Lalu Lintas
Komitmen Wujudkan Rekrutmen Bersih, Transparan, dan Akuntabel
Kediriselalaludihati – Polres Kediri Kota melaksanakan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) penerimaan terpadu anggota Polri Tahun Anggaran 2026 pada Jumat (13/3/2026). Kegiatan tersebut berlangsung di ruang vicon Gedung Command Center lantai 2 Polres Kediri Kota.
Penandatanganan MoU dipimpin oleh Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gde Caka Pratyaksa Ratsuko dan dihadiri sejumlah pejabat dari instansi terkait. Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan berlangsung hingga pukul 09.40 WIB.
Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono, Kasiwas Polres Kediri Kota AKP Neny Sulistyaningrum, Kasihumas Polres Kediri Kota AKP Sundari, serta Kasi Hukum Polres Kediri Kota AKP Suparjo.
Selain jajaran kepolisian, kegiatan tersebut juga dihadiri perwakilan sejumlah instansi terkait, di antaranya Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kediri, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Kediri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Kediri, serta Ketua LSM Masyarakat Independen Peduli (MIP) Kota Kediri.
Kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pembacaan doa yang dipimpin Aiptu Muhamad Arbain. Selanjutnya Kabag SDM Polres Kediri Kota Kompol Riko Saksono menyampaikan sambutan mengenai pelaksanaan seleksi penerimaan anggota Polri tahun 2026.
Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa Polda Jawa Timur saat ini sedang melaksanakan proses seleksi penerimaan terpadu Polri yang meliputi jalur Taruna Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama.
Menurutnya, dalam proses rekrutmen tersebut Polri menerapkan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis. Prinsip tersebut menjadi pedoman dalam memastikan proses seleksi berjalan secara profesional dan bebas dari praktik yang tidak sesuai dengan ketentuan.
Ia juga menjelaskan bahwa penandatanganan MoU tersebut merupakan bagian dari upaya membangun komitmen bersama antara kepolisian dengan instansi terkait dalam mewujudkan proses penerimaan anggota Polri yang bersih dan objektif.
MoU tersebut melibatkan Polres Kediri Kota bersama Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur wilayah Kediri, Dinas Pendidikan Kota Kediri, Dinas Dukcapil Kota Kediri, serta Kantor Kementerian Agama Kota Kediri.
Melalui kerja sama tersebut diharapkan proses verifikasi administrasi maupun pengawasan terhadap pelaksanaan seleksi dapat berjalan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.
Usai penyampaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan MoU penerimaan terpadu Polri Tahun Anggaran 2026 oleh Wakapolres Kediri Kota bersama para perwakilan instansi terkait.
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pelaksanaan rekrutmen anggota Polri yang profesional dan berintegritas.
Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung, situasi di lingkungan Polres Kediri Kota terpantau aman, lancar, dan kondusif.(res/aro)
Lalu Lintas
Aksi Humanis di Jalan Brawijaya, Pengendara Asal Pare Bisa Lanjutkan Perjalanan

Kediriselaludihati – Anggota Turjawali Satlantas Polres Kota Kediri menunjukkan aksi sigap membantu pengendara yang mengalami kendala di jalan, Minggu (12/4/2026) siang.
Aiptu Agung Broto membantu seorang pengendara asal Tulungrejo, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, yang hendak melakukan perjalanan ke wilayah Mojo untuk mengunjungi keluarganya. Kendala terjadi saat kendaraan yang digunakan mengalami ban bocor di sekitar Jalan Brawijaya.
Dalam kondisi hari libur, pengendara kesulitan menemukan tempat tambal ban karena sebagian besar bengkel tutup. Menyikapi hal tersebut, Aiptu Agung langsung berinisiatif mencarikan solusi dengan menghubungi layanan tambal ban.
“Awalnya sudah dicoba ditambal hingga tiga kali, tetapi kondisi ban dalam sudah tidak memungkinkan sehingga harus diganti baru,” ujarnya.
Tak berhenti di situ, Aiptu Agung kemudian membantu mencarikan ban dalam pengganti. Setelah berkeliling, akhirnya ban yang dibutuhkan berhasil ditemukan dan dipasang sehingga kendaraan kembali dapat digunakan.
