Connect with us

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota AKBP Teddy Chandra Hadiri Pelantikan Panwaslu Kelurahan/Desa

Published

on

Kediriselaludihati.com – – Bertempat di Lotus Garden Hotel Kota Kediri dilaksanakan Kegiatan Pelantikan Panwaslu Kelurahan / Desa ( PKD ) se- Kota Kediri untuk Pemilihan Umum Tahun 2024.

Senin tanggal 6 Januari 2023 mulai pukul 13.25 – 14.30 WIB. Kegiatan dihadiri Ketua DPRD Kota Kediri, H. Gus Sunoto IM. Kediri Kota, AKBP Teddy Chandra, S.IK, M.Si . Dandim 0809 Kediri, Letkol Inf. Aris Setiawan, S.H . Kajari Kota Kediri, Novika Muzairah Rauf, S.H, M.H. Asissten II Pemkot Kediri, M. Ferry Djatmiko, S.Sos, M.Si. Ketua Bawaslu dan KPU Kota Kediri, Komisioner Bawaslu dan KPU Kota Kediri. Sekretaris Bawaslu dan KPU Kota Kediri, Anggota Panwascam 9 orang dan anggota PPS terlantik 46 orang.

Rangkaian kegiatan diawali dengan gladi bersih dilanjutkab dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan SK oleh Panwascam 3 Kecamatan di Kota Kediri. Pengambilan sumpah dan pelantikan oleh Ketua Bawaslu Kota Kediri. Penandatanganan berita acara sumpah secara simbolis.Pelantikan Panwaslu Kelurahan. Pembacaan Pakta Integritas, dilanjutkan sambutan Ketua Bawaslu Kota Kediri.

“Terimakasih kepada kepada unsur Forkopimda Kota Kediri yang telah hadir dan berpartisipasi dalam acara pelantikan Panwaslu Kelurahan / Desa ( PKD ). Saya mengucapakan selamat atas dilantiknya PKD, tugas pertama dari PKD nantinya harus bersinergi dengan 3 pilar Kelurahan. Yang perlu diketahui tugas utama Kita bukan mencari pelanggaran jalanya Pemilu, namun kita utamakan pencegahan pelanggaran Pemilu dengan mengutamakan komunikasi yang baik dengan stakeholder yang ada di Kota Kediri,” kata Mansur, S.T, Komisioner Bawaslu.

Ditambahkan , semoga anggota PKD yang sudah dilantik dapat bekerja secara profesional dan juga amanah serta mampu mensosialisasikan tugas dan peran dari Bawaslu di Pemilu 2024.

Sambutan Asissten II Pemkot Kediri ucapan permintamaafan dari Bapak Walikota yang belum hadir karena sedang tugas diluar yang tidak dapat ditinggalkan.

“Pertama saya mengucapkan selamat bertugas kepada anggota PKD, Kami berharap kinerja dari PKD tetap menjaga kenetralitasan dalam pentahapan Pemilu. Kedepan tantangan semakin berat khususnya terkait kinerja dari PKD, seiring berjalanya pentahapan Pemilu 2024, kami juga mengharapkan kolaborasi yang baik antara PKD dengan petugas di Kelurahan maupun Kecamatan Kota Kediri.

Kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa Anggota PKD yang telah dilantik masing-masing Kelurahan sebanyak 1 ( satu ) orang se Kota Kediri, sesuai dengan Perbawaslu Nomor 19 tahun 2017, pasal 4 ayat 4 bahwa keanggota Pengawas Pemilu Kelurahan / Desa sebanyak 1 orang Petugas PKD di setiap Kelurahan sehingga di wilayah Kota Kediri terdapat 46 orang PKD dari 46 Desa di 3 Kecamatan. (res|aro)

Continue Reading

Inspirasi

Kapolres AKBP Anggi Saputra Ibrahim Apresiasi Kritik Mahasiswa sebagai Wujud Kepedulian terhadap Institusi Kepolisian

Published

on

Polreskedirikota — Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kediri menyampaikan sejumlah aspirasi terkait penguatan reformasi institusi kepolisian dalam audiensi bersama jajaran Polres Kediri Kota, Jumat (27/2/2026). Pertemuan yang berlangsung di Mapolres Kediri Kota tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara mahasiswa dan kepolisian dalam membahas isu pelayanan publik, penegakan hukum, serta kepercayaan masyarakat terhadap aparat.

Audiensi berlangsung sekitar satu jam dalam suasana diskusi yang konstruktif. Delegasi PMII Kediri diterima langsung oleh Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H., S.I.K., M.H., bersama jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota.

Ketua PC PMII Kediri Irgi Ahmad Vahrezi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari fungsi organisasi mahasiswa sebagai kontrol sosial sekaligus bentuk kepedulian terhadap jalannya penegakan hukum di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang kami jalankan sebagai organisasi mahasiswa. Kami melihat ada dinamika yang berkembang di masyarakat terkait institusi penegak hukum, sehingga perlu ada ruang dialog agar aspirasi dapat tersampaikan secara langsung,” ujarnya.

Menurut Irgi, sejumlah persoalan yang menjadi perhatian publik di tingkat nasional turut menjadi bahan diskusi dalam audiensi tersebut. Ia menilai berbagai peristiwa yang muncul di ruang publik perlu menjadi refleksi bersama agar pelayanan kepolisian semakin profesional dan dipercaya masyarakat.

Ia menegaskan, PMII tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga membawa sejumlah gagasan dan usulan perbaikan.

“Kami melakukan inventarisasi berbagai persoalan, baik yang bersifat nasional maupun yang dirasakan masyarakat di daerah. Harapannya tentu agar institusi kepolisian semakin kuat, profesional, dan semakin dekat dengan masyarakat,” katanya.

