Inspirasi
Disampaikan Pada Anev Sitkamtibmas, Program Safari Subuh Berjamaah dan Bakti Sosial Kepada Masyarakat Mendapat Apresiasi Kapolda Jatim
Kediriselaludihati – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto bersama Pejabat Utama Polda Jatim dan Kapolres jajaran menggelar Analisis dan Evaluasi (Anev) Sitkamtibmas, di Prigen Pasuruan, Selasa (6/8).
Dalam anev tersebut selain mengevaluasi kinerja seluruh Satker dan Satwil di jajaran Polda Jatim juga membahas tentang kesiapan operasi mantap praja 2024 di wilayah Jawa Timur.
Dalam sambutannya Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan terimakasih, kepada seluruh personel Polda Jatim, atas pelaksanaan tugas dalam pengelolaan kamtibmas yang optimal.
Berkat kerja keras dan dedikasi tersebut, beberapa event Internasional yang telah dilaksanakan di Jawa Timur, seperti pengamanan Piala AFF U19, Asian Volleyball Championship (AVC) Men’s U20 2024, dan International Tour De Banyuwangi Ijen (ITDBI) berjalan kondusif.
Kapolda Jatim juga menyebut, pengamanan suran agung dan pengesahan warga baru PSHT yang secara umum juga dapat berjalan aman dan kondusif, walaupun ada sedikit persoalan namun dapat diselesaikan dengan baik.
Lebih lanjut, Irjen Pol Imam Sugianto menjelaskan Survei terbaru yang dilakukan oleh Litbang Kompas pada akhir Mei hingga awal Juni 2024, menunjukkan peningkatan citra positif Polri, dengan 73, 1% Responden memberikan penilaian positif terhadap Institusi Polri.
Dibandingkan dengan survei serupa pada Desember 2023, yang mencatat angka 71, 6%, terjadi peningkatan sebesar 1, 5%.
Menurut Kapolda Jatim, peningkatan ini mencerminkan keberhasilan Polri dalam memperbaiki kinerjanya di mata masyarakat.
“Hasil survei ini menempatkan Polri sebagai lembaga negara dengan citra terbaik nomor dua, menunjukkan tingkat kepercayaan publik yang tinggi terhadap Institusi Polri, ” kata Irjen Imam Sugianto.
Survei ini menurut Kapolda Jatim adalah landasan yang sangat penting bagi Polri untuk melangkah ke depan dalam melaksanakan tugas yang penuh tantangan.
Pada kesempatan ini, Kapolda Jatim juga menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada kasatwil yang telah melakukan berbagai inovasi kegiatan sebagai upaya untuk meningkatkan kedekatan dengan masyarakat di wilayahnya
Berdasarkan data amplifikasi pemberitaan Media online Bidhumas Polda Jatim, seperti Polres Kediri Kota, yang secara rutin melaksanakan Safari Subuh berjamaah dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar Masjid, yang dipimpin langsung oleh Kapolres.
Kemudian Polresta Malang Kota memberikan bantuan kaki palsu kepada kaum difabel hingga Kapolresta Malang Kota dinobatkan sebagai bapak disabilitas, Polres Malang, memberikan bantuan kepada korban Kanjuruhan.
Selain itu Polres Lumajang, memberikan bantuan kepada korban kecelakaan dan Polres Jember, memberikan bantuan kepada anak sekolah yang berlari sepanjang 5 Km menuju sekolah serta beberapa Polres lainnya yang juga melaksanakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Inovasi kegiatan ini lanjut Kapolda Jatim menunjukkan bahwa Kasatwil memiliki komitmen untuk mendekatkan diri kepada masyarakat sebagai upaya Cooling System.
“Inovasi tersebut yang dapat membangun hubungan yang lebih erat dengan masyarakat yang nantinya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Institusi Polri, ” tandas Kapolda Jatim.
Irjen Imam Sugianto juga menyebut, dinamika Kamtibmas di wilayah Jawa Timur terus mengalami perkembangan yang signifikan.
Situasi Global turut mempengaruhi stabilitas kamtibmas di Jawa Timur, terutama dengan semakin memanasnya konflik antara Israel dan Palestina setelah terbunuhnya pimpinan Hamas di Iran.
Selain itu, Kerusuhan di Inggris memicu protes massal dan bentrokan terbesar dalam 13 tahun terakhir. “Hal ini terjadi akibat misinformasi, ” ujar Kapolda Jatim.
