Peristiwa
Kapolres Kediri Kota Lakukan Kunjungan ke Brigif 16-Mekanis Wirayuda , PN Kota Kediri , Kantor Walikota Kediri dan Ketua PCNU
Kediriselaludihati– Kapolres Kediri Kota AKBP Bramastyo Priaji, S.H, S.IK, M.Si bersama PJU dan Kapolsek melakukan silaturahmi ke instansi samping menjelang pemilu 2024. Selain juga memperkenalkan diri sebagai pejabat baru,Kapolres melakukan dalam rangka menjaga harkamtibmas di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Beberapa instansi samping yang dikunjungi diantaranya Brigif 16 Mekanis / Wirayuda, Pengadilan Negeri Kota Kediri, Rumah Dinas Walikota Kediri dan yang terakhir sowan ke Ketua PCNU Kota Kediri sekaligus Ketua Dewan Masjid Indonesia KH Abu Bakar Abdul Djalil.
“ Bapak Kapolres sebagai pejabat baru memperkenalkan kepada pejabat di instansi samping. Selain itu konsolidasi harkamtibmas menjelang pemilu 2024 yang akan dilaksanakan dalam hitungan jam. Semoga semua ihtiar yang dilakukan tetap menjadikan Kota Kediri aman dalam pemilu ini,” kata Ipda Nanang S, S.H Kasi Humas Polres Kediri Kota (***)
Peristiwa
Polsek Mojoroto Kediri Perkuat Pengawasan Titik Rawan saat Aktivitas Masyarakat Mulai Berkurang
Kediriselaludihati.com – Sejumlah lokasi yang dinilai membutuhkan pengawasan pada malam hari menjadi sasaran patroli Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota. Mulai dari mesin ATM, SPBU, minimarket hingga kawasan terminal disisir petugas sebagai langkah pencegahan pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan dan pencurian kendaraan bermotor atau 3C.
Patroli Harkamtibmas Backbone tersebut dilaksanakan, pada Kamis (24/9/2026) mulai pukul 20.00 WIB hingga selesai dengan menyusuri sejumlah titik di wilayah hukum Polsek Mojoroto.
Personel yang diterjunkan terdiri dari AKP Umar Said selaku perwira pengawas bersama Aiptu Heri Setiawan dan Aiptu Dodik.
Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H. mengatakan, patroli malam diarahkan pada lokasi yang masih menjadi pusat aktivitas masyarakat maupun tempat yang berpotensi menjadi sasaran tindak kriminalitas ketika situasi mulai sepi.
“Patroli tidak sekadar berkeliling. Anggota kami arahkan menyentuh titik-titik yang membutuhkan kehadiran polisi, terutama lokasi transaksi keuangan, fasilitas umum dan tempat yang masih didatangi masyarakat pada malam hari,” ujar Kompol Rudi.
Salah satu sasaran patroli adalah ATM BRI. Pengawasan di lokasi mesin ATM dilakukan untuk mengantisipasi potensi tindak kejahatan terhadap masyarakat yang melakukan transaksi pada malam hari.
Petugas kemudian bergerak menuju SPBU, Alfamidi dan kawasan terminal. Selain memantau situasi, keberadaan personel di lapangan diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan.
Menurut Rudi, pola patroli pada malam hari menjadi penting karena karakter kerawanan berubah seiring berkurangnya aktivitas masyarakat.
“Ketika jalan atau fasilitas umum mulai sepi, potensi kerawanan juga berubah. Karena itu anggota harus membaca situasi di lapangan, bukan hanya terpaku pada satu lokasi,” katanya.
Ia menambahkan, patroli juga menjadi sarana membangun komunikasi dengan masyarakat. Informasi dari petugas keamanan, pekerja malam maupun warga dapat membantu polisi mengetahui lebih awal apabila terdapat aktivitas yang mencurigakan.
“Kami meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan informasi apabila melihat sesuatu yang mencurigakan. Pencegahan akan jauh lebih efektif ketika polisi dan masyarakat sama-sama memiliki kepedulian terhadap lingkungannya,” jelas Rudi.
Polsek Mojoroto juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas pada malam hari untuk tetap meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan transaksi di ATM, memarkir kendaraan maupun berada di lokasi yang relatif sepi.
