Peristiwa
Kasat Lantas Polres Kediri Kota : Helm SNI, Sabuk Pengaman, dan Larangan Anak Berkendara Jadi Prioritas Edukasi
Kediriselaludihati.com – Polres Kediri Kota memasifkan edukasi keselamatan berkendara di jalan raya melalui penyebaran materi visual dan himbauan langsung kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2025 yang berlangsung mulai 17 hingga 30 November 2025. Edukasi tersebut dipertegas dengan penekanan pada perilaku berkendara yang berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
Enam materi visual keselamatan disosialisasikan secara intens, masing-masing menyoroti:
1. Pentingnya penggunaan helm SNI untuk melindungi kepala dari risiko fatalitas kecelakaan.
2. Larangan anak berkendara sebelum cukup umur, karena membiarkan anak mengendarai kendaraan justru membahayakan keselamatannya.
3. Penguatan budaya helm bukan sekadar gaya, tetapi kebutuhan keselamatan.
4. Kewajiban sabuk pengaman pada kendaraan roda empat demi perlindungan diri dan keluarga.
5. Larangan berboncengan lebih dari satu orang untuk mencegah hilangnya keseimbangan dan risiko jatuh.
6. Himbauan agar pengendara istirahat jika kelelahan guna menghindari microsleep dan kecelakaan tunggal.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota, AKP Afandy Dwi Takdir, S.T.K., S.I.K., menyampaikan bahwa penyampaian pesan keselamatan melalui media visual terbukti lebih mudah dipahami masyarakat.
“Gambar dapat menyampaikan pesan bahaya lebih kuat daripada sekadar kata-kata. Ketika masyarakat melihat ilustrasi dampak kecelakaan tanpa helm atau anak berkendara tanpa usia cukup, mereka bisa membayangkan risikonya. Tujuan kami bukan menakut-nakuti, tapi menyadarkan,” tegas AKP Afandy.
Ia menekankan bahwa Operasi Zebra Semeru 2025 bukan semata penindakan, tetapi mendorong perubahan perilaku berkendara.
“Kalau masyarakat sudah paham dan terbiasa tertib, kecelakaan bisa dicegah. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” lanjutnya.
Selama operasi berlangsung, jajaran Polres Kediri Kota menggencarkan edukasi keselamatan melalui:
• Media sosial institusi dan baliho grafik keselamatan,
• Pembagian brosur dan stiker di titik keramaian,
• Penyuluhan di sekolah melalui Police Goes To School,
• Himbauan langsung saat patroli dialogis.
Kasat Lantas juga mengajak orang tua ikut berperan aktif.
“Jangan biarkan anak mengendarai kendaraan sebelum cukup umur hanya demi kepraktisan. Kasih sayang yang benar adalah menjaga agar mereka selamat,” tegasnya.
Polres Kediri Kota menegaskan bahwa edukasi dan penindakan akan berjalan berdampingan hingga akhir kegiatan operasi, dengan harapan angka kecelakaan lalu lintas dapat menurun signifikan melalui perubahan perilaku sejak dini. (res/an)
Lalu Lintas
Pengamanan dan Pemantauan Arus Lalu Lintas Dilakukan di Sejumlah Ruas Jalan Kota
Kediriselaludihati- Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota melaksanakan sejumlah kegiatan pengamanan dan pemantauan arus lalu lintas di wilayah Kota Kediri pada Senin (16/3/2026). Kegiatan tersebut meliputi pendampingan pengamanan di Terminal Tamanan serta patroli Mahameru Quick Response (MQR) di sejumlah ruas jalan utama kota.
Pendampingan pengamanan di Terminal Tamanan dilakukan mulai pukul 08.00 WIB oleh personel Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota bersama Babinsa Kelurahan Tamanan dan petugas Dinas Perhubungan yang bertugas di terminal.
Kegiatan ini dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota dengan tujuan memastikan situasi keamanan serta kelancaran aktivitas transportasi di area terminal.
