Peristiwa
DPC LVRI Siap Mendukung Kepemimpinan Nasional Menuju Indonesia Emas
Kediriselaludihati – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-68 Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI), DPC LVRI Kota Kediri menggelar acara resepsi dan tasyakuran pada Selasa, 7 Januari 2025, di Gedung ABRI Jalan Dr. Wahidin, Kota Kediri. Dengan tema “Dengan Jiwa Semangat dan Nilai Juang 45, LVRI Bersama Komponen Bangsa Lainnya Siap Mendukung Kepemimpinan Nasional Menuju Indonesia Emas”, acara ini dihadiri sekitar 80 tamu undangan dari berbagai elemen masyarakat, pemerintah, dan pejabat setempat.
Ketua DPC LVRI Kota Kediri, Letkol (Purn) Petrus Tumorang, menjadi penanggung jawab utama kegiatan ini. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pesan Ketua Umum DPP LVRI yang menegaskan pentingnya semangat juang 45 sebagai landasan moral dalam menghadapi tantangan menuju Indonesia Emas 2045.
Sejumlah tokoh penting turut hadir untuk memberikan dukungan penuh terhadap keberlangsungan LVRI. Hadir dalam kegiatan tersebut, antara lain:
1. Wakil Wali Kota Kediri terpilih, Gus Qowimudin Thoha.
2. Asisten Pemerintah dan Kesra Pemkot Kediri, Mandung Sulaksono, mewakili Pj Wali Kota Kediri.
3. Dewan Penasehat LVRI Cabang Kediri, Kolonel (Purn) Prof. Supariyadi, S.IP, MM.
4. Perwakilan Dandim 0809/Kediri, Mayor Inf Ngatari.
5. Wakapolres Kediri Kota, Kompol Yanuar Rizal R.
6. Ketua FKPPI Kediri, Kristina, SH, MH.
7. Ketua Pemuda Panca Marga Kediri, Joko Susilo.
Turut hadir pula anggota LVRI, anggota Piveri (Persatuan Istri Veteran Republik Indonesia), serta jajaran TNI dan Polri yang memastikan jalannya acara berlangsung aman dan tertib.
Acara dimulai pukul 09.00 WIB dengan berbagai rangkaian kegiatan, antara lain:
1. Pembukaan dengan lantunan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan Mars Veteran dan mengheningkan cipta.
2. Pembacaan Panca Marga oleh anggota LVRI.
3. Sejarah singkat perjuangan LVRI dibacakan untuk mengingatkan nilai-nilai perjuangan bangsa.
4. Sambutan Ketua LVRI DPC Kota Kediri yang membacakan pesan dari Ketua Umum LVRI, menegaskan pentingnya LVRI sebagai garda depan dalam melanjutkan cita-cita perjuangan kemerdekaan.
5. Sambutan dari Asisten Pemerintah Pemkot Kediri, Mandung Sulaksono, yang menyampaikan komitmen Pemkot Kediri untuk mendukung program kerja LVRI, termasuk alokasi dana hibah penuh.
6. Pemotongan tumpeng oleh Ketua DPC LVRI sebagai simbol rasa syukur dan harapan bagi keberlanjutan perjuangan LVRI.
Mandung Sulaksono dalam sambutannya menyampaikan, “Kami mendukung penuh kegiatan LVRI, termasuk program kerja dan alokasi dana hibah yang menjadi perhatian Pemkot Kediri. Pesan-pesan yang disampaikan hari ini akan kami teruskan kepada pimpinan Wali Kota yang baru.”
Selain itu, Ketua LVRI DPC Kediri menekankan, “Dengan semangat nilai juang 45, kami siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjaga persatuan bangsa dan menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045.”
Acara ditutup dengan doa bersama, pemotongan tumpeng, dan hiburan dari kelompok seni yang menyemarakkan suasana. Peserta dan undangan kemudian menikmati ramah tamah sebagai ajang silaturahmi.
Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 10.50 WIB ini berjalan aman, lancar, dan penuh rasa syukur. LVRI Kota Kediri kembali menegaskan perannya sebagai pelopor nilai-nilai patriotisme dan mitra pemerintah dalam mewujudkan bangsa yang lebih maju dan sejahtera. (res/aro)
Peristiwa
Pengamanan Ribuan Jamaah Mujahadah Kubro Kediri Disertai Himbauan Kamtibmas, Wujud Kehadiran Polri dalam Kegiatan Keagamaan
Kediriselaludihati.com – Mujahadah Kubro – Jajaran Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan Mujahadah Kubro Gelombang II yang diikuti jamaah ibu-ibu di Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdoroh, Kelurahan Bandar Lor, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Sabtu (4/7/2026) malam. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan pengamanan dipimpin langsung oleh⁶ Padal Kanit Lantas Polsek Mojoroto AKP Henry dengan melibatkan personel Polsek Mojoroto, Koramil Mojoroto, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Bandar Lor Aipda Toni Setiawan. Selain melakukan pengamanan di lokasi, petugas juga berkoordinasi dengan panitia penyelenggara sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.
Mujahadah Kubro tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati dan menghormati Lahirnya Sholawat Wahidiyah ke-63, Haul Hadlrotus Syech Mbah KH Moch Ma’roef QS Wa Ra ke-71, serta Haul Kanjeng Romo KH Abdul Latif Madjid QS Wa Ra ke-6 Tahun 1448 H/2026 M. Kegiatan ini dihadiri ribuan jamaah yang mengikuti rangkaian doa dan mujahadah dengan khidmat.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan bahwa kehadiran personel Polri dalam kegiatan keagamaan merupakan bentuk pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga situasi keamanan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berlangsung dengan nyaman.
