Connect with us

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota Hadiri Agenda Tatap Muka dengan Anggota Bhayangkari Cabang Kediri Kota

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pembina Bhayangkari Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si. bersama Ketua Bhayangkari Cabang Polres Kediri Kota Ny. Ratih Bramastyo Priaji, S.E. bertatap muka dengan anggota Bhayangkari Cabang Kediri Kota sebagai sarana mempererat tali silahturahmi, bertempat di Aula Rupatama Polres Kediri Kota, Kamis (1/08/24)

Kapolres Kediri Kota menyampaikan bahwa Ibu bisa menjadi menager rumah tangga, ibu sebagai Guru yg mengajari anak anaknya, selain membentuk pengetahuan juga membentuk kepribadian karakter anak anak.

Selain itu juga Ibu-Ibu menjadi koki, menjadi perawat bagi keluarganya dan sebagai seorang akuntan, saya harapkan ibu ibu memberi aura positif bagi keluarga, terang Kapolres Kediri Kota

Masih kata Kapolres Kediri Kota, Ibu adalah pilar sebuah keluarga dengan segala perannya, dan perannya bukan hanya fisik atau tugas sehari-hari, tetapi melibatkan dimensi emosional, moral dan spiritual.

Tak lupa AKBP Bramastyo Priaji juga mengucapan selamat ulang tahun bagi anggota Bhayangkari Cab. Kediri Kota yang berulang tahun pada Bulan Juli 2024.

Perbanyak bersyukur agar keluarga dalam berumah tangga semakin harmonis dan bahagia, ajak Kapolres Kediri Kota

Ibu-ibu adalah manager dirumah untuk mengatur keuangan dengan baik, gunakan uang dengan bijak dan memprioritaskan kebutuhan dasar dan beri dukungan moral dan emosional kepada suami saat bertugas dan berhati-hati dalam berperilaku, tutur AKBP Bramastyo Priaji

Gunakan media sosial dengan bijak untuk menyebarkan informasi yang positif dan mendukung program Kepolisian. Serta ajarkananak-anak tentang literasi digital, termasuk cara mengenal berita hoax (palsu), jauhkan dari judi online dan berperilaku etis di dunia maya, tutup Kapolres AKBP Bramastyo Priaji.(res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Dari Aksi Lingkungan hingga Edukasi Pelajar, Kegiatan Sosial Warnai Kediri Kota

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepedulian terhadap lingkungan dan pendidikan mewarnai kegiatan sosial yang digelar di sejumlah kelurahan di Kota Kediri, pada Sabtu (7/2/2026). Bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri, aparat kelurahan, TNI, dan Polri terlibat langsung dalam aksi bersih lingkungan hingga kegiatan edukasi bagi pelajar sekolah dasar.

Di Kelurahan Semampir, Kecamatan Kota Kediri, puluhan mahasiswa KKN UNP bersama warga dan unsur tiga pilar menggelar kerja bakti membersihkan sampah di bantaran Sungai Brantas sejak pagi hari. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya mencegah dampak kesehatan akibat penumpukan limbah rumah tangga.

Selain membersihkan sampah, kegiatan juga diisi dengan pembagian paket sembako kepada warga serta edukasi mengenai bahaya limbah sampah bagi kesehatan dan lingkungan. Warga diajak untuk lebih peduli terhadap kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di aliran sungai.

Lurah Semampir Moch. Tohir mengatakan, keterlibatan mahasiswa dan aparat dalam kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah. “Lingkungan bersih tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. Perlu kesadaran bersama agar sungai tetap terjaga dan tidak menjadi sumber penyakit,” ujarnya.

Pada waktu yang hampir bersamaan, kegiatan edukatif juga berlangsung di Kelurahan Manisrenggo. Bertempat di gedung serbaguna kelurahan setempat, mahasiswa KKN UNP Kediri menyelenggarakan lomba cerdas cermat tingkat SD dan MI se-Kelurahan Manisrenggo. Kegiatan ini mendapat pendampingan dari unsur tiga pilar yang turut memantau jalannya acara.

Lomba cerdas cermat tersebut bertujuan menumbuhkan semangat belajar dan meningkatkan wawasan pelajar sejak usia dini. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi perlombaan yang dikemas secara interaktif dan edukatif.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Manisrenggo Aipda Bintoro Atmojo menyampaikan bahwa kegiatan positif seperti ini perlu terus didukung. Ia juga memberikan pesan motivasi kepada para pelajar agar tetap rajin belajar dan menjauhi perilaku negatif. “Pendidikan adalah bekal utama masa depan. Anak-anak harus terus didorong untuk belajar dengan sungguh-sungguh,” ujarnya di sela kegiatan.

Sementara itu, Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan sosial dan edukatif yang melibatkan masyarakat dan mahasiswa. Menurutnya, kolaborasi semacam ini tidak hanya memperkuat kepedulian lingkungan, tetapi juga membangun kedekatan antara aparat dan warga.

