Uncategorized
Irjen Pol Imam Sugianto Ajak Seluruh Personel Polda Jatim Kolaborasi Ukir Prestasi
SURABAYA – Kapolda Jawa Timur yang baru Irjen Pol Drs.Imam Sugianto,M.Si telah memulai menjalankan tugasnya di Polda Jawa Timur.
Kedatangan Irjen Pol Imam Sugianto disambut dengan tradisi pedang pora halaman Mapolda Jawa Timur, Senin (30/10).
Memasuki halaman Mapolda Jawa Timur, Irjen Pol Imam Sugianto beserta istri juga disambut dengan tari daerah Beskalan asal Kabupaten Malang dan Reog Ponorogo.
Dalam amanat untuk pertama kalinya sebagai pejabat baru di Polda Jatim saat apel pelepasan Kapolda Jatim lama Irjen Pol Imam Sugianto menyampaikan ajakannya kepada seluruh personel jajaran Polda Jatim bersinergi bersama-sama mengukir prestasi di Polda Jawa Timur.
Namun sebelumnya, Ia meminta ijin terlebih dahulu kepada anggotanya memasuki Jawa Timur sebagai pucuk pimpinan semeru satu.
“Pada kesempatan ini, saya kulo nuwun. Saya minta izin memasuki Polda Jawa Timur. Mari bekerja sama, berkolaborasi,” ucapnya.
Ia lalu mengajak jajarannya menjalin komunikasi secara baik dengan menjadikan sumber daya yang telah dibangun pendahulunya, Irjen Toni Harmanto, sebagai pijakan untuk bekerja lebih baik lagi.
“Ide-ide yang belum dicetuskan, belum sempat dikerjakan oleh Bapak Toni Harmanto, mari bersama-sama kita wujudkan sehingga bisa melengkapi torehan prestasi kurang lebih satu tahun memimpin Polda Jawa Timur,” lanjut dia.
Jenderal kelahiran Malang, 11 Maret 1967 ini juga mengajak anggotanya bersama-sama menyiapkan diri menyambut tugas negara yang sudah menanti dengan kinerja baik sesuai tupoksi kepolisian. Salah satu terkait agenda pengamanan pelaksanaan pesta demokrasi tahun 2024 mendatang.
“Mudah-mudahan semua bisa kita kelola dengan baik, kita kelola dengan tepat. Dan akses-akses negatif yang muncul, bisa kita eliminir bahkan bisa kita tiadakan,” pintanya.
Irjen Imam Sugianto Imam menutup pidatonya dengan ucapan selamat jalan kepada mantan Kapolda Jatim Irjen Toni Harmanto.
“Mudah-mudahan di tempat yang baru selalu dalam bimbingan dan ridho Allah Swt. Selamat jalan, dan semoga saya diterima di jajaran Polda Jatim,” pungkasnya. (*)
Peristiwa
Pengamanan Kesenian Jaranan Tradisional di Kediri Diwarnai Imbauan Kamtibmas dan Penataan Parkir
Kediriselaludihati.com – Tradisi tedak siten yang digelar warga di bantaran Kali Brantas RT 08 RW 01, Kelurahan Semampir, Kota Kediri, pada Minggu (10/5/2026), berlangsung meriah dan penuh nuansa budaya lokal. Kegiatan tersebut turut diisi hiburan kesenian jaranan tradisional anak-anak “Ngamen Bopo Rahmad (Elektune)” yang menarik perhatian masyarakat sekitar.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, Bhabinkamtibmas Kelurahan Semampir Aiptu Dodik Bagoes Riyadi bersama Babinsa Kelurahan Semampir melaksanakan patroli, sambang, sekaligus pengamanan kegiatan masyarakat tersebut.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan kehadiran aparat di tengah kegiatan masyarakat merupakan bentuk pelayanan kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama acara berlangsung.
Selain melakukan pengamanan, petugas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada warga dan panitia, termasuk imbauan agar parkir kendaraan ditata dengan baik guna menghindari kemacetan maupun potensi gangguan keamanan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan selama kegiatan berlangsung, termasuk memperhatikan penataan parkir kendaraan agar tetap tertib,” ujarnya.
