Connect with us

Peristiwa

Helm SNI dan Pengendara di Bawah Umur Dominasi Pelanggaran Operasi Zebra Semberu 2025 di Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota menutup pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 dengan capaian penindakan yang signifikan. Selama 14 hari operasi berlangsung, 17–30 November 2025, total 43.399 penindakan dilakukan di wilayah hukum Polres Kediri Kota, terdiri dari ETLE statis, ETLE mobile, teguran, hingga tilang manual.

Angka itu diperoleh dari rekap analisa evaluasi operasi yang dilaksanakan jajaran lalu lintas. Dari jumlah tersebut, penggunaan teknologi tilang elektronik masih menjadi tulang punggung penegakan hukum. ETLE statis tercatat 29.158 penindakan, sedangkan ETLE mobile mencapai 56.908.

Teguran yang bersifat edukatif juga mendominasi dengan 1.298.770 kasus, sedangkan tilang manual hanya 2.285 kasus, sesuai kebijakan fokus pada pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.

Berdasarkan jenis pelanggarannya, lima pelanggaran tertinggi di Kota Kediri selama operasi adalah:

  1. Tidak menggunakan helm SNI.
  2. Pelanggaran lain-lain (administratif & teknis).
  3. Pengendara di bawah umur.
  4. Pengemudi mobil tidak memakai safety belt dan
  5. Melawan arus.

Temuan tersebut menunjukkan masalah kepatuhan berkendara masih cukup serius, khususnya terkait perlindungan keselamatan dasar di jalan raya.

Kasat Lantas: “Tujuan utama operasi ini adalah penyelamatan masyarakat”

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K, S.IK menegaskan bahwa Operasi Zebra Semeru tidak semata-mata berorientasi pada penindakan, tetapi lebih pada penyelamatan pengguna jalan.

“Operasi Zebra Semeru kami jalankan sebagai langkah menyelamatkan masyarakat. Pelanggaran seperti tidak memakai helm SNI, menggunakan ponsel saat berkendara, atau membiarkan anak di bawah umur mengemudi adalah faktor pemicu kecelakaan. Kami ingin keselamatan menjadi budaya, bukan hanya saat ada operasi,” tegasnya dalam evaluasi pelaksanaan operasi.

Selain penindakan, Satlantas Polres Kediri Kota juga memperkuat kegiatan preemtif dan preventif. Edukasi dilakukan melalui patroli humanis, pembagian brosur keselamatan, himbauan langsung kepada masyarakat, kegiatan Police Goes to School, pemasangan banner, serta kampanye lalu lintas melalui berbagai platform lapangan dan edukasi publik.

Penertiban Balap Liar Ditindak Tegas

Sebagai bagian dari penanganan pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal, Satlantas Polres Kediri Kota juga menindak tegas aktivitas balap liar di beberapa titik rawan.
Dalam salah satu operasi, 65 remaja diamankan dan 43 sepeda motor disita, beberapa di antaranya ditilang dan lainnya dibina dengan menghadirkan orang tua. Langkah ini dilakukan untuk memberikan efek jera dan mencegah kejadian berulang.

“Kami tidak ingin ada korban jiwa karena aksi balap liar. Semua yang terlibat kami bina secara langsung, kami panggil orang tuanya, dan kami edukasi bersama,” ujar AKP Afandy.

Rekap analisa kecelakaan menunjukkan adanya penurunan korban meninggal selama berlangsungnya operasi dibanding 14 hari sebelumnya. Meski demikian, jumlah kejadian kecelakaan masih tercatat dalam operasi sehingga langkah pengawasan lanjutan tetap menjadi prioritas.

Satlantas Polres Kediri Kota menegaskan bahwa upaya pembinaan dan pengawasan tidak berhenti setelah Operasi Zebra Semeru 2025 berakhir.

