Connect with us

Peristiwa

Kapolres Kediri Kota: Sinergi dengan Masyarakat Kunci Kondusivitas Lalu Lintas di HUT Bhayangkara

Published

on

Kediriselaludihati.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Lalu Lintas Bhayangkara ke-69, Polres Kediri Kota menggelar acara syukuran di Rupatama Polres Kediri Kota, Kamis (26/9/2024).

Acara berlangsung dengan penuh rasa syukur, diisi dengan pemotongan tumpeng dan penyerahan bantuan sosial kepada Supeltas (Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas), tukang becak, dan anak-anak yatim piatu.

Kegiatan dihadiri Kapolres Kediri Kota, Wakapolres Kediri Kota, Pejabat Utama Polres Kediri Kota, Kasat Lantas Polres Kediri Kota , para Kapolsek, Kanit Lantas, Panit Lantas dari Polsek urban, KBO, Kaurmintu, dan berbagai anggota lainnya dan duta lantas.

Acara dimulai dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Aipda Samsul Anam, diikuti dengan pemotongan tumpeng oleh Kapolres Kediri Kota.

Potongan tumpeng pertama diberikan kepada Pa Satlantas Iptu Adi Sugiatmoko dan Kanit Lantas Polsek Mojoroto, Iptu Henri Setiawan, S.H., M.H.

Selanjutnya, Wakapolres menyerahkan tumpeng kepada anggota paling senior, Aiptu Joko Supriyanto, dan Kasat Lantas menyerahkan tumpeng kepada anggota paling junior, Bripda Dela Anggieta Sari.

Selain sebagai bentuk rasa syukur, kegiatan ini juga mencerminkan kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.

Kapolres Kediri Kota, AKBP Bramastyo Priaji, S.H., S.I.K., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berperan aktif dalam menjaga kondusivitas lalu lintas di Kota Kediri.

Ia menekankan pentingnya sinergi antara berbagai elemen masyarakat dengan kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban berlalu lintas.

“Kami sangat berterima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, Supeltas, dan instansi terkait yang telah bekerja sama dengan Polres Kediri Kota. Sinergi ini sangat diperlukan untuk menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman dan nyaman,” ungkap Kapolres.

Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., juga memberikan sambutan, menekankan pentingnya menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas) di wilayah hukum Kota Kediri.

“Kami sangat bersyukur dapat menjaga Kamseltibcar Lantas hingga saat ini. Sebagai bentuk rasa syukur, kami membagikan sembako kepada Supeltas, tukang becak, dan anak-anak yatim piatu. Harapannya, Kota Kediri tetap terjaga sebagai wilayah dengan lalu lintas yang aman dan kondusif,” ujar AKP Afandy.

Selain itu, penyerahan bantuan sosial kepada Supeltas, tukang becak, dan anak-anak yatim piatu menjadi bagian penting dari acara ini, mencerminkan komitmen Polres Kediri Kota dalam mendukung masyarakat yang membutuhkan. Setelahnya, acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang semakin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Kasat Lantas juga mengapresiasi dukungan dari masyarakat, instansi terkait, dan media yang telah membantu menjaga Kamseltibcar Lantas di wilayah Kediri. “Kamseltibcar Lantas tidak akan terwujud tanpa peran aktif seluruh elemen masyarakat, terutama pengguna jalan. Kami berharap, kerja sama ini terus berjalan agar tercipta lalu lintas yang lebih aman dan tertib,” tambah AKP Afandy.

Acara syukuran ini berjalan dengan lancar dan penuh apresiasi, memperkuat sinergi antara Polres Kediri Kota dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan lalu lintas yang aman, nyaman, dan kondusif. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polres Kediri Kota Fokuskan Delapan Jenis Pelanggaran Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026

Published

on

Polres Kediri Kota melakukan gelar pasukan Operasi Keselamatan Semeru di halaman Mako Polres Kediri Kota pukul 07.45 WIB. Itu untuk memastikan kesiapan anggota dan perlengkapan penunjang selama pelaksanaan.

Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah Jawa Timur hari ini.
“Ini salah satu upaya kita untuk mengecek kesiapan anggota, sarana dan prasarana serta pendukung lain untuk menyukseskan kegiatan,” jelas Kompol Iwan.
Untuk diketahui, Operasi Keselamatan Semeru ini akan berlangsung selama 14 hari. Dimulai pada 2 hingga 15 Februari 2026.

Dengan tema terwujudnya Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan selamat menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026.

Adapun 8 fokus penindakan yang akan dilakukan yaitu berboncengan lebih dari satu orang, melebihi batas kecepatan, pengendara Ranmor yang masih dibawah umur, pengendara R2 yang tidak menggunakan helm SNI, pengemudi R4 tidak menggunakan safety belt, pengemudi menggunakan HP saat berkendara, pengemudi Ranmor dalam pengaruh alkohol, dan melawan arus.
Kompol Iwan juga turut memastikan kondisi kendaraan yang akan beroperasi selama Operasi Keselamatan Semeru.

