Connect with us

Peristiwa

Kapolsek Mojoroto Pastikan Perayaan Hari Raya Nyepi di depan Museum Airlangga Berjalan Lancar

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojoroto mengamankan Perayaan Hari Tawur Agung ( Nyepi ) di depan Museum Airlangga Selomangleng dan Pure Penataran Agung Kilisuci Kota Kediri.

Pada hari Minggu tanggal 10 Maret 2024 Pukul 14.00 Wib s/d selesai bertempat di depan Museum Selomangleng dan dilanjutkan di Pure Penataran Agung Kilisuci Kota Kediri telah dilaksanakan Giat Perayaan Hari Raya tawur agung ( Nyepi ) PJ : Ni Made Susilowati S. H

Adapun susunan giat sebagai berikut. Persiapan Ritual persembahyangan. Baca Sloka ( membaca kitab ).Metirta ( pembersihan dengan air suci ).Sambutan Ketua PHDI. Sambutan dari Kepala Depag kota Kediri. Sembahyang bersama. Penutup. Dilanjutkan dgn Kirab Patung Ogoh – Ogoh dan dilanjutkan dibakar di timur Pure Penataran Agung Kilisuci Kota Kediri.

Hadir dalam kegiatan itu. Walikota Kediri atau yg mewakili bapak teguh. Danbrig 16 wirayudha diwakili Kapten Khairul Huda. Kapolres Kediri kota diwakili Kapolsek Mojoroto Kompol MUKHLASON. S.H. Kepala kejaksaan kota Kediri atau yg mewakili. Anggota FKUB. Ketua PHDI kota Kediri ibu Ni Made Susilowati S.H

Ketua WHDI Kota Kediri ibu Anjarwati. Ketua Panitia Perayaan Keagamaan Mangku joko winarno Ketua Panitia. Tamu undangan -+ 25 0rang. Umat Hindu ± 100 orang. Bahwa giat tersebut diatas dilaksanakan dalam rangka Perayaan Hari Raya Tawur agung ( Nyepi )

Untuk kegiatan. Pukul 13.30 wib. Do’a bersama. Pukul 14.00. Wib. Sambutan dari Kepala Depag kota Kediri. Atau yg mewakili. Saya senang sekali dalam rangka hari raya Nyepi yg dilaksanakan di depan Goa Selomangleng dan Apabila di hati kita dihinggapi perdamaian tidak akan ada permusuhan perdebatan dan hal yang tidak baik di kehidupan kita. Dengan rasa damai dan sebag hati semuanya akan indah.

Di hari raya Tawur agung sejatinya yaitu sasih kesana buta yatna ( sesaji ) yaitu melebur dari hati yg jahat dan hati harus selalu menyatu dengan Sang Hyang Widi. Pukul 14.30 Wib.

Sambutan Ketua WHDI. “Pada siang hari ini saya sangat merasa bahagia terutama umat yang hadir dalam persembahyangan hari ini. “Saya mengucapkan terimaksih kepada panitia yang sudah dapat berjalan dengan tupoksinya. Semoga Dharma ini dapat menjiwai masuk kedalam jiwa kita. Kita harus tetap berusaha menjaga Dharma itu dapat menjiwai dalam diri kita dan kita harus bisa menaklukkan hawa nafsu kita,” ujarnya,” ujarnya.

Pukul 14.40. Wib. Sambutan dari PHDI. “Salam agung para hadirin sekalian yg saya hormati dan saya banggakan. Maka saya sebagai ketua Hindu darma yg mana kami bisa melaksanakan Prosesi sebelum Nyepi yg di agedakan setiap tahun. Dan pada hari ini kami berterimakasih kepada tuhan yg maha esa dan bisa mengharmoniskan sesama makhluk didunia ini dan Tema hari pengrupukan Tawur agung. Saya mengajak kepada umat Hindu, kita harus intropeksi diri apa yg kita perbuat dan kita bisa membersihkan diri dan doa kita bisa diampuni oleh syangyang Widi Warsa dan apabila kita menebarkan kebaikan maka kita nantinya akan akan diberikan kebaikan,” imbuhnya.

