Connect with us

Peristiwa

Gelar Patroli Antisipasi Kepadatan Kendaraan Kepulangan Anak Sekolah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto melaksanakan patroli lalu lintas dan harkamtibmas di Wiliyah Hukum Polsek Mojoroto. Jum’at tgl 28 Januari 2022 mulai pukul 12.30   –   selesai WIB .

Unit Lalu Lintas Polsek Mojoroto melaksanakan Kegiatan Patroli Lalu Lintas pengaturan kepulangan anak sekolah dan  harkamtibmas untuk antisipasi kepadatan kendaraan,antisipasi , antisipasi Laka Lantas serta 3-C.

“Sasaran kegiatan patroli lalu lintas untuk antisipasi kepadatan kendaraan kepulangan anak sekolah, antisipasi laka lantas , antisipasi 3C dan Harkamtibmas. Yakni di SMP 8 Jalan  Penanggungan , SMA 7 Jalan  Penanggungan, SMP 8 Jalan Penanggungan,” kata Kapolsek Mojoroto KOMPOL MUKHLASON, S.H.

Sementara di tempat terpisah di    Lingkungan Kelurahan Setonogedong ,Masjid Auliya dan Makam Syech Al Wasil.

Bhabhinkamtimas bersama tiga Pilar Kelurahan Setonogedong melaksanakan Kerja Bakti bersama dalam rangka Jumat Bersih   oleh anggota Koramil 01 Kecamatan Kota yang di pimpin oleh Kapten Inf Sutejo bersama  warga atau masyarakat dan pengurus takmir Masjid Auliya.

Danramil Kota Kapten Inf Kapten Sutejo menyatakan kegiatan ini dilaksanakan   agar terjalin sinergisitas antara TNI POLRI dan Masyarakat  dengan warga dan terlebih menghadapi musim penghujan rawan untuk   penyakit nyamuk demam berdarah  . (res|aro)

Continue Reading

Inspirasi

Polres Kediri Kota Tegaskan Layanan Tanpa Biaya dan Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Published

on

Kediriselaludihati- Harapan para korban pencurian kendaraan bermotor di wilayah Kediri Kota akhirnya terwujud. Satreskrim Polres Kediri Kota mengembalikan sepeda motor hasil tindak pidana pencurian kepada para pemiliknya secara gratis. Pengembalian dilakukan secara simbolis di Mako Polres Kediri Kota, Rabu (14/1/2026), dan diikuti oleh empat korban curanmor yang selama ini kehilangan sarana transportasi utama mereka.

Sepeda motor tersebut merupakan barang bukti dari pengungkapan kasus pencurian kendaraan bermotor yang dilakukan Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota bersama polsek jajaran. Para korban berasal dari wilayah barat Sungai Brantas, Kabupaten Kediri, yang sebelumnya melaporkan kehilangan kendaraan di sejumlah lokasi berbeda.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana menegaskan, pengembalian kendaraan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

“Kami langsung menyerahkan unit sepeda motor kepada masing-masing pemiliknya yang sebelumnya melaporkan kehilangan. Ini merupakan hasil dari pengungkapan kasus curanmor yang kami tangani,” kata AKP Cipto.

Menurut dia, selain mengamankan para tersangka, petugas juga berhasil menemukan dan mengamankan barang bukti berupa sepeda motor yang dicuri. Seluruh kendaraan kemudian melalui proses administrasi dan verifikasi sebelum dikembalikan kepada pemilik yang sah.

AKP Cipto memastikan, seluruh proses mulai dari laporan kehilangan, penyelidikan, hingga pengembalian kendaraan tidak dipungut biaya apa pun.

“Tidak ada biaya sama sekali. Semua gratis. Alhamdulillah, sepeda motor ini bisa kembali digunakan pemiliknya untuk beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Ia menambahkan, pengembalian barang bukti kepada korban menjadi salah satu bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi hak-hak masyarakat. Pihaknya berharap langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap kinerja kepolisian.

