Connect with us

Inspirasi

Cegah Corona, TNI Polri Ajak Warga dan Anak – Anak SD Tanam 1000 Pohon Obat

Published

on

Pelestarian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bagi semua pihak ,untuk itu perlu adanya kesadaran semua pihak dalam menjaga kondisi lingkungan tersebut tetap bersemi,berseri ,asri dan alami agar dampak manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas hingga generasi anak cucu kedepan.

Penghijauan adalah kunci utamanya yang harus dilakukan agar kondisi lingkungan sekitar bisa lestari ,karena penghijauan dapat diartikan satu pohon sejuta manfaat, Seperti halnya yang dilaksanakan di wilayah Kediri Jawa Timur hari ini .

Hari ini Anggota Komando Rayon Militer (Koramil) 0809/02 Pesantren Kota Kodim Kediri bersama jajaran Muspika Kecamatan Pesantren, puluhan personil kepolisian ,puluhan warga dan puluhan siswa MI/SD menggelar kerja bakti peduli terhadap lingkungan, dengan menanam ribuan bibit pohon obat dilaksanakan di sepanjang kanan kiri jalan Kelurahan Banaran sampai dengan lingkungan Ngleco Kecamatan Pesantren Kota Kediri. Jum’at (7/2/2020).

Danramil 02/Pesantren Kota Kodim Kediri Kapten Puguh B menuturkan kepada awak media, Bahwa Koramil 02/Pesantren hari ini bersama jajaran Muspika Kecamatan Pesantren ,Polsek ,Kakel Banaran ,Warga dan puluhan anak anak SD dan MI melaksanakan kegiatan kerja bakti peduli lingkungan dengan menaman 1000 pohon jenis obat yang ditanam disepanjang kanan kiri jalan Kelurahan Banaran hinggga lingkungan Ngleco Pesantren  dengan sejauh kurang lebih 1,5 KM.

Kegiatan penghijauan ini merupakan salah satu wujud kepedulian kami bersama untuk menciptakan lingkungan sekitar supaya lestari ,selain itu penghijauan ini guna untuk mencegah pemanasan global agar tidak terjadi erosi”tutur Kapten Puguh B.

Kegiatan tersebut kata Danramil sangat baik dilakukan dan memiliki banyak manfaat bagi lingkungan dan masyarakat apalagi pohon yang ditanam ini merupakan pohon jenis obat”jelas Danramil.

Antusias warga yang tergabung bersama jajaran muspika dan anak anak SD/MI pagi ini terlihat sangat senang sekali karena penghijauan yang diharapkan sudah terwujud meski saat ini masih dalam tahap penanaman”pungkasnya.

Continue Reading

Inspirasi

Mutasi Wakapolres hingga Kapolsek Mojo, AKBP Anggi Tekankan Integritas dan Sinergitas

Published

on

Kediriselaludihati – Upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama (PJU) Polres Kediri Kota digelar di Lapangan Apel Mako Polres Kediri Kota, Jalan KDP Slamet No. 2, Selasa (10/2/2026) pagi. Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H.

Empat jabatan strategis yang diserahterimakan meliputi Wakapolres, Kasatreskrim, Kasattahti, dan Kapolsek Mojo. Sertijab tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka regenerasi serta peningkatan kinerja institusi.

Pejabat lama Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto, S.H., S.I.K. digantikan oleh Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K. Sementara itu, jabatan Kasatreskrim yang sebelumnya diemban AKP Cipto Dwi Leksana, S.Tr.K., S.I.K., M.H. diserahterimakan kepada AKP Achmad Elyasarif Martadinata, S.T.K., S.I.K.

Untuk jabatan Kasattahti, IPTU Mulia Septri Youono digantikan IPTU Bendo Setyo. Sedangkan Kapolsek Mojo yang sebelumnya dijabat AKP Karyawan Hadi, S.H., M.H. kini diemban IPTU Mahmud Satriawan, S.H.

Dalam amanatnya, AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa mutasi jabatan di lingkungan Polri merupakan hal yang lazim dan menjadi bagian dari pembinaan karier serta penyegaran organisasi.

“Dalam institusi Polri, mutasi jabatan adalah hal yang biasa. Ini adalah wujud regenerasi dan realisasi upaya Polri untuk menjaga dinamika organisasi agar terus bergerak maju menghadapi tuntutan tugas yang semakin kompleks,” ujar AKBP Anggi di hadapan peserta upacara.

Ia menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat baru serta berharap mereka segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru.

“Saya ucapkan selamat kepada pejabat baru. Semoga kepercayaan yang diberikan dapat dijalankan dengan amanah dan penuh rasa tanggung jawab. Tantangan tugas sudah menanti di depan mata,” katanya.

Kapolres juga menekankan pentingnya integritas dan akuntabilitas, terutama dalam pengelolaan administrasi dan keuangan. Menurutnya, tuntutan publik terhadap transparansi kinerja kepolisian semakin tinggi.

“Tuntutan publik terhadap transparansi semakin tinggi dan sistem pengawasan keuangan semakin ketat. Karena itu, integritas, ketelitian, dan kepatuhan terhadap aturan menjadi hal yang tidak dapat ditawar,” tegasnya.

