Peristiwa
Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Dampingi Kapolresta Resmikan Renovasi TK Kemala Bhayangkari 41
Kediriselaludihati.com – Pelaksanaan Peresmian Renovasi TK Kemala Bhayangkari 41 Kota Kediri, pada hari Kamis, 17 Desember 2020 pukul 08.00 WIB – selesai. Kegiatan hertempat di TK Kemala Bhayangkari 41 Jl. KDP Slamet No. 39 Kota Kediri.
Dilaksanakan kegiatan peresmian renovasi TK Kemala Bhayangkari 41 Kota Kediri oleh Kapolresta Kediri AKBP Miko Indrayana dan didampingi oleh Ketua Bhayangkari Cabang Kediri Kota Ny Anita Miko Indrayana.
Kegiatan peresmian tersebut ditandai dengan pemotongan pita serta penandatanganan prasasti oleh Kapolres Kediri Kota dan dilanjutkan dengan pengecekan gedung.
Diharapkan dengan diresmikan renovasi TK Kemala Bhayangkari 41 tersebut mampu meningkatkan semangat kegiatan belajar para murid sehingga bisa melahirkan anak didik yang memiliki kualitas dan dapat menjadi anak-anak yang pintar.
“Selama kegiatan berjalan dengan lancar dan aman serta menerapkan protokol kesehatan,” ujar Kompol Kamsudi, Kasubbag Humas Polresta Kediri. (res/an).
Peristiwa
Tim Urai Lalu Lintas Disiagakan di Simpang Ringinsirah dan Lonceng Kota Kediri Demi Menjaga Kamseltibcarlantas pada Malam Hari
Kediriselaludihati.com – Satlantas Polres Kediri Kota terus meningkatkan kehadiran personel di lapangan melalui kegiatan Patroli Blue Light dan Tim Urai Lalu Lintas sebagai langkah preventif mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) serta menjaga kelancaran arus lalu lintas pada malam hari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (6/7/2026) mulai pukul 19.00 WIB dengan menyasar dua titik yang menjadi perhatian, yakni Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Patroli dipimpin langsung oleh Kanit Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota bersama anggota Patwal Satlantas menggunakan kendaraan patroli roda empat berlampu rotator biru (Blue Light Patrol). Selain melakukan pemantauan arus lalu lintas, petugas juga melaksanakan pengawasan terhadap potensi gangguan kamtibmas, mengurai kepadatan kendaraan, serta memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari.
Kehadiran personel di lokasi strategis tersebut menjadi bagian dari upaya Satlantas dalam menciptakan situasi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas), sekaligus mencegah terjadinya pelanggaran lalu lintas maupun aksi kriminalitas yang berpotensi muncul pada malam hari.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., mengatakan bahwa patroli Blue Light merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang bertujuan memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui kehadiran polisi di lapangan.
“Patroli Blue Light kami laksanakan secara rutin sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas sekaligus memastikan arus lalu lintas tetap aman dan lancar. Kehadiran personel di titik-titik strategis diharapkan mampu mencegah potensi pelanggaran, kecelakaan lalu lintas, maupun tindak kriminalitas sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman,” ujar AKP Tutud Yudho Prastyawan.
Ia menambahkan, Satlantas Polres Kediri Kota akan terus mengoptimalkan kegiatan patroli, khususnya pada jam-jam rawan, sebagai bagian dari komitmen Polri Presisi dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Kami juga mengimbau masyarakat agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menjaga ketertiban di jalan, serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan. Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah Simpang Empat Ringinsirah dan Simpang Empat Lonceng terpantau aman, tertib, serta arus lalu lintas berjalan lancar. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata komitmen Satlantas Polres Kediri Kota dalam menjaga stabilitas kamtibmas dan mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, nyaman, dan kondusif bagi seluruh pengguna jalan. (res/an)
Peristiwa
Satlantas Polres Kediri Kota Ajak Petugas Keamanan dan Warga Jadikan Keselamatan Sebagai Kebutuhan dalam Berkendara
Kediriselaludihati.com – Upaya membangun budaya tertib berlalu lintas terus dilakukan Satlantas Polres Kediri Kota melalui pendekatan edukatif kepada masyarakat. Kali ini, Tim Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri Kota memberikan sosialisasi dan himbauan keselamatan berlalu lintas kepada petugas keamanan serta penghuni Apartemen Rakyat Rusunawa di Kelurahan Dandangan, Kota Kediri, pada Selasa (7/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Kegiatan dipimpin oleh Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Mujani, S.H., bersama anggota Unit Kamsel. Sosialisasi diikuti petugas keamanan Rusunawa dan warga penghuni yang mendapatkan edukasi mengenai pentingnya disiplin berlalu lintas sebagai bagian dari upaya menekan angka pelanggaran maupun kecelakaan di jalan raya.