Situasi Global saat ini juga memicu kekhawatiran tentang kemungkinan munculnya kelompok-kelompok Intoleran atau aktivitas terorisme di Jawa Timur.
“Isu ini menjadi semakin menjadi perhatian setelah adanya penangkapan terduga teroris di wilayah Batu baru-baru ini, ” paparnya.
Kapolda Jatim menyebut, penangkapan teroris di Batu menyoroti adanya ancaman nyata terhadap keamanan yang perlu diwaspadai dan ditangani dengan serius dalam bidang politik, menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih.
“Suhu politik di Jawa Timur diprediksi akan mengalami peningkatan, terutama di media sosial, ” tambah Kapolda Jatim.
Dalam bidang ekonomi, kondisi perekonomian yang masih belum stabil terlihat dari harga tukar rupiah yang terus melemah terhadap dolar, yang mengakibatkan beberapa kebutuhan pokok mengalami peningkatan harga.
Tidak kalah penting adalah antisipasi terhadap cuaca ekstrem yang tidak menentu di Jawa Timur. Prediksi cuaca menunjukkan bahwa bulan Juli dan Agustus 2024 merupakan puncak musim kemarau.
“Namun, hujan deras yang terjadi beberapa waktu lalu menunjukkan bahwa ketidakpastian yang diwaspadai, ” ungkap Kapolda Jatim.
Begitu pula kerusuhan yang melibatkan oknum perguruan pencak silat menurut Kapolda Jatim juga menjadi sorotan.
Dengan kasus terbaru penganiayaan terhadap anggota Polri di Jember oleh anggota PSHT.
“Kejadian ini menyoroti perlunya penegakan hukum dan pengawasan yang lebih ketat terhadap aktivitas organisasi pencak silat, ” tegasnya.
Dalam mengantisipasi potensi kerawanan jelang hari kemerdekaan RI, Kapolda Jatim mengimbau untuk lebih di tingkatkan dan diperketat.
“Khususnya, kewaspadaan terhadap kelompok separatis yang menolak kebhinekaan di Indonesia sangat diperlukan, ” tutur Kapolda Jatim.
Sementara itu, berdasarkan hasil Anev gangguan Kamtibmas pada periode Juli 2024, jumlah tindak pidana atau crime total sebanyak 5.409 kasus, dengan penyelesaian perkara atau crime clereance sebanyak 4.754 kasus, dengan prosentase penyelesaian perkara sebesar 87, 89%.
Kapolda Jatim mengatakan. Selang waktu terjadinya tindak pidana adalah 9 menit 9 detik dan resiko penduduk terkena kejahatan sebanyak 12 orang per 100.000 penduduk.
Trend gangguan Kamtibmas terhadap 5 kasus tertinggi periode bulan Juni dan Juli 2024, menunjukkan perubahan signifikan pada berbagai kasus.
Diantaranya, laka lantas bulan Juni sebanyak 2.383 kasus, dibandingkan bulan Juli sebanyak 2.186 kasus mengalami penurunan 150 kasus atau 6, 42%.
Narkoba bulan Juni sebanyak 384 kasus, dibandingkan bulan Juli sebanyak 384 kasus mengalami penurunan 14 kasus atau 0, 26%.
Kasus Curat bulan Juni 2023 sebanyak 445 kasus, dibandingkan bulan Juni 2024 sebanyak 301 kasus mengalami penurunan 144 kasus dengan prosentase 32, 36%.
Curanmor bulan Juni sebanyak 150 kasus dibandingkan bulan Juli sebanyak 85 kasus, mengalami penurunan 65 kasus dengan prosentase 43, 33%.
Penganiayaan bulan Juni sebanyak 210 kasus dibandingkan bulan Juli sebanyak 249 kasus mengalami peningkatan 39 kasus 18, 57%.
“Untuk itu, saya minta agar masing-masing Kasatker dan Kasatwil dalam menyikapi berbagai tantangan tugas yang bersifat multi aspek tersebut, “pungkas Irjen Imam. (res|hms)
Inspirasi
AKBP Wisnu Tinjau SPPG dan TK Kemala Bhayangkari, Pengawasan MBG Diperketat dari Dapur hingga Siswa

Kediriselaludihati- Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., meninjau dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta dua TK Kemala Bhayangkari di Kota Kediri, Rabu (16/9/2026).
Kunjungan sejak pukul 07.00 hingga 10.10 WIB itu dilakukan untuk mengecek fasilitas sekaligus mengawasi proses penyediaan dan pendistribusian Makan Bergizi Gratis (MBG) agar makanan yang diterima siswa memenuhi standar kualitas, higienitas dan kelayakan konsumsi.
