Connect with us

Inspirasi

Kapolres Tekankan Antisipasi Konvoi, Petasan, hingga Miras demi Jaga Kondusivitas Kota

Published

on

Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar Apel Kesiapan Pengamanan Malam Takbir Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah di Lapangan Apel Mako Polres Kediri Kota, Jumat (20/3/2026) sore. Kegiatan ini menjadi bentuk kesiapan aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang malam takbiran.

Apel yang dimulai pukul 16.30 WIB tersebut dipimpin langsung Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim dan dihadiri sejumlah pejabat lintas instansi, di antaranya Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kediri M. Ferry Djatmiko, perwakilan Kodim 0809 Kediri, serta jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota dan instansi terkait lainnya.

Ratusan personel gabungan dari berbagai unsur diterjunkan dalam apel tersebut, mulai dari TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, BPBD, hingga elemen masyarakat seperti Banser, Senkom, dan RAPI. Keterlibatan lintas sektor ini menjadi bagian dari sinergi dalam mengamankan perayaan malam takbir di Kota Kediri.

Dalam amanatnya, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh personel dalam mengantisipasi berbagai potensi kerawanan yang kerap muncul saat malam takbiran.

“Kita melaksanakan apel ini sebagai bentuk kesiapan untuk mengamankan Kota Kediri agar tetap aman dan kondusif. Mengingat pada malam takbir biasanya banyak kegiatan masyarakat, mulai dari konvoi, petasan, sound horeg, hingga potensi peredaran miras,” ujar AKBP Anggi.

Ia mengingatkan bahwa kehadiran personel di tengah masyarakat merupakan langkah preventif yang efektif untuk mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.

“Kehadiran rekan-rekan di lapangan sudah menjadi upaya pencegahan terhadap potensi kerawanan. Laksanakan tugas dengan baik, penuh semangat, dan keikhlasan hingga situasi benar-benar aman dan kondusif,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga menginstruksikan agar pengamanan tidak hanya dilakukan saat puncak malam takbir, tetapi dilanjutkan hingga dini hari melalui patroli dan penyekatan di titik-titik tertentu.

“Pengamanan akan terus berlanjut hingga dini hari dengan patroli dan penyekatan. Kita berharap seperti tahun-tahun sebelumnya, tidak ada kejadian menonjol yang dapat mengganggu kondusivitas wilayah,” ujarnya.

Di akhir amanat, Kapolres juga menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh personel serta mengingatkan pentingnya peran aparat sebagai pelayan masyarakat.

“Kita hadir sebagai abdi masyarakat, baik Polri, TNI, maupun pemerintah daerah, untuk memastikan masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan aman dan nyaman,” tuturnya.

Rangkaian apel berlangsung tertib, mulai dari penghormatan pasukan, laporan komandan apel, hingga pembacaan doa. Kegiatan ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan kesiapan seluruh unsur dalam menjaga keamanan wilayah.

Selama pelaksanaan kegiatan, situasi dilaporkan berjalan aman, lancar, dan kondusif. Polres Kediri Kota memastikan pengamanan malam takbir akan dilakukan secara maksimal demi menjaga stabilitas keamanan di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Polres Kediri Kota Lakukan Pengamanan Takbir Keliling Yayasan Perjuangan Wahidiyah

Published

on

Kediriselaludihati – Kegiatan takbir keliling yang digelar Yayasan Perjuangan Wahidiyah Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhoroh berlangsung khidmat dan tertib di Kota Kediri, Jumat (20/3/2026) malam. Kegiatan ini mendapat pengamanan dari jajaran Polres Kediri Kota bersama Polsek Mojoroto.

Takbir keliling dimulai sekitar pukul 19.30 WIB hingga 22.30 WIB dengan melibatkan sekitar 100 peserta dari lingkungan pondok pesantren. Kegiatan diawali dari Masjid Pondok Pesantren Kedunglo Al Munadhoroh dan menempuh rute panjang mengelilingi sejumlah ruas jalan utama di Kota Kediri sebelum kembali ke titik awal.

