Connect with us

Peristiwa

Dari Tinalan hingga Mojo Kediri, Bhabinkamtibmas Dampingi Warga Rayakan Kemerdekaan di Lingkungan Masing-Masing

Published

on

Kediriselaludihati.com – Minggu pagi (30/8/2026) menjadi ruang perjumpaan warga di sejumlah wilayah Kota dan Kabupaten Kediri. Senam bersama hingga jalan santai digelar di lingkungan permukiman sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan berlangsung antara lain di Kelurahan Tinalan, Ngadirejo, Ngronggo, dan Ringinanom di Kota Kediri, serta Desa Mojo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Sejak sekitar pukul 06.00 WIB, warga mulai berkumpul mengikuti kegiatan yang diselenggarakan di lingkungan masing-masing.

Selain menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempertemukan warga dalam suasana yang lebih cair setelah rangkaian kegiatan Agustusan berlangsung hampir sepanjang bulan.

Di Lingkungan Dadapan, Kelurahan Tinalan, Kecamatan Pesantren, warga mengikuti senam bersama dan jalan santai yang dipusatkan di kawasan Sumber Dadapan. Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sujono, Kepala Kelurahan Tinalan, para ketua RT dan RW, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat setempat.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Tinalan Aiptu Andreas K. bersama unsur tiga pilar melakukan pemantauan dan pengamanan sepanjang kegiatan. Warga juga diajak ikut menjaga ketertiban lingkungan, terutama ketika kegiatan melibatkan banyak peserta dan menggunakan ruang publik.

Pada waktu hampir bersamaan, suasana peringatan kemerdekaan juga terlihat di RW 02 Kelurahan Ngadirejo, Kecamatan Kota Kediri. Jalan Masjid Al-Huda menjadi salah satu titik kegiatan jalan santai warga.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngadirejo Aiptu Bekti Purwanto melakukan sambang dan pemantauan di lokasi. Ia mengingatkan warga agar kemeriahan peringatan kemerdekaan tetap diikuti kesadaran menjaga ketertiban selama perjalanan maupun setelah peserta kembali ke lingkungan masing-masing.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos. mengatakan, kegiatan masyarakat di tingkat kelurahan menjadi salah satu ruang penting bagi Bhabinkamtibmas untuk terus membangun komunikasi dengan warga.

“Bhabinkamtibmas bukan hanya hadir ketika ada persoalan. Dalam kegiatan masyarakat seperti ini, anggota juga bisa bertemu langsung, berdialog dan mengingatkan warga untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” kata Kompol Bowo.

Menurut dia, pendekatan langsung di lingkungan warga menjadi penting karena keamanan tidak dapat sepenuhnya bertumpu pada aparat. Partisipasi masyarakat, mulai dari tingkat RT, RW hingga kelurahan, menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam menjaga lingkungan.

Kemeriahan serupa berlangsung di RW 05 Kelurahan Ngronggo. Warga mengisi Minggu pagi dengan senam dan jalan santai untuk memperingati HUT Ke-81 RI.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngronggo Aiptu Aris Hadi S. melakukan pemantauan sekaligus pengamanan kegiatan. Perhatian terutama diberikan pada ketertiban peserta selama mengikuti rangkaian acara dan aktivitas warga di sekitar lokasi.

Sementara itu, di Kelurahan Ringinanom, kegiatan jalan santai mengambil titik awal di Kantor Kelurahan Ringinanom dan berakhir di kawasan Gang 3. Setelah jalan santai, kegiatan dilanjutkan dengan senam pagi bersama.

Bhabinkamtibmas bersama Babinsa Kelurahan Ringinanom berada di tengah kegiatan untuk membantu pemantauan jalannya acara. Kehadiran dua unsur tersebut sekaligus menjadi bagian dari koordinasi di tingkat kelurahan ketika kegiatan warga menggunakan jalan lingkungan dan melibatkan peserta dalam jumlah cukup banyak.

Rangkaian perayaan HUT Ke-81 RI pada Minggu pagi tidak hanya berlangsung di wilayah Kota Kediri. Di Desa Mojo, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, warga juga menggelar senam aerobik bersama.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.30 WIB tersebut berlangsung di Jalan Besuki, tepatnya di depan rumah Kepala Desa Mojo.

