Peristiwa
Kapolres Kediri Kota Mediasi Kasus di Pura Joyo Amijoyo, Pelaku Tidak Sengaja, Sudah Meminta Maaf dan Dimaafkan
Kediriselaludihati.com – Misteri siapa “pelaku” atas rusaknya Arca Dwarapala di Pura Joyo Amijoyo di Dusun Kalinanas Desa Kalipang Kecamatan Grogol pada Kamis malam (17/2) akhirnya terkuak pada Sabtu malam (19/2). Hartoni atau biasa dipanggil Toni (20) pemuda setempat adalah pelaku yang secara tidak sengaja menyenggol arca itu hingga pecah karena mencari sinyal HP.

“Peristiwannya pada Kamis malam, sekitar pukul 22.00 WIB, kebetelan rumah saya dekat dengan Pura. Saat itu saya mencari sinyal, karena memang di daerah Kalinanas sulit sekali sinyal. Saya berjalan kesana kemari dan akhirnya menyenggol arca di depan Pura hingga pecah. Saya ketakutan dan kemudian mengambil pecahan arca dan menatanya tapi tidak bisa seperti sedia kala . Kemudian saya masuk kerumah dan tidak keluar rumah hingga akhirnya saya jujur pada orang tua saya pada Sabtu sore (19/2) dan diantarkan melapor ke Babinsa dan Bhabinkamtibmas ,” kata Toni dihadapan Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.IK , M.H di Polsek Grogol pada Sabtu malam sekitar pukul 23.45 WIB.
Atas laporan Toni yang diantarkan Tukimin orang tuannya sebagai bentuk pertanggungjawaban , kemudian ditindaklanjuti oleh Kapolsek Grogol AKP Sokhib Dimyati melapor Kapolres Kediri Kota dan diteruskan mediasi di Polsek Grogol. Pengakuan Toni dihadapan Kapolres Kediri Kota juga disaksikan Muspika Grogol dan Pengurus PHDI se-Kecamatan Grogol.
“Alhamdulillah saya telah memimpin mediasi antara Mas Toni dengan pihak Pura, PHDI dan Muspika Grogol pada Sabtu 19 Februari 2022 pukul 23.45 WIB. Bahwa kejadian rusaknya Arca Dwarapala adalah perbuatan yang tidak disengaja. Dan ini memang seperti dugaan awal kita dari kepolisian bukan dirusak. Jadi pada saat kejadian Mas Toni main HP karena mencari sinyal dan secara tidak sengaja jatuh ke kenan dan mengenai arca dwarapala. Kemudian Mas Toni kembali menyusun namun gagal akhirnya masuk ke rumah. Hingga akhirnya diketahui pihak Pura pada Jumat pagi. Dan yang baik disini adalah Mas Toni mengakui kesalahannyaya dan Alhamdulillah pihak Pura Joyo Amijoyo dan PHDI telah memaafkan yang bersangkutan,” kata AKBP Wahyudi, S.IK, M.H
Ditambahkan AKBP Wahyudi, pasca mediasi ini pihak Pura Joyo Amijoyo dan PHDI menjamin terciptannya kehidupan normal seperti biasannya,” Dan memang di Kalipang ini sejak dulu kehidupan beragama cukup harmonis dan menjunjung tinggi toleransi antara umat beragama,” tambahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya Polres Kediri Kota menindaklanjuti laporan peristiwa rusaknya Arca Dwarapala di Pura Joyo Amijoyo, Dusun Kalinanas RT. 02 RW. 01, Desa Kalipang Kecamatan Grogol, yang diketahui pada Kamis pagi 18 Februari 2022.
Tindaklanjut tersebut yakni Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, S.IK, M.H mengajak dialog yang melibatkan berbagai unsur Forkopimda dan Forkopimcam Kecamatan Grogol, FKUB, PHDI dan DK4.
Hadir dalam kegiatan ini antara lain Dandim 0809 Kediri Letkol Inf Rully Eko Suryawan, Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto, Kapolsek Grogol AKP Sokhib Dimyati, S.H.
Ketua Parisada Hindu Darma Indonesia (PHDI) Drs.Murtaji, Ketua FKUB Kediri KH David Fuadi dan Gus Imam Mubarok, Ketua Dewan Kesenian Kebudayaan Kabupaten Kediri.
Tiga point penting dalam pertemuan tersebut setelah mendengarkanga berbagai keterangan dari berbagai unsur yang disampaikan oleh Kapolres Kediri Kota.
