Connect with us

Peristiwa

Jadi Pembina Upacara di MI Mifatahul Huda, Bhabinkamtibmas Tinalan Pesan Pelajar Supaya Giat Belajar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Tinalan, Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota Aiptu Bekti Purwanto melakukan patroli sambang. Kegiatan pada hari Senin tanggal 8 Agustus 2022, pukul 07.00 Wib s/d Selesai.

Petugas datang ke MI Miftahul Huda Kel. Tinalan Kec Pesantren Kota Kediri. BKTM Kel. Tinalan menjadi pembina upacara bendera hari Senin di MI Miftahul Huda titip pesan dan memberikan himbauan kepada anak anak MI Miftahul Huda.

Pesannya agar selalu rajin belajar dan mentaati peraturan sekolah dan menciptakan suasana yang nyaman dan aman. Sehingga tercipta Tinalan yg aman dan kondusif.

Di hari yang sama BKTM DESA PUHRUBUH AIPDA EKO NUR datang ke Posyandu Balita Bugenvile Desa Puhrubuh Kec. Semen Kab. Kediri.

Tiga Pilar Desa Puhrubuh melaksanakan monev pelaksanaan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) yang berlokasi di Posyandu Balita Bougenvil di dsn. Petuk Desa Puhrubuh dengan sasaran 130 anak.

Hadir dalam kegiatan ini Bhabinkamtibmas. Babinsa. Pj Kades. Bidan Desa. Kader posyandu balita dan Ibu dan Balita. “Selama kegiatan berjalan tertib dan lancar,” kata Kasie Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Sambangi Balai Desa Kerep, Dorong Warga Segera Laporkan Persoalan Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati – Polsek Tarokan, Polres Kediri Kota, mengajak perangkat desa dan masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan melalui komunikasi dan deteksi dini terhadap potensi gangguan ketertiban.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan sambang dialogis Bhabinkamtibmas Desa Kerep, Aiptu Moh Syafiudin, di Balai Desa Kerep, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, Senin (2/11/2026).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.30 WIB itu dilakukan dengan menemui Kepala Dusun Kerep, Bambang Suprayitno, S.E., bersama sejumlah perangkat desa lainnya.

Pertemuan tersebut menjadi sarana komunikasi antara kepolisian dan pemerintah desa untuk membahas pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan masing-masing.

Dalam kesempatan itu, Aiptu Moh Syafiudin mengingatkan perangkat desa agar terus membangun kepedulian warga terhadap situasi lingkungan serta tidak mengabaikan persoalan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan.

Masyarakat juga diimbau segera menghubungi Bhabinkamtibmas atau Polsek Tarokan apabila mengetahui adanya permasalahan yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Kapolsek Tarokan AKP Priyo Hadistyo, S.H., menegaskan bahwa keterlibatan perangkat desa sangat penting dalam mendukung upaya pencegahan gangguan keamanan.

“Perangkat desa memiliki kedekatan dengan masyarakat dan memahami kondisi wilayahnya. Karena itu, komunikasi antara pemerintah desa, warga, dan kepolisian perlu terus diperkuat agar potensi gangguan keamanan dapat diketahui lebih awal,” ujar AKP Priyo.

Menurutnya, menjaga keamanan lingkungan tidak cukup hanya mengandalkan patroli maupun kehadiran petugas kepolisian. Diperlukan partisipasi aktif masyarakat untuk menciptakan situasi yang tertib dan nyaman.

Ia menilai komunikasi yang baik antara perangkat desa dan Bhabinkamtibmas dapat membantu mempercepat penyampaian informasi apabila muncul persoalan di tengah masyarakat.

“Kami mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan permasalahan kepada Bhabinkamtibmas atau Polsek Tarokan. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan,” katanya.

AKP Priyo juga mengingatkan pentingnya menyelesaikan persoalan sosial melalui komunikasi yang baik agar tidak berkembang menjadi perselisihan yang lebih besar.

Menurutnya, perangkat desa dapat berperan sebagai penghubung antara masyarakat dan kepolisian, terutama dalam menyampaikan aspirasi maupun informasi yang berkaitan dengan keamanan lingkungan.

“Kami berharap seluruh elemen masyarakat ikut menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta mengedepankan komunikasi apabila menghadapi persoalan. Keamanan merupakan tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan sambang dialogis, Polsek Tarokan terus memperkuat pendekatan Polisi Bersama Masyarakat dengan membangun hubungan yang lebih dekat antara Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan warga. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Satlantas Polres Kediri Kota Amankan 18 STNK, 3 SIM dan Satu Sepeda Motor dalam Operasi Patuh Semeru

Published

on

Kediriselaludihati – Satlantas Polres Kediri Kota mencatat 22 penindakan pelanggaran lalu lintas dalam pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026 di kawasan Simpang Empat Veteran, Kota Kediri, Senin (2/11/2026).

Dari hasil penindakan tersebut, petugas mencatat 18 Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), tiga Surat Izin Mengemudi (SIM), serta satu unit sepeda motor sebagai barang bukti.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 WIB itu melibatkan personel Unit Pengaturan, Penjagaan, Pengawalan, dan Patroli (Turjawali) Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota Provos.

Penindakan dilakukan di bawah pengendalian Kanit Turjawali sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan Operasi Patuh Semeru 2026 dilaksanakan untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Operasi Patuh Semeru bukan semata-mata untuk melakukan penindakan. Tujuan utamanya adalah meningkatkan disiplin masyarakat agar pelanggaran yang berpotensi menyebabkan kecelakaan dapat dicegah,” ujar AKP Septia.

Menurutnya, penindakan terhadap pelanggaran merupakan salah satu langkah kepolisian untuk memastikan pengguna jalan mematuhi ketentuan yang berlaku.

