Connect with us

Lalu Lintas

Habib Syech Hadir di Puncak Festival Santri Nusantara Kediri, 503 Personel Internal Disebar di 47 Titik

Published

on

Kediriselaludihati – Sekitar 50.000 jemaah diperkirakan menghadiri Lirboyo Bersholawat bersama Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf di Pondok Pesantren Lirboyo, Kota Kediri, Kamis (8/10/2026) malam. Mengantisipasi besarnya massa, pengamanan, rekayasa lalu lintas, jalur evakuasi hingga larangan konvoi mulai dipersiapkan.

Lirboyo Bersholawat menjadi acara puncak Festival Santri Nusantara 2026 yang berlangsung pada 4-8 Oktober 2026. Acara puncak dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB di lapangan sebelah barat Aula Al Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo.

Persiapan pengamanan dibahas dalam rapat koordinasi di Rupatama Polres Kediri Kota, Selasa (6/10/2026) mulai pukul 13.00 WIB.

Rapat dipimpin Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si. dan diikuti unsur kepolisian dari sejumlah daerah, TNI, Brimob, Subdenpom, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Kesbangpol, panitia serta unsur Pagar Nusa dan GASMI.

Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto meminta panitia menyampaikan secara rinci seluruh rencana kegiatan agar potensi persoalan dapat dipetakan sebelum acara berlangsung.

“Panitia agar memaparkan pelaksanaan kegiatan apa adanya dan secara detail sehingga kita bisa bekerja sama menyiapkan pengamanan,” kata Wisnu dalam rapat koordinasi.

Diperkirakan 50.000 Jemaah

Panitia memperkirakan sekitar 50.000 jemaah akan menghadiri Lirboyo Bersholawat. Kegiatan tersebut terbuka untuk masyarakat umum.

Sejumlah tamu dari tingkat Provinsi Jawa Timur juga masuk dalam daftar undangan panitia. Untuk mengatur pergerakan massa, jalur tamu VVIP dan VIP direncanakan melalui sisi timur, sedangkan masyarakat umum disiapkan dua akses masuk dari arah barat.

Panitia juga menyiapkan sejumlah layar di beberapa lokasi untuk memecah konsentrasi jemaah.

Untuk pengamanan internal, Pondok Pesantren Lirboyo menyiapkan 503 personel yang akan ditempatkan di 47 titik, baik di dalam maupun sekitar kawasan pesantren.

Wisnu meminta petugas internal yang telah ditunjuk benar-benar dimaksimalkan untuk membantu aparat di lapangan.

“Orang-orang yang ditunjuk untuk pengamanan di titik internal pondok agar dimaksimalkan sehingga bisa membantu petugas pengamanan,” ujarnya.

Sementara Polres Kediri Kota akan lebih memfokuskan pengamanan pada sektor luar kawasan pesantren, terutama ruas dan persimpangan yang berpotensi mengalami kepadatan lalu lintas.

Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H. mengatakan personel akan ditempatkan pada titik-titik yang telah dipetakan agar aktivitas masyarakat di sekitar Lirboyo tetap dapat dikelola.

“Kami memfokuskan pengamanan sektor luar dan beberapa titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan. Personel akan diploting pada titik pengamanan agar kegiatan tidak mengganggu masyarakat,” kata Iwan.

Jalan Ditutup Mulai Pukul 17.00 WIB

Dalam rakor, panitia menyampaikan penutupan jalan di sekitar lokasi direncanakan mulai pukul 17.00 WIB atau sekitar dua jam sebelum Lirboyo Bersholawat dimulai.

Jemaah yang menggunakan kendaraan roda empat akan diarahkan menuju kantong-kantong parkir yang telah disiapkan.

Pengelolaan parkir selama kegiatan akan dikoordinasikan dengan Karang Taruna setempat.

Pedagang juga menjadi perhatian karena keberadaannya di badan jalan berpotensi mempersempit ruang lalu lintas ketika puluhan ribu jemaah datang.

“Terkait pedagang yang biasanya memakan jalur lalu lintas, ini harus diperhatikan karena nantinya dapat menimbulkan kemacetan,” kata Wisnu.

Panitia menyatakan telah berkoordinasi dengan Karang Taruna agar pedagang tidak menggunakan badan jalan.

Selain pengaturan lalu lintas, jalur evakuasi menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian khusus.

“Jalur evakuasi harus steril dari kendaraan,” kata Iwan.

Panitia memastikan jalur tersebut akan dijaga tetap steril selama kegiatan.