Pukul 14.50.Wib.sambutan dari Walikota Kediri. Atau yg mewakili. “Yang saya hormati tamu undangan yg hadir dalam acara ini dan dalam rangka perayaan Nyepi yaitu suatu acara utk menempatkan diri dan mampu menjalankan hidup sesama makhluk yg ada di dunia. Bahwa perayaan Nyepi tersebut utk meningkat kerukuran umat manusia di muka bumi. dan Kami yakin dengan acara ini utk mempersatukan umat dan berdampingan hidup yg ada didunia ini. Semaga tuhan selalu memberikan kesehatan dan mempermudahkan kita semua amin,” katanya.

Pukul 15.10. Wib. Kirap Patung Ogoh – Ogoh. Dan sesampainya di pure langsung dibakar. Selesai. “Selama kegiatan situasi berlangsung aman dan kondusif,” kata Kapolsek Mojoroto Kompol Mukhlason, S.H. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Kapolri: Ulama Ibarat Lentera dan Kompas, Polri Hadir Melindungi Masyarakat

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota mengikuti Ngaji Kebangsaan bersama Kapolri dan KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha secara daring dari Aula Rupatama Polres Kediri Kota, pada Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang digelar Mabes Polri mulai pukul 09.30 WIB tersebut merupakan bagian dari pembinaan rohani bagi personel Polri. Ngaji Kebangsaan membahas antara lain hubungan ulama dan umara, keberagaman, keamanan, serta tanggung jawab bersama dalam menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Di Polres Kediri Kota, kegiatan diikuti Kapolres Kediri Kota AKBP Kresno Wisnu Putranto, S.H., S.I.K., M.Si., Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gede Caka Pratyaksa Ratsuko, S.I.K., M.I.K., pejabat utama serta personel Polres Kediri Kota dan jajaran.

Dalam sambutannya, Kapolri menyinggung perjalanan sejarah hubungan ulama dan umara dalam perjuangan bangsa hingga meraih kemerdekaan.

Menurut Kapolri, ulama memiliki posisi penting dalam memberikan tuntunan kepada masyarakat dan bangsa.

“Ulama ibarat lentera, selalu memberi penerangan kepada kita. Ibarat kompas, ulama selalu memberikan arah kepada kita,” kata Kapolri dalam Ngaji Kebangsaan tersebut.

Di sisi lain, Polri memiliki tanggung jawab untuk hadir di tengah masyarakat dengan menjalankan tugas perlindungan, pengayoman dan pelayanan.

“Polisi hadir memenuhi panggilan untuk melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ujarnya.

Kapolri mengatakan, terciptanya rasa aman memiliki kaitan dengan keberlangsungan pembangunan dan kehidupan masyarakat. Menjaga keamanan karena itu tidak dapat dilepaskan dari upaya mewujudkan kesejahteraan.

“Tugas kita bersama-sama menjaga dan masyarakat merasa aman. Masyarakat merasa aman, pembangunan pasti bisa jalan dan masyarakat bisa sejahtera,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolri juga menyinggung berbagai tantangan yang dihadapi bangsa, termasuk konflik global yang berdampak terhadap kondisi perekonomian dunia maupun dalam negeri.

Menurut dia, pemerintah terus berupaya menghadapi berbagai persoalan tersebut melalui program pembangunan. Pada saat bersamaan, keberagaman yang dimiliki Indonesia harus tetap dirawat agar menjadi kekuatan bangsa.

“Banyak perbedaan, dan harus kita jaga untuk menjadi satu kekuatan dengan semboyan Bhinneka Tunggal Ika. Ini bagian dari tugas kita merawat keberagaman. Perbedaan selalu ada dan harus kita jaga,” ujarnya.

Kapolri juga menekankan pentingnya nilai-nilai keagamaan dalam mendukung personel Polri menjalankan tugas di tengah berbagai tantangan.

Karena itu, Ngaji Kebangsaan bersama Gus Baha diharapkan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang pembinaan rohani dan penguatan nilai kebangsaan bagi anggota Polri.

