Connect with us

Peristiwa

Amankan Unjuk Rasa LSM di Kantor DPUPR, Polsek Kediri Kota Siapkan Personil

Published

on

Kediriselaludihati.com – PENGAMANAN AKSI MENGEMUKAKAN PENDAPAT DIMUKA UMUM OLEH LSM KEDIRI BERGERAK. Kegiatan dilaksanakan oleh Polsek Kediri Kota, Hari Selasa 4 Oktober 2022 jam 08.00 Wib s.d selesai.

Lokasinya di Kantor Dinas PUPR Kab. Kediri. Jl. Erlangga kota Kediri. Hadir dalam kegiatan ini Kabag ops Kompol Abraham Sissik, S.Sos, SH, MH, Kapolsek Kediri Kota Akp Mustakim, SH.

Kasat Intelkam Iptu Hendro PN, SH, Kasat Samapta Iptu Henry Setiawan, SH, Gabungan Fungsi jajaran Polres Kediri Kota yang tersprin dan Wasdal Kasipropam Iptu Didik Suryono, SH beserta anggota.

Apel Di pimpin Kabag Ops dengan arahan Para padal cek anggotanya jangan sampai tidak hadir. Antisipasi 2 sasaran yaitu kantor Dinas PUPR Kab. Kediri. Kapolsek kediri kota bertanggung jawab kendalikan situasi. Tidak ada yg membawa senpi provost laksankan pengecekan. Laksanakan tugas pengamanan dengan Ikhlas dan bertanggung jawab.

Peserta adalah Tomy (Ketua LSM Ikatan Pemuda Kediri). Andri Asharianto (Ketua LSM Mapro Kediri). Revi Pandega (Ketua LSM LPKMNKRI Kediri. Saiful Iska (Ketua LSM Anti Korupsi Indonesia) dan Aris Priyono (Ketua LSM Kapak MP)

Untuk Alat peraga yang dibawa antara lain. Satu unit Mobil Bak terbuka Mitsubishi L 300 warna Hitam Nopol AG- 8232-LJ dengan dilengkapi Sound System, 1 buah bendera merah putih.

Poster yang berisikan tulisan “Alih fungsi lahan pertanian ancaman terhadap ketahanan pangan diwilayah kabupaten Kediri” “Alih fungsi lahan ancam jalur hijau diwilayah kabupaten Kediri”. “Berantas pungli pejabat kabupaten Kediri teekait aloh fungsi lahan hijau pertanian menjadi perumahan”. “Kehilangan lahan pertanian berarti kehilangan segalanya”. “Tinjau kembali pembangunan dilahan hijau”

Kegiatan diawali apel persiapan pengamanan aksi damai yang dipimpin oleh Kabagops Polres Kediri Kota dengan memberikan penekanan Laksanakan pengamanan aksi damai secara humanis, ciptakan suasana yang dingin tanpa ada kekerasan.

Dalam pengamanan unjuk rasa sudah ada SOPnya oleh karena itu laksanakan pengamanan sesuai SOP. Anggota pengamanan sudah terlatih dalam menghadapi unjuk rasa.

Pukul 09.00 wib, masa aksi berkumpul di depan Kantor Samsat Katang. Masa melaksanakan kegiatan aksi damai di Kantor Kejaksaan Kab. Kediri Jl. Pamenang Kec. Ngasem Kab. Kediri. Pukul 10.30 wib.

Masa aksi tiba di Kantor PUPR Kab. Kediri.Masa aksi menggelar alat peragaaan dan membakar ban bekas di depan Kantor PUPR Kab. Kediri. Dilanjut orasi oleh para orator. Revi Pandega. Tomy. Saiful Iska.Pukul 11.15 wib Kabid Tata Ruang PUPR Kab. Kediri Bpk. Erwin Asmara keluar menemui peserta aksi. Pukul 11. 25 wib, peserta aksi meninggalkan lokasi aksi.

“Kegiatan berlangsung Tertib, Lancar dan terkendali Aman,” kata Kapolsek Kediri Kota AKP MUSTAKIM, SH. (res/an).

Continue Reading

Inspirasi

Dari Terminal hingga Alun-alun, Personel Dicek, Diberi Arahan, dan Disemangati Jelang Puncak Arus Mudik

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota melakukan kunjungan kerja ke sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan Operasi Ketupat 2026, Rabu (18/3/2026). Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh dengan melibatkan jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota guna memastikan kesiapan maksimal dalam pengamanan arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Kunjungan yang dimulai pukul 15.00 WIB tersebut diikuti oleh Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, Kabag SDM Kompol Riko Saksono, Kabag Log Kompol Kristin Kusuma Ratih, Kasat Reskrim AKP Achad Elyasyarif Martadinata, Kasat Narkoba AKP Endro Purwandi, Kasat Lantas AKP Tutud Yudho Prastyawan, Kasat Samapta AKP Priyo Hadi Setyo, serta perwakilan pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.

