Connect with us

Peristiwa

Hangatnya Kebersamaan di Masjid Baiturohim, Jalin Sinergi Lewat Saresehan Jumat Berkah

Published

on

Kediriselaludihati.com — Suasana kehangatan dan kebersamaan begitu terasa di halaman Masjid Baiturohim Polres Kediri Kota pada Jumat siang (9/5/2025), saat digelarnya kegiatan Jumat Berkah Makan Siang Bersama antara personel kepolisian dan warga masyarakat usai menunaikan salat Jumat berjamaah.

Kegiatan yang dimulai pukul 12.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh Wakapolres Kediri Kota Kompol Yanuar Rizal Ardianto, S.H., S.I.K., beserta para Pejabat Utama (PJU), Kabag, Kasat, Kasi, seluruh anggota Polres Kediri Kota, PNS, serta jamaah Masjid Baiturohim.

Rangkaian kegiatan dimulai dengan pelaksanaan salat Jumat berjamaah, dilanjutkan dengan makan siang bersama di halaman masjid. Tanpa sekat jabatan atau status, seluruh peserta berkumpul menjadi satu dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan. Saresehan ringan pun turut mengisi waktu kebersamaan ini, menjadi ruang terbuka untuk mempererat silaturahmi antara aparat dan masyarakat.

“Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami ingin menghadirkan Polri yang lebih dekat, hangat, dan hadir di tengah masyarakat bukan hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam membangun kebersamaan,” ujar Kompol Yanuar Rizal dalam keterangannya.

Kegiatan Jumat Berkah ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Banyak jamaah menyampaikan apresiasi atas inisiatif Polres Kediri Kota yang dinilai mampu menciptakan ruang dialogis dan memperkuat sinergi antara polisi dan warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Polres Kediri Kota berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa secara rutin sebagai bagian dari pendekatan humanis dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif dan penuh kekeluargaan. (res/aro)

Continue Reading

kriminal

Sasar Obvit, Perbankan hingga Permukiman, Cipta Kondisi Selama Ramadhan

Published

on

Kediriselaludihati – ajaran Polsek Pesantren mengintensifkan patroli harkamtibmas pada Jumat (27/2/2026) malam sebagai bagian dari pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026. Patroli digelar mulai pukul 22.00 WIB dengan menyasar objek vital, pertokoan, perbankan/ATM, serta kawasan permukiman di wilayah hukum Polsek Pesantren.

Kegiatan dipimpin AKP Sugito selaku perwira pengawas bersama personel Aiptu Efindra, Aiptu Aris Tri, dan Aipda Eko Deni. Patroli dilakukan dalam rangka cipta kondisi serta antisipasi tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) yang rawan meningkat menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan patroli tersebut merupakan implementasi pendekatan preventif dalam Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar jajaran Polda Jawa Timur. Operasi ini dirancang sebagai langkah strategis menjaga stabilitas keamanan di tengah dinamika sosial, ekonomi, dan perkembangan teknologi yang kian kompleks.

Menurut dia, Operasi Pekat Semeru 2026 dilaksanakan untuk mengantisipasi berbagai bentuk penyakit masyarakat, baik konvensional maupun berbasis daring. Perkembangan teknologi informasi yang pesat melahirkan modus kejahatan baru seperti judi online, prostitusi online, penyebaran pornografi, hingga kejahatan siber yang terorganisir dan lintas wilayah.

Di sisi lain, tekanan ekonomi global dan nasional, termasuk perlambatan pertumbuhan ekonomi, fluktuasi nilai tukar, serta meningkatnya angka pengangguran dan PHK, berpotensi memicu sebagian masyarakat melakukan pelanggaran hukum. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya premanisme, peredaran miras ilegal, narkoba, perjudian, hingga kejahatan jalanan.

Data kriminalitas di Jawa Timur menunjukkan tren peningkatan pengungkapan kasus, terutama pada kejahatan konvensional dan narkotika. Selain itu, menjelang Ramadhan kerap ditemukan peredaran miras oplosan serta bahan peledak ilegal seperti petasan dan bondet yang membahayakan keselamatan masyarakat.

Operasi Pekat Semeru 2026 dilaksanakan dengan tiga pendekatan utama. Pertama, preventif melalui pencegahan, patroli rutin, pengawasan, dan pembinaan kepada masyarakat. Kedua, represif dengan penegakan hukum secara tegas dan terukur terhadap pelaku penyakit masyarakat. Ketiga,terpadu dengan menyasar kejahatan konvensional maupun berbasis online secara simultan.

“Patroli malam ini merupakan bagian dari strategi preventif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadhan dengan aman dan nyaman. Kami hadir untuk mencegah sebelum terjadi,” ujar Siswandi.

Selama kegiatan patroli berlangsung, situasi di wilayah hukum Polsek Pesantren terpantau aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan kamtibmas yang menonjol.

Polsek Pesantren memastikan kegiatan patroli dan penindakan akan terus ditingkatkan selama Operasi Pekat Semeru 2026 guna menciptakan Kota Kediri yang aman dan kondusif dalam semangat “Sekartaji” (Selaras, Karomah, Tangguh, dan Terpuji). (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Sinergi Pemprov Jatim dan Pemkot Kediri Kendalikan Inflasi Jelang Idul Fitri

Published

on

Kediriselaludihati – Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande, jajaran Polsek Kediri Kota, melakukan pengamanan dan monitoring kegiatan Pasar Murah Ramadhan 1447 Hijriah yang digelar di halaman Kantor Kelurahan Setonopande, Jalan Sultan Agung No. 55, Kota Kediri, Jumat (27/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–18.00 WIB itu diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kota Kediri, Pemerintah Kelurahan Setonopande, serta Perum Bulog Kota Kediri. Pasar murah digelar sebagai langkah pengendalian inflasi dan menjaga ketahanan pangan selama bulan suci Ramadhan serta menjelang Idul Fitri.

