Connect with us

Uncategorized

Kapolri dan Panglima Berharap Vaksinasi Drive Thru di Medan Jadi Role Model Wilayah Lain

Published

on

Polres Kediri Kota – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan layanan tanpa turun (lantatur) atau drive thru di Medan, Sumatera Utara, Rabu (7/4/2021).

Dalam peninjauannya, Kapolri dan Panglima ditemani oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Muhammad Bobby Afif Nasution.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, Kapolri dan Panglima mengapresiasi pelayanan vaksinasi COVID-19 dengan sistem drive thru. Kedua jenderal ini pun menyampaikan inovasi ini bisa menjadi role model di wilayah lain.

“Kapolri dan Panglima mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi dengan sistem drive thru dan bisa dijadikan role model di tempat lain,” kata Argo dalam keterangannya.

Argo menambahkan, vaksinasi COVID-19 diharapkan dapat membentuk imunitas tubuh. Meskipun sudah divaksin, mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini menyampaikan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Kapolri dan Panglima berharap program vaksinasi nasional dapat membentuk herd imunity. Meskipun sudah divaksin tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi kerumunan,” ungkapnya.

Continue Reading

Peristiwa

Patroli dan Pengaturan Dilakukan Bergantian, Polisi Pastikan Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota terus memperkuat pengamanan selama Operasi Ketupat Semeru 2026 dengan mengoptimalkan peran Pos Pengamanan (Pospam) di sejumlah titik strategis, termasuk kawasan terminal dan jalur perbatasan kota. Pospam III Terminal Tamanan dan Pospam IV Mrican menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan dan kelancaran arus lalu lintas.

Di Pospam III Terminal Tamanan, Regu III melaksanakan tugas pada Jumat (20/3/2026) mulai pukul 00.00 hingga 12.00 WIB. Kegiatan dipimpin Kapospam AKP Wasis Supriyanto bersama Padal IPTU Moh. Komaruzaman dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, seperti TNI, tenaga kesehatan, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.

Fokus kegiatan di kawasan terminal meliputi pemantauan situasi serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar area yang menjadi salah satu pusat mobilitas masyarakat. Kehadiran petugas bertujuan untuk mengantisipasi kepadatan serta potensi gangguan kamtibmas di lingkungan terminal.

Sementara itu, Pospam IV Mrican melaksanakan pengamanan pada waktu yang sama dengan melibatkan total 17 personel gabungan. Kegiatan dipimpin Kapospam AKP Wilu Swandoko bersama Padal AKP Agus Budianto dengan dukungan personel lintas instansi, termasuk TNI, Satpol PP, tenaga kesehatan, Dishub, Linmas, dan RAPI.

Berbagai kegiatan dilakukan, mulai dari serah terima piket dan apel kesiapan, pemantauan situasi di sekitar pos, hingga patroli kamtibmas di sejumlah titik strategis seperti SPBU, minimarket 24 jam, serta area perbankan dan ATM. Selain itu, petugas juga melakukan pengaturan lalu lintas di depan pos serta pemantauan arus kendaraan di jalur perbatasan kota yang memiliki intensitas tinggi.

Kapospam IV Mrican Ops Ketupat Semeru 2026 AKP Wilu Swandoko mengatakan bahwa pengamanan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan situasi tetap aman, baik di dalam kota maupun di jalur masuk dan keluar wilayah Kediri.

“Kami melaksanakan pemantauan dan patroli di berbagai titik, termasuk jalur perbatasan kota, SPBU, hingga pusat aktivitas masyarakat. Hal ini untuk memastikan arus lalu lintas tetap lancar dan situasi kamtibmas tetap kondusif,” ujar Wilu, Jumat (20/3/2026).

Ia menambahkan, keterlibatan personel gabungan menjadi faktor penting dalam menjaga efektivitas pengamanan selama operasi berlangsung.

“Dengan dukungan dari berbagai instansi, pengamanan dapat berjalan lebih optimal. Kami ingin memastikan masyarakat merasa aman saat beraktivitas, terutama pada momentum meningkatnya mobilitas,” katanya.

Dari hasil kegiatan di kedua pos pengamanan tersebut, situasi dilaporkan berlangsung tertib, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan menonjol baik di kawasan terminal maupun jalur perbatasan kota.

Polres Kediri Kota memastikan pengamanan akan terus dilakukan secara intensif dan berkelanjutan selama Operasi Ketupat Semeru 2026, sebagai upaya memberikan perlindungan maksimal serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Perbankan hingga Pusat Perbelanjaan Dipantau, Polisi Pastikan Kamtibmas Tetap Kondusif

Published

on

Kediriselaludihati.com – Jajaran Pos Pengamanan (Pospam) II Bence Polres Kediri Kota mengintensifkan patroli di wilayah hukum Polsek Pesantren dan sekitarnya dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026. Kegiatan ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di titik-titik strategis yang memiliki potensi kerawanan.