Tiga ambulans juga disiapkan untuk mendukung pelayanan kesehatan. Selain itu, panitia menyiapkan tenda darurat dan fasilitas UKS.

Larangan Konvoi Jadi Perhatian

Potensi konvoi menuju lokasi acara turut dibahas secara khusus.Wisnu meminta pengurus Pagar Nusa mengingatkan anggotanya agar tidak melakukan konvoi menuju Pondok Pesantren Lirboyo.

“Kami mengimbau kepada panitia dan pengurus cabang Pagar Nusa agar mengingatkan adik-adiknya untuk tidak melakukan konvoi,” kata Wisnu.

Kabag Ops juga meminta dilakukan langkah penggalangan serta penyekatan untuk mencegah konvoi.

Pengurus Pagar Nusa menyatakan telah memberikan imbauan kepada anggotanya. Dalam rakor juga dibahas rencana pembuatan video instruksi dari pimpinan cabang agar larangan tersebut tersampaikan hingga tingkat ranting.

Perhatian terhadap konvoi menguat setelah beredar sejumlah flyer di media sosial yang mencantumkan ajakan terkait kehadiran kelompok pencak silat.

Panitia menegaskan tidak mengundang perguruan pencak silat secara khusus dalam kegiatan tersebut.

“Di sini kami tidak mengundang perguruan atau pencak silat, tetapi ada beberapa flyer yang beredar seolah-olah kami mengundang,” demikian penjelasan panitia dalam rakor.

Karena itu, pengurus Pagar Nusa diminta ikut menyampaikan klarifikasi dan imbauan kepada jaringan di tingkat bawah.

Bendera Besar Juga Diantisipasi

Kasat Binmas Polres Kediri Kota AKP Cahyo turut menyoroti kebiasaan membawa bendera berukuran besar dalam kegiatan sholawat.

Ia meminta bendera besar tidak dikibarkan di dalam lapangan karena berpotensi mengganggu pandangan maupun kenyamanan jemaah lainnya.

Selain Polres Kediri Kota, persiapan pengamanan melibatkan unsur Polres Tulungagung, Polres Nganjuk dan Polres Kediri. TNI juga terlibat melalui Brigif Wira Yudha dan Kodim 0809/Kediri, bersama Brimob Kediri serta Subdenpom V/2-2 Kediri.

Dari Pemerintah Kota Kediri, koordinasi melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Kesbangpol dan Dinas Kesehatan.

Polres Kediri Kota meminta seluruh perwira pengendali membawa alat komunikasi handy talky (HT) untuk mempermudah koordinasi ketika kegiatan berlangsung.

Dengan perkiraan puluhan ribu jemaah, pengamanan akan difokuskan pada pengendalian arus kedatangan dan kepulangan, titik rawan kemacetan, kantong parkir, pencegahan konvoi serta memastikan jalur evakuasi tetap dapat digunakan dalam kondisi darurat. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Polisi Jaga Simpang RS Baptis dan Bence, Cegah Balap Liar serta Kejahatan 3C

Published

on

Kediriselaludihati – -Polsek Pesantren meningkatkan patroli Harkamtibmas dan cipta kondisi di wilayah Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Minggu (4/10/2026) dini hari. Delapan personel diterjunkan ke Simpang Empat RS Baptis dan Simpang Empat Bence mulai pukul 00.10 WIB untuk mengantisipasi balap liar sekaligus mencegah kejahatan 3C.

Patroli dilakukan dengan menempatkan personel pada dua persimpangan yang telah ditentukan. Polisi melakukan pemantauan terhadap aktivitas kendaraan dan situasi lingkungan ketika kondisi jalan mulai lengang.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan tersebut difokuskan pada upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat pada malam hingga dini hari.

“Pelaksanaan kegiatan Harkamtibmas, cipta kondisi dan antisipasi balap liar dilakukan guna mencegah 3C serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif dan aman,” kata Siswandi, berdasarkan keterangan kegiatan Polsek Pesantren.

Tiga jenis kejahatan yang menjadi perhatian dalam patroli tersebut adalah pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor.

Di Simpang Empat RS Baptis, empat personel diterjunkan, yakni Iptu Andris, Aiptu Efindra, Aiptu Agus S. dan Aipda Ainul, S.H.

Sementara empat personel lainnya ditempatkan di Simpang Empat Bence, terdiri dari Aiptu M. Rofik, Aiptu Agus Karyono, Aiptu Feri dan Aiptu Aris Tri.