Empat lokasi yang dikunjungi masing-masing SPPG Polri Semampir 1, TK Kemala Bhayangkari 42, TK Kemala Bhayangkari 41 serta SPPG 3 Polres Kediri Kota.
AKBP Wisnu didampingi Ketua Pengurus Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny. Aie Wisnu, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Prastyaka Ratsuko, S.I.K., M.I.K., pejabat utama Polres Kediri Kota, Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., serta pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.
Kunjungan pertama dilakukan di SPPG Polri Semampir 1. Rombongan tiba sekitar pukul 07.00 WIB dan diterima Kepala SPPG Semampir 1 Polres Kediri Kota Anastasya Sukma Kundhalini bersama karyawan.
Di lokasi tersebut, AKBP Wisnu mengecek fasilitas yang digunakan dalam pelayanan pemenuhan gizi sebelum rombongan melanjutkan kunjungan ke TK Kemala Bhayangkari 42 sekitar pukul 07.30 WIB.
Kapolres dan rombongan tiba di TK Kemala Bhayangkari 42 sekitar pukul 07.45 WIB. Selain memeriksa fasilitas sekolah, AKBP Wisnu mengikuti senam bersama anak-anak dan menyaksikan pembagian MBG kepada siswa.
Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pengawasan terhadap makanan yang disalurkan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari kepada peserta didik.
AKBP Wisnu menekankan bahwa proses penyediaan dan penyaluran MBG perlu mendapat perhatian agar manfaat program benar-benar diterima peserta didik secara optimal.
“Pelayanan, penyediaan dan penyaluran harus semakin baik sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta didik,” kata AKBP Wisnu, merujuk pada penekanan dalam kegiatan tersebut.
Menurut Wisnu, pengawasan langsung diperlukan untuk mengantisipasi persoalan dalam proses penyediaan maupun distribusi makanan kepada siswa.
Perhatian tidak hanya diarahkan pada kelancaran distribusi, tetapi juga kualitas dan higienitas makanan sebelum dikonsumsi anak-anak.
Dalam laporan kegiatan disebutkan, menu MBG yang disiapkan SPPG Polri Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Kediri Kota melalui proses pemeriksaan dan standar operasional prosedur (SOP) sebelum didistribusikan.
Setiap paket makanan diperiksa sebelum disalurkan kepada siswa untuk memastikan kelayakannya.
“Setiap paket makanan dicek sebelum didistribusikan kepada para siswa untuk memastikan kualitas, higienitas dan kelayakan konsumsi,” kata Wisnu, berdasarkan penekanan dalam pengawasan MBG tersebut.
Setelah menyelesaikan kunjungan di TK Kemala Bhayangkari 42, rombongan bergerak menuju TK Kemala Bhayangkari 41 sekitar pukul 08.40 WIB.
Rombongan tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan diterima Kepala TK Kemala Bhayangkari 41 Erwin Pujiana, S.Pd., bersama para guru.
AKBP Wisnu kembali memeriksa fasilitas sekolah. Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan pembagian suvenir sebelum rombongan melanjutkan perjalanan ke SPPG 3 Polres Kediri Kota.
Sekitar pukul 09.40 WIB, Kapolres bersama rombongan tiba di SPPG 3 Polres Kediri Kota dan diterima Kepala SPPG Billy Walfa Fitrada bersama karyawan.
Pengecekan kembali difokuskan pada fasilitas SPPG yang menjadi bagian dari mata rantai penyediaan makanan bagi peserta didik.
Pengawasan terhadap SPPG menjadi perhatian karena kualitas makanan harus dijaga sejak tahap penyediaan hingga diterima siswa. Pemeriksaan sebelum distribusi menjadi salah satu tahapan untuk mencegah makanan yang tidak memenuhi standar sampai kepada penerima.
Selain kesiapan fasilitas, proses kerja di SPPG juga berkaitan langsung dengan kemampuan layanan menyediakan makanan dalam kondisi layak konsumsi.
Kunjungan ke sekolah kemudian menjadi bagian untuk melihat sisi akhir dari proses tersebut, yakni ketika makanan didistribusikan kepada peserta didik.
Rangkaian pengecekan empat lokasi berakhir sekitar pukul 10.10 WIB setelah rombongan meninggalkan SPPG 3 Polres Kediri Kota.
