Peristiwa
Edukasi Masyarakat untuk Keselamatan Berkendara
Kediriselaludihati.com – Unit Kamsel Polres Kediri Kota kembali menggelar kegiatan sambang ke daerah rawan kecelakaan di Jl. Raya Kediri-Nganjuk, tepatnya di wilayah Grogol,?Kamis, 3 Oktober 2024.
Kegiatan yang dipimpin oleh Kanit Kamsel tersebut berlangsung dari pukul 12.00 hingga 14.30 WIB, dengan dihadiri oleh anggota Kamsel dan warga masyarakat setempat.
Dalam kegiatan ini, tim menyampaikan pesan penting terkait Kamseltibcar lantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas) serta Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat).
Tujuannya adalah untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas serta menjaga ketertiban di daerah yang sering terjadi kecelakaan.
Kanit Kamsel menegaskan, “Wilayah Jl. Raya Kediri-Nganjuk ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan, karena itu kami terus berupaya memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu waspada.
Kami mengimbau pengguna jalan, terutama pengendara motor dan truk, untuk lebih berhati-hati, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta menjaga kecepatan kendaraan.”
Selain melakukan pantauan jalan, tim Kamsel juga menyempatkan diri untuk berdialog langsung dengan warga sekitar dan pengguna jalan. Mereka mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika ada kerusakan jalan atau hal-hal yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.
“Kerjasama antara aparat dan masyarakat sangat penting dalam menjaga keselamatan di jalan raya. Kami mengajak warga untuk selalu menjaga ketertiban lalu lintas, tidak hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk orang lain,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, warga juga menyampaikan apresiasi atas perhatian dari pihak kepolisian. Salah satu warga, Bapak Suwandi, mengatakan,”Kami berterima kasih atas kunjungan dan himbauan dari polisi. Semoga dengan adanya perhatian seperti ini, angka kecelakaan di sini bisa berkurang.” Ujarnya.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., yang turut memantau jalannya kegiatan, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polres Kediri Kota untuk menjaga ketertiban lalu lintas.
“Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman saat berkendara di jalan raya, terutama di daerah yang rawan kecelakaan seperti ini,” tukasnya.
Patroli dan Edukasi Berlangsung Lancar dan Tertib
Selama kegiatan berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan tertib. Edukasi yang diberikan diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Kamseltibcar lantas demi mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas di daerah tersebut.
Dengan kegiatan seperti ini, Polres Kediri Kota berharap dapat menciptakan wilayah yang lebih aman, tidak hanya dari ancaman kecelakaan, tetapi juga dari gangguan keamanan lainnya. Kegiatan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala di titik-titik rawan kecelakaan lainnya di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
“Keamanan di jalan adalah tanggung jawab bersama, mari kita jaga dan tingkatkan kesadaran untuk saling peduli,” pungkas AKP Afandy. (res/aro)
Peristiwa
Patroli Kendaraan Dash Cam Difokuskan Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kelancaran Mobilitas Kota Kediri
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota meningkatkan patroli rutin melalui kegiatan Mahameru Quick Response (MQR) guna mengantisipasi gangguan keamanan serta memantau kondisi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Kediri, pada Rabu (13/5/2026).
Patroli dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dengan menggunakan kendaraan roda empat dilengkapi dash cam untuk mendukung pemantauan situasi lapangan secara lebih optimal.
Rute patroli melintasi sejumlah jalur strategis di wilayah hukum Polres Kediri Kota, mulai dari Jalan Mayor Bismo, Jalan Brawijaya, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Dhoho, Jalan Yos Sudarso, Jalan Dokter Setiabudi, Jalan Trunojoyo, Jalan Monginsidi, Jalan Sudanco Supriadi, Jalan KDP Slamet, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan KH Ahmad Dahlan, hingga Jalan Sultan Iskandar Muda.
Kegiatan patroli berada di bawah pengendalian Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan personel Patwal Satlantas.
Fokus utama patroli yakni melakukan pemantauan arus kendaraan, mendeteksi potensi kepadatan lalu lintas, serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di area publik dan jalur perkotaan.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, SH, MH, mengatakan patroli MQR merupakan langkah preventif untuk menjaga stabilitas keamanan sekaligus memastikan kelancaran aktivitas masyarakat.
“Patroli ini kami lakukan secara mobile pada titik-titik strategis untuk memastikan situasi lalu lintas tetap aman, tertib, dan lancar. Kehadiran anggota di lapangan juga bertujuan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan,” ujar Tutud, Rabu.
Menurut dia, penggunaan kendaraan patroli yang dilengkapi dash cam membantu dokumentasi dan pemantauan kondisi lapangan secara real time sehingga respons terhadap potensi gangguan dapat dilakukan lebih cepat.
Selain pemantauan lalu lintas, personel juga melakukan observasi situasi umum di kawasan yang berpotensi mengalami kerawanan seperti titik kepadatan kendaraan, persimpangan utama, dan pusat aktivitas masyarakat.
Tutud menambahkan, patroli rutin menjadi bagian dari komitmen Satlantas dalam mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau kamseltibcar lantas di Kota Kediri.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas, mematuhi rambu dan arahan petugas, serta menjaga keselamatan selama berkendara,” katanya.
Dari hasil pemantauan selama patroli berlangsung, kondisi arus lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota terpantau lancar dan terkendali tanpa adanya gangguan menonjol.
