Connect with us

Peristiwa

Kapolsek Mojo Hadiri Rapat Percepatan data Vaksinasi

Published

on

Kediriselaludihati.com – – Polsek Mojo melaksanakan kegiatan rapat percepatan dan pendataan vaksinasi di Kecamatan Mojo. Kegiatan, pada Hari Selasa 10 Mei 2022, pukul 10.00 WIB s/d Selesai.

Telah dilaksanakan rapat Evaluasi pendataan dan percepatan Vaksinasi desa sekecamatan Mojo. Hadir dalam kegiatan Camat Mojo Drs.Jiwo, Danramil Mojo Kapten Sutrisno, Kapolsek Mojo AKP Pantjoro Yudho.

Seluruh Kepala Desa se kecamatan Mojo, Kepala Puskesmas Mojo, Kepala Puskesmas Ngadi, Kepala KUA Mojo, Lintas Sektoral Kecamatan Mojo dan Seluruh Kepala Sekolah sekecamatan Mojo

Adapun rangkaian kegiatan rangkaian.Camat Mojo. “Asalamualaikum Wr.Wb Langsung saja ke pokok permasalahan Setelah libur Puasa dan lebaran sesuai intruksi dari Bupati Kediri H.Hanndito Pramono,SH agar mempercepat untuk pencapaian Vaksin Dosis 1 90% dan Pencapaian Dosis 2 80 % yang mana  untuk dosis 1 sudah 82,4% kurang 7.12 % sedangkan  untuk Dosis 2 sudah 65,5% kurang 14%,” katanya.

“Dosis 3 sudah mencampai 5.58% target di akhir bulan mei harus target 30%, sedangkan untuk ranking mojo ranking 16 sekabupaten Kediri untuk lansia kecamatan mojo masih minim tolong agar kepala desa memaksimalkan giat Vaksin. sedang untuk dosis anak u/mojo dosis 1 sudah 96% untuk Dosis 2 sudah 86% yang mana untuk anak sudah  mencapai target. Lansia untuk Mojo sudah mencapai 79% kurang 3 % untuk dosis 1 adapun rincian desa desa,” tambahnya.

Ds.Blimbing dosis 1 73 %, Ds.Jugo Dosis 1 84% Dosis 2 69%, Keniten dosis 1 75% untuk Dosis 2  56% dan Kraton untuk Dosis 1 mencapai 79%. Mlati Dosis 1 85% Dosis 2 69%, Ds mojo Dosis 1 86%, Dosis 2 64%, Ds.Mondo Dosis 1 79% untuk Dosis 2 62%, Ds.Petok Dosis 1 88% Dosis 2 77%, Ds.Ploso Dosis 1 86%, Dosis 2 67%, Ds. Sukoanyar Dosis 1 76% Dosis 2 59%, Ds.Surat Dosis 1 79% dosis2 56%, Tambibendo Belum Valid datanya.

Ds.Kedawung Dosis 1 79% Dosis 2 51%, Ds. Kranding Dosis 185% Dosis 2 78%,  Ds. Maesan Dosis 1 74% dosis 2 55%, Ds. Ngadi Dosis 1 75% dosis 2 65%, Ds.Ngetrep Dosis 1 73% Dosis 2  50%, Ds.Pamongan dosis 1 82% Dosis 2 68%. Ds.Petungroto dosis 1 69% Dosis 2 46%, Ds.Ponggok dosis 1 88% dan Dosis 2  71%, Ds.Tambibendo Dosis 1 78% Dosis 2 59%.

“Saya mohon untuk pak Danramil dan Pak Kapolsek untuk bantuanya agar di Push untuk Vaksinasi di Petungroto agar Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar bersosialisasi dengan Pak Kepala desa untuk percepetan Vaksinasi di Petungroto,” katanya.

Lalu, Kapolsek Mojo AKP Panjtoro Yudo, SH. “Asalamualaikum Wr.Wb yng saya hormati Bapak Camat ,bapak Danramil, Bapak Sekcam ,Kepala Puskesmas Mojo dan kepala Puskesmas Ngadi dan yang saya hormati seluruh Kepala desa Sekecamatan Mojo Terimakasih atas waktu dan kesempatan yang telah diberikan dan kebetulan masih dalam nuansa idulfitri saya secara pribadi dan dinas mewakili Polsek Mojo mengucapkan Minal Aidzin Walfaidzin mohon maaf lahir batin,” ujarnya.