Patroli rawan pelanggaran, penempatan personel di titik rawan kecelakaan, serta intensifikasi ETLE akan tetap dilanjutkan sebagai program keberlanjutan.

“Keselamatan adalah kebutuhan semua orang. Kami berharap kebiasaan tertib berlalulintas menjadi budaya warga Kota Kediri,” tutup Kasat Lantas.

Operasi Zebra Semeru 2025 di wilayah hukum Polres Kediri Kota berlangsung aman, lancar dan kondusif, dengan penegasan bahwa tugas kepolisian dalam menjaga keselamatan berlalu lintas akan terus berlanjut sepanjang tahun. (res/an)

Continue Reading

Lalu Lintas

Latihan PBB dan Koreografi Digelar di Car Free Day, Polisi Cilik SDS Pawyatan Daha Siap Tampil pada Gebyar 2026

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota terus mematangkan persiapan pelaksanaan Gebyar Polisi Cilik Tahun 2026 melalui kegiatan latihan yang digelar di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Dhoho, Kota Kediri, Minggu (21/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 06.30 hingga 08.30 WIB tersebut dipimpin oleh Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota. Latihan juga melibatkan guru pendamping dari SDS Pawyatan Daha Kota Kediri, pelatih koreografi CK Dance, serta para siswa-siswi yang akan menjadi peserta Gebyar Polisi Cilik.

Dalam sesi latihan, para peserta mendapatkan pembinaan intensif berupa latihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dan koreografi yang akan ditampilkan pada ajang Gebyar Polisi Cilik 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juni 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Satlantas Polres Kediri Kota dalam menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kerja sama, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas sejak usia dini melalui program Polisi Cilik.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP T Yudho Prastyawan, S.H, M.H menjelaskan bahwa latihan rutin dilakukan untuk mempersiapkan penampilan terbaik para peserta sekaligus membentuk karakter generasi muda yang disiplin dan memiliki kesadaran berlalu lintas.

“Melalui latihan ini kami ingin membangun karakter anak-anak agar memiliki semangat disiplin, percaya diri, dan memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak dini. Program Polisi Cilik merupakan salah satu bentuk edukasi yang efektif dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas kepada generasi penerus bangsa,” ujarnya.

Pemilihan kawasan Car Free Day sebagai lokasi latihan juga menarik perhatian masyarakat yang tengah berolahraga dan menikmati aktivitas akhir pekan. Sejumlah warga tampak memberikan apresiasi dan dukungan kepada para siswa yang berlatih dengan penuh semangat di bawah arahan pelatih dan personel Satlantas.

Selama kegiatan berlangsung, suasana tetap berjalan tertib, aman, dan kondusif. Koordinasi yang baik antara personel kepolisian, pihak sekolah, dan tim pelatih membuat seluruh rangkaian latihan dapat dilaksanakan sesuai rencana.

Melalui persiapan yang matang, Satlantas Polres Kediri Kota berharap para Polisi Cilik dari SDS Pawyatan Daha mampu memberikan penampilan terbaik pada Gebyar Polisi Cilik Tahun 2026 sekaligus menjadi teladan bagi teman sebaya dalam membangun budaya disiplin dan keselamatan berlalu lintas di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Pengamanan Car Free Day Dhoho Diperketat, Satlantas Polres Kediri Kota Hadir Berikan Rasa Aman kepada Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota menggelar pengamanan kegiatan Car Free Day (CFD) Dhoho yang berlangsung di pusat Kota Kediri, Minggu (21/6/2026). Pengamanan dilakukan sejak pukul 06.00 hingga 09.00 WIB untuk memastikan aktivitas masyarakat berjalan aman, tertib, dan lancar.

