Peristiwa
Kapolres Kediri Kota: Lapangan Inzia Mini Soccer Bisa Perkuat Solidaritas dan Kesehatan Masyarakat
Kediriselaludihati.com – Lapangan Inzia Mini Soccer Kediri resmi diluncurkan dalam sebuah seremoni yang digelar di Jalan Erlangga Paron II, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri, pada Jumat (3/4/2026) pagi. Peresmian fasilitas olahraga ini diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus mendorong gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pukul 07.15 WIB tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda, di antaranya Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, Wakapolres Kediri Kompol Hari Kurniawan, Kasdim 0809 Kediri Mayor Inf Yuliadi Purnomo, serta Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah Parnata. Turut hadir pula unsur Tiga Pilar Kecamatan Ngasem, perangkat desa, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian acara diawali dengan doa dan menyanyikan lagu Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari sejumlah pejabat. Dalam sambutannya, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas olahraga baru tersebut.
Ia menilai keberadaan lapangan mini soccer ini tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga ruang untuk memperkuat solidaritas sosial serta meningkatkan kesehatan masyarakat.
“Lapangan ini diharapkan dapat menjadi tempat pembinaan atlet muda, khususnya di cabang futsal, sehingga ke depan mampu melahirkan talenta-talenta yang bisa membawa nama Kediri di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengajak seluruh pihak untuk menjaga dan merawat fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Senada dengan itu, Ketua KONI Kabupaten Kediri Hakim Rahmadsyah mengapresiasi hadirnya Inzia Mini Soccer sebagai fasilitas olahraga yang dinilai strategis. Menurutnya, keberadaan sarana tersebut tidak hanya berdampak pada peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi dan aktivitas komunitas di sekitarnya.
“Fasilitas ini sangat potensial untuk pembinaan atlet sekaligus menggerakkan komunitas olahraga di Kediri. Kami berharap pengelolaannya dapat berjalan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.
Peresmian ini juga ditandai dengan pembukaan turnamen Inzia Mini Soccer Kediri Cup Series #1 yang langsung digelar usai seremoni. Turnamen tersebut menjadi ajang awal pemanfaatan lapangan sekaligus wadah kompetisi bagi para pecinta sepak bola mini di wilayah Kediri.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kehadiran fasilitas olahraga baru ini diharapkan mampu memperkuat ekosistem olahraga di Kediri serta menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk berkembang. (res/an)
Inspirasi
Etika Melayani Jadi Fokus Penguatan SDM Kepolisian di Era Presisi di Polres Kediri Kota

Kediriselaludihati- Polres Kediri Kota menggelar pelatihan etika komunikasi pelayanan publik sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan profesionalisme personel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB di Rupatama Polres Kediri Kota dan diikuti personel yang telah ditunjuk dari berbagai satuan fungsi.
Pelatihan tersebut merupakan bagian dari penguatan kompetensi internal yang mengacu pada Peraturan Kapolri Nomor 19 Tahun 2010 tentang penyelenggaraan pelatihan Polri serta program Quick Wins Presisi Kapolri Tahun 2026.
Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi elemen penting dalam pelayanan kepolisian modern, terutama saat berhadapan langsung dengan masyarakat.
“Pelayanan publik tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga bagaimana anggota mampu berkomunikasi dengan baik, santun, empatik, dan profesional. Hal-hal kecil seperti cara menyapa, mendengar, hingga memberi solusi sangat menentukan kepercayaan publik,” ujar Kompol Riko dalam sambutannya.
Pelatihan menghadirkan narasumber dari sektor perbankan, yakni Reza Fanani dan Moch Ilham Risky Alfian yang berprofesi sebagai Universal Banker BRI Kediri. Keduanya membagikan materi terkait standar pelayanan prima, teknik komunikasi efektif, hingga pengelolaan interaksi dengan masyarakat.
Menurut Riko, kolaborasi dengan praktisi pelayanan dari dunia perbankan diharapkan memberi perspektif baru kepada personel tentang pentingnya membangun pengalaman pelayanan yang positif.
“Bank memiliki standar pelayanan yang kuat. Kami ingin personel juga belajar bagaimana menghadirkan pelayanan yang humanis, komunikatif, dan solutif,” katanya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, sambutan Kabag SDM, sesi foto bersama, penyampaian materi etika pelayanan publik, hingga penutupan.
Suasana pelatihan berlangsung interaktif dengan sejumlah personel aktif berdiskusi dan berbagi pengalaman terkait tantangan pelayanan di lapangan.
Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal bagi anggota dalam menghadapi dinamika tugas pelayanan, baik di ruang administrasi, lapangan, maupun saat menerima aduan masyarakat.
Polres Kediri Kota menilai peningkatan kualitas komunikasi menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang presisi, responsif, dan semakin dekat dengan masyarakat.
Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan tertib. Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di lingkungan Polres Kediri Kota. (res/aro)
Inspirasi
Momentum Hari Kebangkitan Nasional Diisi Dongeng Interaktif untuk Tanamkan Nasionalisme Sejak Dini
Kediriselaludihati- Suasana berbeda terlihat di TK Kemala Bhayangkari 42 Kota Kediri saat sejumlah siswa duduk rapi menyimak cerita wayang karton yang dibawakan langsung Kapolsek Kediri Kota, KOMPOL Bowo Wicaksono, Selasa (18/5/2026).