Bhabinkamtibmas Desa Mojo Aiptu Ivan Saputra, S.H. melakukan sambang sekaligus pengamanan selama kegiatan. Di sela-sela aktivitas warga, ia mengajak masyarakat mempertahankan kebersamaan yang terbangun selama perayaan kemerdekaan untuk ikut menjaga keamanan lingkungan.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H. menilai kegiatan warga seperti senam bersama dan perayaan tingkat desa memiliki nilai lebih dari sekadar hiburan.

“Peringatan kemerdekaan di lingkungan masyarakat menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan. Ketika komunikasi antarwarga terjaga, persoalan di lingkungan juga lebih mudah diketahui dan diselesaikan bersama,” ujar Mahmud.

Menurut dia, keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan masyarakat juga diarahkan untuk membuka komunikasi dua arah. Warga dapat menyampaikan persoalan yang mereka temui di lingkungan tanpa harus menunggu munculnya gangguan keamanan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan hal senada. Menurut dia, peringatan kemerdekaan yang digelar hingga tingkat lingkungan menunjukkan kuatnya partisipasi warga dalam merawat kebersamaan.

“Kegiatan seperti jalan santai dan senam bersama memang sederhana, tetapi mempertemukan banyak unsur masyarakat. Yang kami dorong adalah semangat kebersamaan itu juga diwujudkan dalam kepedulian terhadap lingkungan dan sesama warga,” kata Siswandi.

Rangkaian kegiatan di Tinalan, Ngadirejo, Ngronggo, Ringinanom, dan Mojo memperlihatkan bagaimana peringatan kemerdekaan tetap hidup di tingkat kampung dan kelurahan. Tidak hanya melalui perlombaan atau panggung hiburan, tetapi juga melalui kegiatan sederhana yang membuat warga keluar rumah, bertemu tetangga, dan menikmati ruang bersama.

Bagi jajaran Bhabinkamtibmas, momentum tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk hadir lebih dekat di tengah masyarakat. Pesan mengenai keamanan pun tidak disampaikan melalui forum formal, melainkan melalui percakapan langsung di antara warga yang sedang merayakan kemerdekaan. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

AKBP Wisnu Pimpin Apel Penghargaan, Apresiasi Kontribusi Personel dan Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H, S.IK, M.Si memberikan penghargaan kepada sejumlah personel kepolisian, mitra Polri, serta masyarakat yang dinilai telah berkontribusi dalam membantu pelaksanaan tugas kepolisian sepanjang 2026.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam apel yang berlangsung di halaman Markas Polres Kediri Kota, Selasa (20/10/2026) pagi.

Apel yang dimulai pukul 07.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto dan diikuti pejabat utama, para kapolsek, personel Polres Kediri Kota, serta perwakilan penerima penghargaan.

Pemberian penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi institusi kepolisian terhadap personel yang menunjukkan prestasi dalam pelaksanaan tugas, sekaligus pengakuan atas kontribusi mitra dan masyarakat yang turut membantu tugas Polri.

Dalam rangkaian apel, penghargaan terlebih dahulu diberikan kepada perwakilan anggota kepolisian yang berprestasi setelah pembacaan keputusan Kapolres Kediri Kota. (res/an)

Selanjutnya, AKBP Kresno Wisnu menyerahkan penghargaan kepada perwakilan mitra kepolisian dan masyarakat.

Keterlibatan masyarakat dalam penerimaan penghargaan tersebut menunjukkan bahwa dukungan terhadap tugas kepolisian tidak hanya berasal dari internal institusi, tetapi juga dari warga dan berbagai pihak yang menjalin kerja sama dengan Polri.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto dalam kegiatan tersebut juga menyampaikan amanat kepada peserta apel.

Pemberian penghargaan diharapkan dapat menjadi dorongan bagi personel kepolisian untuk terus meningkatkan profesionalisme, tanggung jawab, dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bagi mitra dan masyarakat, apresiasi tersebut menjadi bentuk pengakuan atas partisipasi mereka dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian.