Seluruh rangkaian kegiatan di Kelurahan Semampir dan Manisrenggo berlangsung aman, tertib, dan lancar. Pemerintah setempat berharap aksi sosial dan edukasi tersebut dapat memberi dampak berkelanjutan, baik dalam menjaga kebersihan lingkungan maupun meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Kediri. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sosialisasi Pengelolaan Sampah Libatkan Warga dan Pemerintah Kelurahan Setonopande Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya mengurangi sampah dari sumbernya terus didorong di Kota Kediri. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Nusantara PGRI (UNP) Kediri bersama Pemerintah Kelurahan Setonopande menggelar kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Zero Waste Tahun 2026, pada Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Graha Abdi Praja, Kantor Kelurahan Setonopande, Jalan Sultan Agung, tersebut diikuti perwakilan RT, perangkat kelurahan, mahasiswa KKN, serta unsur pendamping dari TNI dan Polri. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah ramah lingkungan sejak dari rumah tangga.

Lurah Setonopande, Farida Nofiati, mengatakan bahwa, persoalan sampah menjadi tantangan bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Menurutnya, edukasi mengenai konsep zero waste penting agar warga tidak hanya membuang sampah, tetapi juga memahami cara memilah dan mengelolanya.

“Gerakan zero waste ini kami harapkan bisa dimulai dari lingkungan terkecil, yaitu rumah tangga. Dengan edukasi yang tepat, masyarakat bisa lebih peduli terhadap lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Materi sosialisasi disampaikan oleh narasumber dari Dinas Lingkungan Hidup, Kebersihan, dan Pertamanan (DLHKP) Kota Kediri, Sugito. Ia menjelaskan tentang dampak sampah terhadap lingkungan serta langkah-langkah sederhana yang dapat dilakukan warga, seperti pemilahan sampah organik dan anorganik, pengurangan plastik sekali pakai, serta pemanfaatan kembali limbah rumah tangga.

Sugito menekankan bahwa perubahan perilaku masyarakat menjadi kunci keberhasilan program pengelolaan sampah. “Zero waste bukan sekadar slogan, tetapi kebiasaan yang harus dibangun secara konsisten,” katanya.

Mahasiswa KKN-T UNP Kediri yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan bahwa sosialisasi zero waste menjadi salah satu program kerja utama mereka selama menjalankan pengabdian di Kelurahan Setonopande. Mereka berharap kegiatan ini dapat menjadi pemicu lahirnya komunitas peduli lingkungan di tingkat kelurahan.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, aparat keamanan setempat turut hadir melakukan pemantauan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Setonopande Aiptu Syaifudin Yuri menyampaikan bahwa pihaknya mendukung penuh kegiatan edukatif yang melibatkan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini sangat positif karena tidak hanya meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara warga, pemerintah, dan mahasiswa,” ujar Aiptu Syaifudin Yuri.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pemerintah Kelurahan Setonopande berharap sosialisasi ini dapat berlanjut dalam bentuk aksi nyata, sehingga gerakan zero waste benar-benar menjadi budaya di tengah masyarakat Kota Kediri. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Pengajian Umum di Semen Kediri Berlangsung Khidmat dan Tertib

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sekitar 500 jamaah memadati Pondok Pesantren Putri Tahfidzil Quran Al Muhtar, Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, pada Jumat malam (6/2/2026). Mereka menghadiri pengajian umum dalam rangka Haul Khotaman XIII yang digelar oleh ponpes tersebut.

Kegiatan keagamaan yang berlangsung sejak pukul 19.30 WIB itu dihadiri sejumlah ulama dan tokoh agama dari berbagai pesantren di wilayah Kediri dan sekitarnya. Tampak hadir di antaranya Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo Kediri KH Abdullah Kafabihi Mahrus, Pengasuh Ponpes Tahfidzil Quran Al Muhtar KH Moh Hasan Mashudi, serta sejumlah pengasuh pondok pesantren lainnya.

Rangkaian acara dimulai dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al Quran, sambutan panitia dan perwakilan wali santri, hingga prosesi tahlil dan wisuda santri. Puncak acara diisi mauidhoh hasanah oleh KH Abdullah Kafabihi Mahrus yang menyampaikan pesan keutamaan menjaga hafalan Al Quran serta pentingnya peran pesantren dalam membentuk akhlak generasi muda.

Pengamanan dan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi kegiatan dilakukan oleh aparat kepolisian setempat bersama unsur pengamanan pondok pesantren. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kelancaran kegiatan sekaligus mengantisipasi kepadatan jamaah yang datang dari berbagai wilayah.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan mengatakan, kehadiran aparat di tengah kegiatan keagamaan merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat. “Kami hadir untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan jamaah dapat mengikuti pengajian dengan nyaman,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Perwira Pengendali Polsek Semen Aiptu Toni Ismanto. Menurutnya, koordinasi dengan panitia dan tokoh masyarakat dilakukan sejak awal guna meminimalkan potensi gangguan keamanan maupun kemacetan lalu lintas.

Hingga seluruh rangkaian acara berakhir, situasi di lingkungan Pondok Pesantren Al Muhtar terpantau aman dan kondusif. Jamaah membubarkan diri secara tertib, sementara aparat tetap bersiaga hingga kondisi kembali normal. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page