Bukan kisah pewayangan klasik, kali ini anak-anak diajak mengikuti cerita sederhana tentang dua tokoh bernama Bili dan Andi yang gemar bermain gawai dan game tanpa mengenal waktu.
Dalam cerita tersebut, Bili dan Andi digambarkan sebagai anak-anak yang hampir setiap hari menghabiskan waktu dengan telepon genggam. Mereka kerap bermain game di depan rumah tanpa memedulikan lingkungan sekitar, bahkan mengabaikan teguran orang tua.
Kebiasaan itu kemudian membawa dampak buruk bagi Bili. Matanya diceritakan mengalami gangguan akibat terlalu lama menatap layar hingga harus dibawa ke dokter.
“Dokter menasihati agar anak-anak tidak bermain gadget terlalu lama dan harus bisa membagi waktu untuk belajar, bermain, serta berinteraksi dengan lingkungan,” kata Bowo saat mendongeng di hadapan siswa.
Cerita tersebut disampaikan dengan media wayang berbahan karton yang dirancang sederhana namun menarik perhatian anak-anak. Sesekali siswa terlihat antusias menjawab pertanyaan dan menirukan tokoh dalam cerita.
Menurut Bowo, pendekatan mendongeng dipilih agar pesan edukasi lebih mudah diterima anak-anak, terutama terkait bahaya penggunaan gadget secara berlebihan.
“Anak-anak lebih mudah memahami pesan jika disampaikan lewat cerita dan visual yang menyenangkan. Kami ingin mereka mengerti bahwa gadget boleh digunakan, tetapi harus ada batasan,” ujarnya.
Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118 dengan mengusung semangat perlindungan anak dan pembentukan karakter generasi muda.
Tema edukasi yang diangkat sejalan dengan semangat “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara”, sekaligus dikaitkan dengan kebijakan pemerintah terkait perlindungan anak di ruang digital.
Tak hanya mendongeng, Bowo juga mengenalkan foto-foto pahlawan nasional kepada siswa serta mengajak mereka menyanyikan lagu kebangsaan bersama.
Momen tersebut dimanfaatkan untuk menanamkan nilai nasionalisme, persatuan, dan kecintaan terhadap bangsa sejak usia dini.
Sejumlah guru menyambut positif metode pembelajaran interaktif tersebut karena dinilai mampu menggabungkan edukasi teknologi, karakter, dan wawasan kebangsaan dalam suasana yang menyenangkan.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama dan interaksi ringan antara siswa dengan Kapolsek. Tawa anak-anak yang memenuhi ruangan menjadi penanda bahwa pesan serius pun bisa disampaikan lewat cara sederhana dan dekat dengan dunia mereka. (res/aro)
Peristiwa
Satlantas Kerahkan Dua Tim Patroli Dash Cam untuk Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Kediriselaludihati.com – Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota menggelar patroli Mahameru Quick Response (MQR) menggunakan kendaraan roda empat berteknologi dash cam untuk memantau arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), Senin (18/5/2026) sore.
Patroli dimulai pukul 16.00 WIB dengan dua tim personel yang menyisir sejumlah ruas jalan protokol di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Tim pertama yang diawaki personel Patwal Satlantas 45-101 bergerak melalui rute Jalan Brawijaya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Hayam Wuruk, Jalan Dhoho, hingga Jalan Yos Sudarso.
Sementara tim kedua yang terdiri dari personel Patwal Satlantas 45-106 melakukan patroli melalui jalur Jalan Sultan Iskandar Muda, Jalan KH Ahmad Dahlan, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Sudanco Supriyadi, Jalan Mayjend Sungkono, hingga Jalan Mayor Bismo.
Kedua patroli dipimpin Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan fokus pemantauan arus kendaraan pada jam-jam rawan kepadatan sore hari, sekaligus memastikan situasi keamanan di pusat aktivitas masyarakat tetap kondusif.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP T Yudho Prastyawan mengatakan patroli MQR merupakan bagian dari strategi pelayanan cepat dan responsif terhadap kondisi lalu lintas maupun potensi gangguan keamanan.
“Patroli ini kami laksanakan secara mobile menggunakan kendaraan dash cam agar anggota dapat melakukan pemantauan arus lalu lintas secara maksimal serta merespons cepat apabila ditemukan hambatan maupun gangguan kamtibmas,” ujar Yudho, Senin.
Menurut dia, waktu sore menjadi salah satu periode dengan mobilitas kendaraan tinggi sehingga membutuhkan pengawasan intensif di sejumlah ruas jalan utama.
Selain pemantauan lalu lintas, personel juga melakukan pengawasan di titik rawan kemacetan, potensi pelanggaran lalu lintas, dan area dengan aktivitas masyarakat cukup padat.
Kehadiran patroli mobile diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi pengguna jalan sekaligus mendukung terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcar lantas).
Hingga patroli selesai, kondisi arus lalu lintas di seluruh rute terpantau relatif lancar. Tidak ditemukan kejadian menonjol maupun gangguan keamanan yang berdampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat.
Satlantas Polres Kediri Kota memastikan patroli MQR akan terus dilakukan secara rutin sebagai langkah preventif menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus kendaraan di wilayah Kota Kediri. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