Dalam penyuluhan tersebut, personel Satlantas mengajak masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, melengkapi dokumen kendaraan, serta membiasakan etika berlalu lintas dalam kehidupan sehari-hari. Peserta juga diingatkan agar menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan, bukan sekadar kewajiban saat berada di jalan.
Kanit Kamsel Satlantas Polres Kediri Kota Iptu Mujani, S.H., mengatakan bahwa lingkungan permukiman merupakan salah satu tempat yang strategis untuk membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak dari lingkungan tempat tinggal.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan pemahaman bahwa keselamatan di jalan dimulai dari kesadaran setiap individu. Kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk melindungi diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya,” ujarnya.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., menegaskan bahwa kegiatan edukasi kepada berbagai lapisan masyarakat akan terus digencarkan sebagai langkah preventif dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Kota Kediri.
“Keselamatan berlalu lintas merupakan budaya yang harus terus dibangun bersama. Oleh karena itu, kami hadir memberikan edukasi secara langsung kepada masyarakat agar semakin memahami pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas. Harapan kami, setiap warga dapat menjadi pelopor keselamatan dan menjadikan keselamatan sebagai kebutuhan dalam setiap perjalanan,” kata AKP Tutud Yudho Prastyawan.
Ia menambahkan, keberhasilan menciptakan Kamseltibcarlantas tidak hanya bergantung pada penegakan hukum, tetapi juga ditentukan oleh meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang turut berdiskusi mengenai berbagai persoalan keselamatan berlalu lintas di lingkungan mereka. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif sebagai bagian dari komitmen Satlantas Polres Kediri Kota dalam menghadirkan pelayanan yang humanis melalui edukasi kepada masyarakat. (res/an)
Lalu Lintas
Unit Gakkum Satlantas Siapkan Gelar Perkara, Penanganan Kasus Dipastikan Profesional dan Transparan

Kediriselaludihati- Proses penanganan kasus kecelakaan lalu lintas beruntun yang menewaskan seorang mahasiswi di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kota Kediri, terus bergulir. Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Kediri Kota kini memasuki tahapan pemeriksaan intensif terhadap seluruh pihak yang terlibat, termasuk pengemudi mobil Hyundai Palisade yang menjadi salah satu kendaraan dalam insiden tersebut.
Kecelakaan yang terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di depan Resto O’Seafood itu melibatkan empat kendaraan dan mengakibatkan Fulan Zuleyka (19), mahasiswi asal Dusun Sendang, Desa Sendang, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, meninggal dunia. Selain korban meninggal, dua orang lainnya mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis.
Sejak Minggu malam (5/7/2026) hingga Selasa (7/7/2026), penyidik Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota mengamankan dan melakukan pemeriksaan terhadap DWS (16), pelajar asal Kabupaten Nganjuk yang mengemudikan mobil Hyundai Palisade putih .
Pemeriksaan dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan yang kini terus dikembangkan menuju tahapan penyidikan.
Selain mendalami kronologi kecelakaan, penyidik juga mengklarifikasi berbagai informasi yang berkembang di masyarakat, termasuk terkait dugaan penggunaan plat nomor palsu pada kendaraan yang dikemudikan DWS saat peristiwa terjadi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, S.Tr.K., mengatakan pihaknya melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap seluruh pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.
“Mulai tanggal 6 hingga 7 Juli kami melakukan pemeriksaan terhadap semua pihak yang terlibat. Dalam waktu dekat kami juga akan melaksanakan gelar perkara untuk menentukan peningkatan status penanganan dari tahap penyelidikan menuju penyidikan sesuai alat bukti yang telah kami kumpulkan,” ujar Ipda Andi Anang Dwi Fauzi Sulaiman, Selasa (7/7/2026).
