Connect with us

Uncategorized

Kapolres Kediri Kota Hadiri Audit PNBP Tahun 2022 Tim Itwasum Polri di Bukit Daun

Published

on

Kediriselaludihati.com – Pada hari Kamis 19 Mei 2022, pukul 08.00 WIB – 11.30 WIB telah dilaksanakan kegiatan Oleh Tim Itwasum Polri dalam rangka audit PNBP Tahun 2022 pada Polres Kediri Kota, Polres Kediri, Polres Nganjuk, Polres Tulungagung, Polres Trenggalek, Rumkit Bhayangkara Kediri, Rumkit Bhayangkara Tulungagung Dan Rumkit Bhayangkara Nganjuk di hall Hotel Bukit daun Jalan Argowilis No 777 Desa Semen Kecamatan Semen Kabupaten Kediri.

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lainPengawas Tim Brigjen Pol Iriyanto, S.I.K jabatan Irwil III Itwasum Polri. Ketua tim Kombes Pol Drs.Onto Cahyono,S.H. jabatan Irbidjemen Sarpras Itwil III Itwasum POLRI dan tim audit

Kombespol Jukiman situmorang , S.I.K., M.Hum. Kombespol Raswanto hadi WIB owo, S.I.K., M.Si. Kombespol Andi Jatmiko Kusumo, S.E dan Kombes Pol Drs.Onto Cahyono,S.H.

Tim Itwasda Polda Jatim, Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Mohammad Aris, S.I.K. Irbid itwasda Polda Jatim AKBP Elijas Hendrajana, S.H., S.I.K., M.Si. Auditor IV Itbid Itwasda Polda Jatim Kompol Rahmat wijaya, S.E dan Parik IV Itbid Itwasda Polda Jatim Kompol Hariono, S.H .

Kemudian Kapolres jajaran. Kapolres Kediri Kota.Kapolres Nganjuk.Kapolres Kediri.Kapolres Tulungagung.Kapolres Trenggalek, Karumkit RSB Kediri.Karumkit RSB Nganjuk, Karumkit RSB Tulungagung

Peserta Audit PNBP 170 peserta terdiri dari. Kasat lantas , Kasat intel, Kasat Samapta, Kasiwas. Kanit Regident. Benma. Pembantu benma, Bamat, Ba SKCK.

“Kegiatan tersebut berlangsung berjalan tertib lancar terkendali,” kata Kapolsek Semen AKP Siswandi,” Kapolsek Ngadiluwih . (res/an).

Continue Reading

Uncategorized

Bareskrim Polri Bongkar Sindikat Phishing Lintas Negara, Raup Keuntungan Hingga Rp25 Miliar

Published

on

Jakarta – Bareskrim Polri berhasil membongkar sindikat penjualan phishing tools yang beroperasi lintas negara dan meraup keuntungan hingga Rp25 miliar. Dua tersangka berinisial GWL dan FYTP ditangkap di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Kamis (9/4/2026).

Kasus ini terungkap dari patroli siber dan terdapat situs mencurigakan yang menjual script phishing. Penelusuran lebih lanjut mengarah pada platform w3llstore.com yang terhubung dengan distribusi tools melalui bot Telegram.

Kadivhumas Polri, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, mengatakan bahwa temuan tersebut menguatkan dugaan adanya praktik penjualan tools phishing yang dapat digunakan untuk melakukan kejahatan siber terhadap korban.

“Hasilnya, tools yang diperoleh terbukti dapat digunakan untuk aksi phishing, termasuk mencuri kredensial dan mengambil alih akun korban,” ujarnya.

Tools ini bekerja dengan menyedot data saat korban memasukkan username dan password, bahkan mampu mengambil session login sehingga pelaku dapat mengakses akun tanpa perlu kode OTP.

Pengungkapan kasus ini juga melibatkan kerja sama dengan Federal Bureau of Investigation (FBI) untuk mengidentifikasi korban di Amerika Serikat sekaligus menelusuri jaringan pengguna tools tersebut.

Dalam perannya, GWL diketahui bertindak sebagai pembuat sekaligus pengelola tools dan sarana distribusi, sementara FYTP mengelola aliran dana hasil kejahatan melalui kripto dan rekening bank. Modus transaksi pun beralih dari situs web ke Telegram dengan pembayaran berbasis kripto.

Dari hasil penyidikan, korban diketahui tidak hanya berasal dari dalam negeri, tetapi juga luar negeri, menegaskan bahwa kejahatan ini bersifat transnasional cybercrime.