Bhabinkamtibmas Setonopande Aiptu Syaifudin Yuri hadir langsung melakukan sambang dan pengamanan guna memastikan kegiatan berjalan tertib. Pembelian dalam pasar murah tersebut dibatasi sebanyak 106 kupon guna menghindari penumpukan dan menjaga ketertiban antrean warga.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menyampaikan bahwa kehadiran polisi dalam kegiatan pasar murah merupakan bagian dari dukungan terhadap stabilitas kamtibmas sekaligus pengawasan distribusi bahan pokok agar tepat sasaran.

Ia menambahkan, kegiatan pengamanan ini juga sejalan dengan pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar jajaran Polda Jawa Timur. Operasi tersebut tidak hanya menyasar penyakit masyarakat seperti miras ilegal, narkoba, dan premanisme, tetapi juga mendukung terciptanya situasi sosial-ekonomi yang kondusif selama momentum keagamaan.

“Pengendalian inflasi dan ketahanan pangan menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan. Ketika kebutuhan pokok terpenuhi dan distribusi berjalan tertib, potensi gangguan kamtibmas dapat diminimalisasi,” ujar Bowo.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau lancar, tertib, dan aman. Polsek Kediri Kota memastikan pengamanan kegiatan masyarakat akan terus ditingkatkan selama Ramadhan sebagai bagian dari komitmen menjaga Kediri tetap kondusif dalam semangat “Sekartaji” (Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji). (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan, Jenazah Muhammad Shafwan Hasnawi Diserahkan kepada Keluarga untuk Dimakamkan

Published

on

Kediriselaludihati – Upaya pencarian seorang anak yang dilaporkan hilang di Dusun Pelem, Desa Maesan, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, berakhir duka. Muhammad Shafwan Hasnawi (5), bocah laki-laki warga setempat, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di sebuah bekas kolam ikan yang dipenuhi tanaman enceng gondok, Sabtu (28/2/2026) pagi.

Korban ditemukan sekitar pukul 08.30 WIB saat warga bersama aparat melanjutkan pencarian hari ketiga sejak dilaporkan hilang. Lokasi penemuan berada di bekas kolam ikan dengan kedalaman sekitar tiga meter di Dusun Pelem RT 01 RW 03 Desa Maesan.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., menjelaskan bahwa pencarian dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat bersama aparat kepolisian dan unsur terkait dengan menyisir sejumlah titik yang dicurigai.

“Pencarian hari ketiga difokuskan di area bekas kolam ikan yang tertutup tanaman enceng gondok. Warga membersihkan tanaman tersebut dari daratan dengan cara ditarik menggunakan alat sederhana,” ujar Iptu Mahmud Satriawan.

Saat proses pembersihan hampir mencapai bagian tengah kolam, warga melihat tubuh korban mengapung dalam posisi tengkurap.

Korban ditemukan mengenakan kaos berwarna cokelat dan celana pendek merah tanpa alas kaki. Sebagian tubuhnya terlilit akar enceng gondok yang tumbuh lebat di permukaan air.

Warga kemudian mengevakuasi korban ke daratan sebelum petugas kepolisian melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

Tim Inafis Polres Kediri Kota bersama petugas kesehatan segera melakukan identifikasi dan pemeriksaan terhadap jenazah. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak terdapat luka akibat benda tajam maupun benda tumpul yang mengarah pada tindakan penganiayaan,” jelas Kapolsek Mojo.

Petugas juga menemukan sejumlah indikasi medis yang sesuai dengan kondisi korban telah meninggal dunia beberapa hari sebelumnya. Jenazah berada dalam fase pembusukan yang diperkirakan sesuai dengan waktu hilangnya korban, yakni sekitar tiga hari.

Selain itu, kondisi kuku korban membiru serta adanya keluarnya kotoran dari anus menjadi indikator yang lazim ditemukan pada korban meninggal akibat tenggelam.

Identifikasi juga dilakukan melalui pakaian yang dikenakan korban dan dipastikan identik dengan laporan anak hilang yang sebelumnya diterima pihak kepolisian.

“Dari hasil identifikasi pakaian dan ciri-ciri fisik, dapat dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah korban yang sebelumnya dilaporkan hilang,” tambahnya.

Setelah proses pemeriksaan selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Suasana haru menyelimuti lokasi penemuan saat keluarga korban menerima kepastian tersebut. Warga yang sejak awal turut membantu proses pencarian tampak ikut mengantarkan jenazah menuju rumah duka.

Kapolsek Mojo menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan penanganan berlangsung aman dan kondusif berkat kerja sama masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga yang telah membantu proses pencarian hingga korban ditemukan. Situasi selama kegiatan berlangsung aman dan kondusif,” ujarnya.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan terhadap anak-anak, terutama di lingkungan yang memiliki potensi bahaya seperti kolam terbuka maupun area perairan tanpa pengamanan.

Polisi juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta memastikan lingkungan sekitar aman bagi aktivitas anak-anak guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page