Kerja sama antara aparat dan masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk melalui komunikasi, kepedulian lingkungan, serta partisipasi warga dalam membantu tugas-tugas kepolisian sesuai ketentuan.

“Kami menyadari bahwa keberhasilan tugas Polri tidak dapat dilepaskan dari dukungan masyarakat. Karena itu, penghargaan ini juga menjadi ungkapan terima kasih kepada warga dan seluruh mitra yang telah berkontribusi membantu tugas kepolisian,” kata AKBP Wisnu.

Apel penghargaan tersebut turut dihadiri Wakapolres Kediri Kota, pejabat utama Polres, serta para kapolsek jajaran.
Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono bertugas sebagai perwira apel, sedangkan Kanit Samapta Polsek Banyakan Ipda Suprianto menjadi komandan apel.

Peserta apel terdiri atas sejumlah satuan dan fungsi kepolisian, mulai dari Sat Samapta, Sat Lantas, Intelkam, Reskrim, Satresnarkoba, staf Polres, personel polsek jajaran, hingga aparatur sipil negara di lingkungan Polri.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan doa dan foto bersama setelah seluruh penerima penghargaan menerima apresiasi dari Kapolres.

Apel yang berlangsung sekitar 35 menit tersebut berakhir pada pukul 08.05 WIB.

Sementara itu, laporan kegiatan belum merinci jumlah penerima penghargaan, identitas masing-masing penerima, maupun prestasi dan kontribusi khusus yang menjadi dasar pemberian penghargaan.

Melalui kegiatan ini, Polres Kediri Kota memberikan apresiasi kepada personel, mitra, dan masyarakat yang telah membantu pelaksanaan tugas kepolisian, sekaligus mendorong penguatan kerja sama dalam memberikan pelayanan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

AKP Sundari: Kepedulian Sosial Jadi Bagian dari Upaya Humas Polri Membangun Kepercayaan Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menyambut Hari Jadi Humas Polri ke-75, Seksi Hubungan Masyarakat (Sie Humas) Polres Kediri Kota menggelar bakti sosial dan donor darah, Selasa (20/10/2026). Kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian kepolisian terhadap masyarakat sekaligus upaya mempererat hubungan antara Polri dan warga.

Mengusung tema “Polisi Bersama Masyarakat, Menjaga Reputasi Polri”, kegiatan yang dipimpin Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari itu menyasar sejumlah warga kurang mampu, termasuk para tukang becak.

Personel Sie Humas membagikan bantuan paket sembako untuk membantu meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat penerima manfaat.

Selain bakti sosial, jajaran Humas Polres Kediri Kota melaksanakan donor darah di Kantor Palang Merah Indonesia (PMI), Kelurahan Semampir, Kota Kediri.

Kegiatan donor darah tersebut menjadi bentuk kontribusi kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan darah bagi pasien yang memerlukan transfusi.

Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari menjelaskan bahwa peringatan Hari Jadi Humas Polri menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan kepedulian sosial kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan bakti sosial dan donor darah ini, kami ingin menunjukkan bahwa Humas Polri tidak hanya bertugas menyampaikan informasi, tetapi juga hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata AKP Sundari.

Menurutnya, hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat perlu dibangun melalui komunikasi yang terbuka, pelayanan yang humanis, serta tindakan nyata yang dapat dirasakan manfaatnya.

Dalam momentum Hari Jadi Humas Polri ke-75, jajaran kehumasan juga diharapkan terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik, termasuk menyampaikan informasi yang akurat, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Kegiatan sosial tersebut menjadi salah satu cara memperkuat kedekatan antara personel kepolisian dan masyarakat di luar pelaksanaan tugas rutin. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota Ajak Jaga Persatuan, Wali Kota Vinanda Tekankan Toleransi dan Pembangunan Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota bersama Pemerintah Kota Kediri, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan tokoh agama menggelar doa bersama memperingati dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, pada Selasa (20/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmad Nomor 15, Kelurahan Pocanan, itu menjadi momentum memperkuat persatuan sekaligus menyampaikan harapan agar kebijakan pemerintah semakin memberikan manfaat bagi masyarakat.