“Polri hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan kegiatan keagamaan. Kami juga terus menjalin komunikasi dengan panitia agar pelaksanaan kegiatan berjalan tertib, lancar, serta tetap mengedepankan keamanan dan ketertiban bersama,” ujar Kompol H. Rudi Purwanto.
Ia menambahkan, sinergi antara Polri, TNI, panitia, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif, khususnya pada kegiatan yang melibatkan banyak peserta.
“Kami mengapresiasi kerja sama seluruh pihak yang telah bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Dengan kebersamaan dan kepedulian semua elemen masyarakat, situasi yang aman dan damai dapat terus terpelihara,” tambahnya.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhdoroh terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pengamanan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polres Kediri Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui kehadiran personel di setiap kegiatan sosial maupun keagamaan. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Bersama TNI dan Pam Internal Kawal Kegiatan Kesenian Rogo Samboyo Putro di Desa Tiron Kediri
Kediriselaludihati.com – Polsek Banyakan, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan pentas seni kuda lumping “Rogo Samboyo Putro” dalam rangka Tasyakuran Grebeg Suro di Dusun Ngesong, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, pada Minggu (5/7/2026). Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan budaya masyarakat berlangsung aman, tertib dan kondusif.
Kegiatan pengamanan itu dipimpin oleh jajaran Polsek Banyakan dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Desa Tiron Aiptu A. Winarso bersama empat personel Polsek yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Banyakan. Sinergi pengamanan juga melibatkan Babinsa beserta tiga anggota Koramil Grogol serta 15 personel pengamanan internal panitia.
Pentas seni kuda lumping “Rogo Samboyo Putro” dari Ketami menjadi bagian dari tradisi Grebeg Suro yang digelar masyarakat sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus pelestarian budaya lokal. Selain menyuguhkan hiburan rakyat, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat kebersamaan antarwarga.
Kapolsek Banyakan AKP Joko Purwantono, S.H. mengatakan bahwa Polri berkomitmen mendukung setiap kegiatan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelestarian budaya, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban.
“Kami hadir untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang melaksanakan tradisi Grebeg Suro. Melalui pengamanan yang bersinergi dengan TNI, perangkat desa, dan panitia, kami berharap seluruh kegiatan budaya dapat berjalan tertib sehingga masyarakat dapat menikmati acara dengan nyaman,” ujar AKP Joko Purwantono.
Ia juga mengapresiasi kerja sama seluruh unsur yang terlibat dalam pengamanan serta kedisiplinan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
“Pelestarian budaya merupakan kekayaan bangsa yang patut dijaga bersama. Namun demikian, keamanan tetap menjadi prioritas sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum,” tambahnya.
Selama pelaksanaan pentas seni berlangsung, situasi di lokasi tetap aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran personel Polri bersama TNI dan unsur pengamanan lainnya menjadi wujud nyata komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat sekaligus mendukung pelestarian tradisi budaya di wilayah hukum Polres Kediri Kota. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota Bangun Dialog dengan Masyarakat, Antisipasi Gangguan Keamanan di Momen Kegiatan PSHT
Kediriselaludihati.com – Jajaran Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota terus mengintensifkan kegiatan sambang dan dialogis dengan masyarakat sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif. Kegiatan tersebut dilaksanakan di wilayah Kelurahan Pakunden, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri dan Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Sabtu (4/7/2026) malam.
Di Kelurahan Pakunden, Bhabinkamtibmas Aiptu Didik Zulianto bersama Babinsa melaksanakan sambang dan berdialog dengan warga di Lingkungan Bence mulai pukul 21.00 WIB. Dalam kesempatan tersebut, petugas mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan, memperkuat kepedulian terhadap situasi sekitar, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Sementara itu di Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Bhabinkamtibmas Aiptu Beni M.P., S.H. melaksanakan sambang warga bersama pamong desa, Ali, pada pukul 22.30 WIB di Dusun Tulungrojo. Petugas berdialog dengan para pemuda setempat dan mengimbau agar mereka tidak mudah terpancing untuk berkumpul atau bergerombol di jalur utama Jalan Raya Mojo, mengingat pada malam tersebut berlangsung kegiatan tasyakuran pengesahan warga baru PSHT di wilayah Kota Kediri.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan sambang merupakan bagian dari strategi preventif Polri dalam membangun komunikasi dengan masyarakat sekaligus mendeteksi potensi gangguan keamanan sejak dini.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat bukan hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga membangun kemitraan agar masyarakat bersama-sama menjaga lingkungan tetap damai, tertib, dan kondusif,” ujarnya.
Senada dengan itu, Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H. menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat dibutuhkan dalam menjaga stabilitas keamanan, khususnya saat terdapat kegiatan masyarakat yang melibatkan banyak orang.
“Kami mengajak seluruh warga, khususnya para pemuda, untuk tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Sinergi antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga kamtibmas,” kata Iptu Mahmud Satriawan.
Selama pelaksanaan kegiatan di kedua wilayah tersebut, situasi berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan sambang ini menjadi wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat melalui pendekatan humanis serta komunikasi yang intensif dengan warga. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