“Polri di tengah situasi seperti ini perlu siraman dan doa oleh ulama. Tentunya Allah menjadi sandaran kita. Mari kita doakan bersama-sama bangsa kita, negara kita menuju apa yang diharapkan oleh masyarakat dan mewujudkan tujuan nasional,” kata Kapolri.

Kapolri berharap doa dan tausiah Gus Baha dapat memberikan energi positif bagi jajaran kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Doa dari Gus Baha dapat menjadi positif dan membuat semangat Polri untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, dan terus menjaga serta merawat NKRI,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya hubungan ulama dan umara dalam menjaga kehidupan berbangsa.

“Umara dan ulama adalah tokoh penjaga NKRI, saling bergandeng tangan,” katanya.

Setelah sambutan Kapolri, kegiatan dilanjutkan dengan Ngaji Kebangsaan bersama Gus Baha, sesi tanya jawab dan doa.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali penampilan hadrah, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembukaan serta pembacaan ayat suci Al-Quran.

Jajaran Polres Kediri Kota mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara daring dari Aula Rupatama.

Berdasarkan laporan kegiatan, Ngaji Kebangsaan di Polres Kediri Kota berlangsung aman, lancar dan kondusif hingga selesai. (res/an)

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas dan Tiga Pilar Hadir di Tengah Jemaah Bawang Bersholawat Kota Kediri

Published

on

Kediriselaludihati.com – Bhabinkamtibmas Kelurahan Bawang, Polsek Pesantren, Polres Kediri Kota bersama Tiga Pilar melakukan pengamanan dan pemantauan kegiatan Bawang Bersholawat di Lapangan Kelurahan Bawang, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, pada Jumat (25/9/2026) malam.

Pengajian yang dimulai sekitar pukul 19.30 WIB tersebut digelar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

Kegiatan menghadirkan Gus Tanwirul Mubarok sebagai penceramah dan diikuti masyarakat yang hadir dalam kegiatan keagamaan tersebut.

Bhabinkamtibmas Kelurahan Bawang, Aiptu M.K. Musyadad, bersama unsur Tiga Pilar berada di lokasi untuk melakukan pemantauan selama rangkaian kegiatan berlangsung.

Kapolsek Pesantren Kompol Siswandi, S.H., mengatakan, kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Tiga Pilar dilakukan untuk mendukung keamanan kegiatan masyarakat di wilayah Kelurahan Bawang.

“Bhabinkamtibmas Kelurahan Bawang bersama Tiga Pilar melaksanakan kegiatan pengajian Bawang Bersholawat dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW dan Kemerdekaan RI ke-81,” kata Siswandi dalam laporan kegiatan.

Pengamanan dilakukan selama berlangsungnya kegiatan untuk memastikan masyarakat dapat mengikuti pengajian dengan tertib dan nyaman.

Kehadiran Bhabinkamtibmas dalam kegiatan keagamaan tersebut sekaligus menjadi bagian dari tugas kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat kelurahan.

Pemantauan dilakukan sejak kegiatan dimulai hingga rangkaian Bawang Bersholawat berakhir.

Menurut Siswandi, selama kegiatan berlangsung tidak ditemukan adanya gangguan yang menghambat jalannya pengajian.

“Selama kegiatan berjalan tertib, lancar dan aman,” ujarnya.

Polsek Pesantren selama ini menempatkan Bhabinkamtibmas sebagai salah satu unsur kepolisian yang berinteraksi langsung dengan masyarakat di wilayah binaannya.

Selain melakukan pemantauan kamtibmas, kehadiran Bhabinkamtibmas bersama Tiga Pilar dalam berbagai kegiatan masyarakat juga ditujukan untuk menjaga koordinasi di tingkat kelurahan apabila muncul persoalan yang membutuhkan penanganan.

Dalam kegiatan Bawang Bersholawat, pengamanan difokuskan pada kelancaran rangkaian pengajian dan terjaganya situasi di sekitar lokasi kegiatan.

Hingga seluruh rangkaian Bawang Bersholawat selesai, situasi di Lapangan Kelurahan Bawang dilaporkan tetap aman dan kondusif.

