Connect with us

Peristiwa

Hari Ini Tindak 10 Pelanggar Lalu Lintas di Jalan Dhoho

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas melalui pelaksanaan kegiatan Unit Turjawali pada Minggu (15/9).

Kegiatan ini menargetkan pengaturan, penjagaan, pengawalan, patroli, serta penindakan pelanggaran lalu lintas di beberapa titik rawan di Kota Kediri, guna meningkatkan keselamatan pengendara.

Operasi dimulai sejak pukul 07.15 WIB hingga 12.00 WIB, di mana para anggota Unit Turjawali tersebar di berbagai simpul strategis, termasuk di Pos Semampir, Sumurbor, Alun-alun, Ringin Sirah, hingga Lonceng.

Fokus mereka adalah mengurangi potensi kecelakaan dan kemacetan lalu lintas yang kerap terjadi di kawasan-kawasan ini. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan aman bagi seluruh pengguna jalan.

Tidak hanya itu, tim Turjawali juga terlibat dalam pengawalan acara besar seperti Charity Run dan HUT Bhayangkara 2024. Kegiatan ini menjadi sorotan publik, menyatukan semangat masyarakat untuk memperhatikan keselamatan di jalan sekaligus beramal.

Dalam kegiatan ini, patroli intensif juga dilakukan di area rawan kecelakaan dan objek vital, dengan tim turun langsung memberikan imbauan kepada pengemudi Gojek dan ojek online untuk selalu tertib berlalu lintas. Langkah ini menunjukkan pendekatan humanis pihak kepolisian dalam menegakkan aturan di jalan raya.

Tak luput dari perhatian, operasi juga diwarnai dengan tindakan tegas terhadap pelanggar lalu lintas. Melalui sistem “hunting”, tim berhasil menjaring 10 pelanggaran di sepanjang Jalan Dhoho, dengan mayoritas pelanggaran berupa ketidaklengkapan dokumen kendaraan.

AKP Afandy Dwi Takdir, Kasat Lantas Polres Kediri Kota, menegaskan, “Seluruh kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kami berkomitmen untuk terus menjaga keselamatan dan ketertiban di jalan raya.” Melalui operasi ini, Polres Kediri Kota berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya disiplin berlalu lintas semakin meningkat, demi mewujudkan Kota Kediri yang lebih aman dan nyaman bagi semua pengguna jalan.

Dengan kesuksesan operasi ini, Polres Kediri Kota terus memperlihatkan ketanggapan dan kepedulian mereka dalam menjaga ketertiban di jalan, memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat.(res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Satlantas Polres Kediri Kota Intensifkan Pemantauan Arus Lalu Lintas, Wujudkan Kamseltibcar Lantas yang Aman dan Lancar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota terus mengintensifkan kegiatan preventif guna menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukumnya.

Salah satu upaya yang dilakukan yakni melalui kegiatan Patroli Mahameru Quick Response (MQR) menggunakan kendaraan roda empat Dash Cam yang dilaksanakan, pada Senin (1/6/2026) pagi.

Patroli dimulai pukul 06.30 WIB dengan menyusuri sejumlah ruas jalan utama yang menjadi jalur mobilitas masyarakat pada jam sibuk. Adapun rute yang dilalui meliputi Jalan Brawijaya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Pemuda, hingga Jalan Hayam Wuruk.

Kegiatan dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota bersama personel Patwal Satlantas unit 45-101. Selama patroli berlangsung, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas yang dapat menghambat aktivitas masyarakat.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., mengatakan patroli MQR merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang dilaksanakan secara rutin untuk memastikan situasi lalu lintas tetap aman dan lancar.

“Patroli Mahameru Quick Response ini kami laksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas serta memantau kondisi arus lalu lintas pada jam-jam padat aktivitas masyarakat. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang aman dan lancar di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.

Menurutnya, penggunaan kendaraan patroli yang dilengkapi Dash Cam juga membantu petugas dalam melakukan pemantauan situasi secara lebih optimal, termasuk mendeteksi potensi pelanggaran lalu lintas maupun gangguan keamanan yang dapat terjadi di sepanjang jalur patroli.

