Peristiwa
Gelar Police Goes To School, Satlantas Polres Kediri Kota Datang ke MI Miftahul Afkar
Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota melaksanakan
kegiatan Police Goes To School
Pelaksanaan Hari Senin 20 November 2023 pukul 07.00 WIB s.d. selesai. Tempat kegiatan MI Miftahul Afkar, Dusun Selotopeng Banyakan Kediri.
Hadir dalam kegiatan ini, Kanit Kamsel dan Anggota Kamsel
Tim Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota Melaksanakan Kegiatan Police Goes To School di MI Miftahul Afkar Dusun Selitopeng Banyakan Kediri, dengan Materi Perdidikan Berlalu Lintas Sejak Dini.
“Dalam kegiatan Police Goes To School berlangsung aman, tertib dan lancar,” ujar Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Andhini Puspa Nugraha, S.T.K., S.I.K.(res/an).
Peristiwa
Pengendara Tanpa Helm, Penerobos Lampu Merah dan Knalpot Brong Jadi Sasaran Operasi di Bandar Ngalim Kediri
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota mencatat 18 penindakan dalam Operasi Patuh Semeru 2026 di Simpang Empat Bandar Ngalim, Kota Kediri, pada Selasa (3/11/2026) pagi. Sejak pukul 06.30 WIB, petugas menyasar pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm, pengendara yang menerobos lampu merah, serta pengguna knalpot yang tidak sesuai spesifikasi pabrik.
Dari kegiatan di persimpangan itu, polisi mencatat barang bukti berupa 14 surat tanda nomor kendaraan (STNK), dua surat izin mengemudi (SIM), dan dua sepeda motor. Jumlah penindakan untuk masing-masing jenis pelanggaran belum dirinci.
Khusus untuk knalpot yang diduga tidak sesuai spesifikasi pabrik atau dikenal sebagai knalpot brong, petugas menggunakan alat pengukur tingkat kebisingan. Alat tersebut mengukur suara knalpot dalam satuan desibel sebagai dasar pemeriksaan.
Kegiatan di Bandar Ngalim berlangsung pada hari kesembilan Operasi Patuh Semeru 2026. Operasi selama 14 hari ini dimulai pada 26 Oktober dan dijadwalkan berakhir pada 8 November 2026. Setelah mengutamakan edukasi pada pekan pertama, polisi mulai menerapkan tilang manual pada pekan kedua, terutama untuk pelanggaran yang berisiko menyebabkan kecelakaan fatal.
Sehari sebelumnya, Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., mengingatkan pengguna jalan agar tetap mematuhi aturan setelah operasi berakhir. “Kepatuhan harus menjadi kebiasaan setiap hari, bukan hanya ketika ada operasi kepolisian,” ujar AKP Septia.
Secara keseluruhan, Operasi Patuh Semeru di wilayah Polres Kediri Kota menetapkan sembilan sasaran prioritas. Lima di antaranya ialah penggunaan pelat nomor yang tidak sesuai standar teknis, melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, tidak mengenakan sabuk pengaman, serta mengendarai sepeda motor tanpa memakai helm berstandar nasional Indonesia (SNI).
Empat sasaran lainnya ialah, berkendara melebihi batas kecepatan, mengemudikan kendaraan di bawah umur, berkendara di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, serta membawa lebih dari satu penumpang dengan sepeda motor. Dalam penindakan di Bandar Ngalim pada Selasa pagi, petugas juga memberi perhatian khusus pada kepatuhan terhadap lampu lalu lintas dan penggunaan knalpot brong. (res/an)
Peristiwa
Sembilan Pelanggaran Jadi Sasaran Operasi Patuh Semeru di Kediri Kota hingga 8 November
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menerbitkan 58 tilang manual terhadap pelanggaran yang terlihat langsung oleh petugas. pada Senin (2/11/2026) sore.
Penindakan itu berlangsung pada hari kedelapan Operasi Patuh Semeru 2026. Pada malam harinya, polisi memantau arus kendaraan di Simpang Empat Ringin Sirah dan Simpang Empat Lonceng.
Operasi Patuh Semeru 2026 berlangsung selama 14 hari, sejak 26 Oktober hingga 8 November 2026. Pada pekan pertama, polisi mengutamakan edukasi kepada pengguna jalan. Memasuki pekan kedua, polisi mulai menerapkan tilang manual, terutama untuk pelanggaran yang berisiko memicu kecelakaan fatal. Tilang elektronik tetap berjalan selama operasi.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota Ajun Komisaris Polisi (AKP) Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., mengingatkan pengendara agar tetap mematuhi aturan setelah operasi berakhir. “Kepatuhan harus menjadi kebiasaan setiap hari, bukan hanya ketika ada operasi kepolisian,” ujar AKP Septia.