Polsek Pesantren memastikan kegiatan masyarakat tersebut dapat berlangsung tertib tanpa adanya gangguan keamanan. (res/an).

Continue Reading

Peristiwa

Bhabinkamtibmas Ploso Kediri Kawal Final Futsal dan Voli di Teras Gubuk

Published

on

Kediriselaludihati.com – Polsek Mojo, Polres Kediri Kota, melakukan pengamanan puncak TG Fun Fest yang digelar di Lapangan Gubuk Dirosah Teras Gubuk, Desa Ploso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, pada Jumat (25/9/2026) malam.

Puncak kegiatan yang dimulai pukul 20.00 WIB tersebut diisi pertandingan final futsal dan voli antar-RT. Bhabinkamtibmas Desa Ploso, Bripka R. Rahardian S.W., diterjunkan untuk melakukan pengamanan selama kegiatan berlangsung.

Kapolsek Mojo Iptu Mahmud Satriawan, S.H., dalam laporan kegiatan menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan pada puncak TG Fun Fest untuk memastikan rangkaian pertandingan berjalan tertib.

“Bhabinkamtibmas Desa Ploso melaksanakan pengamanan puncak kegiatan TG Fun Fest, yaitu final futsal dan voli antar-RT,” terangnya.

Pengamanan dilakukan sejak kegiatan dimulai hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai. Personel kepolisian melakukan pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kehadiran Bhabinkamtibmas juga menjadi bagian dari pelayanan kepolisian dalam kegiatan masyarakat yang berlangsung di wilayah Desa Ploso.

Pertandingan final futsal dan voli antar-RT menjadi puncak kegiatan olahraga yang digelar di kawasan Teras Gubuk. Kegiatan tersebut mempertemukan peserta yang sebelumnya mengikuti rangkaian pertandingan antar-RT.

Polsek Mojo melakukan pemantauan selama pertandingan untuk memastikan aktivitas masyarakat di lokasi tetap berlangsung tertib.

Berdasarkan laporan petugas di lapangan, tidak terdapat gangguan keamanan selama pertandingan berlangsung.

“Selama giat berjalan tertib dan lancar,” imbuhnya.

Pengamanan di Teras Gubuk tidak berhenti pada pertandingan olahraga. Kawasan tersebut juga menjadi lokasi sejumlah rangkaian kegiatan Harlah Teras Gubuk yang membutuhkan pengamanan kepolisian.

Sebelumnya, Bhabinkamtibmas Desa Ploso juga melakukan pengecekan terakhir terhadap lokasi kegiatan Harlah Teras Gubuk ke-2 pada Jumat (25/9/2026) pukul 11.00 WIB.

Pengecekan dilakukan menjelang rangkaian kegiatan yang menghadirkan Dewa 19 dan Letto sebagai bintang tamu.

Selain Polsek Mojo, Satlantas Polres Kediri Kota juga melakukan pengamanan terhadap rangkaian kegiatan Teras Gubuk.

Pada Sabtu (26/9/2026), personel Satlantas diterjunkan untuk mengamankan jalur rombongan Vespa yang menjadi bagian dari rangkaian Harlah Teras Gubuk.

Pengamanan dilakukan pada sejumlah titik persimpangan, antara lain Simpang Empat Semampir, simpang Kantor Pos, Simpang Empat Nabatiasa, Simpang Empat Lonceng, Simpang Empat Sumur Bor, Simpang Empat Alun-alun, Simpang Tiga Jetis hingga Simpang Tiga Ploso Mart.

Pengamanan jalur tersebut melibatkan anggota staf dan Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan Kanit Turjawali sebagai perwira pengendali.

Rangkaian pengamanan tersebut dilakukan untuk menjaga kegiatan masyarakat di kawasan Teras Gubuk tetap berlangsung tertib sekaligus mengantisipasi gangguan keamanan dan lalu lintas.

Hingga pertandingan final futsal dan voli antar-RT selesai, Polsek Mojo melaporkan situasi di lokasi dalam keadaan tertib dan lancar. (res/an)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page