Kegiatan patroli berakhir dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Langkah ini diharapkan dapat menjaga mobilitas masyarakat tetap nyaman sekaligus memperkuat situasi keamanan di wilayah Kota Kediri. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Jagalan Kediri Jalin Komunikasi dengan Pengurus Gereja untuk Antisipasi Kehadiran Ratusan Jemaat
Kediriselaludihati.com – Kepolisian mulai melakukan langkah antisipatif menjelang pelaksanaan ibadah peringatan Kenaikan Isa Almasih 2026 di Kota Kediri. Salah satunya dilakukan melalui koordinasi antara Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan dengan pengurus rumah ibadah guna memastikan kegiatan keagamaan berjalan aman dan tertib.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (13/5/2026) sekitar pukul 09.00 WIB di halaman Gereja Diaspora Sejahtera, Kelurahan Jagalan, Kota Kediri.
Dalam kegiatan sambang dan koordinasi itu, Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan bertemu langsung dengan Pendeta Triposa Supiyatun selaku gembala jemaat Gereja Diaspora Sejahtera.
Pertemuan membahas persiapan pelaksanaan ibadah dalam rangka peringatan Kenaikan Isa Almasih yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Juni 2026 dengan estimasi kehadiran sekitar 500 jemaat.
Selain koordinasi teknis terkait rencana kegiatan ibadah, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada pengurus gereja agar turut berperan aktif menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan lingkungan sekitar selama rangkaian kegiatan berlangsung.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan koordinasi dini dengan pengelola rumah ibadah menjadi langkah penting untuk memetakan kebutuhan pengamanan sekaligus mencegah potensi gangguan.
“Setiap kegiatan keagamaan yang melibatkan jumlah jemaat cukup besar perlu dipersiapkan secara matang, baik dari sisi keamanan, parkir, arus keluar masuk jemaat, maupun kenyamanan masyarakat sekitar,” ujar Bowo, Rabu.
Ia menegaskan kepolisian berkomitmen memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat dalam menjalankan kegiatan ibadah dan perayaan keagamaan.
Menurut dia, sinergi antara aparat keamanan, pengurus rumah ibadah, dan masyarakat sekitar menjadi faktor utama terciptanya situasi yang kondusif.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga toleransi, saling menghormati, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dan damai,” katanya.
Langkah koordinatif seperti ini, lanjut dia, merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian dalam memastikan setiap agenda masyarakat dapat berjalan lancar tanpa gangguan keamanan.
Dari hasil monitoring di lokasi, kegiatan sambang dan koordinasi berlangsung lancar, aman, dan terkendali.
Dengan adanya komunikasi awal antara kepolisian dan pengurus gereja, persiapan pelaksanaan ibadah Kenaikan Isa Almasih diharapkan dapat berlangsung lebih tertib serta memberikan rasa nyaman bagi seluruh jemaat dan masyarakat sekitar. (res/an).
Peristiwa
Sinergi Bhabinkamtibmas, TRC, dan Kader Jiwa Kota Kediri untuk Penanganan Warga Secara Humanis
Kediriselaludihati.com – Upaya penanganan warga dengan gangguan kejiwaan di Kota Kediri terus dilakukan melalui kolaborasi lintas sektor. Jajaran Unit Binmas Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) dan kader kesehatan jiwa melaksanakan kegiatan pendampingan dan pengantaran pasien untuk menjalani rehabilitasi, pada Selasa (12/5/2026) malam.
Kegiatan berlangsung sekitar pukul 20.00 WIB dengan titik awal penanganan warga dari Kelurahan Ngampel, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri. Proses selanjutnya dilakukan di Barak Dinas Sosial Kelurahan Semampir sebagai lokasi transit sebelum pemberangkatan rehabilitasi.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Ngampel Aipda Soleh bersama petugas TRC dan kader jiwa mendampingi proses evakuasi seorang warga yang membutuhkan penanganan medis lanjutan untuk menjalani rehabilitasi di fasilitas kesehatan jiwa di wilayah Lawang, Kabupaten Malang.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk respons cepat atas kebutuhan penanganan kesehatan dan keselamatan warga, sekaligus memastikan proses berjalan aman dan tertib.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, SH, mengatakan keterlibatan kepolisian dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan bagian dari pelayanan humanis kepada masyarakat.
“Bhabinkamtibmas hadir tidak hanya dalam fungsi keamanan, tetapi juga mendukung penanganan persoalan sosial di lingkungan masyarakat. Koordinasi dengan dinas terkait dan tenaga pendamping sangat penting agar warga yang membutuhkan penanganan khusus bisa mendapatkan layanan yang tepat,” ujar Rudi, pada Rabu (13/5/2026).
Ia menegaskan pendekatan persuasif dan kolaboratif menjadi prioritas dalam setiap penanganan warga dengan kondisi khusus agar proses berlangsung tanpa menimbulkan keresahan di lingkungan sekitar.
Menurut dia, dukungan keluarga, perangkat kelurahan, tenaga kesehatan, dan unsur sosial sangat menentukan keberhasilan rehabilitasi dan pemulihan pasien.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam penanganan isu sosial yang membutuhkan intervensi lintas instansi.
Selama proses pendampingan hingga pengantaran ke lokasi transit, situasi terpantau aman, lancar, dan terkendali.
Kepolisian berharap langkah rehabilitasi tersebut dapat membantu proses pemulihan pasien sekaligus meningkatkan kualitas penanganan kesehatan jiwa berbasis kolaborasi di wilayah Kota Kediri. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