“Selanjutnya dikesempatan kali ini yang perlu saya sampaikan adalah kerja sama antara kepala Desa dan instansi terkait mengingat diwilayah kita masih rendah diantara daerah yang lain kedepan koordinasi yang baik terutama masalah tempat dan waktu mengingat masyarakat didesa terbentur pekerjaan untuk itu mari nanti kita jadwalkan secara baik agar pelaksanaan Vaksinasi berjalan dengan Lancar dan mencapai target kalaupun harus pelaksanaanya malam hari kami tegaskan untuk Polsek Mojo seelalu siap demi tercapainya Suksesnya Vaksinasi di Kecamatan Mojo,” lanjutnya.

Danrami Mojo Kapten Sutrisno. “Terimakasih atas waktu yang telah diberikan kami hanya menambahkan yang mana nanti kami dari Koramil/Babinsa Mojo akan bekerja sama dengan Polsek mojo / Bhabinkabtimas untuk suksenya pelaksanaan Vaksinasi di wilayah Mojo,” jelasnya.

“Selama pelaksanaan rapat Evaluasi Pendataan dan percepatan Vaksinasi diwilayah Mojo berjalan dengan lancar dan

terkendali,” katanya Kapolsek Mojo AKP Pantjoro. (res/an).

Continue Reading

Inspirasi

Rangkaian Kegiatan Keagamaan dan Ekonomi Rakyat Digelar Selama Tiga Hari di Wilayah Grogol

Published

on

Kediriselaliudihati – Peringatan Hari Lahir (Harlah) Nahdlatul Ulama (NU) ke-103 di Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri, ditandai dengan peresmian Megengan Agung dan Pasar Santri yang digelar di Dusun Santren, Desa Cerme, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum kebersamaan warga sekaligus penguatan tradisi keagamaan menjelang bulan suci Ramadhan.

Megengan Agung dan Pasar Santri secara resmi dibuka sebagai bagian dari rangkaian peringatan Harlah NU yang berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Februari 2026. Acara tersebut diinisiasi oleh MWC NU Kecamatan Grogol dan melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk tokoh agama, santri, serta pelaku usaha kecil.

Sejak sore hari, warga tampak memadati lokasi kegiatan. Beragam lapak kuliner, produk UMKM, serta hasil kreasi santri berjajar di area Pasar Santri. Sementara itu, Megengan Agung diisi dengan doa bersama dan tradisi selamatan sebagai ungkapan syukur serta permohonan keselamatan menjelang Ramadhan.

Kapolsek Grogol AKP Andang Wastiyono, S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut mencerminkan kuatnya peran NU dalam menjaga harmoni sosial dan budaya di tengah masyarakat.

“Peringatan Harlah NU bukan hanya kegiatan keagamaan, tetapi juga wadah mempererat persatuan dan menggerakkan ekonomi warga. Kami mengapresiasi pelaksanaan kegiatan yang berlangsung tertib dan kondusif,” ujar Andang.

Ia menambahkan, kehadiran aparat di lokasi kegiatan bertujuan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat selama acara berlangsung, mengingat tingginya antusiasme warga.

Tokoh NU setempat menyampaikan bahwa Pasar Santri diharapkan dapat menjadi ruang pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda tentang nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemandirian ekonomi.

“NU hadir tidak hanya dalam dakwah, tetapi juga dalam kehidupan sosial dan ekonomi umat. Pasar Santri ini adalah bentuk nyata dari semangat tersebut,” kata salah satu pengurus MWC NU Grogol.

Hingga Jumat petang, seluruh rangkaian kegiatan pembukaan berjalan lancar, tertib, dan aman. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkelanjutan sebagai bagian dari tradisi keagamaan dan penguatan ekonomi lokal di wilayah Grogol. (res/aro)

Continue Reading

Peristiwa

Polsek Pesantren Kediri Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Akibat Gempa, Warga Diminta Tetap Waspada

Published

on

Kediriselaludihati.com – Sebuah rumah warga di Kelurahan Singonegaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dilaporkan roboh setelah terjadi gempa bumi, pada Jumat dini hari (6/2/2026). Menindaklanjuti kejadian tersebut, jajaran Polsek Pesantren melalui Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran segera melakukan sambang dan pengecekan langsung ke lokasi terdampak.

Kegiatan sambang dilakukan sekitar pukul 07.30 WIB oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Singonegaran, Bripka Mohamad Rifai, bersama Lurah Singonegaran dan Ketua RT 27 RW 06. Mereka mendatangi rumah milik Ahmad Jaelani yang berlokasi di RT 27 RW 06, Kelurahan Singonegaran. Rumah tersebut diketahui mengalami kerusakan parah hingga roboh akibat guncangan gempa yang terjadi pada malam sebelumnya.