Hadir dalam kegiatan tersebut Romo KH Abdul Madjid Ali Fikri bersama pengurus Yayasan Perjuangan Wahidiyah. Dalam amanatnya, ia mengingatkan agar momentum takbir keliling dimaknai sebagai bentuk syukur dan syiar Islam.

“Takbir keliling ini harus diniatkan sebagai bentuk rasa syukur dan ibadah. Jangan sampai kegiatan ini justru menimbulkan citra negatif di masyarakat. Mari kita niatkan lillah sebagai bagian dari syiar Islam,” pesannya di hadapan peserta.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, muqodimah, serta penyampaian amanat dan doa restu sebelum peserta diberangkatkan. Pawai takbir kemudian bergerak melalui sejumlah ruas jalan strategis, di antaranya Jalan KH Wachid Hasyim, Jalan KH Agus Salim, Jalan Semeru, hingga melintasi kawasan pusat kota dan kembali ke Kedunglo.

Dalam pelaksanaannya, peserta menggunakan berbagai jenis kendaraan, mulai dari sepeda pancal, sepeda motor, hingga kendaraan roda empat yang dilengkapi sound system. Kehadiran kendaraan pengawal turut membantu menjaga ketertiban jalannya rombongan.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan lancar tanpa mengganggu ketertiban umum.

“Kami melaksanakan pengamanan dan pengawalan guna memastikan takbir keliling berjalan tertib, aman, serta tidak menimbulkan gangguan kamtibmas maupun kemacetan lalu lintas,” ujar Anggi.

Ia juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib serta mematuhi aturan selama di jalan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan kondusif. Arus lalu lintas di sepanjang rute juga tetap terkendali berkat pengaturan yang dilakukan petugas di lapangan.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk syiar Islam sekaligus tradisi masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri, dengan tetap mengedepankan ketertiban dan keamanan bersama. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Wali Kota Ajak Jadikan Tradisi Patrol sebagai Simbol Persatuan dan Identitas Budaya

Published

on

Kediriselaludihati – Pemerintah Kota Kediri menggelar Festival Musik Patrol dalam rangka menyambut malam takbir Idul Fitri 1447 Hijriah, Jumat (20/3/2026) malam. Kegiatan yang dipusatkan di halaman Balai Kota Kediri tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan puluhan peserta dari berbagai kelurahan dan pelajar.

Acara yang dimulai pukul 19.00 WIB ini dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati, Wakil Wali Kota KH Qowimuddin Thoha, Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, Ketua DPRD Kota Kediri, serta jajaran Forkopimda dan pimpinan organisasi perangkat daerah.

Sebanyak 46 perwakilan kelurahan turut ambil bagian dalam festival tersebut, ditambah 16 peserta dari tingkat SMA dan MA. Setiap kelompok menampilkan kreativitas musik patrol sebagai bagian dari tradisi malam takbiran yang telah mengakar di masyarakat.

Dalam sambutannya, Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menegaskan bahwa musik patrol tidak sekadar hiburan, tetapi juga mencerminkan nilai kebersamaan dan identitas budaya masyarakat.

“Musik patrol takbir bukan sekadar hiburan, melainkan wujud kebersamaan, kreativitas, dan semangat religius masyarakat Kediri. Tradisi ini telah menjadi identitas budaya kita yang mengajarkan nilai gotong royong dan kekompakan,” ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan tradisi tersebut sebagai simbol persatuan serta ungkapan rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa selama Ramadan.

“Mari kita jadikan musik patrol takbir sebagai simbol persatuan, semangat kebersamaan, dan rasa syukur atas kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa,” katanya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, serta pembacaan doa. Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemberangkatan peserta oleh Wali Kota Kediri bersama Forkopimda.

