas pelaksanaan Haul Almarhum Almaghfurlah KH Imam Yahya Mahrus ke-XV Tahun 2026.

“Kami berharap kegiatan peringatan haul dapat berjalan dengan lancar, aman, dan penuh keberkahan. Semoga sinergi antara Polres Kediri Kota dengan pondok pesantren terus terjalin dengan baik,” ujarnya.

Kapolres Kediri Kota juga menegaskan pentingnya komunikasi antara kepolisian dengan para ulama dan pengasuh pondok pesantren dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat.

Melalui silaturahmi tersebut, Polres Kediri Kota berharap hubungan yang telah terbangun bersama keluarga besar Ponpes Al Mahrusiyah semakin kuat, khususnya dalam mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat di wilayah Kota Kediri.

Usai kegiatan ramah tamah, rombongan Kapolres Kediri Kota meninggalkan lokasi Ponpes Al Mahrusiyah III Lirboyo Kediri sekitar pukul 17.10 WIB. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

AKBP Wisnu: Dukungan Masyarakat Menjadi Kekuatan Polri Mewujudkan Keamanan dan Ketertiban

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Kediri Kota melakukan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Walibarokah Kota Kediri, Rabu (5/8/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda Kapolres Kediri Kota dalam memperkenalkan diri sekaligus memperkuat komunikasi dan kerja sama dengan tokoh agama, tokoh masyarakat, serta lembaga pendidikan keagamaan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Rombongan Kapolres Kediri Kota tiba di Pondok Pesantren Walibarokah yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto Nomor 195, Kelurahan Burengan, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, sekitar pukul 10.30 WIB.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Kediri Kota didampingi Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Resnarkoba AKP Endro Purwandi, S.H., M.H., KBO Reskrim Iptu Iwan Sulaiman, Kasat Binmas AKP Cahyo, Kasat Samapta AKP Agung Saifudin, S.H., serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Burengan.

Kedatangan rombongan disambut langsung oleh pimpinan Pondok Pesantren Walibarokah, di antaranya H. Sunarto, H. Agung Riyanto, H. Agus DS, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Walibarokah H. Achmad Fawaz, Majelis Tertinggi Internal (MTI) H. Sabela Rosyada, jajaran humas, serta pengurus pondok pesantren.

Walibarokah Apresiasi Sinergi dengan Polres Kediri Kota
Dalam pertemuan tersebut, pimpinan Pondok Pesantren Walibarokah menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Kediri Kota beserta jajaran.

Perwakilan Pondok Pesantren Walibarokah menyampaikan bahwa hubungan dan koordinasi antara pesantren dengan Polres Kediri Kota selama ini telah berjalan dengan baik.

“Pondok Pesantren Walibarokah telah berdiri sejak tahun 1951 dan terus berkembang dalam bidang pendidikan serta pembinaan keagamaan bagi masyarakat. Kami berharap sinergitas yang selama ini sudah terjalin dengan Polres Kediri Kota dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar perwakilan pondok pesantren.

Menurutnya, kerja sama antara pondok pesantren dan kepolisian menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Pihak pondok pesantren juga menyampaikan apresiasi terhadap peran personel kepolisian, khususnya Polsek dan Bhabinkamtibmas, yang selama ini aktif melakukan patroli serta mendukung berbagai kegiatan di lingkungan pesantren.

“Kami juga mengapresiasi peran personel Polsek dan Bhabinkamtibmas yang terus hadir memberikan dukungan, termasuk dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di lingkungan pondok,” katanya.

Selain itu, Pondok Pesantren Walibarokah juga menyampaikan bahwa pihaknya melibatkan purnawirawan anggota Polres Kediri Kota untuk membantu pembinaan kedisiplinan para santri.

Berkat dukungan berbagai pihak dan situasi keamanan yang kondusif, Pondok Pesantren Walibarokah juga berhasil meraih peringkat II tingkat Provinsi Jawa Timur dalam bidang kesehatan.

Pendidikan Santri dan Kemandirian Yayasan
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Walibarokah H. Achmad Fawaz dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pendidikan dan pembinaan santri selama ini diberikan secara gratis.

Menurutnya, hal tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat.

“Saat ini saya mendapatkan amanah sebagai Ketua Yayasan. Dalam menjalankan pengelolaan pondok, kami juga melibatkan para alumni yang telah menjadi pengusaha untuk turut memberikan dukungan dan kontribusi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, selain mengelola pendidikan pesantren, yayasan juga memiliki sejumlah kegiatan usaha, termasuk minimarket Tsamania yang hasilnya turut mendukung keberlangsungan operasional pondok pesantren.

Ia berharap kehadiran Kapolres Kediri Kota yang baru dapat menjadi awal hubungan yang semakin baik antara Polres Kediri Kota dan Pondok Pesantren Walibarokah.

“Kami siap bersinergi dan saling membantu dalam berbagai hal yang bertujuan untuk kebaikan umat dan masyarakat,” katanya.

AKBP Wisnu: Polri Membutuhkan Dukungan Seluruh Elemen Masyarakat

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Kediri Kota AKBP Wisnu menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat keluarga besar Pondok Pesantren Walibarokah.

AKBP Wisnu mengatakan, dirinya datang bukan hanya untuk memperkenalkan diri sebagai Kapolres Kediri Kota yang baru, tetapi juga membangun komunikasi dan mempererat hubungan dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sebelumnya saya kurang lebih empat tahun bertugas di Divisi Propam Mabes Polri. Sebelum itu saya juga memiliki pengalaman bertugas di bidang reserse dan Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya,” ujar AKBP Wisnu.