“Kita sudah putuskan ada tiga penting yang akan kita sampaikan setelah menggelar pertemuan. Yakni pertama semua pihak menahan diri dengan mengedepankan siskamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota. Kedua, pihak Kepolisian tetap akan melakukan penyelidikan hingga terang peristiwa tersebut. Ketiga, tidak ada pihak yang memperkeruh situasi saat ini dengan menyebarkan berita hoaks,” kata AKBP Wahyudi, S.IK, M.H
Ditambahkan AKBP Wahyudi dalam peristiwa ini patut diduga yang terjadi bukanlah perusakan, namun rusak bukan disengaja. Dasarnya yakni karena bekas-bekas dari Arca dikembalikan tempat semula.
“Ada kemungkinan truck atret atau sepeda motor yang remnya kurang maksimal mengakibatkan menabrak dan mengenai Arca dan pohon-pohon kecil / bunga yang ada dekitar Arca yang didapati rusak. Saat ini TNI – Polri melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus ini hingga terang. Yang jelas penyelidikan masih berlanjut dan laporan perkembangan akan terus kami kabarkan,,” tambahnya.
Bahkan Kapolres Kediri Kota AKBP Wahyudi, pada Sabtu siang (19/2) mengambil langkah cepat bersama Ketua DPRD Kabupaten Kediri Dodi Purwanto yakni mengganti dengan sepasang Arca Dwarapala di Pura Joyo Amijoyo yang terbuat dari batu.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kapolres Kediri Kota dan Ketua DPRD Kabupaten Kediri atas perhatian yang diberkan dengan mengganti arca yang rusak. Masalah rusaknya patung dari peristiwa kemarin kita anggap selesai dan menjadi pembelajaran bersama. Sekali lagi atas nama warga umat Hindu Dusun Kalinanas Desa Kalipang kami ucapkan terima kasih,” kata Parmo Ketua Parisada Hndu Darma Indonesia (PHDI) Desa Kalipang Kecamatan Grogol.
langkah cepat AKBP Wahyudi, S.IK, M.H ini sebagai bentuk kepedulian dan pengayoman kepada wargannya di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
“Alhamdulillah bersama Ketua DPRD kita menyerahkan Arca Dwarapala pengganti arca yang rusak kemarin . Arca yang kita berikan adalah sepasang Arca Dwarapala terbuat dari batu. Dari penyerahan ini kami berharap suasana di Kalinanas kondusif, menciptakan siskamtibmas bersama demi kemananan dan kenyamanan di wilayah hukum Polres Kediri Kota,” kata AKBP Wahyudi, S.IK, M.H
Kapolres Kediri Kota dihadapan warga Dusun Kalinanas juga menyampaikan untuk tidak terprovokasi dari pihak – pihak yang tidak bertanggung jawab sehingga dapat mengganggu situasi keamanan di Dusun Kalinanas Desa Kalipang Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri dan umumnya di wilayah Polres Kediri Kota yang sudah sangat kondusif ini. (***)
Peristiwa
Tellkopi Cafe Hadirkan ENAU pada 17 Oktober 2026, Polsek Pesantren Gelar Rakor Persiapan Pentas Musik
Kediriselaludihati.com – Musisi ENAU dijadwalkan tampil dalam perayaan ulang tahun ketujuh atau Anniversary ke-7 Tellkopi Cafe di Kelurahan Bangsal, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Sabtu (17/10/2026) malam. Menjelang acara tersebut, jajaran Polsek Pesantren bersama unsur pemerintah dan penyelenggara menggelar rapat koordinasi untuk mempersiapkan kelancaran kegiatan serta pengamanan penonton.
Rapat koordinasi berlangsung di Tellkopi Cafe, Rabu (14/10/2026), mulai pukul 09.00 WIB.
Pertemuan tersebut membahas kesiapan penyelenggaraan pentas musik yang dijadwalkan dimulai pukul 19.00 WIB, termasuk kebutuhan pengamanan dan koordinasi antarpihak agar kegiatan berlangsung aman, tertib, serta kondusif.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., melalui laporan kegiatannya menyampaikan bahwa koordinasi dilakukan sejak sebelum pelaksanaan acara untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri Wakapolsek Pesantren AKP Katarina yang mewakili Kapolsek Pesantren, bersama sejumlah pejabat dan anggota kepolisian.
Hadir pula Kanit Intelkam Polsek Pesantren AKP D. Nurhidayat bersama Aiptu Wahyudi, Kanit Binmas AKP Jurianto, serta Ps. Kanit Lantas Aiptu Sigit Wijaya.