Selain melakukan pengawasan terhadap arus kendaraan, personel Satlantas juga memantau sejumlah titik yang berpotensi terjadi kepadatan lalu lintas. Langkah tersebut dilakukan agar petugas dapat segera mengambil tindakan apabila ditemukan hambatan yang berpotensi mengganggu kelancaran arus kendaraan.

AKP Tutud menambahkan bahwa kegiatan patroli rutin menjadi bagian dari komitmen Satlantas Polres Kediri Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Kami akan terus hadir di tengah masyarakat melalui patroli rutin maupun pengaturan lalu lintas. Tujuannya agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar saat menggunakan jalan raya,” tambahnya.

Dengan pelaksanaan patroli yang konsisten, Satlantas Polres Kediri Kota berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus meminimalisasi potensi terjadinya pelanggaran maupun kecelakaan lalu lintas.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di sepanjang rute patroli terpantau aman, tertib, dan lancar. Arus lalu lintas berjalan normal serta tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas maupun kejadian menonjol yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat. (res/an)

Continue Reading

Inspirasi

AKBP Anggi Saputra Ibrahim: Pancasila Harus Menjadi Ideologi Hidup dan Fondasi Perdamaian Dunia

Published

on

Kediriselalaludihati – Polres Kediri Kota menggelar upacara peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di halaman Mapolres Kediri Kota, Senin (1/6/2026). Upacara yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H. selaku inspektur upacara.

Kegiatan yang dimulai pukul 07.30 WIB itu diikuti seluruh pejabat utama, personel satuan fungsi, serta gabungan anggota dari jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan sekaligus meneguhkan kembali nilai-nilai luhur yang menjadi dasar kehidupan berbangsa dan bernegara.

Upacara diawali dengan persiapan pasukan, masuknya komandan upacara, penghormatan kepada inspektur upacara, hingga pengibaran dan penghormatan kepada Sang Merah Putih. Seluruh peserta juga mengikuti pembacaan teks Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, serta doa bersama sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pendiri bangsa.

Dalam amanatnya, AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim membacakan pesan nasional peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”.

Kapolres menegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dan menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

“Hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia. Pancasila adalah bintang penuntun yang telah membuktikan ketangguhannya dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman,” ujar AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim.

Menurutnya, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila tidak hanya relevan bagi Indonesia, tetapi juga memiliki makna universal dalam mewujudkan perdamaian dunia. Hal tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945 yang menegaskan tanggung jawab bangsa Indonesia untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial.

“Pancasila adalah fondasi kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif. Nilai musyawarah dan mufakat yang kita anut merupakan instrumen diplomasi yang sangat dibutuhkan dunia saat ini untuk menjembatani perbedaan dan menghentikan konflik,” katanya.

Dalam amanat tersebut juga disampaikan bahwa Indonesia telah menunjukkan peran nyata dalam menjaga perdamaian dunia melalui keterlibatan pasukan perdamaian di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), upaya mediasi konflik regional, serta konsistensi memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang masih mengalami penindasan.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kemajuan teknologi dan pembangunan moral bangsa. Menurutnya, perkembangan ekonomi dan teknologi yang tidak dibarengi dengan nilai-nilai moral dapat membawa dampak negatif bagi kehidupan berbangsa.

“Pancasila harus menjadi ideologi yang hidup. Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi tulisan di buku sejarah atau hiasan di dinding kantor. Pancasila harus hadir dalam tindakan, perilaku, dan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, seluruh elemen bangsa juga diajak untuk terus melawan segala bentuk intoleransi, radikalisme, serta berbagai paham yang berpotensi mengganggu persatuan dan kesatuan nasional.

“Kita harus terus menjaga harmonisasi kebangsaan. Indonesia adalah bangsa besar yang menjunjung tinggi religiusitas, kuat dalam persatuan, dan menjadikan nilai kemanusiaan sebagai fondasi kehidupan bermasyarakat,” lanjutnya.
Upacara yang berlangsung dengan tertib tersebut diikuti oleh personel dari Sat Samapta, Sat Intelkam, Satreskrim, Satlantas, serta gabungan personel Polsek jajaran Polres Kediri Kota. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga ditutup dengan menyanyikan Andhika Bhayangkari dan penghormatan terakhir kepada inspektur upacara.

Kapolres berharap semangat Hari Lahir Pancasila dapat menjadi pengingat bagi seluruh anggota Polri untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan, kemanusiaan, dan keadilan.