Patroli dilaksanakan oleh Regu II pada Kamis (19/3/2026) mulai pukul 14.00 WIB hingga selesai. Personel yang terlibat terdiri dari Aiptu Supari, Aiptu Sugianto, Aiptu Didit Ardianto, dan Aipda Eko Deni S, yang secara bergantian melakukan pemantauan di sejumlah lokasi.

Kegiatan patroli difokuskan pada objek vital, kawasan permukiman, serta titik-titik rawan kemacetan di sekitar wilayah Bence dan sekitarnya. Selain itu, petugas juga melakukan patroli di area perbankan, mesin ATM, serta pusat perbelanjaan guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas.

Selama pelaksanaan kegiatan, personel juga melakukan pemantauan di sekitar pos pengamanan serta patroli mobile untuk memastikan situasi tetap terkendali. Kehadiran petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas.

Kapospam II Bence Ops Ketupat Semeru 2026 AKP Katarina Asa Metan mengatakan bahwa patroli yang dilakukan merupakan bagian dari langkah preventif dalam menjaga stabilitas keamanan selama masa operasi.

“Patroli kami fokuskan pada objek vital, permukiman, serta pusat aktivitas masyarakat seperti perbankan dan pusat perbelanjaan. Hal ini untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” ujar Katarina, Kamis (19/3/2026).

Ia menambahkan, pengawasan juga dilakukan di titik-titik rawan kemacetan guna menjaga kelancaran arus lalu lintas di wilayah tersebut.

“Kami juga melakukan pemantauan di titik rawan macet agar arus lalu lintas tetap lancar. Dengan kehadiran anggota di lapangan, kami berharap masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” katanya.

Dari hasil kegiatan patroli yang dilakukan, situasi di wilayah hukum Polsek Pesantren dilaporkan dalam kondisi tertib, lancar, dan terkendali. Tidak ditemukan gangguan menonjol selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.

Polres Kediri Kota memastikan patroli dan pengamanan akan terus ditingkatkan selama Operasi Ketupat Semeru 2026 sebagai bentuk komitmen dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat. (res/aro)

Continue Reading

Uncategorized

Polda Jatim Imbau Masyarakat Tak Lakukan Takbir Keliling di Jalan Raya

Published

on

SURABAYA,- Polda Jawa Timur menggelar Apel Gelar Siaga Malam Takbir 2026 di Lapangan Mapolda Jatim, Kamis (19/3/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari kesiapan layanan pengamanan menjelang Hari Raya Idul Fitri dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026.Direktur Lalu Lintas Polda Jatim, Iwan Saktiadi, selaku pengambil apel menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontrol kesiapan personel sebelum diterjunkan ke lapangan.“Apel kesiapan ini merupakan mekanisme yang wajar sebagai sarana kontrol untuk kesiapan anggota sebelum dilaksanakan penugasan,” katanya.Ia menyebut, dalam satu hingga dua hari ke depan dinamika aktivitas masyarakat akan meningkat seiring mendekatnya perayaan Idulfitri, terlebih, sebagian masyarakat diperkirakan akan melaksanakan malam takbir lebih awal.“Malam Idul Fitri identik dengan kegiatan takbir, namun kami mengimbau agar tidak dilaksanakan secara berkeliling, cukup di tempat masing-masing seperti di masjid atau musala,” tegasnya.Menurutnya, takbir keliling dengan menggunakan kendaraan, khususnya kendaraan terbuka, berpotensi menimbulkan risiko kecelakaan lalu lintas hingga gesekan antar kelompok masyarakat.“Jika dilaksanakan di jalan dengan kendaraan terbuka, ini rawan kecelakaan dan juga berpotensi menimbulkan gesekan yang bisa berujung konflik,” jelasnya.Untuk mengantisipasi hal tersebut, Polda Jatim telah menyiapkan pengamanan melalui pergelaran personel di berbagai titik strategis. Sebanyak 168 pos pengamanan, 42 pos pelayanan, dan 24 pos terpadu telah dioperasionalkan guna mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat, termasuk potensi keramaian saat malam takbir.Selain itu, pihaknya juga mencatat adanya peningkatan arus mudik menuju Jawa Timur. Berdasarkan data dari sejumlah gerbang tol, terjadi kenaikan volume kendaraan sekitar 10 persen.“Secara keseluruhan memang ada peningkatan sekitar 10 persen, terutama terlihat dari indikator gerbang tol dan kepadatan di rest area,” ungkapnya.Meski terjadi peningkatan, kondisi lalu lintas di Jawa Timur masih relatif terkendali. Kepadatan dan perlambatan terpantau di sejumlah titik, namun belum menimbulkan kemacetan signifikan. (*)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page