Uncategorized
Gelar Apel, Kapolda Jatim Cek Kelayakan Alsus dan Almatsus yang Dimiliki Satker
SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Toni Harmanto, bersama Waka Polda Jatim Brigjen Pol Slamet Hadi Suparptoyo, didampimgi Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, menggelar Apel Gelar Alsus dan Almatsus yang Dimiliki Satker Polda Jatim, di Lapangan Upacara Mapolda Jatim Selasa (3011/2022) pagi,
Kapolda Jatim Irjen Pol Toni bersama Waka Polda dan pejabat utama Polda Jawa Timur, usai melaksanakan apel, langsung melakukan pengecekan Alsus dan Almatsus yang dimiliki masing masing satker.
Irjen Toni menjelaskan, Apel gelar alsus dan almatsus ini bertujuan untuk mengetahui dan mengevaluasi kondisi almatsus, sehingga dapat dipastikan masih layak dan siap digunakan.
“Kita dapat mempelajari dari kejadian Kanjuruhan yang menjadi salah satu perhatian yakni ada gas air mata yang kadaluarsa, sehingga jangan sampai ada almatsus di satker Polda Jatim yang habis masa kadaluarsanya sebelum digunakan,” jelas Irjen Pol Toni Harmanto.
Lanjut Toni, apabila ada masukan dari anggota yang di lapangan terkait alsus dan almataus yang dibutuhkan saat bertugas, para kasatker agar melakukan pengkajian dan mengajukan pada pimpinan.
“Polda jawa timur melaksanakan gelar alsus artinya kita mengevaluasi kembali dan melihat kembali sambil sharing dengan para pejabat dengan satker satu dengan yang lain. Karena belum tentu semua pejabat ini tau peralatan almatsus yang dimiliki satker lain,” lanjut dia.
Sehingga dengan keterbukaan gelar ini akan terlihat, kayak tadi ada peralatan yang digunakan di reserse maupun yang bisa digunakan di samapta.
“Kedua evaluasi penggunaan juga sambil nanti akan memberi masukan pada satuan atas. Artinya peralatan peralatan ini kan ada yang diberikan kepada kita, dari top down ada juga yang bottom up kita memberikan acuan usulan. Ini yang perlu dikomunikasikan sehingga peralatan termanfaatkan semua,” jelasnya.
Berikutnya batasan waktu, latsus inikan ada beberapa masa pakai. Ini yang perlu dikaji lagi supaya penggunaan ini memang termanfaatkan pada masanya sehingga tidak lagi lewat waktu. Saya mengatakan lebih baik rusak karena dipakai daripada rusak tidak dipakai karena masa waktu yang sudah habis.
Sementara beberapa Alsus dan Almatsus yang dimiliki satker Polda Jatim, kendaraan Operasional 80, Forensik 12, Persenjataan 8.570, Penginderaan 26, TIK 14.777, Transnational Crime 7 dan Alpakam 28.619. (*)
Peristiwa
Polsek Kediri Kota Tekankan Pentingnya Komunikasi Keluarga dalam Mencegah Kenakalan dan Pelanggaran Hukum Anak
Kediriselaludihati.com – Upaya pencegahan kekerasan terhadap anak dan kenakalan remaja tidak hanya menjadi tanggung jawab keluarga, tetapi juga membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kepolisian.
Hal itulah yang dilakukan jajaran Polsek Kediri Kota saat menjadi narasumber dalam kegiatan parenting yang digelar di Taman Brantas, Jalan Mayjen Sungkono, Kelurahan Pocanan, Kecamatan Kota, Kota Kediri, pada Rabu (24/6/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menghadirkan Kanit Lantas Polsek Kediri Kota AKP Cham Sunarko bersama dua anggota Polwan, yakni Aiptu Heni Yuslianti, S.H., dan Aiptu Anita D., S.H. Mereka hadir mewakili Kapolsek Kediri Kota sebagai narasumber dalam kegiatan bertema “Komunikasi Efektif Orang Tua dan Anak dalam Upaya Pencegahan Tindak Pidana Kekerasan terhadap Anak Usia Dini.”
Acara yang dihadiri sekitar 50 peserta tersebut melibatkan unsur pemerintah kelurahan, Babinsa, tokoh masyarakat, serta para orang tua yang berasal dari Kelurahan Pocanan. Para peserta mendapatkan berbagai materi mengenai pola komunikasi yang sehat dalam keluarga, pengasuhan anak, hingga upaya pencegahan perilaku yang berpotensi melanggar hukum.
Dalam pemaparannya, AKP Cham Sunarko menjelaskan bahwa komunikasi merupakan fondasi utama dalam membangun hubungan yang harmonis antara orang tua dan anak. Menurutnya, banyak permasalahan sosial yang berawal dari kurangnya komunikasi dan pengawasan dalam keluarga.
