Peristiwa
Kapolsek Mojoroto Pastikan Aksi Damai AMKR PP di Markas Polres Kediri Kota Berlangsung Aman dan Lancar
Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto melaksanakan pengamanan Kegiatan Aksi Damai Oleh Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina (AMKR PP) di MaPolresta Kediri.
Kegiatan berlangsung pada hari Rabu tanggal 10 Januari 2024 pukul 09.00 WIB bertempat di Mapolresta Jl. KDP Slamet No. 2 Mojoroto Kelurahan Bandar Lor Kecamatan Mojoroto Kota Kediri.
“Telah dilaksanakan kegiatan aksi damai oleh Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina (AMKR PP), sebagai penanggung jawab H.Tjetjep M Yasien, SH.,MM (Korlap) yang di ikuti 25 orang,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H.
Adapun tuntutan dalam aksi unjuk rasa itu :
- Dijalankannya proses Hukum yang berkeadilan terhadap para pelaku penganiayaan beberapa orang peserta rapat Aksi Bela Palestina yang hendak melaksanakan ibadah shalat di Masjid Al-Muttagun Kel. Manisrenggo Kota Kediri
- Segera dilakukannya penangkapan terhadap para pelaku yang telah memenuhi ketentuan pasal-pasal tindak pidana penganiayaan
Titik kumpul : Seketariat AMKR PP Jl. Sumber 2 Ngronggo Kota Kediri
Prasarana yang digunakan :
- Kendaraan pengangkut Sound system 1 unit Nopol
- Megapon
- Benner
- Bendera
Hadir dalam kegiatan :
- H.Tjetjep M Yasien, SH.,MM (Korlap)
- Bpk Andi (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina)
- Ustad Hidayat (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina)
- KH. Muhammad Arman (Bendahara Pui Kediri Raya)
- Ibu Sosilowati (Bendahara AMKR PP)
- Para peserta aksi
Dengan rangkaian kegiatan :
- Pukul 09.00 WIB, Para peserta aksi damai berkumpul di Seketariat AMKR PP Jl. Sumber 2 Ngronggo Kota Kediri
- Pukul 09.10 WIB, Para peserta aksi damai AMKR PP berangkat menuju MaPolresta Jl. KDP Slamet no. 2 Mojoroto Kel Bandar Lor Kec Mojoroto Kota Kediri
- Pukul 09.25 WIB, Para peserta aksi damai AMKR PP tiba di MaPolresta Jl. KDP Slamet no. 2 Mojoroto Kel Bandar Lor Kec Mojoroto Kota Kediri selanjutnya membentangkan poster dan spanduk
a. Hukum harus tegak !! penganiayaan aktivis Bella Palestina wajib bersejarah
b. Pelaku penganiayaan aktivis Bela Palestina harus dihukum berat
c. Bukti dan saksi sudah cukup tunggu apa lagi Pak Polisi
d. Polisi harus tegas dan profesional dalam penegakan hukum
e. Tangkap dan penjarakan penganiya aktifis bela Palestina
f. Aliansi masyarakat Kediri raya peduli Palestina (AMKR-PP) Tuntut penegak hukum berkeadilan terhadap pelaku penganiayaan aktivis palestina
- Pukul 10.12 WIB, peserta aksi Melaksanakan orasi yang intinya sbb :
a. Kami menuntut keadilan atas teman kami yang mengalami penganiyaan di lokasi Masjid Al-Muttagun Manisrenggo
b. Kami sangat prihatin, menyayangkan dan mengutuk keras atas terjadinya peristiwa penganiayaan dan pengeroyokan terhadap 3 orang aktivis Kediri
c. Kami menuntut dan mendesak aparat Kepolisian Kota Kediri untuk secepatnya melakukan penangkapan dan penahanan terhadap para pelaku tindak pidana penganiayaan dan pengeroyokan tersebut mengingat nama-nama pelaku sudah jelas, dan saksi-saksi maupun alat bukti sudah dinilai cukup.