Dari unsur kewilayahan, hadir staf Trantib Kecamatan Pesantren Purwoko, Bhabinkamtibmas Kelurahan Bangsal Aipda Bagus Candra P., Babinsa Kelurahan Bangsal Pelda E. Sakti, dan Kasi Kesos Trantib Kelurahan Bangsal Imron Rosyadi, S.E.
Sementara itu, pihak penyelenggara Tellkopi Cafe diwakili Dika selaku penanggung jawab acara.
Keterlibatan unsur kepolisian, TNI, pemerintah kecamatan, kelurahan, dan penyelenggara menjadi bagian dari upaya menyamakan kesiapan sebelum kegiatan hiburan masyarakat berlangsung.
Pentas musik dengan penampil tamu seperti ENAU berpotensi menarik pengunjung, sehingga pengaturan keamanan dan ketertiban menjadi salah satu hal yang perlu dipersiapkan.
Koordinasi sejak awal diperlukan agar penyelenggara dan petugas memahami tanggung jawab masing-masing dalam menjaga kelancaran acara.
Selain keamanan di lokasi, aspek yang patut diperhatikan dalam kegiatan musik adalah akses keluar masuk pengunjung, kapasitas tempat, pengaturan parkir, serta kemungkinan dampak aktivitas acara terhadap lingkungan sekitar.
Namun, laporan rapat koordinasi belum merinci jumlah penonton yang diperkirakan hadir, kapasitas lokasi, kebutuhan personel pengamanan, maupun rekayasa lalu lintas yang mungkin diterapkan.
Karena itu, belum dapat dipastikan apakah akan ada pengalihan arus kendaraan atau pengaturan lalu lintas khusus di sekitar Tellkopi Cafe pada malam pelaksanaan acara.
Laporan tersebut juga belum memuat informasi mengenai harga tiket, mekanisme masuk, atau susunan lengkap penampil dalam perayaan ulang tahun ketujuh Tellkopi Cafe.
Informasi yang telah disampaikan dalam rapat adalah jadwal kegiatan pada Sabtu, 17 Oktober 2026, pukul 19.00 WIB, dengan ENAU sebagai bintang tamu.
Bagi pelaku usaha kreatif, kegiatan pertunjukan musik dapat menjadi salah satu sarana mempertemukan musisi dengan penikmat musik sekaligus menghidupkan aktivitas ekonomi di sekitar tempat penyelenggaraan.
Meski demikian, penyelenggaraan kegiatan hiburan tetap perlu memperhatikan keselamatan pengunjung, kenyamanan warga sekitar, serta ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung di tengah pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang dilaksanakan pada 10 hingga 21 Oktober 2026.
Operasi tersebut berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas, termasuk pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor, dan kejahatan jalanan.
Sementara itu, rapat koordinasi Tellkopi Cafe merupakan persiapan pengamanan kegiatan masyarakat dan tidak disebut secara khusus sebagai bagian dari operasi tersebut.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi melaporkan bahwa seluruh rangkaian rapat koordinasi berjalan lancar, tertib, dan aman.
Dengan persiapan yang melibatkan kepolisian, pemerintah wilayah, serta penyelenggara, perayaan Anniversary ke-7 Tellkopi Cafe yang menghadirkan ENAU diharapkan dapat berlangsung tertib tanpa mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota Sambangi Petani, Ingatkan Ancaman Pencurian dan Pentingnya Perawatan Tanaman
Kediriselaludihati.com – Upaya memperkuat ketahanan pangan tidak hanya dilakukan melalui peningkatan produksi pertanian, tetapi juga dengan menjaga keamanan lingkungan dan memberikan pendampingan kepada petani. Hal tersebut dilakukan Bhabinkamtibmas Polsek Kediri Kota bersama Babinsa dan penyuluh pertanian saat menemui anggota Kelompok Tani Jaya Sakti di Kelurahan Balowerti, pada Rabu (14/10/2026).
Kegiatan berlangsung di sebuah gubuk tani di kawasan persawahan Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Kota Kediri, mulai pukul 09.00 hingga 10.30 WIB.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Balowerti Aiptu M. Chamson Syafi’i bersama Babinsa dan petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Kediri memberikan pembinaan serta penyuluhan kepada para petani.
Dalam pertemuan tersebut, petugas mengajak anggota kelompok tani untuk tetap bersemangat mengelola lahan pertanian, menjaga kesehatan, dan melakukan perawatan tanaman secara rutin.
Petani juga diingatkan agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, khususnya kejahatan 3C yang meliputi pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut menggabungkan pembinaan keamanan lingkungan dengan dukungan terhadap program ketahanan pangan pemerintah.