“Orang tua harus menjadi tempat pertama bagi anak untuk bercerita, berdiskusi, dan mencari solusi. Ketika komunikasi berjalan baik, anak akan merasa lebih nyaman menyampaikan persoalan yang dihadapi sehingga risiko terjadinya kekerasan maupun perilaku menyimpang dapat diminimalkan,” ujarnya.
Selain membahas pentingnya komunikasi, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai peran orang tua sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Sikap, ucapan, dan perilaku orang tua dinilai memiliki pengaruh besar terhadap pembentukan karakter anak sejak usia dini.
“Anak adalah peniru yang sangat baik. Apa yang mereka lihat dan dengar dari lingkungan keluarga akan menjadi bagian dari proses pembentukan karakter mereka. Karena itu, orang tua harus memberikan contoh yang baik dalam perkataan maupun tindakan,” kata Cham.
Materi lainnya yang menjadi perhatian peserta adalah pentingnya pengawasan terhadap penggunaan telepon genggam dan aktivitas anak di dunia digital. Dalam era perkembangan teknologi yang begitu pesat, orang tua dituntut lebih aktif mendampingi anak agar tidak terpapar konten negatif maupun pergaulan yang berpotensi menjerumuskan pada perilaku melanggar hukum.
AKP Cham mengingatkan bahwa penggunaan media sosial dan internet tanpa pengawasan dapat menimbulkan berbagai risiko bagi anak-anak, mulai dari perundungan siber, penyalahgunaan teknologi, hingga menjadi korban maupun pelaku tindak pidana.
“Pengawasan penggunaan gawai sangat penting. Orang tua perlu mengetahui aktivitas digital anak, siapa teman bergaulnya, dan bagaimana interaksi mereka di media sosial. Pendampingan yang tepat akan membantu anak menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab,” jelasnya.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan keterlibatan kepolisian dalam kegiatan parenting merupakan bagian dari upaya preventif untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak.
“Pencegahan selalu lebih baik daripada penindakan. Melalui edukasi parenting ini kami ingin memberikan pemahaman kepada masyarakat bahwa keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak dan mencegah munculnya berbagai permasalahan sosial,” ujarnya.
Menurut Bowo, sinergi antara keluarga, lingkungan, sekolah, pemerintah, dan aparat keamanan menjadi kunci dalam menciptakan generasi muda yang sehat, berkarakter, dan taat hukum.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait pola pengasuhan anak di era digital. Seluruh materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh peserta.
Hingga kegiatan berakhir, situasi berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Polsek Kediri Kota berharap kegiatan edukasi seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan lingkungan yang ramah anak serta mencegah terjadinya tindak pidana kekerasan terhadap anak sejak usia dini. (res/an)
Peristiwa
Sasar Bank, SPBU hingga Pertokoan Emas, Polsek Kediri Kota Antisipasi Kejahatan 3C di Jantung Kota Kediri
Kediriselaludihati.com – Jajaran Polsek Kediri Kota terus meningkatkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) melalui patroli dialogis di sejumlah titik strategis.
Pada Rabu (24/6/2026), personel Polsek Kediri Kota melaksanakan patroli jalan kaki dengan menyasar kawasan perbankan, SPBU, pertokoan emas, serta pusat aktivitas masyarakat guna mengantisipasi potensi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor).
Kegiatan patroli dimulai pukul 10.00 WIB dan dipimpin oleh Pawas Iptu Murdijono bersama Padal Iptu Moh. Mekrot serta didukung personel Aiptu April, Aipda Safrizal, dan Aipda Agus Budiono.
Sejumlah lokasi yang menjadi sasaran patroli antara lain SPBU Joyoboyo, Bank Jatim Syariah di Jalan Diponegoro, kawasan pertokoan emas di Jalan Dhoho, Bank Jatim di Jalan PK Bangsa, serta Bank Bukopin di Jalan Diponegoro, Kota Kediri. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki tingkat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat yang tinggi.
Dalam pelaksanaannya, personel melakukan patroli secara dialogis dengan menyambangi karyawan perbankan, petugas keamanan, pengelola SPBU, juru parkir, pelaku usaha, hingga masyarakat yang beraktivitas di sekitar lokasi patroli. Petugas memberikan berbagai imbauan kamtibmas guna meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu langkah preventif yang efektif untuk mencegah gangguan keamanan sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Melalui patroli dialogis, anggota tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung kepada masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, diharapkan masyarakat semakin peduli terhadap keamanan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.
Menurut Bowo, kawasan perbankan, pertokoan emas, dan objek vital lainnya menjadi perhatian khusus karena memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi dibandingkan lokasi lainnya. Oleh karena itu, kehadiran polisi di lapangan menjadi salah satu bentuk upaya pencegahan terhadap berbagai tindak kriminalitas.
