Connect with us

Peristiwa

Jadi Pembina Upacara di MI Mifatahul Huda, Bhabinkamtibmas Tinalan Pesan Pelajar Supaya Giat Belajar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Tinalan, Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota Aiptu Bekti Purwanto melakukan patroli sambang. Kegiatan pada hari Senin tanggal 8 Agustus 2022, pukul 07.00 Wib s/d Selesai.

Petugas datang ke MI Miftahul Huda Kel. Tinalan Kec Pesantren Kota Kediri. BKTM Kel. Tinalan menjadi pembina upacara bendera hari Senin di MI Miftahul Huda titip pesan dan memberikan himbauan kepada anak anak MI Miftahul Huda.

Pesannya agar selalu rajin belajar dan mentaati peraturan sekolah dan menciptakan suasana yang nyaman dan aman. Sehingga tercipta Tinalan yg aman dan kondusif.

Di hari yang sama BKTM DESA PUHRUBUH AIPDA EKO NUR datang ke Posyandu Balita Bugenvile Desa Puhrubuh Kec. Semen Kab. Kediri.

Tiga Pilar Desa Puhrubuh melaksanakan monev pelaksanaan BIAN (Bulan Imunisasi Anak Nasional) yang berlokasi di Posyandu Balita Bougenvil di dsn. Petuk Desa Puhrubuh dengan sasaran 130 anak.

Hadir dalam kegiatan ini Bhabinkamtibmas. Babinsa. Pj Kades. Bidan Desa. Kader posyandu balita dan Ibu dan Balita. “Selama kegiatan berjalan tertib dan lancar,” kata Kasie Humas Polres Kediri Kota Ipda Nanang Setyawan. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Momen Hangat di Balai Kota, Sinergi Polres dan Pemkot Kediri Kian Solid di Hari Ulang Tahun ke-28 Wali Kota

Published

on

Kediriselaludihati.com – Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai Balai Kota Kediri, pada Jumat (12/6/2026), saat Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim bersama jajaran memberikan kejutan sekaligus ucapan selamat ulang tahun kepada Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati yang genap berusia 28 tahun.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga 13.30 WIB itu menjadi simbol eratnya sinergi antara Pemerintah Kota Kediri dan Polres Kediri Kota dalam menjaga stabilitas pemerintahan, keamanan, dan pelayanan kepada masyarakat.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko, para pejabat utama Polres Kediri Kota, para kapolsek jajaran, perwakilan organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, serta sejumlah personel Polres Kediri Kota.

Acara diawali dengan persiapan penyambutan, kemudian seluruh tamu bersama-sama menyanyikan lagu ulang tahun sebagai bentuk penghormatan kepada orang nomor satu di Kota Kediri tersebut. Suasana semakin meriah ketika Kapolres Kediri Kota beserta jajaran menyerahkan ucapan selamat dan dilanjutkan dengan prosesi peniupan lilin ulang tahun.

Setelah itu, Wali Kota Kediri melakukan pemotongan kue ulang tahun dan tumpeng yang kemudian dibagikan kepada tamu undangan sebagai simbol rasa syukur dan kebersamaan.

Dalam sambutannya, Vinanda Prameswati menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada Kapolres Kediri Kota beserta seluruh jajaran yang telah memberikan perhatian dan kejutan pada hari ulang tahunnya.

“Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Kapolres Kediri Kota dan Ketua Bhayangkari beserta jajaran atas dukungan dan ucapan yang diberikan kepada saya. Saya sangat terharu atas kedatangan Bapak Kapolres beserta seluruh jajaran Polres Kediri Kota,” ujar Vinanda.

Ia berharap hubungan baik yang selama ini terjalin antara Pemerintah Kota Kediri dan Polres Kediri Kota terus dipertahankan demi kemajuan daerah.

“Saya berharap kekompakan dan kebersamaan ini tetap tumbuh di Kota Kediri. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir, semoga Kota Kediri semakin maju dan mampu mewujudkan visi MAPAN,” tuturnya.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, dilanjutkan sesi foto bersama dan ramah tamah antara jajaran pemerintah daerah dengan kepolisian.

Momentum tersebut tidak hanya menjadi perayaan hari ulang tahun semata, tetapi juga memperlihatkan eratnya kolaborasi lintas institusi dalam membangun komunikasi yang harmonis. Kehadiran pimpinan Polres Kediri Kota beserta jajaran dinilai menjadi wujud dukungan terhadap kepemimpinan Pemerintah Kota Kediri dalam menjalankan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif hingga seluruh rangkaian acara selesai dilaksanakan. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Persiapan Haul Gus Miek di Desa Ngadi Kediri Dimatangkan, Linmas, TNI dan Polri Bersinergi Jaga Kondusivitas

Published

on

Kediriselaludihati.com – Persiapan pelaksanaan Haul Gus Miek di Dusun Tambak, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri terus dimatangkan. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar apel anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) di Balai Desa Ngadi, pada Kamis (11/6/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 15.00 WIB tersebut melibatkan unsur Linmas, pemerintah desa, TNI, dan Polri sebagai bentuk kesiapan pengamanan menjelang pelaksanaan haul yang diperkirakan akan dihadiri banyak jamaah dari berbagai daerah.

Apel dipimpin dengan pendampingan dari Bhabinkamtibmas Desa Ngadi Aipda Rudi Sutanto bersama Babinsa setempat. Kegiatan ini bertujuan memastikan kesiapan personel pengamanan di tingkat desa sekaligus memperkuat koordinasi lintas sektor guna menjaga ketertiban selama rangkaian kegiatan keagamaan berlangsung.