Personel di lapangan melakukan pemantauan situasi sekaligus pengamanan bersama untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan maupun kepadatan lalu lintas di kawasan terminal yang menjadi salah satu titik mobilitas masyarakat.
Kasat Lantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di area transportasi publik.
“Terminal merupakan salah satu titik penting mobilitas masyarakat. Karena itu kami bersama instansi terkait melakukan pemantauan dan pengamanan untuk memastikan aktivitas berjalan aman dan tertib,” ujarnya.
Selain kegiatan di Terminal Tamanan, Satlantas Polres Kediri Kota juga melaksanakan patroli Mahameru Quick Response (MQR) menggunakan kendaraan roda empat yang dilengkapi kamera dashcam.
Patroli yang dimulai sekitar pukul 07.00 WIB tersebut menyasar sejumlah ruas jalan utama di Kota Kediri, di antaranya Jalan Mayor Bismo, Jalan Iskandar Muda, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Kawi, Jalan Veteran, Jalan Sudanco Supriyadi, Jalan KDP Slamet, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan Diponegoro, Jalan Hasanudin, Jalan Pemuda, Jalan Hayam Wuruk, hingga Jalan Brawijaya.
Patroli dipimpin oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota Patwal Satlantas dengan menggunakan kendaraan operasional yang dilengkapi dashcam untuk memantau situasi di lapangan.
Melalui patroli tersebut, petugas melakukan pemantauan arus lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di sepanjang jalur yang dilalui.
Kegiatan patroli MQR juga bertujuan untuk memastikan kondisi lalu lintas di wilayah Kota Kediri tetap aman, tertib, dan lancar.
Selama kegiatan berlangsung, situasi lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang dipantau terpantau lancar dan kondusif tanpa adanya gangguan yang berarti.
Polres Kediri Kota menegaskan akan terus melakukan patroli dan pemantauan di sejumlah titik strategis guna menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kediri. (re/aro)
Lalu Lintas
Petugas Gabungan Lakukan Patroli, Pengaturan Lalu Lintas, dan Pengamanan Objek Vital
Kediriselaludihati- Sejumlah pos pengamanan dan pos terpadu di wilayah hukum Polres Kediri Kota melaksanakan pemantauan situasi keamanan dan pengaturan arus lalu lintas dalam rangka Operasi Ketupat Semeru 2026, Senin (16/3/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan secara serentak oleh personel gabungan yang bertugas di Pos Pengamanan (Pospam) Terminal Baru Tamanan, Pos Terpadu Jalan Dhoho, serta Pos Pengamanan Mrican.
Di Pos Pengamanan III Terminal Baru Tamanan, kegiatan pengamanan dilaksanakan oleh Regu I yang dipimpin Kapospam AKP Wasis Suprianto bersama Padal IPTU Sulistiawan dan personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, tenaga kesehatan, Dinas Perhubungan, serta Linmas.
Sebanyak 12 personel diterjunkan dalam kegiatan tersebut untuk melakukan apel kesiapan, pemantauan situasi di sekitar area terminal, serta pengaturan arus lalu lintas di wilayah jangkauan pos pengamanan.
Selain itu, petugas juga menerima supervisi dari piket fungsi Polres Kediri Kota yang dipimpin personel Samapta, serta pengecekan kesehatan anggota oleh tim Dokkes Polres Kediri Kota guna memastikan kondisi petugas tetap prima selama menjalankan tugas.
Sementara itu, di Pos Terpadu Jalan Dhoho, pengamanan dilakukan oleh Regu I yang dipimpin Kapospam IPTU Purwanto Prasetijo bersama Padal IPDA W. Purnanto.
Sebanyak 17 personel gabungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut yang terdiri dari anggota Polri, TNI, Satpol PP, tenaga kesehatan, serta Dinas Perhubungan.