d. Aparat Kepolisian Kota Kediri bertindak secara serius, sungguh-sungguh dan profesional dalam menangani kasus tersebut
- Pukul 10.25 WIB, Perwakilan dari AMKR PP diterima dan dipersilakan Masuk oleh Pihak Polresta untuk melaksanakan mediasi di Ruang Wira Pratama yang intinya sbb :
Penyampaian dari Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, S.H., S.I.K., M.I.K. (Wakapolres Kota Kediri) yang intinya sbb :
“Assallamualaikum wr.wb selamat pagi salam sejahtera bagi kita semuanya terimakasih atas kerjasamanya untuk audensi terkait pengaduan yang sudah kami terima. Yang pertama mungkin kami ingin mendengar terlebih dahulu apa yang akan disampaikan sehingga kami bisa mengetahui apa yang menjadi keinginan dari bapak baoak semuanya dan nanti akan kita jawab sebagaimana yang sudah kita lakukan prosesnya yang saat ini sudah ditangani oleh Polres Kediri Kota,” ujar Wakapolres Kediri Kota.
Penyampaian dari H.Tjetjep M Yasien, SH.,MM (Korlap) yang intinya :
a. Kami ini tidak mencari musuh,pelaku ada korban ada cctv ada kenapa tidak segera di tangani.
b. Kami datang kesana tidak ada sangkut pautnya dengan Masjid Al. Muttagun kami di serang di aniaya
c. Saksi ahli itu IT ayo kita buka bersama kalau perlu di Polda semua sudah jelas cctv kenapa tidak ada tindak lanjut tentang laporan kami.
d. Dalam sejarah Indonesia hanya orang PKI yang terjadi pengeroyokan di Masjid Al. Muttaqun
e. Kami orang muslim yang mau sholat di masjid tetapi di keroyok seperti sejarah PKI kami hanya tamu yang akan melaksanakan sholat Mahgrib
Penyampaian dari AKP Nova Indra Pratama S.Tk.SIK.M.Si (Kasat Reskrim Polresta Kediri) yang intinya :
- Bahwa dalam proses penanganan perkara siapapun yang melaporkan akan kami periksa dan selalu kami laksanakan evaluasi jadi adapun sampai dengan saat ini progres penanganan perkara yang pertama adalah pemeriksaan pendalaman prasasti saksi walaupun ada kendala yang kami alami yaitu beberapa kali kami panggil saksi-saksi ada yang menunggu dari pilihan mereka pertama menunggu dari konfirmasi
- Kami tidak mau serta-merta mendengar hanya keterangan para saksi yang mungkin akan membela substansinya masing-masing jadi kami harus substansi kepada ahli itu dalam hal ini nantinya kami akan koordinasi dengan ahli baik dari CCTV maupun dari hukum juga untuk menentukan bagaimana tidak lanjut apa yang harus kami lakukan untuk kedepannya
- Sampai dengan saat ini terus kami koordinasi insyaallah 12 hari ini sudah secara resmi sudah dikeluarkan oleh rumah sakit jadi seperti itu jadi tanpa adanya hasil dari fisum tersebut kami juga tidak bisa menentukan apakah itu ada pemukulan atau tidak itu yang menjadikan masuknya pasal 351 ataupun 170 pengeroyokan.
Penyampaian dari Bpk Andi (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina) yang intinya :
- Sya sebagai korban mendapat beberapa kali pukulan sampai HP sya pecah dan aktivis palestina yang akan melaksanakan sholat Mahgrib di Masjid Al. Muttaqun
- Saya berharap proses hukum seger di tindak lanjuti.
Penyampaian dari KH. Muhammad Arman (Bendahara Pui Kediri Raya) yang intinya :
- Saya sebagai tuan rumah dan kerabat ahli waris masjid Al. Muttaqun pada hari ini kami sowan ke Polres Kota Kediri meminta para penegak hukum untuk menindaklanjutinya.
- Sebelumya malam kejadian pada tanggal 13 Desember 2023 memang sudah ada kejadian pengeroyokan dari keluarga Wakif
- Keluarga Wakif memang sudah 1 Minggu sebelumnya sudah membuat keputusan Takmir baru yaitu H. Lukman Hakim dan surat sudah kita sebarkan pemberitahuan pengangkatan Takmir baru.