Sembilan jenis pelanggaran menjadi prioritas operasi di wilayah Polres Kediri Kota. Lima di antaranya berkaitan dengan perilaku di jalan, yakni melawan arus, menggunakan ponsel saat berkendara, melampaui batas kecepatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol atau narkoba, serta membawa lebih dari satu penumpang dengan sepeda motor.
Empat sasaran lainnya adalah pengendara di bawah umur, pengemudi yang tidak mengenakan sabuk keselamatan, pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm berstandar Nasional Indonesia (SNI), serta penggunaan pelat nomor kendaraan yang tidak sesuai standar teknis.
Kegiatan pada Senin sore diawali dengan apel pukul 15.00 WIB di Markas Satlantas Polres Kediri Kota. Selain AKP Septia dan jajaran Satlantas, anggota Polisi Militer dan Dinas Perhubungan turut mengikuti apel sebelum penindakan di lapangan.
Dari 58 tilang yang diterbitkan sore itu, polisi mencatat 22 surat tanda nomor kendaraan (STNK), terdiri atas 14 STNK sepeda motor dan delapan STNK kendaraan roda empat. Petugas juga mencatat tujuh surat izin mengemudi (SIM), yakni tiga SIM A dan empat SIM C.
Sebanyak 29 tilang lainnya tercatat dalam kategori kendaraan, terdiri atas 28 sepeda motor dan satu kendaraan roda empat. Jumlah tilang untuk masing-masing dari sembilan jenis pelanggaran prioritas tersebut belum dirinci.
Mulai pukul 19.00 WIB, petugas patroli dan pengawalan Satlantas Polres Kediri Kota menggunakan mobil patroli untuk memantau lalu lintas di Simpang Empat Ringin Sirah dan Simpang Empat Lonceng. Patroli malam itu juga dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan di sekitar kedua persimpangan. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Dermo Kawal Penilaian Adipura, Kapolsek Mojoroto Dorong Kepedulian Lingkungan
Kediriselaludihati – Bank Sampah Semanding Berseri di Jalan Merbabu Gang 3, RT 4 RW 1, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, mendapat kunjungan tim penilai dari Provinsi Jawa Timur dalam rangka penilaian Adipura, Senin (2/11/2026).
Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 14.30 WIB tersebut mendapat pendampingan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo Aiptu Suhartono bersama unsur tiga pilar, yakni pemerintah kelurahan, TNI, dan Polri.
Kehadiran tim penilai menjadi momentum bagi pengelola bank sampah dan masyarakat setempat untuk menunjukkan kegiatan pengelolaan sampah berbasis lingkungan yang selama ini dijalankan.
Dalam kunjungan tersebut, tim penilai didampingi perwakilan dinas lingkungan hidup Kota Kediri, Lurah Dermo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Ketua RT 4 RW 1, serta para kader Bank Sampah Semanding Berseri.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., mengatakan keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan kepolisian terhadap program kemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
“Kami mendukung kegiatan masyarakat yang bertujuan menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar merupakan bagian dari upaya membangun kedekatan sekaligus memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kompol Rudi.
Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga membutuhkan partisipasi dan kesadaran masyarakat secara berkelanjutan.
Keberadaan bank sampah menjadi salah satu sarana yang dapat mendorong warga untuk memilah dan mengelola sampah rumah tangga agar memiliki manfaat lebih besar.
“Bank sampah menunjukkan bahwa persoalan lingkungan dapat ditangani melalui kebersamaan dan kepedulian warga. Kami berharap semangat seperti ini terus berkembang di tengah masyarakat,” katanya.
Kompol Rudi menilai keterlibatan pengurus lingkungan dan kader bank sampah merupakan bagian penting dalam membangun kebiasaan hidup bersih.
Menurutnya, keberhasilan pengelolaan lingkungan tidak hanya ditentukan oleh penilaian atau penghargaan, tetapi juga konsistensi masyarakat dalam menjaga kebersihan sehari-hari.
“Yang terpenting bukan hanya saat dilakukan penilaian, tetapi bagaimana kesadaran menjaga lingkungan dapat menjadi kebiasaan bersama.
Lingkungan yang bersih dan tertata tentu memberikan manfaat bagi seluruh warga,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kerja sama antara pemerintah kelurahan, petugas lingkungan hidup, pengurus RT, kader bank sampah, dan masyarakat dalam mendukung kegiatan tersebut.
Melalui pendekatan Polisi Bersama Masyarakat, Polsek Mojoroto berupaya hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan lingkungan sebagai bagian dari pelayanan serta penguatan hubungan dengan warga.
Pendampingan tim penilai Adipura di Bank Sampah Semanding Berseri berlangsung tertib dan lancar. Berdasarkan laporan petugas, kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa4 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