Kunjungan tersebut menempatkan pengawasan MBG tidak hanya pada jumlah makanan yang dapat disalurkan, tetapi juga pada proses sebelum makanan sampai ke tangan siswa.
Pemeriksaan fasilitas, penerapan SOP, pengecekan makanan dan pemantauan distribusi menjadi tahapan yang harus berjalan beriringan agar pelayanan pemenuhan gizi bagi peserta didik dapat diberikan sesuai standar. (res/aro)
Inspirasi
AKBP Wisnu dan Bhayangkari Kunjungi Dua Anggota Polres Kediri Kota, “Jangan Kehilangan Semangat”

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota melakukan anjangsana kepada dua anggota Polres Kediri Kota yang tengah menjalani pengobatan karena sakit menahun, Senin (14/9/2026).
Dua anggota yang dikunjungi adalah Aipda Hendri Santoso di kediamannya di kawasan Rejomulyo, Kecamatan Kota, Kota Kediri, serta Aiptu Diah Soraya di Desa Jabon Selatan, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.
Anjangsana dimulai sekitar pukul 10.00 WIB. AKBP Wisnu didampingi Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, S.E., Kasat Lantas AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., Kasi Propam Iptu Bambang Heri Muljono, S.H., Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H., Kasi Dokkes Ipda Habib serta perwakilan pengurus Bhayangkari Cabang Kediri Kota.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo Aiptu Arifin dan Bhabinkamtibmas Desa Jabon Aipda Gaguk juga mendampingi kegiatan tersebut.
Rumah Aipda Hendri Santoso menjadi tujuan pertama rombongan. Pertemuan itu tidak sekadar menjadi kunjungan formal antara pimpinan dengan anggota. AKBP Wisnu secara langsung menanyakan kondisi kesehatan serta perkembangan penanganan medis yang tengah dijalani Aipda Hendri.
Kapolres mengingatkan agar setiap tahapan pengobatan dijalani dengan mengikuti anjuran dokter. Di tengah proses yang tidak selalu singkat, ia juga meminta anggotanya mempertahankan semangat dan optimisme.
AKBP Wisnu berharap Aipda Hendri mendapatkan kesembuhan sehingga pada waktunya dapat kembali berkumpul dan beraktivitas bersama rekan-rekannya di Polres Kediri Kota.
“Selalu semangat dan optimistis dalam menjalani ujian yang diberikan,” pesan AKBP Wisnu.
Dukungan tersebut dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata oleh Kapolres bersama Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota.
Sekitar pukul 10.30 WIB, rombongan meninggalkan kediaman Aipda Hendri dan melanjutkan perjalanan menuju Kecamatan Banyakan.
Lima belas menit kemudian, sekitar pukul 10.45 WIB, rombongan tiba di kediaman Aiptu Diah Soraya di Desa Jabon Selatan.
Pesan yang dibawa tetap sama: anggota yang sedang menjalani pengobatan tidak menghadapi proses tersebut sendirian.
Di hadapan Aiptu Diah Soraya dan keluarga, AKBP Wisnu kembali memberikan motivasi agar tetap berpikir positif serta tidak kehilangan harapan selama menjalani pengobatan.
“Jangan kehilangan semangat. Kami semua mendoakan agar segera diberikan kesembuhan,” kata AKBP Wisnu.
Ia juga mendoakan agar Aiptu Diah diberikan kekuatan dan kesabaran dalam melewati kondisi yang tengah dihadapi.
“Semoga Allah tetap memberikan kekuatan dan kesabaran untuk melewati cobaan kondisi seperti ini. Mudah-mudahan Allah lekas memberikan kesembuhan dan dapat segera bergabung bersama rekan-rekan,” ujarnya.
Pertemuan tersebut kembali ditutup dengan pemberian cenderamata dari Kapolres dan Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota.
Sekitar pukul 11.30 WIB, rangkaian anjangsana berakhir.
Kunjungan kepada anggota yang sedang sakit memiliki dimensi berbeda dibandingkan aktivitas kepolisian yang sehari-hari lebih banyak terlihat masyarakat melalui patroli, pengaturan lalu lintas, pelayanan maupun penegakan hukum.
Di balik organisasi kepolisian terdapat hubungan antarpersonel yang juga membutuhkan perhatian ketika salah seorang anggotanya menghadapi kondisi kesehatan dalam waktu panjang.