Polisi turut mengamankan aset senilai sekitar Rp4,5 miliar berupa rumah, kendaraan, dan barang elektronik. Sementara dari penelusuran transaksi sejak 2021 hingga 2026, kedua tersangka diperkirakan telah meraup keuntungan hingga Rp25 miliar.

Sementara itu, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir juga menegaskan bahwa pengungkapan ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan ruang digital.

“Ini menunjukkan kejahatan siber memiliki dampak luas dan lintas negara. Polri akan terus menindak tegas dan memperkuat kerja sama internasional,” tegasnya.

Ia menambahkan, langkah tegas terhadap pelaku juga menunjukkan bahwa Indonesia tidak menjadi tempat aman bagi pelaku kejahatan siber.

“Keberhasilan ini sekaligus memperkuat kepercayaan global terhadap Indonesia dalam menjaga stabilitas dan keamanan ekosistem digital internasional,” pungkasnya.

Saat ini, penyidik masih terus melakukan pengembangan guna menelusuri pihak-pihak lain yang terlibat, termasuk para pembeli dan pengguna phishing tools tersebut.

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Sidomulyo Kediri Pastikan Program Sertifikasi Tanah Berjalan Aman dan Transparan

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo, Polsek Semen, Polres Kediri Kota Bripka Adhityatama Kurniawan melaksanakan pendampingan kegiatan sosialisasi Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) tahun 2026 di Balai Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, pada Rabu (15/4/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai unsur, di antaranya Kanit Reskrim Polsek Semen Aiptu Freddy Kurnia, S.H., yang mewakili Kapolsek Semen, Batuud Koramil 0809/22 Semen Peltu Mitro, perwakilan Kecamatan Semen Hermawan selaku Kasi Trantib, Ketua Tim BPN Kabupaten Kediri Junaedi, Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, serta perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Kediri memberikan pemaparan terkait mekanisme dan tahapan program PTSL. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab serta pembentukan panitia dan pemantapan pelaksanaan program di tingkat desa.

Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo turut melakukan pemantauan jalannya kegiatan sekaligus menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban serta mengikuti prosedur yang telah ditetapkan dalam program PTSL. Kehadiran aparat kepolisian juga bertujuan memastikan proses berjalan transparan dan bebas dari potensi konflik.

Kapolsek Semen Iptu Bambang Heri Muljono, S.H., melalui perwakilannya menegaskan bahwa Polri mendukung penuh program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, khususnya terkait legalitas kepemilikan tanah. Dengan pengawalan yang baik, diharapkan program PTSL dapat memberikan kepastian hukum serta meningkatkan kesejahteraan warga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan partisipasi aktif masyarakat dalam mengikuti seluruh rangkaian acara. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Sinergi Orang Tua dan Pelajar Ditekankan dalam Program P4GN di Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika terus digencarkan di Kota Kediri melalui pendekatan edukatif. Bhabinkamtibmas Kelurahan Ringinanom, Polsek Kediri Kota Aipda Eko Prayitno menghadiri sekaligus melakukan pemantauan kegiatan sosialisasi P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) di Taman Brantas, pada Rabu (15/4/2026).

Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur tersebut dihadiri Camat Kota Kediri Agus Suharyono, M.Si., Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kediri, DP3AP2KB, Lurah Ringinanom Ir. Oriza Mahendrajaya, serta jajaran perangkat kelurahan. Turut hadir pula Babinsa, unsur perlindungan perempuan dan anak (PPA/WPA), serta para siswa dari SMP Negeri 9 dan sekolah lainnya di Kota Kediri.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai bahaya narkoba serta pentingnya peran keluarga, khususnya orang tua, dalam mencegah penyalahgunaan narkotika di kalangan generasi muda. Program ini menekankan pentingnya membangun karakter pelajar yang berdaya, kreatif, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Ringinanom turut berperan dalam memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib, sekaligus menyampaikan pesan kamtibmas kepada peserta. Kehadiran polisi di tengah kegiatan masyarakat menjadi bagian dari upaya preventif dalam menjaga generasi muda dari pengaruh negatif.

Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menyampaikan bahwa sinergi antara pemerintah, aparat, dan masyarakat sangat penting dalam memerangi peredaran narkotika. Melalui kegiatan edukasi seperti ini, diharapkan kesadaran kolektif dapat terbentuk sehingga tercipta lingkungan yang sehat dan bebas dari narkoba.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif, dengan antusiasme peserta yang tinggi dalam mengikuti rangkaian sosialisasi. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page