Connect with us

Peristiwa

Jawab Langsung Curhatan Warga, Kapolres Kediri Kota Bertemu Warga

Published

on

Kediriselaludihati.com –Pelaksanaan kegiatan Jumat Curhat dan Bhakti Kesehatan Polres Kediri Kota bersama Warga Masyarakat Kecamatan Mojoroto digelar di Bantaran Sungai Brantas Kelurahan Mojoroto Kecamata Mojoroto Kota Kediri,Jumat ( 3/1)

Kegiatan dilaksanakan di Cafe D’Brantas Jl. Inspeksi Brantas Kel. Mojoroto Kec. Mojoroto Kota Kediri.

Hadir dalam kegiatan Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra.S.I.K, M.SI.Anggota DPRD Kota Kediri Fraksi PAN Reza Dharmawan. Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, SH. Wakapolsek Mojoroto AKP Kristin Kusuma Ratih S.E.M.M. PJU Polres Kediri Kota, Camat Mojoroto Bambang Tri Lasmono dan Warga Masyarakat Kecamatan Mojoroto kurang lebih 100 orang.

Kegiatan diawali dengan persiapan di Mako Polres Kediri Kota.Pukul 08.10 WIB Kapolres Kediri Kota tiba di lokasi giat Jumat Curhat. Dilanjutkan pembukaan.

“Terimakasih kepada Bapak Ibu semua yang hadir dalam kegiatan Jumat Curhat yang merupakan program Bapak Kapolri dalam bentuk Silaturahmi bersama.Jumat Curhat merupakan program membuka diri yang berarti diharapkan saran dan masukan dari masyarakat kepada polisi sebagai Pelindung, Pelayan dan Pengayom Masyarakat .Kami ingin mendapatkan informasi yang lebih dini agar kita bisa secara cepat mengambil langkah dan proteksi dalam Harkamtibmas,” kata AKBP Teddy Chandra.

Setelah dipersilahkan , Samsi warga RT.08 Kelurahan Mojoroto memberikan pertanyaan “Kami sangat berterimakasih karena kegiatan ini merupakan sejarah antara warga dan Kapolres yang dapat bertemu dan bertanya secara langsung.Menanyakan kekonsistenan petugas lalu lintas dalam mengatur arus lalu lintas karena saat ini pukul 06.00 WIB arus lalu lintas sudah macet. Kami juga bertanya tentang maraknya Narkoba dan siapa yang harus bertanggung jawab. Ketiga banyaknya knalpot brong, kenapa fasilitas / pabriknya masih dilindungi, kami orang tua sudah merusaha sebaik mungkin menjaga anak kami tapi diluar masih banyak fasilitas yang mendorong anak kami untuk berbuat kenakalan,” tanya Samsi.

Pertanyaan Samsi langsung dijawab Kapolres “ Terimakasih memang saat ini Jembatan sedang diperbaiki sehingga membuat arus lalu Lintas semakin padat.Saya minta kepada Fungsi Lalu Lintas untuk selalu mengamati perkembangan arus lalu lintas, kalau jam 06.00 wib sudah padat, apelnya untuk dimajukan.Kehadiran Polisi harus bermanfaat jangan bermain hp saat melaksanakan tugas. Mulai besok lalu lintas apel Pukul 05.30 Wib dan akan saya cek. Terkait narkoba Polres telah bersama sama dengan pemerintahan daerah dalam penyuluhan, sosialisasi,” jawab AKBP Teddy.

Ditambahkan , pembinaan kepada warga untuk preventif dari lingkungan rumah, keluarga, kenali perubahan sifat pada anak kita dan dalam penegakan kita telah berkomitmen tidak ada kasus narkoba yang dihentikan terutama pengedar.

“ Terkait pelanggaran lalu lintas kita lakukan teguran dan penindakan apabila masih anak – anak akan kita undang orang tuanya untuk menasihati anaknya ,” tambahnya.

Pertanyaaan kedua dari warga atas nama Aman. Yakni Ingin memperbarui SIM yang mungkin telat satu hari saja langsung mati, mungkin seperti pajak bisa putihan dan tidak mulai awal ( praktek )

Jawaban Kapolres Kediri Kota SIM merupakan kompetensi dalam mengendarai kendaraan bermotor, terkait SIM yang mati / habis memang dalam peraturannya meskipun satu hari harus mengikuti test / ujian.
“Usahakan untuk selalu ingat masa berlaku SIM, jangan sampai terlambat untuk memperpanjang,” jawab AKBP Teddy.

Pertanyaan ketiga dari Edi perihal aplikasi kecelakaan BPJS apakah tidak ada usaha mensinkronisasi polisi dengan Dinas Kesehatan?

