Connect with us

Peristiwa

Jadi Pembina Upacara di SMK PGRI 1 Kota Kediri, Kapolsek Mojoroto Titip Pesan kepada Siswa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H menjadi pembina upacara di SMK PGRI 1 Kota Kediri. Kegiatan berlangsung pada hari Senin 22 Januari 2024 mulai pukul 07.00 WIB – selesai.

Kegiatan bertempat di Lapangan SMK 1 PGRI KEDIRI Kel Sukorame Kec Mojoroto Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason,S.H, sebagai Pembina Upacara Senin di SMK PGRI 1 Kediri.

Hadir dalam kegiatan, Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H. sebagai pembina upacara. Ibu Yuliawati,S.Pd. ( Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Kediri). Bapak Dwi Okrin R,S.T ( Wakil kepala sekolah divisi Humas SMK PGRI 1 Kediri).

Bapak Dwi Atmadja Fajar H,S.Pd.( Waka sarana prasarana SMK PGRI 1 Kediri). Ibu Ririn Iswahyuni ( Waka Kesiswaan SMK PGRI 1 Kediri). Bapak M. Risma Aulia Akbar ( Waka Kurikulum SMK PGRI 1 Kediri). Para guru SMK PGRI 1 Kediri. Para siswa SMK PGRI 1 Kediri

Rangkaian kegiatan. AMANAT PEMBINA UPACARA (Kapolsek Mojoroto) yg intinya : “Terimakasih waktu dan kesempatan di berikan untuk menjadi Pembina upacara di SMK PGRI 1 Kediri kota,” katanya.

“Terimakasih kepada Ibu Kepala Sekolah dan Bpk/Ibu Guru Pembimbing,Pengasuh, Pembina serta Pendidik SMK PGRI 1 Kediri kota yg telah membawa para siswa menuju kesuksesan dan keberhasilan apa yang dicita-citakan para Siswa,” tambahnya.

“Kepada para Siswa yang saya cintai dan banggakan, terkait maraknya kejadian tawuran dan konvoi kendaraan yg meresahkan masyarakat akan ditindak tegas oleh Kepolisian,” lanjutnya.

“Berkaitan dengan kejadian Tawuran dan tindak pidana lainya akan berakibat kepada para siswa di masa depan nantinya, apabila para siswa terlibat tindak pidana Tawuran, perkelahian membawa senjata tajam, narkoba serta tindak pidana lainnya maka an menjadi catatan kepolisian yg nantinya apabila para siswa akan melanjutkan sekolah maupun bekerja akan tertulis/tercatat di SURAT KETERANGAN CATATAN KEPOLISIAN (SKCK) yang berdampak kegagalan para siswa dalam menuju cita2,” jelasnya.

Harapan Orang Tua, Guru dan saya selaku Kapolsek Mojoroto adalah. Hindari bergaul dgn kelompok2 ormas yg meresahkan masyarakat. “Jangan menerima ajakan dari manapun yg bertujuan tidak baik yg merugikan diri sendiri, keluarga, Sekolah maupun masyarakat. Jangan terlibat tindak pidana Tawuran, konvoi, pesta miras, konvoi mengendarai motor knalpot bronk dan Narkoba atau tindak pidana lainnya yg akan menjadi catatan kepolisian,” ucapnya.

“Raihlah prestasi setinggi tingginya untuk mengangkat nama Sekolah/almamater dan keluarga. Jadilah orang yang bermanfaat bagi sesama umat manusia. Hormatilah Orang tua kalian, hormati guru guru kalian dan hormatilah sesama manusia niscaya hidupmu barokah aamiin,” ajaknya.

Penyerahan piagam penghargaan dari Kepala Sekolah SMK PGRI 1 Kediri kepada Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason,S.H. “Selama kegiatan berlangsung situasi aman dan kondusif,” kata Kompol Mukhlason, S.H. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang

Published

on

Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.

Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).

Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.

Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.

“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.

Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah

Published

on

Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).

Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.

Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.

“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.

“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.

Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.

Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.

Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.

Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.

“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.

“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.

Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page