- Saya minta tolong kepada pihak yang berwajib supaya seger mungkin proses hukum di jalankan dan segera di tangkap pelaku pengeroyokan yang terjadi di Masjid Al. Muttaqun
Hadir dalam kegiatan :
a. Kompol Dodik Tri Hendro Siswoyo, S.H., S.I.K., M.I.K. (Wakapolres Kota Kediri)
b. Kompol muklason (Kapolsek Mojoroto).
c. AKP Nova Indra Pratama S.Tk.SIK.M.Si (Kasat Reskrim Polresta Kediri)
d. AKP Nur Hidayat (KBO Intel Polres Kediri Kota)
e. Iptu Priyo (KBO Samapta polres Kediri Kota)
f. Iptu Ali Sadikin (Kanit Intelkam Polsek Mojoroto)
g. H.Tjetjep M Yasien, SH.,MM (Korlap)
h. Bpk Andi (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina)
i. Ustad Hidayat (Aliansi Masyarakat Kediri Raya Peduli Palestina)
j. KH. Muhammad Arman (Bendahara Pui Kediri Raya)
- Pukul 11.30 WIB, Perwakilan dari AMKR PP selesai Melaksanakan mediasi
- Pukul 11.40 WIB, Para peserta aksi damai AMKR PP membubarkan diri
Langkah langkah satuan dalam kegiatan aksi damai :
- Melaksanakan himbauan terhadap koordinator lapangan dan peserta aksi damai agar kegiatan aksi dilaksanakan dengan tertib agar tidak mengganggu ketertipan umum dan pengguna jalan lainnya.
- Memantau perkembangan situasi pasca dilaksanakan aksi damai.
- Membuat laporan dan dokumentasi
- Melaporkan kegiatan tersebut ke komando atas
G. Pukul 11.45 WIB, kegiatan aksi damai oleh AMKR PP selesai berjalan dengan tertib, aman dan lancar.
Catatan
Bahwa kegiatan aksi damai oleh AMKR PP dilakasanakan dengan tujuan pihak berwajib segera memproses hukum terhadap para pelaku penganiayaan, beberapa orang peserta rapat Aksi Bela Palestina yang hendak melaksanakan ibadah shalat di Masjid Al-Muttagun Kel. Manisrenggo Kota Kediri. (res/an).
Peristiwa
Tiga Pilar Pesantren Perkuat Semangat Kebersamaan Jelang Muktamar NU Ke-35 di Jombang
Kediriselaludihati.com – Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, berbagai elemen masyarakat mulai menyampaikan dukungan dan doa agar agenda besar organisasi keagamaan tersebut berjalan lancar.
Di Kota Kediri, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren bersama tiga pilar memasang banner ucapan selamat dan sukses pelaksanaan Muktamar NU di halaman Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, pada Jumat (29/8/2026).
Pemasangan banner tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus dukungan moral terhadap pelaksanaan Muktamar NU yang berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 atau bertepatan dengan 14-18 Rabiul Awal 1448 Hijriah.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar melaksanakan kegiatan pemasangan banner sebagai bagian dari upaya menjaga suasana kondusif serta memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan dan penghormatan terhadap pelaksanaan Muktamar NU sebagai forum penting bagi perjalanan organisasi dan kemaslahatan umat,” ujar Aiptu Siswanto.
Menurutnya, keberadaan tempat ibadah seperti Masjid Besar Al Falah juga menjadi ruang yang strategis untuk menyampaikan pesan-pesan kebersamaan dan menjaga hubungan harmonis antarwarga.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. mengatakan, kegiatan yang melibatkan unsur tiga pilar merupakan bagian dari pendekatan kemasyarakatan dalam menjaga hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat.
“Sinergi antara aparat, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam menciptakan lingkungan yang rukun dan kondusif,” kata Kompol Siswandi.
Pemasangan banner tersebut disaksikan oleh jamaah Masjid Besar Al Falah. Kegiatan berlangsung dalam suasana tertib dan menjadi bagian dari dukungan masyarakat Kota Kediri terhadap pelaksanaan Muktamar NU 2026. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Pesantren Kota Kediri Kawal Kegiatan Sosial, 700 Porsi Makan Dibagikan untuk Jamaah
Kediriselaludihati.com – Semangat berbagi kepada masyarakat kembali mewarnai suasana Jumat di Masjid Besar Al Falah, Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri. Melalui kegiatan Jumat Berkah, Yayasan Berkah Sholawat/YAM membagikan sekitar 700 porsi makan siang gratis kepada jamaah dan masyarakat yang hadir, pada Jumat (29/8/2026).