Jawaban Kapolres Kediri Kota terkait askes atau BPJS bukan dari Kepolisian, namun untuk Jasa Raharja kita sudah bekerjasama namun harus ada laporan polisinya

Pertanyaan keempat Ibu Susila RT 29 mungkin ada kolektif dan dipermudah pencarian SIM karena anak anak kita sudah SMA dan harus menggunakan sepeda motor

Jawaban Kapolres Kediri Kota terkait permintaan SIM Kolektif kita bisa laksanakan tapi syarat harus terpenuhi seperti umur 17 tahun sehat jasmani dan rohani ( lolos tes Psikologi ).

“Sekarang Ujian SIM bisa di Download dan bisa dipelajari Untuk ujian praktek bisa dilatih dan warga yang akan mengurus SIM bilang Babhinkamtibmas seperti program di Surabaya SIM CAK BABHIN yang sukses dalam mempermudah masyarakat untuk dilatih ujian tertulis, latihan praktek dan tidak ada tambahan biaya.Permintaan SIM Gratis mungkin kita bisa carikan Sponsor ( Karena SIM merupakan PNBP ),” tandas AKBP Teddy.

Dalam giat jumat curhat tersebut juga turut dilaksanakan pengobatan gratis gerai vaksin dan samsat keliling.

“Kegiatan Jumat Curhat merupakan kegiatan Kepolisian yang bertujuan untuk bersentuhan langsung dengan warga / masyarakat dalam memberikan pemahaman dan sosialisasi untuk menjaga harkamtibmas dan mengetahui secara langsung keluhan warga / masyarakat terkait harkamtibmas,” pungkas AKBP Teddy. ( res/aro).

Continue Reading

Inspirasi

Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol

Published

on

Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.

Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.

Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.

“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.

Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.

“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.

Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Pesantren Kediri Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa, Warga Diminta Tetap Waspada

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sebuah rumah warga di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dilaporkan roboh setelah terjadi gempa bumi, pada Jumat dini hari (6/2/2026). Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Pesantren melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran segera melakukan sambang dan pengecekan langsung ke lokasi terdampak.

Kegiatan sambang dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Bripka Mohamad Rifai, bersama Lurah Singonegaran dan Ketua RT 27 RW 06. Mereka mendatangi rumah milik Ahmad Jaelani yang berlokasi di RT 27 RW 06, Kelurahan Singonegaran. Rumah tersebut diketahui mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat guncangan gempa yang terjadi pada malam sebelumnya.

Dalam peristiwa tersebut, rumah ditempati oleh Ahmad Muslimin, anak dari pemilik rumah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan serius sehingga tidak layak huni untuk sementara waktu.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kondisi warga pascakejadian bencana.

“Kami langsung menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sambang, memastikan kondisi warga, serta berkoordinasi dengan perangkat kelurahan. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kompol Siswandi.

Ia menambahkan, pendataan awal telah dilakukan sebagai dasar untuk koordinasi lanjutan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi kebencanaan, apabila diperlukan langkah penanganan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya terhadap potensi gempa susulan. Jika ada kondisi darurat atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau aparat setempat,” kata dia.

Sementara itu, Bripka Mohamad Rifai menyampaikan bahwa sambang binluh tidak hanya bertujuan memastikan keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan moril kepada warga terdampak.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan warga merasa tidak sendirian. Kami juga menyampaikan pesan agar sementara waktu tidak menempati bangunan yang berisiko dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Program JUMARI Jadi Wujud Empati Polri dan Upaya Perkuat Kedekatan dengan Warga Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, Aiptu Suhartono, melaksanakan kegiatan JUMARI (Jumat Berkah Berbagi) dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga di Perumahan Griya Intan Permai, RT 08 RW 03, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (6/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat binaan. Bantuan beras diserahkan kepada Didik (48), seorang tukang pijat warga setempat, yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa pijat tradisional.

Aiptu Suhartono menjelaskan, kegiatan JUMARI merupakan salah satu program pembinaan masyarakat yang bertujuan membangun hubungan emosional antara Polri dan warga. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polri ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.

“Kegiatan Jumat Berkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Aiptu Suhartono di sela kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga penerima bantuan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap semangat dalam bekerja, saling membantu sesama, serta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Apabila ada informasi atau permasalahan kamtibmas, kami harapkan masyarakat segera menghubungi Bhabinkamtibmas. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” katanya.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengapresiasi kegiatan yang dilakukan jajarannya. Menurut dia, program JUMARI sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan kehadiran polisi di tengah masyarakat secara humanis dan solutif.

“Kami mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terus hadir dan berbuat nyata bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” kata Kompol Rudi Purwanto.

Ia menambahkan, pendekatan sosial yang berkelanjutan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah hukum Polsek Mojoroto.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aksi Jumat Berkah tersebut juga mendapat apresiasi positif dari warga setempat yang merasa diperhatikan dan dilibatkan. Program ini menjadi cerminan komitmen Polsek Mojoroto dalam mewujudkan Polri yang hadir, berbuat, dan bermanfaat, sejalan dengan motto Polres Kediri Kota SEKARTAJI: Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page