Dukungan psikologis dari lingkungan kerja dan keluarga menjadi bagian penting dalam menemani seseorang menjalani proses pengobatan. Karena itu, kehadiran pimpinan, rekan kerja dan Bhayangkari melalui anjangsana menjadi bentuk perhatian kepada anggota sekaligus keluarganya.
Keterlibatan unsur Dokkes dalam rombongan juga memperkuat perhatian terhadap aspek kesehatan, sementara Bag SDM dan jajaran lainnya hadir sebagai bagian dari dukungan institusi kepada personel.
Bagi AKBP Wisnu, pesan yang disampaikan di dua rumah tersebut sederhana tetapi penting: tetap mengikuti penanganan medis, menjaga optimisme dan tidak merasa sendiri ketika harus melewati masa pengobatan.
Anjangsana itu pada akhirnya bukan semata tentang cenderamata yang dibawa. Kehadiran dan dukungan menjadi pesan bahwa ikatan dalam sebuah institusi tetap diperlukan ketika seorang anggota untuk sementara harus berada jauh dari rutinitas tugasnya.
Harapannya pun sama ketika rombongan meninggalkan rumah kedua anggota tersebut: proses pengobatan dapat berjalan baik dan keduanya kelak kembali berada di tengah keluarga serta rekan-rekannya. (res/aro)
Inspirasi
AKBP Wisnu: Komunikasi Intensif Jadi Kunci Cegah Konflik Sosial dan Perkuat Toleransi di Kota Kediri

Kediriselaludihati — Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. menerima kunjungan silaturahmi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri, Rabu (9/9/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum memperkuat koordinasi antara kepolisian dan tokoh lintas agama dalam menjaga persatuan serta kerukunan masyarakat di Kota Kediri.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB tersebut dihadiri jajaran Polres Kediri Kota dan pengurus FKUB Kota Kediri. Kapolres Kediri Kota didampingi Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H., serta Kasat Intelkam Polres Kediri Kota AKP Laksono Setiawan, S.H., M.H.
Sementara dari FKUB Kota Kediri hadir Ketua FKUB Drs. H. Moch. Salim, M.Pd., Prayitno dari unsur Konghucu, Stefanus dari unsur Katolik, Ketua BAMAG Kota Kediri Filipus Suwarno, H. Agung Rianto dari unsur LDII, Imam Muthakim dari unsur pondok pesantren, serta Ahmad Fatoni selaku pengurus FKUB Kota Kediri.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Kediri Kota menyampaikan bahwa sinergi antara kepolisian dan FKUB memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas keamanan serta kehidupan masyarakat yang harmonis.
AKBP Wisnu menegaskan, Polres Kediri Kota terbuka untuk terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan FKUB dalam mencegah berbagai potensi konflik sosial yang berkaitan dengan persoalan keagamaan.
“Komunikasi dan koordinasi harus terus diperkuat. Dengan adanya sinergi yang baik, setiap persoalan yang berpotensi mengganggu kerukunan dapat diketahui dan diselesaikan sejak dini,” ujar AKBP Wisnu.
Menurutnya, menjaga kerukunan bukan hanya dilakukan ketika muncul persoalan, tetapi juga melalui kegiatan edukasi, pembinaan masyarakat, serta penguatan nilai toleransi antarumat beragama.
“Kami berharap kerja sama dengan FKUB terus meningkat. Bersama-sama kita menjaga Kota Kediri agar tetap aman, nyaman, dan menjadi tempat yang menghargai keberagaman,” katanya.
Sementara itu, Ketua FKUB Kota Kediri Drs. H. Moch. Salim, M.Pd. menyampaikan apresiasi atas sambutan Kapolres Kediri Kota beserta jajaran.
Ia mengatakan, FKUB siap terus bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga kondusivitas kehidupan masyarakat di Kota Kediri.
“FKUB dan kepolisian memiliki peran yang saling melengkapi. Polri menjaga keamanan dan ketertiban, sedangkan FKUB mendorong terciptanya kerukunan dan toleransi antarumat beragama,” ujar Moch. Salim.
Menurutnya, komunikasi yang terbangun antara FKUB dan Polres Kediri Kota menjadi bagian penting dalam menjaga persatuan masyarakat di tengah keberagaman.
Kunjungan silaturahmi tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat kerja sama dalam menjaga nilai toleransi, persaudaraan, dan keamanan masyarakat Kota Kediri.
Melalui sinergi antara kepolisian dan FKUB, diharapkan kehidupan beragama di Kota Kediri tetap berjalan damai, saling menghormati, dan menjadi contoh keberagaman yang harmonis. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