Peserta kemudian melaksanakan pawai musik patrol dengan rute mengelilingi sejumlah ruas jalan utama kota, mulai dari Balai Kota Kediri, Jalan Basuki Rahmat, Jalan Brawijaya, Jalan Mayjend Sungkono, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Pemuda, Jalan Hayam Wuruk, hingga kembali ke titik awal.

Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim memastikan bahwa pihak kepolisian telah menyiapkan pengamanan selama kegiatan berlangsung, termasuk pengaturan arus lalu lintas di sepanjang rute yang dilalui peserta.

“Kami melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas agar kegiatan festival musik patrol ini berjalan aman, lancar, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya,” ujar Anggi.

Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut sehingga dapat berlangsung dengan tertib dan kondusif.

Selama pelaksanaan festival, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat kebersamaan masyarakat dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri di Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Sholat Idul Fitri di Stadion Brawijaya Satgas Preventif Lakukan Pengecekan Menyeluruh Bersama Panitia dan Personel Gabungan

Published

on

Kediriselaludihati – Satgas Preventif Polres Kediri Kota melakukan pengecekan sekaligus sterilisasi Stadion Brawijaya yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan Sholat Idul Fitri 1447 Hijriah oleh jamaah Muhammadiyah. Kegiatan tersebut dilakukan pada Kamis (19/3/2026) sore untuk memastikan lokasi benar-benar aman sebelum digunakan untuk ibadah.

Pengecekan dilaksanakan mulai pukul 15.30 WIB di Stadion Brawijaya, Jalan A. Yani, Kota Kediri, dengan dipimpin langsung Kasat Samapta Polres Kediri Kota selaku Kasatgas Preventif, AKP Priyo Hadistyo. Kegiatan ini melibatkan anggota Sub Satgas Pengamanan Tempat Ibadah, personel Humas sebagai Satgas Ban Ops, serta gabungan bhabinkamtibmas dan anggota Polsek Kota.

Selain itu, pengecekan juga dilakukan bersama panitia pelaksana Sholat Idul Fitri dari pihak Muhammadiyah. Panitia yang hadir di antaranya Hanif selaku takmir Masjid Al Ikhlas Muhammadiyah Jalan Pemuda Kediri, yang turut memastikan kesiapan lokasi sebelum digunakan oleh jamaah.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pemeriksaan menyeluruh di area stadion, termasuk titik-titik yang akan digunakan sebagai lokasi pelaksanaan ibadah. Sterilisasi dilakukan untuk mengantisipasi adanya barang berbahaya maupun benda terlarang yang dapat mengganggu jalannya kegiatan.

Kasatgas Preventif Ops Ketupat Semeru 2026 AKP Priyo Hadistyo mengatakan bahwa kegiatan sterilisasi merupakan langkah standar yang dilakukan sebelum pelaksanaan kegiatan berskala besar, khususnya kegiatan keagamaan.

“Kami melakukan pengecekan dan sterilisasi secara menyeluruh untuk memastikan lokasi benar-benar aman sebelum digunakan untuk Sholat Idul Fitri. Alhamdulillah, selama kegiatan tidak ditemukan barang berbahaya maupun benda terlarang,” ujar AKP Priyo, Kamis (19/3/2026).

Ia menambahkan, kegiatan ini juga dilakukan sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan panitia pelaksana agar seluruh rangkaian kegiatan ibadah dapat berjalan dengan aman dan tertib.

“Kami juga berkoordinasi langsung dengan panitia agar seluruh persiapan berjalan maksimal. Tujuan kami adalah memberikan rasa aman kepada masyarakat yang akan melaksanakan Sholat Idul Fitri di Stadion Brawijaya,” katanya.

Dari hasil kegiatan pengecekan dan sterilisasi tersebut, situasi di lokasi dilaporkan dalam kondisi aman, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan adanya temuan mencurigakan yang berpotensi mengganggu jalannya kegiatan.

Polres Kediri Kota memastikan pengamanan akan terus dilakukan hingga pelaksanaan Sholat Idul Fitri berlangsung, sebagai bagian dari komitmen dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama Operasi Ketupat Semeru 2026. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page