Rombongan melakukan peninjauan secara berurutan ke tujuh titik pos yang menjadi bagian penting dalam pengamanan wilayah. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pos Pengamanan III Terminal, yang berada di bawah tanggung jawab Kasat Reskrim dan Kasat Narkoba. Di lokasi ini, Kapolres melakukan pengecekan kehadiran personel, kesiapan panel data, serta sarana pendukung operasional.

Kunjungan dilanjutkan ke Pos Pengamanan V Gringging yang menjadi tanggung jawab Polsek Banyakan. Di pos ini, Kapolres meninjau kesiapan personel gabungan serta memastikan kelengkapan fasilitas pelayanan masyarakat.

Selanjutnya, rombongan bergerak ke Pos Pengamanan IV Mrican yang berada di bawah kendali Polsek Mojoroto. Di lokasi ini, dilakukan pengecekan kondisi pos, kesiapan patroli, serta kesiapan menghadapi potensi kepadatan arus kendaraan.

Tujuan berikutnya adalah Pos Terpadu di Jalan Dhoho Kota Kediri yang dikelola oleh Satuan Samapta. Pos ini menjadi salah satu titik sentral pelayanan terpadu, sehingga Kapolres memberikan perhatian khusus pada kesiapan koordinasi lintas instansi, termasuk fasilitas kesehatan, komunikasi, dan informasi.

Kunjungan kemudian berlanjut ke Pos Pelayanan Alun-Alun Kota Kediri yang berada di bawah tanggung jawab Satlantas. Di lokasi ini, Kapolres memantau langsung pengaturan lalu lintas, kesiapan petugas dalam memberikan pelayanan informasi kepada masyarakat, serta sistem rekayasa lalu lintas yang diterapkan.

Rombongan juga mengunjungi Pos Pengamanan I di Kelurahan Bence yang menjadi tanggung jawab Polsek Pesantren, serta Pos Pengamanan II di Jalan Ahmad Yani yang berada di bawah kendali Polsek Kediri Kota. Di kedua lokasi ini, dilakukan pengecekan menyeluruh terhadap kesiapan personel, sarana prasarana, serta situasi kamtibmas di wilayah sekitar.

Dalam setiap kunjungannya, Kapolres tidak hanya melakukan pengecekan, tetapi juga memberikan arahan langsung kepada personel di lapangan. Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kewaspadaan, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas.

Kapolres juga memastikan bahwa seluruh personel dalam kondisi sehat dan siap bertugas, mengingat intensitas kegiatan selama Operasi Ketupat cukup tinggi. Selain itu, dilakukan pengecekan terhadap kelengkapan peralatan, kendaraan operasional, serta fasilitas pendukung lainnya.

Dalam arahannya, Kapolres menekankan agar seluruh personel mengedepankan pendekatan humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya sinergi dengan instansi terkait seperti TNI, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, dan unsur lainnya.

“Pastikan masyarakat merasa aman dan nyaman. Kehadiran kita harus benar-benar dirasakan, bukan hanya sebagai pengamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat,” tegasnya.

Selain pengecekan teknis, Kapolres bersama Ketua Bhayangkari juga memberikan motivasi dan semangat kepada personel yang bertugas. Sebagai bentuk perhatian, rombongan turut menyerahkan bingkisan Lebaran kepada anggota di masing-masing pos.

Kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi langsung di lapangan terkait potensi kerawanan, baik dari sisi lalu lintas maupun gangguan kamtibmas. Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain potensi kemacetan di titik rawan, peningkatan mobilitas masyarakat, serta potensi tindak kriminalitas selama periode mudik.

Sekitar pukul 17.30 WIB, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan buka puasa bersama Kapolres Kediri Kota, Ketua Bhayangkari, pejabat utama, serta pengurus Bhayangkari di Pujasera Pojok Bercakap Polres Kediri Kota.

Operasi Ketupat 2026 sendiri merupakan operasi kepolisian terpusat yang berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026. Operasi ini mengedepankan langkah preemtif dan preventif yang didukung penegakan hukum serta kegiatan kehumasan guna menjamin keamanan dan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran.