Kegiatan budaya masyarakat tersebut dihadiri sekitar 150 penonton yang memadati lokasi acara di bantaran Kali Brantas. Suasana berlangsung hangat dan penuh kebersamaan, mencerminkan kuatnya tradisi gotong royong serta pelestarian budaya lokal di tengah masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga mendapat apresiasi dari warga karena dinilai memberikan rasa aman selama kegiatan berlangsung. (res/an)
Peristiwa
Peserta dan Penonton JFC Freestyle Warrior Series 1 di Kediri Diimbau Tak Gunakan Atribut Perguruan Demi Jaga Kondusivitas
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota melaksanakan pengamanan kegiatan JFC Freestyle Warrior Series 1 yang digelar di Sasana Cump JFC Muaythai Kediri, Kelurahan Mojoroto, Kota Kediri, pada Minggu (10/5/2026).
Pengamanan dilakukan oleh personel Polsek Mojoroto bersama anggota yang telah terseprin dan dipimpin langsung Kanit Intel Polsek Mojoroto AKP Umar Said.
Turut terlibat dalam kegiatan pengamanan tersebut, Aiptu Andri Jatmiko, Aiptu Ibnu, Aiptu Toni Setiawan, Aipda Sukirno, serta Bripka Yudi Subiantoro.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengatakan pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan olahraga bela diri tersebut berjalan aman, tertib, dan kondusif.
Selain melakukan pengamanan, petugas juga memberikan imbauan kepada panitia agar memberikan penekanan kepada peserta maupun pengunjung untuk tidak mengenakan atribut perguruan tertentu guna menghindari potensi gesekan maupun gangguan keamanan.
“Kami mengimbau seluruh peserta dan penonton untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, termasuk tidak menggunakan atribut perguruan yang dapat memicu hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kompol Rudi Purwanto.
Ajang JFC Freestyle Warrior Series 1 tersebut diikuti peserta dari berbagai daerah dan menjadi salah satu kegiatan olahraga yang cukup menarik perhatian masyarakat.
Hingga kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan terkendali dengan pengawasan aparat kepolisian di sejumlah titik area kegiatan. (res/an).
Uncategorized
ETLE Handheld Perkuat Penegakan Hukum Lalu Lintas secara Digital di kota besar
Jakarta — Korps Lalu Lintas Polri terus memperkuat transformasi digital dalam sistem penegakan hukum lalu lintas melalui optimalisasi penggunaan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Handheld. Penerapan teknologi tersebut kini terus dikembangkan secara bertahap di berbagai wilayah Indonesia sebagai bagian dari penguatan sistem penegakan hukum lalu lintas berbasis digital dalam skala nasional.
Sebagai implementasi di lapangan, jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya bersama Sat PJR, Sat Gatur, Sat Patwal, dan Satlantas wilayah melaksanakan kegiatan penindakan pelanggaran lalu lintas menggunakan perangkat ETLE Handheld pada Sabtu (9/5/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di wilayah hukum Ditlantas Polda Metro Jaya, wilayah Satlantas DKI Jakarta, hingga kawasan Polres penyangga.
Kegiatan pengawasan dan penindakan dipimpin oleh IPDA Fauzi Tirta Kusuma S., S.H., M.T., dengan sasaran pelanggaran kasat mata yang berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas serta gangguan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan bahwa penerapan ETLE Handheld menjadi salah satu strategi utama Korlantas Polri dalam memperluas cakupan penegakan hukum berbasis teknologi di seluruh Indonesia. Menurutnya, digitalisasi penindakan menjadi langkah penting dalam menciptakan sistem pelayanan dan penegakan hukum yang modern, transparan, dan profesional.
“Transformasi digital melalui ETLE terus kami dorong agar penegakan hukum lalu lintas semakin efektif, akuntabel, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat di era modern,” ujar Kakorlantas Polri.
Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa penggunaan ETLE Handheld memiliki efektivitas tinggi karena dapat menjangkau berbagai titik pengawasan secara mobile dan fleksibel. Selain mendukung proses identifikasi pelanggaran secara cepat, sistem tersebut juga memperkuat validitas data elektronik dalam proses penindakan.
“ETLE Handheld menjadi bagian penting dari pengembangan sistem penegakan hukum digital Korlantas Polri yang saat ini terus diterapkan dan diperluas di jajaran kewilayahan secara nasional,” jelas Brigjen Pol. Faizal.
Dalam pelaksanaan kegiatan di wilayah Polda Metro Jaya, perangkat ETLE Handheld berhasil mencapture sebanyak 132 pelanggaran lalu lintas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 107 pelanggaran telah tervalidasi dan 100 data pelanggaran berhasil terkirim ke sistem back office untuk proses penindakan lebih lanjut.
Korlantas Polri berharap penerapan ETLE Handheld secara berkelanjutan dapat meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di berbagai daerah di Indonesia.
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