Mulai dari kendaraan sepeda motor milik Satsamapta dan Satlantas, mobil patroli (backbone) hingga mobil ambulans yang digunakan untuk evakuasi korban kecelakaan lalu lintas.

Terakhir, pihaknya mengimbau agar masyarakat tertib berlalu lintas. “Pelanggaran itulah awal dari kecelakaan lalu lintas. Maka kami mohon kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan taati aturan yang sudah ada,” pungkasnya.

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Sosialisasikan Operasi Keselamatan Semeru 2025 kepada Siswa Sekolah

Published

on

Bhabinkamtibmas Polres Kediri Kota  kembali melaksanakan kegiatan edukatif dengan menyosialisasikan pelaksanaan Operasi Keselamatan Semeru  2026 kepada pelajar. Kegiatan tersebut dilaksanakan saat upacara bendera di sekolah sekolah di wilayah hukum Polres Kediri Kota, Senin (02/01)

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Kediri Kota dalam menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini, sekaligus memberikan pemahaman kepada para pelajar mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya.

Kasi Humas Polres Kediri Kota AKP Sundari SH sekaligus sebagai KA Satgas Banops Operasi Keselamatan Semeru 2026 menerangkan kegiatan ini  bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap peraturan lalu lintas, sehingga dapat menekan angka pelanggaran serta kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pelajar.

“Melalui Operasi Keselamatan Semeru  2026, kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk para pelajar, untuk lebih disiplin dan tertib berlalu lintas. Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama,” ujar AKP Sundari

Ia juga menekankan pentingnya peran pelajar dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib, baik sebagai pengguna jalan maupun sebagai teladan di lingkungan sekitar.

Selain menyampaikan tujuan operasi, personel Bhabinkamtibmas  mengingatkan para siswa agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum cukup umur dan memiliki surat izin mengemudi.

Para pelajar juga diimbau untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, mematuhi rambu dan marka jalan, serta menghindari perilaku yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut dan mengapresiasi kehadiran petugas dari Polres Kediri Kota  yang memberikan edukasi langsung kepada siswa melalui kegiatan upacara bendera.

Selama kegiatan berlangsung, upacara berjalan dengan tertib dan lancar. Para siswa tampak antusias dan menyimak dengan serius pesan-pesan keselamatan yang disampaikan.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran tertib berlalu lintas dapat tertanam sejak dini, sehingga para pelajar mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” imbuh AKP Sundari 

Polres Kediri Kota berkomitmen untuk terus melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi keselamatan berlalu lintas secara berkelanjutan guna mewujudkan kamseltibcarlantas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polres Kediri Kota. 

Continue Reading

Peristiwa

Operasi Keselamatan 2026, Tekan Pelanggaran dan Turunkan Angka Kecelakaan

Published

on

Upaya menekan pelanggaran lalu lintas sekaligus menurunkan angka kecelakaan, Polres Kediri Kota menggelar Operasi Keselamatan Semeru 2026 selama dua pekan, mulai 2 hingga 15 Februari 2026.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim mengatakan, Operasi Keselamatan Semeru ini dilaksanakan sebagai langkah meningkatkan disiplin dan keselamatan masyarakat dalam berlalu lintas.

“Dalam Operasi Keselamatan Semeru 2026, penindakan pelanggaran lalu lintas diprioritaskan melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE),” ujar AKBP Anggi, Senin (2/2).

Ia menjelaskan, operasi tersebut bertujuan menekan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, menurunkan angka kecelakaan lalu lintas, serta mengurangi tingkat fatalitas korban.
“Penindakan dilakukan secara terukur melalui ETLE, baik statis maupun mobile, khususnya di lokasi rawan kecelakaan dan pelanggaran,” tambahnya.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho menyampaikan, untuk mengantisipasi kemacetan, titik rawan kecelakaan, serta lokasi yang kerap terjadi pelanggaran, pihaknya juga melaksanakan operasi secara mobile.

Adapun prioritas penindakan meliputi pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, melawan arus, berboncengan lebih dari satu orang, melanggar marka dan lampu lalu lintas, berkendara melebihi batas kecepatan, mengemudi di bawah pengaruh alkohol, menggunakan handphone saat berkendara, tidak mengenakan sabuk pengaman, serta pengendara di bawah umur.

Selain itu, petugas juga fokus melakukan patroli dan pemberian imbauan di Jalan Kapten Tendean, yang dikenal sebagai salah satu titik black spot kecelakaan di Kota Kediri.
“Jalan tersebut menjadi perhatian khusus karena rawan kecelakaan,” tegas AKP Yudho.
Melalui Operasi Keselamatan Semeru 2026, pihak kepolisian berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya tertib berlalu lintas.

“Mengingat pemicu kecelakaan sering kali berasal dari pelanggaran, kami mengimbau masyarakat untuk selalu patuh terhadap aturan lalu lintas demi keselamatan bersama,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page