Selama kegiatan kunjungan kerja berlangsung, situasi di seluruh lokasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Wali Kota Ajak Jaga Toleransi, Arak-arakan Ogoh-ogoh Meriahkan Prosesi Menuju Pura Selomangleng

Published

on

Kediriselaludihati – Upacara Tawur Agung Kasanga dalam rangka menyambut Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948/2026 digelar khidmat di Kota Kediri, Rabu (18/3/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Vasudaiva Kutumbakam: Satu Bumi, Satu Keluarga” ini menjadi simbol kuatnya nilai spiritual sekaligus toleransi antarumat beragama di kota tersebut.

Prosesi dimulai sejak pukul 13.00 WIB di kawasan Bundaran Sekartaji, kemudian dilanjutkan hingga Pura Penataran Agung Kilisuci di kawasan wisata Goa Selomangleng. Upacara dipimpin oleh Ida Pandita Nabe Dharmika Sandi Kertajaya dari Papar, Kabupaten Kediri.

Sejumlah pejabat daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota KH Qowimuddin, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa, S.IK, M.IK perwakilan TNI, Kejaksaan, serta tokoh lintas agama yang tergabung dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi munggah pandita, dilanjutkan dengan persembahyangan bersama umat Hindu. Selanjutnya digelar prosesi utama Tawur Agung Kasanga yang sarat makna filosofis.

Dalam sambutan yang disampaikan panitia dan tokoh umat Hindu, dijelaskan bahwa istilah “tawur” bukan bermakna konflik, melainkan berasal dari kata sawur yang berarti menebar. Makna tersebut diwujudkan melalui upaya menebar energi positif, kebajikan, serta menjaga keseimbangan antara manusia dan alam semesta.

Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kota Kediri menyampaikan bahwa Tawur Agung Kasanga merupakan bagian penting dari rangkaian Hari Raya Nyepi. Ritual ini bertujuan menciptakan keharmonisan antara manusia, lingkungan, dan Sang Pencipta.

Ia juga menyinggung pelaksanaan Catur Brata Penyepian yang akan dijalankan umat Hindu, meliputi amati geni (tidak menyalakan api), amati karya (tidak bekerja), amati lelungan (tidak bepergian), dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang). Keempat pantangan tersebut menjadi sarana introspeksi diri dan penyucian batin.

Sementara itu, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati dalam sambutannya menilai perayaan Nyepi tahun ini memiliki makna istimewa karena beriringan dengan bulan suci Ramadhan.

“Momentum ini mengajarkan kita untuk sama-sama mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, sekaligus memperkuat nilai toleransi dan kebersamaan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga Kota Kediri sebagai kota yang damai, rukun, dan nyaman bagi semua kalangan.

“Kediri adalah kota yang ramah dan memiliki tingkat kerukunan yang tinggi. Ini harus kita jaga bersama,” katanya.

Usai prosesi utama, kegiatan dilanjutkan dengan arak-arakan ogoh-ogoh yang diberangkatkan langsung oleh Wali Kota dari Bundaran Sekartaji menuju Pura Penataran Agung Kilisuci. Rute yang dilalui meliputi Jalan Veteran, Jalan Mastrip, hingga Jalan Selomangleng.

Arak-arakan tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai elemen budaya dan masyarakat, seperti pasukan obor, pemangku, kesenian jaranan, barongsai, hingga bale ganjur. Kehadiran ogoh-ogoh sebagai simbol energi negatif yang akan dinetralisasi menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan pengamanan dari aparat kepolisian dan instansi terkait.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari ritual keagamaan umat Hindu, tetapi juga mencerminkan kuatnya semangat toleransi dan harmoni sosial di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Patroli Backbone Polsek Mojoroto Sasar Perbankan hingga Terminal Kediri, Situasi Wilayah Terpantau Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota menggelar patroli harkamtibmas backbone di sejumlah titik rawan kriminalitas di wilayah hukumnya, Rabu (18/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor) serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.

Patroli dipimpin oleh Aiptu Hari Wahyudi selaku perwira pengendali (Padal) bersama dua anggota lainnya, yakni Aiptu Heri Setiawan dan Aipda Gina Nanang H.

Sejumlah lokasi strategis menjadi sasaran patroli, di antaranya Bank Jatim, minimarket, SPBU, Terminal Tamanan, hingga kawasan PG Mrican.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto mengatakan patroli backbone ini merupakan kegiatan rutin yang ditingkatkan guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Patroli kami fokuskan pada objek vital dan tempat yang memiliki potensi kerawanan guna mencegah terjadinya tindak kriminalitas,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat dan petugas keamanan setempat agar tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page