Kegiatan sosial tersebut mendapat pemantauan dan pengamanan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto bersama unsur tiga pilar Kelurahan Pesantren serta piket fungsi Polsek Pesantren.
Pembagian makanan dilakukan sebagai bentuk kepedulian sosial dan upaya mempererat hubungan antara lembaga keagamaan dengan masyarakat. Kegiatan tersebut mengusung motto “Maksiat Minggat, Kambing Domba Sehati” sebagai bagian dari pesan kebersamaan dan kepedulian sosial.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Pesantren Aiptu Siswanto mengatakan, kehadiran aparat dalam kegiatan masyarakat bertujuan memberikan rasa nyaman sekaligus memastikan kegiatan sosial berjalan tertib.
“Kami bersama tiga pilar hadir untuk mendukung kegiatan positif masyarakat serta menjaga agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain jamaah Masjid Besar Al Falah, kegiatan tersebut juga menjadi ruang silaturahmi antara masyarakat, tokoh agama, dan berbagai unsur yang terlibat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat perlu terus didukung karena menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian dan kebersamaan di lingkungan warga.
“Kegiatan positif seperti ini menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan membangun kepedulian antarwarga,” kata Kompol Siswandi.
Kegiatan Jumat Berkah tersebut berlangsung di Masjid Besar Al Falah Kelurahan Pesantren, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, dengan diikuti jamaah masjid dan masyarakat sekitar. (res/an)
Peristiwa
Sinergi Tiga Pilar Desa Sidomulyo Kediri Perkuat Pencegahan Stunting Melalui Musyawarah Desa
Kediriselaludihati.com – Upaya percepatan penanganan stunting terus dilakukan melalui kolaborasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, pendamping masyarakat, dan unsur keamanan. Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Semen, Kabupaten Kediri, berbagai pihak menggelar Rembug Stunting Tahun Anggaran 2026 sebagai forum untuk membahas persoalan kesehatan masyarakat secara partisipatif.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (28/8/2026) di Balai Desa Sidomulyo tersebut dihadiri unsur tiga pilar desa, perangkat desa, kader kesehatan, serta sejumlah pihak terkait bidang kesehatan dan pemberdayaan masyarakat.
Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan bersama Babinsa dan pemerintah desa turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam upaya menurunkan angka stunting.
Dalam forum tersebut, peserta melakukan musyawarah untuk menggali berbagai persoalan yang menjadi faktor penyebab stunting di wilayah Desa Sidomulyo. Selain itu, sejumlah usulan masyarakat juga dihimpun sebagai bahan penyusunan langkah penanganan yang lebih tepat sasaran.
Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat mengatakan, penanganan stunting membutuhkan keterlibatan semua pihak, tidak hanya pemerintah desa tetapi juga keluarga dan masyarakat.
“Permasalahan stunting harus ditangani bersama dengan melihat akar persoalannya, mulai dari pola asuh, kesehatan ibu dan anak, hingga pemenuhan kebutuhan gizi,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Sidomulyo Bripka Adhityatama Kurniawan menyampaikan bahwa kehadiran Polri dalam kegiatan sosial masyarakat merupakan bagian dari upaya mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat komunikasi dengan warga.
“Kami hadir untuk mendukung kegiatan yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat, termasuk upaya pencegahan stunting melalui sinergi bersama pemerintah desa dan unsur terkait,” katanya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Sidomulyo Damam Hidayat, Bhabinkamtibmas Bripka Adhityatama Kurniawan, Babinsa Serka Endro Sutanto, Bidan Desa Sidomulyo Erni, Koordinator PLKB Kecamatan Semen Untari, perwakilan Puskesmas Semen Cintya, perwakilan BPD Desa Sidomulyo, pendamping kecamatan dan desa, perangkat desa, serta kader kesehatan.
Melalui forum rembug stunting ini, pemerintah desa bersama masyarakat diharapkan dapat menyusun langkah konkret dalam pencegahan dan penanganan stunting sehingga kualitas kesehatan generasi mendatang dapat terus ditingkatkan. (res/an)
-
Peristiwa6 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa7 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal7 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi7 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