Doa bersama yang dimulai pukul 15.30 WIB tersebut dihadiri Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, serta Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari.

Hadir pula Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil atau Gus Ab, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri H. Salim, perwakilan TNI, kejaksaan, Brimob, serta jajaran organisasi perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto mengatakan bahwa peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi kesempatan untuk mendoakan perjalanan bangsa sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan doa bersama ini merupakan momentum yang baik bagi kita semua untuk memanjatkan doa dan harapan bagi perjalanan bangsa Indonesia, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” kata AKBP Wisnu.

Menurutnya, tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tidak dapat diselesaikan oleh kepolisian sendiri.

Diperlukan keterlibatan pemerintah daerah, TNI, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga agar stabilitas keamanan dapat terus terpelihara.

“Kami menyadari bahwa keamanan bukan semata-mata tanggung jawab Polri, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan dukungan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Wisnu menegaskan bahwa Polres Kediri Kota akan terus menjalankan tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, serta perlindungan dan pelayanan publik secara profesional, humanis, dan berintegritas.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Kediri dan seluruh pihak yang selama ini bekerja sama dalam menjaga situasi daerah.

Secara khusus, Kapolres menyoroti peran tokoh agama dalam merawat kerukunan umat beragama dan mencegah munculnya perpecahan di masyarakat.

Menurutnya, kontribusi PCNU dan FKUB Kota Kediri penting dalam memperkuat persaudaraan serta menanamkan nilai-nilai kedamaian.

Kresno berharap kegiatan doa bersama tidak berhenti sebagai agenda seremonial, melainkan menjadi pengingat bagi seluruh pihak untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

“Semoga kegiatan ini tidak hanya menjadi seremonial semata, tetapi juga menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga persatuan, memperkuat persaudaraan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menyampaikan bahwa dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran merupakan bagian dari perjalanan pembangunan nasional yang masih menghadapi berbagai tantangan.

Menurut Vinanda, keberhasilan pembangunan membutuhkan kerja sama dan kekompakan antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta masyarakat.

“Dua tahun tentu menjadi bagian perjalanan panjang dalam membangun bangsa. Masih banyak tantangan dan tugas yang harus kita kerjakan bersama-sama,” ujar Vinanda.

Ia menegaskan bahwa program pembangunan nasional yang tertuang dalam Asta Cita perlu mendapat dukungan melalui kerja nyata di daerah.

Vinanda juga mengingatkan pentingnya menjaga kerukunan sebagai salah satu kekuatan sosial Kota Kediri.

“Kita semua ingin Kota Kediri dikenal sebagai kota yang menjunjung toleransi,” katanya.

Menurutnya, keberagaman masyarakat harus terus dirawat agar tidak menjadi sumber perpecahan.

Karena itu, Vinanda mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan, termasuk provokasi dan penyebaran informasi bohong melalui media sosial.

“Mari kita bersama-sama menjaga Kota Kediri agar tetap aman, damai, sejuk, dan kondusif. Kita tingkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas, bijak dalam menggunakan media sosial, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong, ujaran kebencian, maupun provokasi yang dapat memecah belah persatuan,” ujarnya.

Ia berharap kerja sama Forkopimda dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat, baik dalam menjaga keamanan maupun mendukung pembangunan daerah.

Rangkaian kegiatan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan penayangan video perjalanan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.

Setelah sambutan Kapolres dan Wali Kota Kediri, acara dilanjutkan dengan tausiah serta doa bersama yang dipimpin Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil.

Doa dipanjatkan agar Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, dan seluruh jajaran pemerintahan diberikan kesehatan, kebijaksanaan, serta kemampuan menjalankan amanah untuk kepentingan masyarakat.

Selain itu, para peserta mendoakan agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kedamaian, keselamatan, persatuan, dan kesejahteraan.

Kegiatan yang berakhir sekitar pukul 17.00 WIB tersebut berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

Melalui doa bersama ini, Polres Kediri Kota mengajak masyarakat terus menjaga kerukunan dan memperkuat kebersamaan, sekaligus berharap pembangunan nasional maupun daerah dapat berjalan dengan mengutamakan kepentingan masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page