Personel melakukan pemantauan terhadap kendaraan yang melintas sekaligus mengawasi kemungkinan munculnya aktivitas balap liar.

Pengawasan dilakukan sejak dini hari sebagai langkah preventif. Kehadiran polisi di jalan diharapkan dapat mempersempit ruang bagi kelompok yang hendak menggunakan jalan umum untuk adu kecepatan.

Balap liar menjadi salah satu sasaran pencegahan karena aktivitas tersebut berpotensi membahayakan pengendara yang terlibat maupun masyarakat lain yang masih menggunakan jalan.

Selain itu, kondisi sejumlah ruas yang semakin sepi pada dini hari membutuhkan peningkatan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan jalanan.

Siswandi menegaskan bahwa patroli diarahkan untuk menjaga kondisi wilayah tetap aman sekaligus mencegah gangguan sebelum berkembang menjadi tindak kriminal maupun gangguan lalu lintas.

“Antisipasi balap liar dilakukan sekaligus untuk mencegah 3C dan menjaga situasi kamtibmas tetap aman,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut tidak dilaporkan adanya balap liar yang ditemukan ataupun kendaraan yang diamankan. Polisi juga tidak melaporkan adanya kejadian 3C selama periode pemantauan.

Dengan demikian, patroli yang dilakukan Polsek Pesantren pada Minggu dini hari tersebut lebih diarahkan sebagai langkah pencegahan.

Polsek Pesantren juga mengingatkan masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak menggunakan jalan umum sebagai lokasi balapan.

Selain membahayakan diri sendiri, balap liar dapat mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya serta mengganggu masyarakat yang tinggal di sekitar ruas jalan.

Patroli Harkamtibmas dan cipta kondisi akan menjadi bagian dari upaya Polsek Pesantren meningkatkan kehadiran personel pada jam-jam rawan, terutama untuk mencegah balap liar, pencurian kendaraan bermotor dan kejahatan jalanan lainnya di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Dari Ringin Sirah hingga Kodim Selatan, Polisi Pantau Lalu Lintas dan Cegah Balap Liar di Kediri

Published

on

Kediriselaludihati – Satlantas Polres Kediri Kota meningkatkan patroli dan pengawasan lalu lintas sejak Jumat (2/10/2026) malam hingga larut malam. Kegiatan dilakukan dalam dua tahap, dimulai dengan Blue Light Patrol pukul 19.00 WIB dan dilanjutkan patroli gabungan cipta kondisi untuk mengantisipasi balap liar mulai pukul 23.30 WIB.

Pada tahap pertama, personel Patwal Satlantas Polres Kediri Kota diterjunkan ke Simpang Empat Ringin Sirah dan Simpang Empat Lonceng.

Menggunakan kendaraan roda empat dengan lampu rotator biru, petugas melakukan pemantauan arus kendaraan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan tersebut berada di bawah kendali Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. melalui laporan kegiatan menyebut Blue Light Patrol diarahkan untuk menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Personel melakukan patroli secara mobile dan pemantauan di titik yang telah ditentukan untuk melihat kondisi lalu lintas secara langsung.

Kehadiran kendaraan patroli dengan lampu biru menyala juga menjadi langkah preventif untuk meningkatkan keberadaan polisi di jalan pada malam hari.

Memasuki pukul 23.30 WIB, Satlantas Polres Kediri Kota melanjutkan kegiatan dengan pengamanan patroli gabungan Harkamtibmas dan cipta kondisi.

Pada kegiatan kedua, fokus pengawasan bergeser pada antisipasi balap liar.Personel Turjawali ditempatkan di Simpang Tiga Kodim Selatan dan Simpang Tiga Torn.

Petugas melakukan pengaturan serta penguraian arus lalu lintas sembari memantau aktivitas kendaraan yang berpotensi mengarah pada balap liar.

Pengawasan dilakukan pada jam ketika volume kendaraan mulai berkurang. Kondisi jalan yang lebih lengang pada malam hari menjadi salah satu alasan patroli preventif ditingkatkan.
Namun, dalam laporan kegiatan tersebut tidak disebutkan adanya balap liar yang ditemukan maupun penindakan terhadap pengendara. Kegiatan yang dilakukan Satlantas pada malam itu difokuskan pada langkah antisipasi dan pencegahan.

Polisi juga tidak melaporkan adanya kendaraan yang diamankan dalam kegiatan tersebut.

Menurut Septia, kegiatan pengaturan dan penguraian lalu lintas dilakukan sebagai bagian dari antisipasi terhadap potensi balap liar di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Balap liar menjadi perhatian karena penggunaan jalan umum untuk adu kecepatan berpotensi membahayakan pelaku maupun pengguna jalan lainnya.

