Connect with us

Peristiwa

Inilah Sasaran Razia Cipta Kondisi di Masa Kampanye Pilkada 2024

Published

on

Kepolisian Resor Kediri Kota Polda Jatim mengintensifkan razia cipta kondisi multi sasaran di tahapan masa kampanye jelang pelaksanaan Pilkada 2024, Minggu 06 Oktober 2024 dini hari.

Kegiatan yang berlangsung di depan Mako Satlantas Polres Kediri Kota ini bertujuan untuk menciptakan situasi aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota selama masa kampanye.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, personel melakukan Pemeriksaan secara teliti terhadap kendaraan yang melintas, termasuk barang-barang bawaan para pengendara.

Sasaran utamanya, adalah kendaraan bermotor roda dua tak sesuai spesifikasi teknis ( spektek ), knalpot brong, dan tak membawa Surat – surat ( SIM maupun STNK ).

Sasaran lainnya, berupa senjata tajam, senjata api (senpi), narkoba, dan barang-barang berbahaya lainnya yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Kediri Kota, Kompol Mukhlason, yang memimpin jalannya razia, menyampaikan bahwa operasi ini adalah langkah preventif untuk menjaga keamanan wilayah, terutama selama berlangsungnya kampanye Pilkada. Ia menegaskan pentingnya menjaga ketertiban demi terciptanya Pilkada damai, aman dan kondusif.

“ Razia ini secara rutin kita lakukan, terutama saat akhir pekan,” ujar Kabag Ops Kompol Mukhlason, Minggu ( 06/10 ) kepada Wartawan.

Dalam razia yang merupakan bagian dari kegiatan rutin yang ditingkatkan ( KRYD ), dan melibatkan berbagai satuan fungsi kepolisian ini melakukan penindakan tilang sebanyak 21, untuk barang bukti ( BB ) yang diamankan berupa unit sepeda motor roda dua sebanyak 11, dan sisanya adalah Surat – surat kendaraan ( SIM & STNK ).

“ Dalam pelaksanan kegiatan ini, sampai saat ini, belum ditemukan sajam maupun barang – barang berbahaya lainnya,” pungkas Kabag Ops.

Continue Reading

kriminal

Ratusan Personel Diterjunkan dalam KRYD, Situasi Kota Dilaporkan Aman dan Terkendali

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar apel bersama dilanjutkan patroli skala besar dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas, termasuk aksi balap liar , Sabtu (28/3/2026) malam hingga Minggu dini hari.

Apel kesiapan digelar di halaman Mapolres Kediri Kota mulai pukul 23.00 WIB, dipimpin langsung Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi, mulai dari Sat Samapta, Sat Lantas, Sat Reskrim, Sat Narkoba, Sat Intelkam, hingga unsur staf dan fungsi pendukung lainnya seperti Humas, Dokkes, dan Provost.

Selain itu, turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Tahti selaku perwira pengawas, KBO Sat Binmas, serta Kasi Propam yang memastikan kesiapan personel sebelum pelaksanaan patroli.

Usai apel, personel langsung bergerak melaksanakan patroli menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Rute patroli meliputi kawasan Mako Polres menuju Bundaran Sekartaji, Kantor Pos, Makodim, hingga perbatasan Tepus.

Patroli kemudian dilanjutkan ke sejumlah jalur strategis lainnya seperti kawasan RS Baptis, Bence, Jetis, hingga Alun-Alun Kota Kediri. Selanjutnya, personel menyisir Jalan Panglima Sudirman, Jalan Yos Sudarso, hingga kawasan Jembatan Brawijaya.

Kegiatan ini difokuskan untuk mencegah potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya pada jam-jam rawan menjelang sahur. Selain itu, patroli juga bertujuan menekan aksi balap liar yang kerap terjadi di sejumlah ruas jalan protokol.

Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi menegaskan bahwa kegiatan patroli KRYD merupakan langkah preventif guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama bulan Ramadhan.