Proses penanganan berlangsung lancar hingga pengendara tersebut dapat melanjutkan perjalanan menuju tujuannya.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan menyampaikan bahwa tindakan anggotanya merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat, khususnya bagi pengguna jalan yang mengalami kesulitan.
Menurut dia, kehadiran polisi di lapangan tidak hanya berfungsi sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
“Ini bentuk kepedulian anggota di lapangan. Kami ingin masyarakat merasa aman dan terbantu, terutama saat menghadapi kendala di jalan,” ujarnya.
Aksi tersebut mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran polisi yang sigap membantu dinilai memberikan rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Satlantas Polres Kediri Kota mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi kendaraan sebelum bepergian, terutama pada hari libur, guna menghindari kendala di perjalanan. (res/aro)
kriminal
Personel Gabungan Diterjunkan Cegah Konvoi dan Gangguan Kamtibmas
Kediriselaludihati – Polres Kediri Kota menggelar apel bersama dilanjutkan patroli skala besar dalam rangka Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) guna mengantisipasi gangguan kamtibmas dan balap liar, Sabtu (11/4/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai pukul 23.00 WIB tersebut melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi dan menyasar sejumlah titik rawan di wilayah hukum Polres Kediri Kota.
Apel kesiapan dilaksanakan di Mako Polres Kediri Kota dan dipimpin langsung Kabag Ops Polres Kediri Kota Kompol Iwan Setyo Budhi, S.H. Kegiatan ini diikuti unsur gabungan yang terdiri dari personel Sat Samapta, Satlantas, Satreskrim, Satresnarkoba, Satintelkam, Humas, Propam, Dokkes serta personel staf Polres Kediri Kota.
Turut hadir pula Kasi Humas selaku perwira pengawas, Kanit Dalmas Sat Samapta, Kanit Provost, dan Kanit Kamsel Satlantas.
Dalam arahannya, Kabag Ops menekankan pentingnya patroli preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan, khususnya konvoi perguruan, balap liar, dan aktivitas masyarakat yang berpotensi menimbulkan kerawanan pada malam akhir pekan.
Seluruh personel diminta melaksanakan tugas secara humanis, profesional, serta mengedepankan langkah preemtif dan preventif.
Usai apel, personel langsung bergerak melaksanakan patroli mobile menyisir sejumlah ruas jalan utama dan titik rawan keramaian.
Rute patroli meliputi kawasan Jembatan Brawijaya, Kantor Pos, Dandangan, simpang tiga Kodim hingga perbatasan kota.
Patroli kemudian berlanjut menuju simpang empat Baptis, simpang empat Bence, simpang tiga Ngonggo, serta simpang empat Alun-alun yang dikenal memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi pada malam hari.
Selanjutnya personel melakukan pemantauan di sekitar GOR Joyoboyo, Terminal Baru, Jalan Lebak Tumpang, simpang empat Sukorame, hingga Bundaran Sekartaji sebelum kembali ke Mako Polres Kediri Kota.
Selain patroli, petugas juga melakukan pemantauan arus lalu lintas, memberikan imbauan kamtibmas, serta membubarkan kelompok remaja yang berpotensi menimbulkan gangguan ketertiban.
Kegiatan patroli pleton siaga tersebut bertujuan menciptakan rasa aman bagi masyarakat sekaligus mencegah terjadinya aksi balap liar yang kerap muncul pada malam akhir pekan.
Polisi juga memastikan tidak ada konvoi kendaraan yang mengganggu ketertiban maupun aktivitas masyarakat.
Selama pelaksanaan patroli, situasi di wilayah hukum Polres Kediri Kota terpantau aman, tertib, dan kondusif. Arus lalu lintas berjalan lancar serta tidak ditemukan kejadian menonjol.
Kegiatan berakhir setelah seluruh rute patroli tersisir dan dilakukan konsolidasi personel di Mako Polres Kediri Kota. (res/aro)
Lalu Lintas
Selain Kamera Tilang Elektronik, Polisi Usulkan Penambahan Mobil Incar untuk Perkuat Pengawasan
Kediriselaludihati – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kota Kediri mengajukan penambahan enam titik sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) ke Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Usulan tersebut diajukan menyusul optimalnya pemanfaatan ETLE yang telah terpasang di wilayah Kota Kediri.
Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan mengatakan, keberadaan ETLE selama ini tidak hanya efektif dalam penindakan pelanggaran lalu lintas, tetapi juga membantu pengungkapan tindak kejahatan di jalan raya.
“Fungsi ETLE sudah sangat baik. Tidak hanya untuk tilang, tetapi juga membantu mengungkap kasus kejahatan. Seperti kejadian tabrak lari beberapa waktu lalu, pelaku dapat teridentifikasi melalui rekaman kamera,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).
Menurut dia, teknologi kamera ETLE yang digunakan memiliki kemampuan tinggi dalam menangkap detail kendaraan maupun pengemudi. Bahkan, identifikasi dapat dilakukan meski kaca kendaraan memiliki tingkat kegelapan tertentu.
“Dengan teknologi yang ada, kami bisa melihat pengemudi di dalam kendaraan, sehingga sangat membantu dalam proses identifikasi pelanggaran maupun tindak kriminal,” kata Yudho.
Adapun enam titik yang diajukan untuk pemasangan ETLE baru berada di lokasi yang dinilai rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas. Beberapa di antaranya adalah Simpang Empat Mrican, kawasan Torn, serta Simpang Empat Semampir.
Meski demikian, Yudho mengakui realisasi pemasangan tidak selalu sesuai jumlah pengajuan. Biasanya, hanya satu hingga dua titik yang disetujui untuk direalisasikan dalam waktu dekat.
Selain penambahan ETLE, Satlantas Polres Kediri Kota juga mengusulkan penambahan kendaraan patroli berbasis teknologi atau mobil incar (incar) kepada Korlantas Polri. Saat ini, jumlah mobil incar yang dimiliki dinilai masih terbatas.
“Kami baru memiliki satu unit mobil incar, sehingga mengajukan penambahan untuk mendukung pengawasan di lapangan,” ujarnya.
Mobil incar merupakan kendaraan patroli yang dilengkapi kamera otomatis untuk mendeteksi pelanggaran lalu lintas secara mobile, sehingga dinilai efektif menjangkau area yang tidak tercover kamera statis.
Dengan penambahan fasilitas tersebut, Satlantas berharap pengawasan lalu lintas di Kota Kediri dapat semakin optimal. Selain itu, tingkat pelanggaran dan potensi kejahatan di jalan raya diharapkan dapat ditekan secara signifikan.
Yudho juga menekankan pentingnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas. Menurut dia, keberadaan teknologi hanyalah alat bantu, sementara kunci utama keselamatan tetap berada pada kepatuhan pengguna jalan.
“Kami berharap masyarakat semakin teredukasi dan disiplin dalam berlalu lintas, sehingga angka pelanggaran maupun kecelakaan bisa terus menurun,” katanya.
Upaya ini menjadi bagian dari strategi kepolisian dalam mewujudkan sistem lalu lintas yang lebih modern, transparan, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan di wilayah Kota Kediri. (res/aro)
-
Peristiwa5 years agoNing Sheila Hasina Binti KH Zamzami Lirboyo Juara 1 MHQ 30 Juz , MTQ XIV Kapolda Jatim Cup
-
Peristiwa6 years agoPonpes Tarbiyatul Qur’an Al Falah Ploso Kediri Gelar Haflah dan Wisuda Khatmil Qur’an
-
Kriminal6 years agoJangan Coba Coba Balap Liar di Kota Kediri, Dihukum Dorong Motor Dua Kilometer
-
Uncategorized6 years ago6 Pelatihan Sertifikasi Gada Pratama di Mako Brimob Kediri Terima Anumerta Peserta Terbaik
-
Peristiwa6 years agoPengunjung Pasar Bolawen Kabupaten Kediri Diimbau Jaga Jarak dan Cuci Tangan
-
Peristiwa6 years agoRibuan Umat Muslim Ikuti Pengajian Rutin Malam Rabu Gus Lik Kediri
-
Peristiwa3 years agoInilah Kegiatan Malam Tirakatan Jumat Legi di Gereja Puhsarang
-
Inspirasi6 years agoMengenal Sosok Kasatreskrim AKP I Gusti Agung Ananta