Ia mengingatkan bahwa setiap pelanggaran lalu lintas dapat menimbulkan risiko, tidak hanya bagi pengendara yang bersangkutan, tetapi juga bagi pengguna jalan lainnya.

“Kami berharap masyarakat memahami bahwa aturan lalu lintas dibuat untuk melindungi keselamatan bersama. Kepatuhan harus menjadi kebiasaan setiap hari, bukan hanya ketika ada operasi kepolisian,” katanya.

Operasi Patuh Semeru 2026 berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026.

Selama pelaksanaan operasi, masyarakat diingatkan untuk menggunakan helm berstandar SNI, melengkapi surat-surat kendaraan, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak menggunakan telepon genggam ketika berkendara.

Pengendara juga diminta menghindari perilaku berisiko seperti melawan arus, menerobos lampu merah, berkendara melebihi batas kecepatan, maupun mengemudikan kendaraan dalam pengaruh alkohol.

AKP Septia turut mengingatkan para orang tua agar tidak membiarkan anak yang belum memenuhi persyaratan usia dan belum memiliki SIM mengendarai kendaraan bermotor.

“Orang tua memiliki peran penting dalam membangun budaya tertib berlalu lintas. Jangan memberikan kendaraan kepada anak yang belum memenuhi persyaratan, karena keselamatan mereka jauh lebih penting,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan operasi tidak hanya diukur dari jumlah penindakan, melainkan juga dari meningkatnya kesadaran masyarakat untuk berkendara secara aman dan bertanggung jawab.

Melalui Operasi Patuh Semeru 2026, Satlantas Polres Kediri Kota berupaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di seluruh wilayah hukumnya. (res/aro)

Continue Reading

Lalu Lintas

Ramp Check di PO Setiawan Kediri, Kendaraan Dinyatakan Layak dan Pengemudi Bebas Narkoba

Published

on

Kediriselaludihati – Satlantas Polres Kediri Kota bersama tim Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur dan sejumlah instansi terkait melakukan pemeriksaan kelayakan kendaraan atau ramp check terhadap angkutan pariwisata di PO Setiawan, Jalan Kilisuci, Kota Kediri, Senin (2/11/2026).

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan kendaraan angkutan pariwisata dalam kondisi baik serta pengemudinya memenuhi persyaratan kesehatan dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Kegiatan yang berlangsung pukul 11.00 hingga 12.30 WIB itu menjadi bagian dari upaya peningkatan keselamatan transportasi yang sejalan dengan pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2026.

Pemeriksaan melibatkan tim Subdirektorat Keamanan dan Keselamatan (Subditkamsel) Ditlantas Polda Jatim, Unit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota, Dinas Perhubungan Kota Kediri, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Jawa Timur, PT Jasa Raharja, BNN Kota Kediri, serta Dinas Kesehatan Kota Kediri.

Pihak pengelola PT Karya Setiawan Ekatama juga turut mendampingi kegiatan pemeriksaan.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H., mengatakan pemeriksaan kendaraan angkutan pariwisata merupakan langkah penting untuk mencegah potensi kecelakaan akibat persoalan teknis kendaraan maupun kondisi pengemudi.

“Keselamatan penumpang menjadi prioritas. Karena itu, kendaraan angkutan pariwisata perlu dipastikan dalam kondisi layak, sementara pengemudinya juga harus sehat dan bebas dari pengaruh narkoba sebelum menjalankan perjalanan,” ujar AKP Septia.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, kendaraan yang menjalani ramp check dinyatakan dalam kondisi baik.

Sementara itu, hasil pemeriksaan terhadap para pengemudi menunjukkan bahwa mereka berada dalam kondisi sehat secara jasmani dan rohani serta dinyatakan bebas dari obat-obatan terlarang.

Tidak terdapat temuan ketidaklayakan kendaraan maupun penyalahgunaan narkoba dalam hasil pemeriksaan yang dilaporkan petugas.

AKP Septia menjelaskan, keselamatan transportasi umum tidak hanya ditentukan oleh keterampilan pengemudi, tetapi juga kondisi kendaraan serta kesiapan fisik dan mental orang yang mengoperasikannya.

“Pengemudi angkutan umum membawa tanggung jawab besar karena keselamatan banyak penumpang berada di tangannya. Kondisi kesehatan, konsentrasi, dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas harus benar-benar diperhatikan,” katanya.

Menurutnya, pemeriksaan bersama sejumlah instansi tersebut juga menunjukkan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam upaya meningkatkan keselamatan angkutan jalan.

Kepolisian memiliki peran dalam pengawasan keselamatan lalu lintas, sementara instansi teknis lainnya mendukung pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk mengingatkan perusahaan otobus agar melakukan pemeriksaan kendaraan secara berkala dan memastikan setiap pengemudi memiliki kesiapan sebelum bertugas.

“Perusahaan angkutan harus memperhatikan kondisi armada dan kesehatan pengemudi secara berkelanjutan. Jangan menunggu muncul persoalan di perjalanan baru melakukan pemeriksaan,” ujar AKP Septia.

Ia juga mengingatkan para pengemudi angkutan pariwisata agar mematuhi rambu lalu lintas, tidak memaksakan perjalanan ketika kelelahan, serta menghindari perilaku berkendara yang membahayakan penumpang maupun pengguna jalan lainnya.

Pesan tersebut sejalan dengan semangat Operasi Patuh Semeru 2026 yang berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, dengan fokus pada peningkatan kedisiplinan dan keselamatan berlalu lintas.

“Melalui kegiatan pemeriksaan dan edukasi seperti ini, kami berharap seluruh pihak semakin menyadari bahwa keselamatan perjalanan harus dipersiapkan sejak kendaraan belum berangkat,” katanya. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page