“Menurut laporan kegiatan yang disampaikannya, Bhabinkamtibmas bersama Babinsa dan penyuluh pertanian memberikan motivasi kepada anggota Kelompok Tani Jaya Sakti agar terus merawat tanaman dan menjaga keamanan lingkungan persawahan,” kata Kompol Bowo.
Kehadiran unsur kepolisian, TNI, dan penyuluh pertanian menjadi bentuk kerja sama lintas sektor dalam mendukung aktivitas masyarakat di bidang pertanian.
Bagi petani, keamanan lingkungan merupakan salah satu faktor pendukung kelancaran kegiatan budidaya. Peralatan pertanian, kendaraan, dan hasil panen perlu dijaga agar tidak menjadi sasaran tindak kejahatan.
Karena itu, petugas mengingatkan pentingnya kewaspadaan dan komunikasi antarpetani apabila menemukan aktivitas mencurigakan di sekitar area persawahan.
Di sisi lain, pembinaan dari petugas pertanian menjadi bagian dari upaya mendorong keberlanjutan kegiatan budidaya tanaman.
Perawatan tanaman yang teratur, pengelolaan lahan, serta pemantauan kondisi pertumbuhan merupakan faktor yang dapat memengaruhi produktivitas pertanian.
Upaya tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendorong swasembada pangan nasional.
Meski berada di kawasan perkotaan, lahan pertanian di Kelurahan Balowerti tetap memiliki peran dalam mendukung kegiatan produksi pangan masyarakat.
Keberadaan kelompok tani juga menjadi wadah bagi petani untuk berkomunikasi, bertukar pengalaman, dan memperoleh pendampingan dari instansi terkait.
Namun, laporan Polsek Kediri Kota belum merinci jenis komoditas yang sedang dibudidayakan anggota Kelompok Tani Jaya Sakti, luas lahan yang dikelola, maupun jumlah petani yang mengikuti penyuluhan.
Laporan tersebut juga tidak memuat data mengenai hasil panen atau target peningkatan produksi pertanian di wilayah Balowerti.
Dengan demikian, kegiatan yang dilaksanakan masih berupa pembinaan, penyuluhan, dan pemberian motivasi kepada petani, bukan laporan pencapaian produksi pangan.
Pembinaan keamanan yang dilakukan Bhabinkamtibmas juga berlangsung di tengah pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026 yang dijadwalkan pada 10 hingga 21 Oktober 2026.
Operasi tersebut berfokus pada penanggulangan tindak kriminalitas, termasuk kejahatan 3C.
Pesan kewaspadaan yang disampaikan kepada petani sejalan dengan upaya pencegahan kejahatan tersebut, meskipun laporan kepolisian tidak menyebutkan kegiatan di Balowerti sebagai penugasan khusus dalam operasi.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan dan penyuluhan berlangsung aman, tertib, serta lancar.
Melalui kegiatan bersama Babinsa dan penyuluh pertanian, Polsek Kediri Kota berupaya memperkuat keamanan lingkungan pertanian sekaligus mendukung semangat petani dalam menjaga produktivitas lahan dan keberlanjutan ketahanan pangan. (res/an)
Peristiwa
Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota Kawal Program Revitalisasi PAUD 2026 dan Sambangi Pelaku Usaha
Kediriselaludihati.com – Jajaran Polres Kediri Kota melalui Bhabinkamtibmas melaksanakan dua kegiatan pelayanan masyarakat, pada Rabu (14/10/2026). Di Kelurahan Mojoroto, polisi mendampingi monitoring program revitalisasi pendidikan anak usia dini, sedangkan di Kelurahan Jagalan, petugas bersama aparatur kelurahan menemui pelaku usaha untuk menyerap aspirasi dan memantau situasi keamanan lingkungan.
Kegiatan pertama berlangsung di TK Melati Dharma Wanita (DW) Mojoroto, Jalan Ahmad Dahlan Nomor 55, Kota Kediri, mulai pukul 09.00 WIB.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Mojoroto Aiptu Andri Jatmiko bersama unsur tiga pilar menghadiri monitoring Program Revitalisasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Tahun 2026 yang dilaksanakan Tim Monitoring Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Monitoring tersebut berkaitan dengan upaya meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini secara berkelanjutan, terutama melalui penyelarasan sarana dan prasarana pendidikan.
Program revitalisasi diarahkan untuk mendukung terciptanya lingkungan belajar yang aman, inklusif, dan mampu memberikan stimulasi sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak.