Personel pos terpadu melaksanakan apel kesiapan, pemantauan arus lalu lintas di kawasan pusat kota, serta patroli di sejumlah lokasi yang menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti kawasan pertokoan, stasiun kereta api, dan hotel.
Kegiatan patroli tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas di kawasan pusat Kota Kediri selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru.
Di lokasi lain, Regu I Pos Pengamanan IV Mrican yang dipimpin Kapospam AKP Willu Swandoko bersama Padal AKP Henry Setiawan juga melakukan pemantauan situasi keamanan dan pengaturan lalu lintas di wilayah sekitar pos pengamanan. (res/aro)
Sebanyak 14 personel gabungan dari Polri, TNI, Satpol PP, tenaga kesehatan, dan Dinas Perhubungan dilibatkan dalam kegiatan tersebut.
Petugas melaksanakan apel kesiapan personel, pemantauan situasi keamanan di sekitar wilayah jangkauan pos, serta pengaturan arus lalu lintas guna memastikan kondisi tetap aman dan tertib.
Operasi Ketupat Semeru 2026 sendiri berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, sebagai upaya pengamanan selama bulan Ramadhan dan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Dalam operasi tersebut, kepolisian bersama unsur terkait melakukan pengamanan melalui penjagaan di pos pengamanan, patroli rutin, pemantauan arus lalu lintas, serta pengawasan di sejumlah titik yang memiliki potensi kerawanan.
Selama kegiatan pengamanan yang dilakukan di sejumlah pos tersebut, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kota Kediri terpantau aman, tertib, dan kondusif. (Res/aro)
Peristiwa
Personil Pospam Pasar Gringging Kediri Antisipasi Gangguan Kamtibmas dan Kejahatan Jalanan Selama Operasi Ketupat Semeru 2026
Kediriselaludihati.com – Personel Pos Pengamanan (Pospam) V Pasar Gringging, Polres Kediri Kota melaksanakan pemantauan arus lalu lintas dan patroli malam di kawasan Pasar Gringging dan sekitarnya, pada Minggu (15/3/2026) malam.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Regu III Pospam V Gringging yang mulai bertugas sekitar pukul 20.00 WIB sebagai bagian dari pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026.
Pengamanan dipimpin Kapospam Iptu Ali Susilo bersama Padal Ipda Suyono dan sejumlah personel gabungan dari berbagai instansi.
Sebanyak 14 personel terlibat dalam kegiatan tersebut, terdiri dari enam anggota Polri, satu personel TNI, dua anggota Satpol PP, tiga petugas kesehatan, serta dua personel dari Dinas Perhubungan.
Selama kegiatan berlangsung, personel melaksanakan pemantauan arus lalu lintas di depan Pos Pengamanan Pasar Gringging yang merupakan salah satu jalur yang cukup ramai dilalui kendaraan.
Selain itu, petugas juga melakukan patroli di sekitar kawasan Pasar Gringging untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.
Patroli tersebut difokuskan untuk mencegah terjadinya tindak kejahatan jalanan yang dikenal dengan istilah “3C”, yaitu pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, dan pencurian kendaraan bermotor.
Kapospam V Pasar Gringging Iptu Ali Susilo mengatakan kegiatan patroli dan pemantauan dilakukan secara rutin guna memastikan situasi keamanan di kawasan pasar dan sekitarnya tetap kondusif.
Selain menjaga keamanan, personel juga melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat di sekitar kawasan pasar yang berpotensi menimbulkan kepadatan lalu lintas.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.
Operasi tersebut bertujuan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama bulan Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Dalam operasi tersebut, pengamanan dilakukan melalui patroli rutin, penjagaan di pos pengamanan, serta pengawasan di sejumlah titik yang memiliki potensi kerawanan.
Selama kegiatan pemantauan dan patroli di kawasan Pasar Gringging berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan terkendali.
Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan di sekitar kawasan tersebut. (res/an)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Uncategorized5 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