Ia menegaskan bahwa penanganan perkara dilakukan secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku tanpa adanya perlakuan khusus terhadap siapa pun.
“Kami akan bertindak tegas dalam penanganan kasus ini. Semua proses berjalan sesuai prosedur hukum dan berdasarkan hasil penyidikan,” tegasnya.
Menanggapi informasi mengenai penggunaan plat nomor kendaraan, Ipda Andi Anang memastikan hasil pemeriksaan menunjukkan kendaraan Hyundai Palisade tersebut menggunakan nomor registrasi asli AG 55 SIS sebagaimana telah disampaikan kepada awak media sebelumnya.
“Plat nomor kendaraan yang asli adalah AG 55 SIS, pada saat kejadian yang bersangkutan menggunakan plat nomor gantung (palsu AG 150 . Hal tersebut sudah kami pastikan berdasarkan hasil pemeriksaan kendaraan dan dokumen yang kami miliki,” jelasnya.
Penyidik juga telah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengemudi, termasuk tes urine. Dari hasil pemeriksaan tersebut, DWS dinyatakan negatif dari pengaruh narkotika maupun zat terlarang lainnya.
“Hasil tes urine terhadap pengemudi menunjukkan hasil negatif. Dari keterangan awal yang bersangkutan, penyebab terjadinya kecelakaan diakuinya karena kurang berkonsentrasi saat mengemudikan kendaraan,” tambah Ipda Andi.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula ketika Hyundai Palisade melaju dari arah selatan menuju utara di Jalan KH Ahmad Dahlan. Di depannya melaju sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai Naura Azwa Laksono (19), dengan Fulan Zuleyka sebagai penumpang.
Diduga karena kurang berkonsentrasi, pengemudi Hyundai Palisade tidak menyadari keberadaan sepeda motor di depannya hingga akhirnya menabrak bagian belakang Honda Scoopy. Benturan tersebut menyebabkan kedua pengendara sepeda motor terjatuh.
Mobil kemudian kehilangan kendali, masuk ke jalur berlawanan arah, lalu menabrak Toyota Avanza yang datang dari arah utara ke selatan. Setelah itu kendaraan kembali menghantam Isuzu Panther yang berada tepat di belakang Avanza sehingga mengakibatkan kecelakaan beruntun.
Akibat kecelakaan tersebut, Fulan Zuleyka meninggal dunia setelah mengalami sejumlah luka akibat benturan keras. Sementara pengendara Honda Scoopy, Naura Azwa Laksono, mengalami memar pada dahi serta luka lecet pada tangan dan kaki kanan dan saat ini sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Penumpang Isuzu Panther, Ani Maskufah (50), juga mengalami luka di bagian dahi dan telah menjalani perawatan medis.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., M.H., mengatakan penyidik masih terus melengkapi seluruh alat bukti sebelum mengambil langkah hukum berikutnya.
“Kami memastikan proses penanganan perkara ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel. Seluruh alat bukti, keterangan saksi, hasil pemeriksaan kendaraan maupun pemeriksaan terhadap pengemudi akan menjadi dasar dalam menentukan proses hukum selanjutnya,” kata AKP T Yudho Prastyawan.
Ia kembali mengingatkan masyarakat agar menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama saat berkendara.
“Setiap pengendara harus selalu berkonsentrasi, mematuhi batas kecepatan, menjaga jarak aman, serta mengutamakan keselamatan. Kelalaian sekecil apa pun dapat berakibat fatal dan merugikan banyak pihak. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bagi seluruh pengguna jalan agar lebih berhati-hati dalam berkendara,” pungkasnya.
Hingga saat ini, Unit Gakkum Satlantas Polres Kediri Kota masih melanjutkan proses pemeriksaan saksi, pengumpulan alat bukti, serta persiapan gelar perkara sebagai dasar peningkatan penanganan dari tahap penyelidikan menuju penyidikan. Polisi memastikan setiap perkembangan perkara akan disampaikan secara terbuka sesuai dengan hasil penyidikan yang berjalan. (***)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