Kegiatan pengamanan dipimpin jajaran Satlantas Polres Kediri Kota dengan melibatkan personel gabungan yang terdiri atas anggota Satlantas, Samapta, Polsek Kediri Kota, serta Dinas Perhubungan (Dishub). Mereka ditempatkan di sejumlah titik simpul sesuai surat perintah guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Selain melakukan pengamanan di sepanjang kawasan Car Free Day Dhoho, petugas juga mengatur mobilitas pengunjung dan kendaraan di sekitar lokasi agar aktivitas masyarakat yang memanfaatkan ruang publik tersebut tetap berlangsung nyaman dan aman.

Dalam pelaksanaan CFD kali ini, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan Samsat Keliling yang disediakan di area kegiatan. Kehadiran layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus mempermudah warga dalam mengurus administrasi kendaraan bermotor.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP T Yudho Prastyawan, S.H, M.H menegaskan bahwa pengamanan rutin Car Free Day merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Personel kami disiagakan di setiap simpul yang telah ditentukan untuk memastikan kegiatan Car Free Day berlangsung aman, tertib, dan lancar. Selain itu, kami juga mendukung pelayanan kepada masyarakat melalui kehadiran Samsat Keliling sehingga warga dapat memanfaatkan momentum ini untuk mengurus administrasi kendaraan,” ujarnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Car Free Day Dhoho terpantau kondusif. Arus lalu lintas di sekitar lokasi dapat dikendalikan dengan baik melalui pengaturan yang dilakukan petugas di lapangan, sementara masyarakat dapat menikmati berbagai aktivitas olahraga dan rekreasi dengan aman dan nyaman.

Polres Kediri Kota berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat terus terjaga sehingga pelaksanaan Car Free Day sebagai ruang publik dapat memberikan manfaat positif sekaligus menciptakan budaya tertib berlalu lintas di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Pastikan Arus Lalu Lintas dan Kegiatan Kondusif, Kasatlantas Pimpin Pengamanan Munas NU di Ploso Kediri

Published

on

Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri Kota mengerahkan personel untuk melaksanakan pengamanan Musyawarah Nasional (Munas) Nahdlatul Ulama (NU) dan Haul Akbar Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, Minggu (21/6/2026).

Pengamanan dilakukan sejak pukul 07.00 WIB dengan melibatkan Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP T. Yudho Prastyawan, S.H., para perwira, serta anggota Satlantas yang disiagakan di sejumlah titik strategis di sekitar lokasi kegiatan.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan rangkaian kegiatan yang dihadiri ribuan peserta dan tamu undangan dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta tidak mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan Pondok Pesantren Al Falah Ploso dan sekitarnya.

Selain melakukan pengamanan di area kegiatan, personel Satlantas juga disiagakan untuk melakukan pengaturan kendaraan, membantu mobilitas peserta, serta mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas yang dipicu tingginya aktivitas masyarakat selama pelaksanaan Munas NU dan Haul Akbar.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP T Yudho Prastyawan, S.H, M.H mengatakan, pengamanan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar seluruh agenda nasional maupun keagamaan dapat berjalan dengan lancar.

“Kami melaksanakan pengamanan secara maksimal dengan menempatkan personel di titik-titik yang telah ditentukan. Tujuannya agar kegiatan Munas NU dan Haul Akbar Pondok Pesantren Al Falah Ploso dapat berlangsung aman, tertib, serta arus lalu lintas tetap lancar,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi dengan berbagai unsur pengamanan juga terus dilakukan untuk mengantisipasi setiap potensi gangguan keamanan maupun kemacetan selama kegiatan berlangsung.

Dengan pengamanan yang telah dipersiapkan secara matang, masyarakat diimbau tetap mematuhi arahan petugas di lapangan, menggunakan jalur yang telah ditentukan, serta mengutamakan keselamatan berlalu lintas.

Hingga pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi di kawasan Pondok Pesantren Al Falah Ploso dilaporkan aman, tertib, terkendali, dan kondusif. Arus kendaraan yang keluar masuk lokasi kegiatan juga dapat diurai dengan baik berkat kesiapsiagaan personel Satlantas Polres Kediri Kota di lapangan. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page