“Kami terus mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, terutama saat melakukan transaksi keuangan atau membawa barang berharga. Jika menemukan hal-hal yang mencurigakan, segera laporkan kepada petugas kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” katanya.
Selain menyampaikan imbauan kepada masyarakat, petugas juga melakukan pengecekan situasi keamanan di lingkungan perbankan dan pusat perbelanjaan guna memastikan sistem pengamanan berjalan dengan baik. Koordinasi dengan petugas keamanan setempat juga dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi gangguan kamtibmas.
Keberadaan patroli jalan kaki di kawasan pusat kota mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran polisi secara langsung di tengah aktivitas warga dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap upaya kepolisian dalam menjaga keamanan lingkungan.
Kapolsek menambahkan bahwa patroli akan terus dilakukan secara rutin dengan pola waktu dan lokasi yang bervariasi agar mampu menjangkau seluruh wilayah hukum Polsek Kediri Kota.
“Patroli preventif seperti ini akan terus kami tingkatkan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan akhirnya adalah menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif,” tegasnya.
Dari hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh lokasi patroli terpantau aman dan terkendali. Aktivitas masyarakat berjalan normal tanpa ditemukan gangguan keamanan yang menonjol.
Polsek Kediri Kota memastikan langkah-langkah preventif melalui patroli dialogis akan terus dioptimalkan guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah perkotaan sekaligus mencegah munculnya berbagai potensi tindak kriminalitas yang dapat meresahkan masyarakat. (res/an)
Peristiwa
Sasar ATM, SPBU hingga Permukiman, Polsek Pesantren Kediri Perkuat Kehadiran di Tengah Masyarakat
Kediriselaludihati.com – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) terus dilakukan jajaran Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota. Pada Rabu (24/6/2026), personel Polsek Pesantren melaksanakan patroli rutin dengan menyasar sejumlah objek vital, kawasan perbankan, pusat perbelanjaan, hingga permukiman warga guna mengantisipasi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor).
Kegiatan patroli dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dan dipimpin Pawas Iptu Andris S., didampingi Padal Aiptu Sony W., serta personel Aiptu Aris T. dan Aiptu Erik E. Patroli dilakukan secara mobile di sejumlah lokasi strategis yang dinilai memiliki tingkat aktivitas masyarakat cukup tinggi.
Adapun sasaran patroli meliputi objek vital, stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU), kawasan perbankan dan mesin ATM, pertokoan modern, permukiman penduduk, serta lokasi kegiatan masyarakat yang berada di wilayah hukum Polsek Pesantren.
Selain melakukan pemantauan situasi keamanan, petugas juga memberikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat, petugas keamanan, karyawan pertokoan, maupun warga yang ditemui selama patroli berlangsung. Imbauan tersebut terutama terkait kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas serta pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan patroli rutin merupakan langkah preventif yang terus dilakukan untuk menekan angka kriminalitas dan menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.
“Patroli ini merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan, khususnya 3C. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap potensi gangguan kamtibmas,” ujarnya.
Menurut Kompol Siswandi, objek vital dan kawasan publik menjadi salah satu fokus pengamanan karena memiliki tingkat aktivitas yang tinggi serta berpotensi menjadi sasaran tindak kejahatan apabila tidak dilakukan pengawasan secara berkala.
“Kami mengajak masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan, menjaga lingkungan masing-masing, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” katanya.
Dalam pelaksanaannya, petugas juga melakukan dialog dengan petugas keamanan perbankan dan karyawan pertokoan guna memastikan sistem pengamanan berjalan dengan baik. Di kawasan permukiman, anggota patroli menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga agar tidak lengah dalam menjaga kendaraan maupun barang berharga.
Keberadaan patroli kepolisian mendapat respons positif dari masyarakat. Warga menilai kehadiran polisi secara langsung di lapangan mampu memberikan rasa tenang sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya pemeliharaan keamanan yang dilakukan aparat kepolisian.
Polsek Pesantren menegaskan bahwa patroli serupa akan terus dilaksanakan secara rutin maupun insidental pada jam-jam rawan untuk mengantisipasi berbagai bentuk gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Melalui patroli yang berkesinambungan, kami berharap situasi keamanan di wilayah hukum Polsek Pesantren tetap terjaga dengan baik sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman,” tambah Kompol Siswandi.
Dari hasil pemantauan selama kegiatan berlangsung, situasi di seluruh titik yang menjadi sasaran patroli terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol, sementara aktivitas masyarakat berjalan normal sebagaimana mestinya.
Keberhasilan patroli tersebut semakin memperkuat komitmen Polsek Pesantren dalam mewujudkan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif melalui pendekatan preventif serta kehadiran aktif anggota kepolisian di tengah masyarakat. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