Dalam forum tersebut, PMII juga menyoroti pentingnya reformasi yang berkelanjutan, tidak hanya menyangkut aspek struktural organisasi, tetapi juga penguatan nilai pelayanan publik dan integritas aparat.

“Hasil audiensi tadi kami menyampaikan beberapa keluh kesah dan gagasan, terutama terkait reformasi Polri agar berjalan menyeluruh. Alhamdulillah seluruh aspirasi diterima dengan baik,” tambah Irgi.

Ia mengapresiasi sikap terbuka jajaran Polres Kediri Kota yang memberikan ruang dialog secara langsung serta berkomitmen meneruskan aspirasi tersebut ke tingkat yang lebih tinggi.

“Kami berterima kasih karena disambut dengan baik. Pak Kapolres juga menyampaikan kesiapan untuk meneruskan aspirasi ini ke tingkat Polda maupun Mabes Polri,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menegaskan bahwa kritik dan masukan dari mahasiswa merupakan bagian penting dalam proses evaluasi internal institusi kepolisian.

Menurutnya, kepolisian membutuhkan partisipasi masyarakat, termasuk kalangan akademisi dan mahasiswa, dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada sahabat PMII, mereka sayang dengan kepolisian. Kehadiran mereka menunjukkan kepedulian terhadap kepolisian. Ini menjadi pengingat bagi kami agar terus berbenah dan menjadi lebih baik ke depan,” kata AKBP Anggi Saputra Ibrahim.

Kapolres menjelaskan, diskusi yang berlangsung cukup panjang menghasilkan berbagai masukan konstruktif yang akan menjadi bahan evaluasi dan koordinasi lebih lanjut.

“Tadi kami berdiskusi sekitar satu jam dan banyak sekali masukan yang disampaikan. Semua aspirasi tersebut akan kami teruskan kepada pimpinan di tingkat Polda maupun Mabes Polri sebagai bagian dari proses pembenahan berkelanjutan,” jelasnya.

Ia juga menegaskan komitmen Polres Kediri Kota untuk terus membuka ruang komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat sebagai bagian dari transparansi dan akuntabilitas institusi.

Menurutnya, sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Audiensi tersebut diharapkan menjadi langkah awal mempererat komunikasi antara mahasiswa dan aparat kepolisian, sekaligus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan pelayanan hukum yang humanis, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Kediri Kota Ingatkan Wajib Lapor dan Larangan Narkoba-Miras ke Penghuni Rumah Kos

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Banjaran, jajaran Polsek Kediri Kota, melaksanakan monitoring rumah kos di wilayah Kelurahan Banjaran, pada Kamis (26/2/2026) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah cipta kondisi menjelang bulan Ramadan 1447 Hijriah.

Monitoring yang dimulai sekitar pukul 21.00 WIB tersebut dipimpin Aiptu Andik Yulianto bersama unsur tiga pilar, yakni perangkat kelurahan, Kasi Trantib, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK). Sejumlah rumah kos di lingkungan Banjaran menjadi sasaran pengecekan.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan memastikan situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya di lingkungan hunian sementara yang memiliki mobilitas penghuni cukup tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, petugas memberikan imbauan kepada pemilik dan penghuni kos agar mematuhi aturan yang berlaku. Penghuni diingatkan untuk wajib lapor identitas (KTP), menjaga ketenangan lingkungan, serta tidak membawa atau mengonsumsi narkoba, minuman keras, maupun senjata tajam.

Selain itu, petugas juga mengingatkan pentingnya mematuhi jam malam serta membatasi tamu, terutama lawan jenis, di dalam kamar kos guna menghindari potensi pelanggaran norma maupun gangguan ketertiban umum.

“Kegiatan ini bagian dari upaya preventif agar selama Ramadhan situasi tetap aman dan nyaman. Kami juga mengajak pemilik kos untuk aktif berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas apabila ada hal mencurigakan,” ujar Bowo.

Hingga kegiatan berakhir, situasi terpantau aman dan lancar. Polsek Kediri Kota memastikan monitoring serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas keamanan wilayah dalam semangat “Sekartaji” (Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji). (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Mojo Kediri Perkuat Pengamanan Kegiatan Malam Jumat Kliwon di Desa Ngadi

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Ngadi, jajaran Polsek Mojo, Polres Kediri Kota menghadiri kegiatan rutin Malam Jumat Kliwon berupa Dzikrul Ghofilin Jantiko Mantab dan semaan Al Quran di kawasan Makam Auliya Gus Miek, Dusun Tambak, Desa Ngadi, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Kamis (26/2/2026) malam.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 23.00 WIB itu dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah. Pengamanan dan monitoring dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Ngadi, Aipda Rudi Sutanto, guna memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman dan tertib.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., menyampaikan bahwa kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat. Menurut dia, Malam Jumat Kliwon di Makam Gus Miek secara rutin dihadiri jamaah dalam jumlah besar sehingga perlu pengawasan untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas maupun kemacetan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

“Polri hadir untuk memastikan kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan, dapat berlangsung dengan aman dan lancar. Ini juga sebagai bentuk dukungan terhadap terciptanya situasi yang kondusif,” ujarnya.

Selain melakukan pemantauan situasi, petugas juga berkoordinasi dengan panitia dan tokoh masyarakat setempat guna menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Jamaah diimbau untuk tetap tertib, menjaga barang bawaan, serta mematuhi arahan panitia dan petugas di lapangan.

Hingga kegiatan selesai, situasi terpantau aman dan lancar tanpa adanya gangguan menonjol. Polsek Mojo menegaskan komitmennya untuk terus hadir dalam setiap aktivitas masyarakat sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota dalam semangat “Sekartaji” (Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji). (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page