“Patroli ini kami lakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi gangguan kamtibmas, termasuk balap liar dan aktivitas sahur on the road yang berpotensi menimbulkan kerawanan,” ujarnya.

Selama pelaksanaan patroli, petugas juga melakukan pemantauan arus lalu lintas serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

Hingga kegiatan berakhir, situasi di wilayah hukum Polres Kediri Kota dilaporkan dalam keadaan aman, tertib, dan terkendali. Polisi memastikan akan terus meningkatkan patroli serupa guna menjaga stabilitas keamanan, terutama selama momentum Ramadhan. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Hujan Angin Terjang Kediri, Puluhan Pohon Tumbang dan Bangunan Roboh

Published

on

Kediriselaludihati – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kediri pada Sabtu (28/3/2026) sore mengakibatkan sedikitnya 18 titik bencana pohon tumbang dan bangunan roboh di berbagai wilayah.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., dalam laporannya menyampaikan bahwa kejadian tersebar di sejumlah ruas jalan utama hingga kawasan permukiman. Beberapa lokasi terdampak di antaranya Jalan Urip Sumoharjo, kawasan barat RS Baptis, depan kampus UNISKA, Jalan Padang Padi, Jalan Perintis Kemerdekaan, kawasan GOR Joyoboyo, hingga sekitar Dhoho Plaza.

Selain itu, pohon tumbang juga terjadi di Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Harmoni, Jalan Sumber, Banjarmlati, Kampung Dalem, Jalan Supersemar, Lapangan Rejomulyo, Jalan Sunan Ampel, hingga Jalan Kiai Ageng Usman. Bahkan, di Perumahan Bumi Asri dilaporkan terjadi bangunan rumah dan warung yang roboh akibat terjangan angin kencang.

Salah satu kejadian menonjol terjadi di Jalan Tirtosari, Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, di mana sebuah mobil tertimpa pohon tumbang. Pengemudi kendaraan tersebut mengalami luka berupa patah hidung dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Gambiran II. Kendaraan mengalami kerusakan cukup parah dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.

Dalam penanganan bencana ini, jajaran Polres Kediri Kota bersama BPBD, TNI, Dinas Lingkungan Hidup, serta PLN bergerak cepat melakukan evakuasi dan pembersihan material pohon tumbang yang menutup akses jalan.

Sejumlah titik yang sebelumnya mengalami gangguan lalu lintas, seperti jalur Rejomulyo–Manisrenggo, kawasan Sumawang, Jalan Sawah Besar, hingga sekitar Alun-Alun dan Dhoho Plaza, dilaporkan telah berhasil ditangani dan kembali normal.

Kapolres Kediri Kota menegaskan bahwa personel kepolisian difokuskan pada pengamanan lokasi, pengaturan lalu lintas, serta membantu percepatan evakuasi bersama instansi terkait.

“Sebagian besar titik pohon tumbang sudah berhasil ditangani. Saat ini masih dilakukan proses pemotongan di beberapa lokasi, termasuk di warung kopi di kawasan GOR Joyoboyo,” ujarnya.

Di lokasi tersebut, pohon tumbang juga menimpa sebuah warung kopi, menyebabkan kerusakan pada bangunan serta satu unit sepeda motor. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil cukup signifikan.

Secara keseluruhan, bencana ini tidak menimbulkan korban jiwa. Meski demikian, kerugian materiil terjadi di sejumlah titik, baik akibat pohon tumbang yang menimpa kendaraan maupun bangunan warga.

Hingga Sabtu malam, proses penanganan masih terus dilakukan di beberapa lokasi yang terdampak. Aparat gabungan tetap bersiaga untuk memastikan seluruh jalur kembali normal dan aman dilalui masyarakat.