Di sisi lain, AKP Cipto juga mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dalam menjaga kendaraan, terutama saat memarkirkan motor di area terbuka atau minim pengawasan.

“Kami mengimbau warga untuk selalu mengunci ganda kendaraannya dan tidak teledor. Selain itu, kami berharap semakin banyak CCTV terpasang di titik-titik rawan atau blind spot di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Ini sangat membantu dalam pencegahan dan pengungkapan kejahatan,” tuturnya.

Sementara itu, Sri, salah satu korban pencurian asal Desa/Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya ketika menerima kembali sepeda motornya. Kendaraan tersebut selama ini menjadi sarana utama untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Terima kasih, Pak Polisi. Akhirnya motor saya bisa kembali. Saya sempat pasrah, tapi ternyata masih ada harapan,” ucapnya.

Raut bahagia juga terlihat dari korban lain yang hadir. Mereka mengaku sempat kesulitan beraktivitas sejak kehilangan kendaraan, mulai dari bekerja hingga mengurus keperluan keluarga.

Pengembalian sepeda motor ini sekaligus menegaskan keseriusan Polres Kediri Kota dalam memberantas kejahatan jalanan, khususnya pencurian kendaraan bermotor. Upaya penegakan hukum yang diiringi dengan pelayanan humanis diharapkan dapat menciptakan rasa aman sekaligus membangun kedekatan antara polisi dan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

kriminal

Empat Motor Disita, Satreskrim Polres Kediri Kota Juga Bongkar Kasus Penganiayaan Bersajam

Published

on

Kediriselaludihati- Satreskrim Polres Kediri Kota mengungkap kasus pencurian sepeda motor (curanmor) yang beraksi di sejumlah tempat kejadian perkara (TKP). Dalam pengungkapan ini, polisi mengamankan dua tersangka yang merupakan pasangan suami istri siri, masing-masing berinisial WN (29), warga Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, dan SN (33), warga Kabupaten Sidoarjo.

Selain membongkar kasus curanmor, jajaran Polres Kediri Kota juga mengungkap perkara penganiayaan menggunakan senjata tajam (sajam) yang terjadi di wilayah Kota Kediri.

Kasat Reskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana menjelaskan, pengungkapan curanmor bermula dari laporan seorang warga Desa/Kecamatan Tarokan yang kehilangan sepeda motor saat bekerja di sawah. Saat itu, korban memarkir sepeda motor Honda Supra X 125 di pinggir lahan pertanian.

“Setelah selesai memupuk jagung dan hendak pulang, sepeda motornya sudah tidak ada di tempat,” ujar AKP Cipto saat konferensi pers di Mapolres Kediri Kota, Rabu (14/1/2026).

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Resmob Satreskrim Polres Kediri Kota bersama Unit Reskrim Polsek Tarokan melakukan olah TKP dan penyisiran jalur yang terpantau kamera pengawas (CCTV). Dari rekaman tersebut, petugas memperoleh petunjuk arah pergerakan pelaku.

“Dari hasil penelusuran, diketahui tersangka berhenti di sebuah ruko. Setelah dilakukan pengecekan, ruko tersebut ternyata milik tersangka,” kata Cipto.

Petugas kemudian melakukan penangkapan dan menemukan barang bukti berupa sepeda motor Yamaha Mio dan Honda Supra X 125. Pengembangan berlanjut dan mengungkap bahwa para tersangka tidak hanya beraksi sekali.

“Hasil pendalaman menunjukkan tersangka telah melakukan pencurian di beberapa TKP. Kami mengamankan total empat unit sepeda motor serta satu unit motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan,” ujar Cipto.

Ia menambahkan, penyidik masih terus melakukan pengembangan karena terdapat indikasi adanya TKP lain yang belum terungkap. “Mohon doa masyarakat agar pengungkapan bisa lebih maksimal,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, AKP Cipto juga menyampaikan keberhasilan Satreskrim Polres Kediri Kota dalam mengungkap kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam jenis pisau yang terjadi di Kelurahan Ngadisimo, Kota Kediri. Pelaku berinisial KGP (25), warga Kelurahan Jamsaren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, telah diamankan.