Dalam peristiwa tersebut, rumah ditempati oleh Ahmad Muslimin, anak dari pemilik rumah. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, tidak ditemukan adanya korban jiwa. Namun, bangunan rumah mengalami kerusakan serius sehingga tidak layak huni untuk sementara waktu.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan bahwa kehadiran polisi di lokasi merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan rasa aman dan memastikan kondisi warga pascakejadian bencana.

“Kami langsung menerjunkan Bhabinkamtibmas untuk melakukan sambang, memastikan kondisi warga, serta berkoordinasi dengan perangkat kelurahan. Alhamdulillah, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa,” ujar Kompol Siswandi.

Ia menambahkan, pendataan awal telah dilakukan sebagai dasar untuk koordinasi lanjutan dengan pihak terkait, termasuk pemerintah daerah dan instansi kebencanaan, apabila diperlukan langkah penanganan lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada, khususnya terhadap potensi gempa susulan. Jika ada kondisi darurat atau membutuhkan bantuan, segera laporkan kepada Bhabinkamtibmas atau aparat setempat,” kata dia.

Sementara itu, Bripka Mohamad Rifai menyampaikan bahwa sambang binluh tidak hanya bertujuan memastikan keamanan, tetapi juga memberikan pendampingan moril kepada warga terdampak.

“Kehadiran kami di sini untuk memastikan warga merasa tidak sendirian. Kami juga menyampaikan pesan agar sementara waktu tidak menempati bangunan yang berisiko dan mengutamakan keselamatan,” ujarnya. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Program JUMARI Jadi Wujud Empati Polri dan Upaya Perkuat Kedekatan dengan Warga Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Kepolisian terus memperkuat pendekatan humanis kepada masyarakat melalui aksi nyata di lapangan. Bhabinkamtibmas Kelurahan Dermo, Polsek Mojoroto, Polres Kediri Kota, Aiptu Suhartono, melaksanakan kegiatan JUMARI (Jumat Berkah Berbagi) dengan menyalurkan bantuan beras kepada warga di Perumahan Griya Intan Permai, RT 08 RW 03, Kelurahan Dermo, Kecamatan Mojoroto, Kota Kediri, pada Jumat (6/1/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.30 WIB tersebut menyasar warga yang membutuhkan sebagai bentuk empati dan kepedulian sosial Polri terhadap masyarakat binaan. Bantuan beras diserahkan kepada Didik (48), seorang tukang pijat warga setempat, yang sehari-hari menggantungkan hidup dari jasa pijat tradisional.

Aiptu Suhartono menjelaskan, kegiatan JUMARI merupakan salah satu program pembinaan masyarakat yang bertujuan membangun hubungan emosional antara Polri dan warga. Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, Polri ingin hadir tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra dan sahabat masyarakat.

“Kegiatan Jumat Berkah ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati kepada warga. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat dan menjadi penyemangat dalam menjalani aktivitas sehari-hari,” ujar Aiptu Suhartono di sela kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas juga menyampaikan pesan kamtibmas kepada warga penerima bantuan. Ia mengajak masyarakat untuk tetap semangat dalam bekerja, saling membantu sesama, serta tidak ragu berkoordinasi dengan kepolisian apabila mengetahui atau mengalami gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

“Apabila ada informasi atau permasalahan kamtibmas, kami harapkan masyarakat segera menghubungi Bhabinkamtibmas. Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci terciptanya lingkungan yang aman dan kondusif,” katanya.

Kapolsek Mojoroto Kompol Rudi Purwanto, S.H., mengapresiasi kegiatan yang dilakukan jajarannya. Menurut dia, program JUMARI sejalan dengan semangat Polri Presisi yang menekankan kehadiran polisi di tengah masyarakat secara humanis dan solutif.

“Kami mendorong seluruh personel, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk terus hadir dan berbuat nyata bagi masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kepercayaan publik terhadap Polri,” kata Kompol Rudi Purwanto.

Ia menambahkan, pendekatan sosial yang berkelanjutan diharapkan mampu mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di wilayah hukum Polsek Mojoroto.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aksi Jumat Berkah tersebut juga mendapat apresiasi positif dari warga setempat yang merasa diperhatikan dan dilibatkan. Program ini menjadi cerminan komitmen Polsek Mojoroto dalam mewujudkan Polri yang hadir, berbuat, dan bermanfaat, sejalan dengan motto Polres Kediri Kota SEKARTAJI: Selaras, Karomah, Tangguh, Terpuji. (res/an).

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page