“Tujuan utama kami adalah mencegah sebelum terjadi. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan memberikan rasa aman sekaligus menjadi langkah preventif terhadap potensi 3C dan gangguan kamtibmas lainnya,” pungkas Kompol Rudi. (res/an)
Peristiwa
Satlantas Polres Kediri Kota Masuk Sekolah, Pelajar SMP Mrican Diajak Tertib Berlalu Lintas
Kediriselaludihati – Upaya menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia sekolah terus dilakukan Satlantas Polres Kediri Kota. Kali ini, Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Arifin Priyo Ananto bersama anggota mendatangi SMP Mrican Kota Kediri, Jumat (25/9/2026).
Di hadapan para pelajar, petugas memberikan sosialisasi mengenai tertib berlalu lintas sekaligus pentingnya keselamatan ketika berada di jalan raya.
Edukasi kepada pelajar dinilai penting karena mereka merupakan kelompok usia yang mulai memiliki mobilitas tinggi. Di sisi lain, sebagian pelajar tingkat SMP secara usia belum memenuhi persyaratan untuk memiliki Surat Izin Mengemudi.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Arifin Priyo Ananto mengatakan pendidikan keselamatan berlalu lintas tidak harus menunggu seseorang menjadi pengendara.
“Kesadaran berlalu lintas justru perlu dibangun sejak anak-anak masih duduk di bangku sekolah. Mereka harus memahami bahwa jalan raya adalah ruang bersama dan setiap pengguna jalan memiliki kewajiban menjaga keselamatan dirinya maupun orang lain,” ujar Ipda Arifin.
Menurutnya, pemahaman tersebut penting agar pelajar tidak memandang aturan lalu lintas semata-mata sebagai kewajiban karena keberadaan polisi.
“Yang ingin kita bangun bukan takut kepada petugas, tetapi kesadaran. Tertib menggunakan helm, memahami rambu, tidak melakukan tindakan berbahaya di jalan dan tidak mengendarai kendaraan apabila memang belum memenuhi persyaratan,” katanya.
Meski kegiatan dilaksanakan dengan berbagai keterbatasan, Arifin menyebut hal tersebut tidak mengurangi semangat anggota untuk memberikan edukasi kepada para siswa.
“Dengan segala keterbatasan yang ada, kegiatan tetap bisa kami laksanakan dengan baik dan lancar. Yang terpenting pesan keselamatan ini sampai kepada para pelajar dan mudah-mudahan mereka juga menyampaikannya kepada teman maupun keluarganya,” ungkap Arifin.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan sekolah menjadi salah satu ruang strategis untuk membangun karakter pengguna jalan yang lebih disiplin.
Menurut Septia, persoalan keselamatan lalu lintas tidak cukup ditangani melalui penindakan terhadap pelanggaran. Pencegahan melalui pendidikan juga harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kalau ingin membangun budaya tertib berlalu lintas dalam jangka panjang, salah satu tempat terbaik untuk memulainya adalah sekolah. Anak-anak perlu dikenalkan bahwa keselamatan bukan sekadar aturan, tetapi kebutuhan mereka sendiri,” kata AKP Septia.
Ia juga mengingatkan orang tua agar tidak memberikan kendaraan bermotor kepada anak yang belum memenuhi persyaratan untuk berkendara di jalan raya.
“Anak usia SMP belum saatnya dibebani risiko berkendara sendiri di jalan raya. Dukungan orang tua sangat penting. Jangan karena alasan praktis kemudian keselamatan anak justru dipertaruhkan,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota berharap pelajar dapat menjadi bagian dari gerakan keselamatan berlalu lintas, dimulai dari kebiasaan sederhana seperti menggunakan perlengkapan keselamatan, menaati rambu, memahami etika di jalan dan mengingatkan orang-orang terdekatnya.
“Harapan kami sederhana, mereka pulang membawa satu pemahaman bahwa keselamatan di jalan dimulai dari diri sendiri. Kalau kesadaran itu tumbuh sejak sekolah, mereka kelak akan menjadi generasi pengguna jalan yang lebih tertib dan bertanggung jawab,” pungkas Septia. (res/aro)
Peristiwa
Satlantas Polres Kediri Kota Ikuti Monev Dakgar dan Stock Opname Blangko Tilang Triwulan III
Kediriselaludihati.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur melakukan evaluasi terhadap penanganan pelanggaran lalu lintas sekaligus penggunaan dan pendistribusian blangko tilang di seluruh jajaran. Evaluasi dilakukan untuk memastikan proses penindakan di lapangan berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan secara administrasi.
Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Data Dakgar Lantas serta Stock Opname Blangko Tilang Sat PJR Ditlantas dan Polres jajaran Polda Jatim Triwulan III Tahun Anggaran 2026 tersebut berlangsung di Hotel Horison Trunojoyo, Batu, Jawa Timur, Kamis (24/9/2026).
Satlantas Polres Kediri Kota turut mengikuti kegiatan bersama jajaran satuan lalu lintas dari berbagai wilayah di Jawa Timur.
Kegiatan dihadiri Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, Kasigar Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim, narasumber Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), serta para Kanit Turjawali dan anggota dari Polres jajaran Polda Jatim.
Dalam arahannya, Dirlantas Polda Jatim melalui Kasubdit Gakkum menekankan bahwa petugas tidak boleh mengabaikan pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.
“Jika menemukan pelanggaran di jalan yang membahayakan pengendara lainnya, silakan melaksanakan tindakan tegas dan terukur,” demikian salah satu arahan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Evaluasi juga menyentuh persoalan administrasi penindakan, terutama pendistribusian dan penggunaan blangko tilang. Seluruh jajaran diminta memastikan penggunaannya sesuai ketentuan serta dapat dipertanggungjawabkan.
“Terkait blangko tilang, silakan dilaksanakan sesuai dengan arahan. Kita sudah melaksanakan Monev Dakgar tiga kali dan Anev satu kali,” lanjut arahan tersebut.
Selain evaluasi penindakan, jajaran lalu lintas juga diminta mempersiapkan kelengkapan administrasi apabila nantinya terdapat satuan kewilayahan yang menjadi sampel pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.
“Persiapan BPK RI silakan dipersiapkan jika salah satu Polres menjadi uji petik,” tegasnya.
Menurut arahan Ditlantas Polda Jatim, fungsi pembinaan juga harus berjalan seiring dengan fungsi penegakan hukum. Permasalahan yang muncul di tingkat kewilayahan diminta segera dikomunikasikan agar dapat dicarikan penyelesaian.
“Fungsi pembinaan harus berjalan baik. Jika ada suatu permasalahan, silakan dilaporkan dan pasti akan diberikan solusi,” lanjutnya.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Septia Intan Putri, S.T.K., S.I.K., M.H. mengatakan keikutsertaan jajaran Satlantas Polres Kediri Kota dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari evaluasi terhadap pelaksanaan penegakan hukum lalu lintas di wilayah.
“Monev ini penting untuk menyamakan pelaksanaan di lapangan, mulai dari data penindakan, penggunaan blangko tilang hingga administrasinya. Hasil evaluasi menjadi bahan bagi kami untuk melakukan pembenahan dan memastikan pelaksanaan tugas sesuai ketentuan,” ujar AKP Septia.
Ia menambahkan, penegakan hukum tidak semata-mata berorientasi pada jumlah penindakan. Petugas juga harus mempertimbangkan aspek keselamatan dan karakter pelanggaran yang ditemukan di jalan.
“Prioritasnya tetap keselamatan. Ketika ditemukan pelanggaran yang berpotensi membahayakan pengendara itu sendiri maupun pengguna jalan lain, petugas harus mengambil langkah yang tepat dan terukur,” katanya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Kasigar Subdit Gakkum Ditlantas Polda Jatim dan Ipda Nanang, S.H., kemudian pendalaman data pelanggaran lalu lintas serta evaluasi administrasi penindakan.
Melalui evaluasi tersebut, Satlantas Polres Kediri Kota akan menindaklanjuti hasil pembahasan di tingkat satuan, terutama menyangkut ketertiban data, administrasi penindakan dan penggunaan blangko tilang.
“Administrasi harus tertib, data harus dapat dipertanggungjawabkan, dan pelaksanaan penindakan di lapangan juga harus sesuai prosedur. Itu yang akan kami tindak lanjuti di Satlantas Polres Kediri Kota,” pungkas AKP Septia. (res/aro)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