Peristiwa penganiayaan tersebut dipicu oleh kesalahpahaman antara pelaku dan korban yang sebenarnya masih saling mengenal. Perselisihan berujung pada tindakan kekerasan dengan menggunakan pisau.
“Karena kesalahpahaman, terjadi penganiayaan menggunakan sajam. Pelaku sudah kami amankan dan diproses sesuai hukum yang berlaku,” ucap Cipto.

Polres Kediri Kota mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pencurian kendaraan bermotor, serta menghindari penyelesaian masalah dengan kekerasan.

“Kami mengajak masyarakat agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap segala bentuk aksi kriminal. Jika melihat hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” pungkas AKP Cipto. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Grogol Pastikan Check Sound Warga Desa Cerme Berjalan Aman dan Tertib

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian Sektor Grogol, Polres Kediri Kota menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan kegiatan masyarakat dengan mendampingi rapat koordinasi rencana pelaksanaan acara hiburan “Check Sound” di Desa Cerme, Kecamatan Grogol, Kota Kediri, pada Selasa (13/1/2026) pagi.

Bertempat di Kantor Desa Cerme, kegiatan yang berlangsung pukul 09.30 WIB hingga 10.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., didampingi Wakapolsek, Kanit Intelkam, dan Kanit Provos. Turut hadir Kepala Desa Cerme, Bhabinkamtibmas Desa Cerme Aipda Agus SBW, Babinsa, Ketua RT Santren Lor Asip, serta Ketua Karang Taruna sekaligus panitia kegiatan, Yahya.

Rapat koordinasi ini membahas secara khusus rencana pelaksanaan kegiatan “Check Sound” yang dijadwalkan berlangsung pada 16-17 Januari 2026 di Lapangan Desa Cerme. Agenda tersebut digelar untuk menyamakan persepsi seluruh pihak terkait, khususnya menyangkut aspek perizinan, pengamanan, pengaturan lalu lintas, hingga antisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Dalam forum tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Cerme Aipda Agus SBW menekankan pentingnya peran panitia dan masyarakat dalam menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Ia mengingatkan agar penyelenggara memperhatikan batas waktu, tingkat kebisingan, serta pengaturan massa dan parkir kendaraan.

“Acara hiburan rakyat harus tetap mengedepankan keamanan dan kenyamanan warga sekitar. Koordinasi yang baik antara panitia, pemerintah desa, dan aparat keamanan menjadi kunci agar kegiatan berjalan lancar tanpa menimbulkan gangguan,” ujar Aipda Agus.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono menegaskan bahwa Polri tidak melarang kegiatan masyarakat, namun memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai aturan dan tidak berpotensi menimbulkan kerawanan. Ia meminta panitia untuk mematuhi kesepakatan yang telah dibahas, termasuk terkait jam kegiatan, penggunaan sound system, serta kesiapan pengamanan internal.

“Kami hadir untuk mendampingi, bukan menghambat. Namun keselamatan dan ketertiban masyarakat adalah prioritas utama. Dengan koordinasi yang baik, kegiatan ini bisa menjadi hiburan yang positif bagi warga,” tegas Kapolsek.

Kepala Desa Cerme menyambut baik pendampingan dari pihak kepolisian dan TNI. Menurutnya, sinergi lintas sektor ini sangat membantu pemerintah desa dalam mengelola kegiatan masyarakat agar tetap kondusif.

Selama pelaksanaan rapat koordinasi, situasi berlangsung aman, lancar, tertib, dan terkendali. Hasil rapat menjadi dasar bagi panitia dalam menyiapkan teknis kegiatan “Check Sound” agar dapat berlangsung tertib, aman, serta tidak mengganggu ketenteraman warga sekitar. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page