Dalam apel tersebut, para anggota Linmas mendapatkan arahan terkait tugas pengamanan, pengaturan arus jamaah, antisipasi gangguan kamtibmas, serta langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi situasi yang membutuhkan penanganan cepat di lapangan.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan mengatakan keterlibatan seluruh unsur pengamanan menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak masyarakat.

“Sinergi antara Linmas, pemerintah desa, TNI, dan Polri sangat diperlukan agar seluruh rangkaian Haul Gus Miek dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. Kesiapan personel sejak awal menjadi langkah penting dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang mungkin terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan apel juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi seluruh personel terkait pola pengamanan yang akan diterapkan selama pelaksanaan haul berlangsung.

Haul Gus Miek sendiri merupakan agenda keagamaan yang rutin mendapat perhatian masyarakat dan biasanya dihadiri jamaah dalam jumlah besar. Karena itu, aspek keamanan, ketertiban, dan kelancaran kegiatan menjadi prioritas utama seluruh pihak yang terlibat.

Selain pengamanan, koordinasi juga dilakukan terkait pengaturan parkir, mobilitas jamaah, hingga upaya menjaga kenyamanan masyarakat sekitar lokasi kegiatan. Dengan persiapan yang matang, diharapkan seluruh rangkaian acara dapat berlangsung khidmat tanpa mengganggu aktivitas masyarakat.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas selama kegiatan berlangsung. Dengan kerja sama yang baik, pelaksanaan haul dapat berjalan aman dan penuh kekhidmatan,” tambah Iptu Mahmud Satriawan.

Hingga kegiatan apel berakhir, situasi di Balai Desa Ngadi dilaporkan berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Persiapan pengamanan akan terus dilakukan hingga pelaksanaan Haul Gus Miek selesai guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Multaqa Ru’asa Al-Ma’ahid Jadi Wadah Penguatan Pesantren, Ratusan Pengasuh Ponpes Hadiri Pertemuan di Al Amien Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Forum silaturahmi dan penguatan peran pesantren bertajuk Multaqā Ru’asā’ al-Ma‘āhid sukses digelar di Aula Pondok Pesantren Al Amien Ngasinan, Kelurahan Rejomulyo, Kota Kediri, pada Kamis (11/6/2026). Kegiatan ini mempertemukan sekitar 200 pengasuh dan pengurus pondok pesantren dari berbagai wilayah Mataraman dalam satu forum yang membahas penguatan pesantren di tengah tantangan zaman.

Acara tersebut menjadi perhatian karena dihadiri sejumlah tokoh nasional dari unsur Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kementerian Agama, pemerintah daerah, akademisi, hingga jajaran kepolisian. Kehadiran para tokoh tersebut menunjukkan pentingnya peran pesantren sebagai lembaga pendidikan, dakwah, dan penguatan karakter bangsa.

Ketua Umum MUI Pusat KH Anwar Iskandar hadir langsung bersama Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., Sekjen MUI Pusat Dr. H. Amirsyah Tambunan, M.A., Ketua Bidang Pesantren MUI Pusat Dr. KH Ahmad Fahrur Rozi Burhan, serta sejumlah pengurus MUI pusat dan Jawa Timur.

Turut hadir Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha atau Gus Qowim, Ketua PCNU Kota Kediri KH Abu Bakar Abdul Jalil, pimpinan perguruan tinggi, serta para pengasuh pondok pesantren dari wilayah eks Karesidenan Kediri dan Mataraman.

Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi peserta, penampilan hadrah, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Hymne Pesantren, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, hingga pembukaan resmi forum. Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari panitia, Wakil Wali Kota Kediri, pemutaran video Bakti Santri untuk Negeri, pemaparan profil MUI, serta arahan dari Ketua Umum MUI Pusat.

Dalam forum tersebut, para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempererat silaturahmi, bertukar gagasan, serta membahas berbagai isu strategis terkait pengembangan pendidikan pesantren dan kontribusinya dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan.

“Kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperkuat komunikasi, kolaborasi, dan sinergi antar-pesantren dalam menghadapi berbagai tantangan pendidikan dan sosial kemasyarakatan,” ujar salah satu panitia kegiatan.

Selain menjadi ajang silaturahmi, forum ini juga diharapkan mampu memperkuat peran pesantren sebagai pusat pendidikan Islam yang moderat, menjaga persatuan bangsa, serta membentuk generasi muda yang berakhlak dan berdaya saing.

Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan berbagai agenda diskusi dan pertemuan yang telah disusun panitia. Seluruh rangkaian acara berjalan tertib, lancar, dan kondusif berkat sinergi antara panitia, peserta, serta unsur pengamanan yang terlibat.

Kapolres Kediri Kota AKBP Dr. Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya forum tersebut. Menurutnya, pesantren memiliki kontribusi besar dalam menjaga harmoni sosial dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat.

“Pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam membangun karakter bangsa. Melalui forum seperti ini, silaturahmi dan sinergi antar-pengasuh pesantren dapat semakin kuat sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan negara,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya Multaqā Ru’asā’ al-Ma‘āhid di Kota Kediri, diharapkan hubungan antar-pesantren semakin erat serta mampu melahirkan berbagai gagasan dan langkah strategis dalam memperkuat pendidikan Islam dan pembangunan sumber daya manusia di Indonesia. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page