Ia menyampaikan, pengalaman di bidang penegakan hukum menjadi bagian dari perjalanan tugasnya, namun sebagai Kapolres dirinya juga memiliki tanggung jawab besar dalam membangun komunikasi dan pembinaan masyarakat.

“Sebagai Kapolres, kita tidak hanya berbicara mengenai penegakan hukum. Yang utama adalah bagaimana menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif,” katanya.

Menurut AKBP Wisnu, kepolisian tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

“Kami sangat membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat. Tanpa dukungan masyarakat, sangat sulit bagi Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Kapolres berharap hubungan baik yang telah dibangun oleh pejabat sebelumnya dengan Pondok Pesantren Walibarokah dapat terus dilanjutkan.

“Kami merasa bangga karena di Kota Kediri terdapat Pondok Pesantren Walibarokah yang dikenal hingga luar negeri. Ini merupakan potensi positif yang dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat dan Kota Kediri,” kata AKBP Wisnu.

Ia juga membuka ruang komunikasi apabila terdapat kegiatan maupun persoalan yang membutuhkan koordinasi dengan pihak kepolisian.

“Kami siap mendukung sesuai tugas dan kewenangan Polri. Mari bersama-sama menjaga Kota Kediri agar tetap aman, nyaman, dan kondusif,” tuturnya.

Doa Bersama dan Peninjauan Pondok Pesantren
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama, penyerahan cinderamata dari Ketua Yayasan Pondok Pesantren Walibarokah kepada Kapolres Kediri Kota, serta foto bersama.

Kapolres Kediri Kota bersama jajaran kemudian melakukan peninjauan lingkungan Pondok Pesantren Walibarokah dan mengikuti ramah tamah bersama keluarga besar pondok.

Sekitar pukul 12.30 WIB, rombongan Kapolres Kediri Kota meninggalkan Pondok Pesantren Walibarokah untuk melanjutkan agenda berikutnya.

Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar. Melalui kunjungan ini, Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus membangun kemitraan dengan tokoh agama dan masyarakat dalam menciptakan keamanan serta ketertiban di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Latihan Rayon 4 Digelar di Taman Tirtoyoso, Perkuat Profesionalisme dan Sinergitas Pengendalian Massa

Published

on

Kediriselaludihati – Personel Dalmas jajaran Polda Jawa Timur mengikuti kegiatan Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas Rayon 4 Tahun Anggaran 2026 yang digelar di Taman Tirtoyoso, Jalan Ahmad Yani, Kota Kediri, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan, keterampilan, kesiapsiagaan, serta profesionalisme personel dalam menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan tindakan pengendalian massa.

Latihan tersebut diikuti personel Dalmas Polres jajaran Rayon 4 Polda Jawa Timur dengan penanggung jawab kegiatan Kasat Samapta Polres Kediri Kota AKP Agung Saifudin K., S.H.

Dalam kegiatan tersebut hadir Kasubdit Dalmas Dit Samapta Polda Jawa Timur AKBP Teguh Santoso, S.E., Kasi Pasdal Dit Samapta Polda Jatim Kompol Zainal Arifin, S.Sos., Danton 2 Kie Subdit Dalmas Polda Jatim Ipda Arifin Mustofa, S.H., M.H., C.P.H.R., Danton 2 Kie 3 Subdit Dalmas Polda Jatim Ipda Dadang Sri Kardiyanto, S.H., S.M., serta para Kasat Samapta, KBO Samapta, Kanit Dalmas, dan personel Dalmas Polres jajaran Rayon 4 Polda Jatim.

Rangkaian latihan diawali dengan apel pengecekan kesiapan personel dan perlengkapan Dalmas. Dalam kegiatan tersebut, instruktur memberikan arahan terkait tahapan pelaksanaan pengendalian massa sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.

Personel kemudian melaksanakan berbagai simulasi kemampuan Dalmas, mulai dari formasi Dalmas Awal, Dalmas Lanjut, tim Raimas, Tim Raissa, hingga penggunaan kendaraan taktis AWC (Armoured Water Cannon) dalam menghadapi berbagai skenario gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kasat Samapta Polres Kediri Kota AKP Agung Saifudin K., S.H., mengatakan latihan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kesiapan personel menghadapi dinamika tugas di lapangan.

“Latihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan dan profesionalisme personel Dalmas agar selalu siap menghadapi berbagai situasi yang membutuhkan kehadiran kepolisian, khususnya dalam pengamanan kegiatan masyarakat,” ujar AKP Agung.

Menurutnya, kemampuan teknis, kedisiplinan, serta kekompakan antarpersonel menjadi faktor penting dalam pelaksanaan tugas pengendalian massa.

“Personel tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik, tetapi juga harus memahami tahapan tindakan kepolisian yang humanis dan sesuai prosedur,” katanya.

Selain meningkatkan kemampuan individu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan sinergitas antarpersonel Dalmas dari berbagai satuan kewilayahan di jajaran Polda Jawa Timur.

Dalam pelaksanaan latihan, seluruh peserta mengikuti setiap tahapan dengan disiplin dan antusias. Evaluasi juga dilakukan untuk mengetahui tingkat kesiapan serta kemampuan personel setelah mengikuti rangkaian latihan.

Dari hasil kegiatan, Latihan Peningkatan Kemampuan Dalmas Rayon 4 Jajaran Polda Jawa Timur Tahun Anggaran 2026 berjalan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan personel Dalmas semakin siap menjalankan tugas pengamanan masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, koordinasi, dan pelayanan kepolisian yang Presisi. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page