“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi anak bangsa. Nilai-nilai itulah yang harus terus kita jaga dan amalkan dalam setiap pelaksanaan tugas maupun kehidupan bermasyarakat,” pungkasnya.

Selama pelaksanaan upacara berlangsung, situasi di lingkungan Polres Kediri Kota terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan menjadi simbol komitmen jajaran Polres Kediri Kota dalam menjaga semangat persatuan serta mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Ratusan Peserta Ikuti Kompetisi di Ponpes Wali Barokah Kediri, Bhabinkamtibmas Lakukan Pemantauan dan Pengamanan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Festival Forum Sepak Bola Generasi Indonesia (FORSGI) Piala Wali Kota Kediri berlangsung meriah di Lapangan Yayasan Putra Utama Pondok Pesantren Wali Barokah, Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri, pada Minggu (31/5/2026).

Kegiatan yang diikuti tim-tim sepak bola kelompok usia dini tersebut mendapat perhatian berbagai pihak sebagai upaya pembinaan bakat olahraga sekaligus pembentukan karakter generasi muda.

Sejak pagi, ratusan peserta, pelatih, official, dan pendukung memadati lokasi kegiatan. Festival yang mempertandingkan kelompok usia 10 tahun dan 12 tahun itu menjadi wadah bagi para pemain muda untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menumbuhkan sportivitas dalam kompetisi.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo Aiptu Bustanul Arifin bersama unsur tiga pilar turut hadir melakukan sambang, pembinaan, dan pemantauan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.

Acara tersebut dihadiri sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya perwakilan Wali Kota Kediri yang diwakili Asisten II Pemerintah Kota Kediri, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Sujono Teguh Wibowo, Ketua Askot PSSI Kota Kediri, perwakilan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga melalui Kabid Kepemudaan, serta unsur tiga pilar Kelurahan Rejomulyo.

Turut hadir Ketua DPD LDII Kota Kediri H. Agung Riyanto, S.Si., Ketua FORSGI H. Mujianto, S.Sos., Ketua Panitia Festival Lukman Efendi, jajaran pengurus FORSGI, pengurus Pondok Pesantren Wali Barokah, serta para peserta festival.

Empat korwil ambil bagian dalam kompetisi tersebut, yakni Korwil Pondok Pesantren Wali Barokah, Korwil Kediri Barat (Baraka), Korwil Kediri Kota (Putra Mandiri), dan Korwil Kediri Pesantren (Putra Al Mansurin).

Ketua FORSGI H. Mujianto mengatakan festival ini tidak semata-mata berorientasi pada hasil pertandingan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter generasi muda melalui olahraga.

“Melalui FORSGI, anak-anak tidak hanya belajar teknik bermain sepak bola, tetapi juga belajar disiplin, kerja sama, sportivitas, dan semangat berkompetisi secara sehat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Kediri Sujono Teguh Wibowo mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai mampu memberikan ruang positif bagi anak-anak untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga.

“Pembinaan usia dini merupakan fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi di masa depan. Kegiatan seperti ini perlu terus didukung karena memberikan manfaat besar bagi perkembangan generasi muda,” katanya.

Di lokasi kegiatan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Rejomulyo Aiptu Bustanul Arifin juga memberikan imbauan kamtibmas kepada panitia, peserta, dan pendamping agar tetap menjaga ketertiban selama pertandingan berlangsung.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono mengatakan kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan Polri untuk memastikan seluruh aktivitas berjalan aman dan kondusif.

“Kami mendukung kegiatan positif yang melibatkan generasi muda. Kehadiran anggota di lapangan bertujuan memberikan rasa aman sekaligus memastikan kegiatan berlangsung tertib dan lancar,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan olahraga usia dini tidak hanya berfungsi sebagai sarana kompetisi, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter yang mampu menjauhkan anak-anak dari berbagai pengaruh negatif.

Festival FORSGI Piala Wali Kota Kediri berlangsung dalam suasana penuh semangat dan sportivitas. Para peserta menunjukkan kemampuan terbaik mereka di lapangan, sementara para orang tua dan pendukung memberikan dukungan dengan tertib.

Hingga kegiatan berlangsung, situasi di lokasi festival terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, penyelenggara, serta aparat keamanan menjadi wujud sinergi dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga yang sehat dan berprestasi. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page