Ia meminta seluruh pejabat yang dilantik memastikan sistem pengendalian intern atas pelaporan keuangan (PIPK) di masing-masing subsatker berjalan sesuai standar dan tepat waktu, serta mengedepankan prinsip akuntabilitas.

Selain itu, AKBP Anggi juga mengingatkan pentingnya peningkatan keimanan sebagai pengendalian diri dalam pelaksanaan tugas, guna menghindari pelanggaran disiplin, kode etik, maupun tindak pidana.

“Terus tingkatkan sinergitas dengan TNI, instansi pemerintah maupun swasta, serta masyarakat. Berbagai isu yang berpotensi mengganggu kamtibmas harus dapat ditangani cepat dan tepat,” ujarnya.

Sementara itu, pengawasan internal terhadap pelaksanaan upacara dilakukan oleh Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam) Polres Kediri Kota melalui kegiatan pengawasan melekat (waskat) dan pengendalian (wasdal). Plt Kasipropam Polres Kediri Kota IPTU Herman Susilo bersama anggota Sipropam melakukan pengecekan personel sejak pukul 07.30 WIB untuk memastikan kesiapan dan kedisiplinan peserta upacara.

Upacara tersebut turut dihadiri Wakapolres Kediri Kota, para Kabag, Kasat, Kasi, Kapolsek jajaran, serta perwira dan personel Polres Kediri Kota. Kegiatan berlangsung khidmat dan tertib hingga selesai.

Kepada pejabat lama, Kapolres menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan capaian selama bertugas di Polres Kediri Kota. Ia berharap di tempat tugas yang baru, para pejabat tetap diberikan perlindungan dan keberhasilan.

Dengan sertijab tersebut, Polres Kediri Kota diharapkan semakin solid dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Kota Kediri dan sekitarnya. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

AKP Tutud Yudho: Keselamatan Warga Jadi Prioritas dalam Setiap Kegiatan Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan darurat 110 terkait seorang lansia yang pingsan di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho, Kota Kediri, Minggu (8/2/2026) sekitar pukul 08.00 WIB.

Korban diketahui bernama Lindawati (94), warga Kelurahan Pakelan, Kota Kediri. Informasi awal menyebutkan korban sempat tertabrak pejalan kaki saat berada di area bawah videotron Jalan Dhoho yang sedang ramai aktivitas CFD.

Petugas yang pertama kali memberikan pertolongan di lokasi adalah Aipda Suryatmaji, anggota Satlantas Polres Kediri Kota. Saat kejadian, kegiatan CFD berada dalam pengamanan terpadu dengan padal kegiatan Ipda Wiwik P., melibatkan unsur Satlantas, Satsamapta, serta dukungan dari Dinas Kesehatan.

Berdasarkan keterangan anak korban, Beni (62), warga Jalan Monginsidi Gang 1 Nomor 1, Kelurahan Pakelan, ibunya belum sempat sarapan sebelum mengikuti jalan pagi di area CFD. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor yang menyebabkan korban lemas hingga akhirnya pingsan.

Mendapat laporan tersebut, petugas segera mendatangi tempat kejadian perkara, melakukan pertolongan pertama, serta memanggil petugas Dinas Kesehatan untuk pemeriksaan awal. Setelah kondisi korban dinyatakan stabil, petugas kemudian mengantarkan korban ke rumah menggunakan mobil dinas ambulans milik Unit Laka Satlantas Polres Kediri Kota.

Di lokasi kediaman korban, petugas kembali memastikan kondisi kesehatan korban. Pihak kepolisian juga menawarkan agar korban dirujuk ke rumah sakit guna pemeriksaan lanjutan. Namun, keluarga menyatakan tidak berkenan dan memilih merawat korban secara mandiri di rumah.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP T. Yudho P., S.H., menyampaikan bahwa respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan bagian dari komitmen pelayanan Polri kepada masyarakat.

“Kami selalu siaga, khususnya pada kegiatan masyarakat seperti CFD yang melibatkan banyak orang. Keselamatan dan kesehatan warga menjadi prioritas utama. Setiap laporan yang masuk melalui call center 110 pasti kami tindaklanjuti dengan cepat,” ujar AKP Yudho.

Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya warga lanjut usia, untuk memperhatikan kondisi fisik sebelum mengikuti kegiatan luar ruangan. “Pastikan kondisi tubuh dalam keadaan prima, sudah sarapan, dan bila perlu didampingi keluarga agar kegiatan berjalan aman dan nyaman,” tambahnya.

Selama penanganan kejadian tersebut, situasi di area CFD tetap kondusif dan terkendali. Arus kegiatan masyarakat tidak terganggu dan pelayanan kepada korban berjalan lancar.

Polres Kediri Kota menegaskan komitmennya untuk terus hadir memberikan rasa aman, nyaman, serta respons cepat terhadap setiap kebutuhan masyarakat di wilayah hukumnya. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol

Published

on

Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.

Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.

Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.

“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.

Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.

“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.

Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page