Kapolsek Mojoroto Kompol H. Rudi Purwanto, S.H., dalam laporan kegiatannya menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas bersama tiga pilar merupakan bentuk dukungan terhadap kelancaran kegiatan monitoring di lingkungan pendidikan.
Selain mengikuti kegiatan, petugas menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat agar lingkungan sekolah tetap aman serta kondusif.
Revitalisasi sarana pendidikan anak usia dini memiliki peran penting karena lingkungan belajar yang baik tidak hanya ditentukan oleh kegiatan pembelajaran, tetapi juga oleh kondisi fasilitas, keamanan ruang, dan kemudahan akses bagi anak.
Prinsip inklusivitas dalam pendidikan juga menekankan pentingnya lingkungan yang dapat mendukung kebutuhan belajar anak dengan kondisi dan kemampuan yang beragam.
Melalui monitoring, pelaksanaan program dapat ditinjau untuk mengetahui kesesuaiannya dengan tujuan peningkatan kualitas lingkungan belajar.
Meski demikian, laporan kepolisian belum merinci jenis pekerjaan revitalisasi yang dilakukan di TK Melati DW Mojoroto, besaran anggaran, progres pembangunan, maupun hasil penilaian tim monitoring.
Karena itu, belum dapat disimpulkan apakah seluruh pekerjaan revitalisasi telah selesai atau masih dalam tahap pelaksanaan.
Berdasarkan laporan Kapolsek Mojoroto, kegiatan monitoring berlangsung lancar, aman, dan terkendali.
Sementara itu, pada pukul 11.00 WIB, kegiatan pelayanan masyarakat juga dilaksanakan di Jalan Pattimura, Kelurahan Jagalan, Kota Kediri.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Jagalan bersama Ika Ratna, pegawai Kelurahan Jagalan yang bertugas sebagai pamong blok lingkungan RT 03 RW 02, melakukan sambang ke Toko Sumber Akur.
Dalam kunjungan tersebut, petugas menemui Suripto selaku pemilik toko untuk berkomunikasi secara langsung mengenai kondisi dan persoalan yang dihadapi warga.
Kegiatan yang dikenal sebagai belanja masalah tersebut merupakan pendekatan untuk mendengarkan aspirasi, keluhan, dan kebutuhan masyarakat di lingkungan binaan.
Melalui komunikasi langsung dengan pelaku usaha, petugas dapat memperoleh gambaran mengenai situasi sosial dan keamanan di sekitar kawasan perdagangan.
Kapolsek Kediri Kota Kompol Bowo Wicaksono, S.Sos., melalui laporan kegiatannya menyampaikan bahwa sambang dilakukan bersama aparatur kelurahan sekaligus untuk mengajak warga menjaga situasi keamanan lingkungan.
Dalam kesempatan itu, Bhabinkamtibmas menyampaikan imbauan agar masyarakat bersama-sama menciptakan suasana yang aman dan kondusif.
“Keterlibatan aparatur kelurahan dalam kegiatan sambang juga menjadi bagian dari koordinasi pelayanan masyarakat di tingkat lingkungan,” kata Kompol Bowo.
Dengan mendatangi warga secara langsung, persoalan yang muncul dapat diketahui lebih awal dan diteruskan kepada pihak yang memiliki kewenangan untuk menanganinya.
Namun, laporan kegiatan tidak merinci persoalan khusus yang disampaikan Suripto maupun tindak lanjut yang disepakati dalam pertemuan tersebut.
Tidak terdapat pula laporan mengenai tindak kriminalitas atau gangguan keamanan di lokasi sambang.
Dua kegiatan di Mojoroto dan Jagalan tersebut memperlihatkan peran Bhabinkamtibmas dalam mendukung pelayanan publik melalui pendekatan yang berbeda.
Di lingkungan sekolah, kepolisian mendukung kegiatan monitoring program pendidikan dan menyampaikan pesan keamanan. Sementara di kawasan perdagangan, petugas membangun komunikasi dengan pelaku usaha untuk mengetahui kondisi masyarakat secara langsung.
Kedua kegiatan berlangsung di tengah pelaksanaan Operasi Sikat Semeru 2026, meskipun laporan kepolisian tidak menyebutkannya sebagai penugasan khusus dalam operasi tersebut.
Melalui pendampingan program pendidikan dan kegiatan sambang warga, jajaran Polres Kediri Kota berupaya memperkuat hubungan antara polisi, pemerintah kelurahan, lembaga pendidikan, dan masyarakat.
Berdasarkan laporan masing-masing polsek, seluruh kegiatan berlangsung lancar dan situasi keamanan di lokasi tetap kondusif. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa7 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