Karena itu, patroli dilakukan sebelum aktivitas tersebut muncul dengan menempatkan personel di sejumlah titik yang menjadi sasaran pemantauan.

Selain mencegah balap liar, kegiatan pada Jumat malam tersebut tetap diarahkan untuk menjaga arus lalu lintas dan mengantisipasi gangguan kamtibmas.

Satlantas Polres Kediri Kota mengimbau masyarakat, terutama pengendara muda, tidak menjadikan jalan umum sebagai lokasi balapan maupun aktivitas lain yang membahayakan keselamatan.

Orang tua juga diharapkan ikut mengawasi penggunaan kendaraan bermotor oleh anak, khususnya pada malam hingga dini hari.

Rangkaian Blue Light Patrol dan cipta kondisi tersebut menjadi bagian dari langkah preventif Satlantas Polres Kediri Kota dengan memperkuat kehadiran polisi di jalan pada jam-jam yang membutuhkan peningkatan pengawasan. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Patroli MQR Sisir Pusat Kota Kediri Dua Kali Sehari, Dashcam Digunakan Pantau Lalu Lintas

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar patroli Mahameru Quick Response (MQR) dalam dua waktu berbeda, Minggu (4/10/2026). Patroli dilaksanakan sejak pagi dan kembali digelar pada sore hari dengan menyusuri sejumlah jalan utama serta kawasan pusat aktivitas masyarakat di Kota Kediri.

Patroli pertama dimulai sekitar pukul 06.00 WIB. Personel Patwal Satlantas Polres Kediri Kota menggunakan kendaraan roda empat yang dilengkapi dashcam untuk melakukan pemantauan arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Rute patroli pagi dimulai dari Jalan Mayor Bismo, kemudian menyusuri Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Pemuda, Jalan Hayam Wuruk hingga Jalan Brawijaya.

Kegiatan berada di bawah kendali Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan personel Patwal 45-106.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. melalui laporan kegiatan menyebut patroli MQR dilakukan untuk memantau kondisi arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Pengawasan kemudian kembali dilakukan pada sore hari.

Sekitar pukul 16.00 WIB, personel Patwal kembali bergerak menggunakan kendaraan patroli R4 dengan dashcam. Pada patroli kedua ini, rute yang ditempuh sebagian berbeda dibandingkan kegiatan pagi.

Petugas bergerak melalui Jalan Mayor Bismo, Jalan Mayjen Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Dhoho hingga Jalan Yos Sudarso.

Dengan demikian, pemantauan pada Minggu tersebut menjangkau sejumlah ruas utama sekaligus kawasan pusat Kota Kediri.

Patroli pada dua waktu berbeda memungkinkan petugas melihat perubahan karakter lalu lintas. Pada pagi hari, pemantauan dilakukan ketika aktivitas masyarakat mulai bergerak, sedangkan patroli sore menyasar kondisi jalan ketika mobilitas warga kembali meningkat.

Penggunaan kendaraan dengan dashcam turut mendukung pemantauan kondisi jalan selama personel bergerak dari satu ruas menuju ruas lainnya.

Petugas tidak hanya berada di satu titik, tetapi melakukan patroli secara mobile dengan menyusuri jalur yang telah ditentukan.

Selain kondisi arus kendaraan, personel juga melakukan pengawasan terhadap potensi gangguan kamtibmas yang ditemukan sepanjang perjalanan.

Patroli MQR menjadi salah satu bentuk kehadiran personel Satlantas di jalan sekaligus mempercepat pemantauan apabila muncul kondisi yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Sejumlah ruas yang dilalui pada patroli sore berada di kawasan pusat perdagangan dan aktivitas masyarakat, di antaranya Jalan Basuki Rahmat dan Jalan Dhoho. Sementara rute lainnya menghubungkan sejumlah bagian Kota Kediri.

Satlantas Polres Kediri Kota menempatkan kelancaran sekaligus keselamatan pengguna jalan sebagai fokus dalam kegiatan tersebut.

Masyarakat tetap diimbau mematuhi rambu dan aturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan serta menyesuaikan kecepatan kendaraan dengan kondisi jalan.

Melalui patroli MQR pagi dan sore, pemantauan lalu lintas tidak hanya dilakukan ketika terjadi kepadatan atau gangguan. Pengawasan dilakukan secara preventif untuk mendeteksi kondisi jalan sekaligus menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page