Situasi di wilayah Kota Kediri dilaporkan tetap kondusif. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan jika terjadi kejadian serupa di lingkungan masing-masing. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polisi Bersama BPBD Turun Tangan Evakuasi, Buka Akses Jalan hingga Amankan Lokasi Terdampak

Published

on

Kediriselaludihati – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang melanda Kota Kediri pada Sabtu (28/3/2026) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya 17 titik terdampak pohon tumbang yang tersebar di berbagai wilayah kota.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Arianto mengatakan, kejadian berlangsung singkat namun berdampak luas. Angin kencang yang terjadi dalam hitungan menit menyebabkan sejumlah pohon berukuran besar tumbang hampir bersamaan di berbagai lokasi.

“Setidaknya ada 17 titik pohon tumbang. Kejadiannya cukup merata di beberapa wilayah,” ujarnya.

Salah satu insiden paling serius terjadi di Kelurahan Tosaren, Kecamatan Pesantren, tepatnya di pertigaan dekat Perumahan Tosari Indah Persada. Sebuah mobil jenis Toyota Avanza yang melintas tertimpa pohon besar hingga mengalami kerusakan parah.

Bagian depan kendaraan ringsek, kaca pecah, dan kabin sisi pengemudi rusak akibat tertimpa batang pohon yang tercabut hingga ke akar. Dalam kejadian tersebut, satu orang dilaporkan mengalami luka ringan dan telah mendapatkan perawatan di RSUD Gambiran.

Selain di Tosaren, pohon tumbang juga dilaporkan terjadi di sejumlah titik lain seperti kawasan Ngronggo, Manisrenggo, sekitar RS Baptis, Alun-Alun Kota Kediri, hingga area kampus UNISKA. Di beberapa lokasi, batang pohon sempat menutup badan jalan dan menyebabkan gangguan arus lalu lintas.

Penanganan dilakukan secara cepat oleh BPBD Kota Kediri bersama sejumlah instansi terkait, termasuk PLN dan Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP). Proses evakuasi di beberapa titik sempat terkendala karena pohon tumbang mengenai jaringan listrik.

“Jika tidak mengenai kabel listrik, penanganannya relatif lebih mudah. Namun karena ada kabel yang terdampak, kami harus berkoordinasi dengan PLN,” kata Joko.

Di sisi lain, jajaran kepolisian turut berperan aktif dalam penanganan bencana tersebut. Personel Polsek Kediri Kota bersama Bhabinkamtibmas turun langsung ke lapangan untuk membantu proses evakuasi, pengamanan lokasi, serta memastikan kelancaran arus lalu lintas.

Di wilayah Kelurahan Rejomulyo, Bhabinkamtibmas bersama BPBD melakukan pemotongan pohon tumbang yang menutup akses jalan di beberapa titik, seperti jalur tembus Rejomulyo–Manisrenggo, kawasan Sumawang depan Perumahan Ngronggo Permai, serta Jalan Sawah Besar. Selain itu, sebuah gantangan burung di Jalan Sunan Ampel I juga dilaporkan roboh dengan kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp20 juta.

Sementara itu, di Kelurahan Kaliombo, angin kencang menyebabkan sebuah warung sekaligus rumah warga roboh. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp40 juta. Petugas bersama warga masih melakukan evakuasi barang serta memastikan keamanan lokasi, termasuk pemutusan arus listrik oleh PLN.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menegaskan bahwa pihak kepolisian berfokus pada pengamanan wilayah terdampak serta membantu percepatan penanganan di lapangan.

“Personel kami diterjunkan untuk membantu evakuasi, mengatur lalu lintas, serta memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujarnya.

Hingga Sabtu petang, proses penanganan di sejumlah titik masih berlangsung, terutama pada lokasi yang terdampak pohon besar dan jaringan listrik. Meski demikian, sebagian akses jalan yang sempat tertutup telah berhasil dibuka kembali.

Secara umum, situasi di Kota Kediri berangsur kondusif. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem serta segera melaporkan jika terjadi kejadian serupa di lingkungan masing-masing. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page