Connect with us

Peristiwa

Korlantas Polri Perkuat Sistem ETLE di Pekanbaru Perangkat Statis Optimal dan Mobile Handheld Diperluas

Published

on

PEKANBARU – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus memperkuat implementasi penegakan hukum berbasis elektronik melalui pengecekan dan penguatan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di wilayah Kota Pekanbaru.

Kegiatan asistensi ETLE Tahun Anggaran 2026 ini merupakan bagian dari komitmen Korlantas Polri di bawah kepemimpinan Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., dalam mendorong transformasi digital penegakan hukum lalu lintas yang Presisi.

Pelaksanaan kegiatan berada dalam koordinasi dan arahan Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol. Faizal, S.I.K., M.H dengan pelaksanaan teknis dipimpin oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi, S.H., S.I.K., M.H., bersama tim.

Menurut Kombes Dwi Sumrahadi, hasil pengecekan di sejumlah ruas utama Kota Pekanbaru menunjukkan bahwa perangkat ETLE Statis dalam kondisi aktif dan berfungsi normal.

Kamera pengawas mampu menangkap pelanggaran secara jelas, sementara koneksi jaringan serta sistem Back Office ETLE terpantau stabil.

Proses perekaman dan pengiriman data pelanggaran berjalan otomatis dan real time, tanpa ditemukan kendala teknis maupun kerusakan fisik pada perangkat.

Monitoring sementara menunjukkan bahwa pelanggaran yang dominan terekam meliputi tidak menggunakan sabuk pengaman, penggunaan telepon genggam saat berkendara, tidak menggunakan helm, serta pelanggaran terhadap marka jalan dan lampu lalu lintas (APILL).

“Kondisi tersebut menegaskan bahwa ETLE tidak hanya berfungsi sebagai instrumen penindakan hukum, tetapi juga sebagai sarana edukasi dalam membangun budaya tertib berlalu lintas di tengah masyarakat,” jelas Kombes Pol Dwi Sumrahadi, Rabu (11/2/26).

Selain optimalisasi ETLE Statis, Korlantas Polri juga terus memperluas distribusi ETLE Mobile Handheld sebagai perangkat penegakan hukum yang fleksibel dan adaptif di lapangan.

Secara nasional, ketersediaannya saat ini mencapai 394 unit dan direncanakan akan bertambah pada Tahun Anggaran 2026.

Ditlantas Polda Riau memperoleh alokasi 15 unit untuk memperkuat efektivitas serta mobilitas penindakan pelanggaran lalu lintas.

Sebagai bagian dari penguatan tersebut, Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri melaksanakan penyerahan simbolis 15 unit ETLE Mobile Handheld kepada Ditlantas Polda Riau dalam rangka mendukung kesiapan penegakan hukum menjelang Operasi Ketupat.

Melalui langkah strategis ini, Korlantas Polri menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem penegakan hukum lalu lintas yang modern, transparan, dan akuntabel, guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas di seluruh Indonesia. (*)

Continue Reading

Lalu Lintas

Aksi Humanis Anggota Satlantas Jadi Wujud Pelayanan di Jalan Raya

Published

on

Kediriselaludihati – Aksi sigap ditunjukkan anggota Satuan Lalu Lintas Polres Kediri Kota saat membantu seorang pengendara motor yang mengalami kendala di tengah jalan, Senin (30/3/2026) pagi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 07.30 WIB di kawasan Jembatan Brawijaya, salah satu jalur utama di Kota Kediri. Saat itu, Aiptu Agung Broto, anggota Turjawali Satlantas Polres Kediri Kota, tengah melaksanakan patroli usai kegiatan pengaturan lalu lintas pagi.

Ketika melintas di lokasi, ia melihat seorang pengendara mendorong sepeda motor di atas jembatan. Setelah dihampiri, diketahui kendaraan tersebut mengalami kerusakan pada bagian rantai yang terlepas.

Tanpa menunggu lama, petugas langsung membantu memperbaiki rantai motor tersebut hingga kembali terpasang dengan baik. Setelah diperbaiki, kendaraan dapat digunakan kembali oleh pengendara.

Kasatlantas Polres Kediri Kota AKP Tutud Yudho Prastyawan, S.H., mengatakan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat, khususnya di jalan raya.

“Anggota di lapangan tidak hanya bertugas mengatur lalu lintas, tetapi juga memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kehadiran polisi di jalan diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna jalan, sekaligus menjadi solusi cepat ketika terjadi kendala di lapangan.

Aksi sederhana tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat sekitar, karena dinilai mencerminkan kepedulian dan respons cepat aparat kepolisian dalam membantu warga.

Kegiatan patroli dan pelayanan di jalan raya, lanjut Yudho, akan terus ditingkatkan guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah Kota Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Sinergi TNI, Pemda, dan Masyarakat Dinilai Kunci Kelancaran Arus Mudik dan Lebaran

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 serta kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) di wilayah hukum Polres Kediri Kota.

Apresiasi tersebut ditujukan kepada unsur TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat yang dinilai telah berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya selama arus mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Menurut Kapolres, keberhasilan pengamanan Lebaran tahun ini tidak lepas dari solidnya koordinasi dan sinergi lintas sektor. Hal itu terlihat dari kondisi arus mudik dan balik yang berjalan relatif lancar, serta minimnya gangguan keamanan selama periode operasi.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama dan komitmen bersama seluruh stakeholder dalam memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Ia menambahkan, selain Operasi Ketupat Semeru, kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) juga turut berkontribusi dalam menjaga stabilitas kamtibmas di Kota Kediri selama momentum Lebaran.

Kapolres berharap, sinergitas yang telah terbangun dengan baik tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan di masa mendatang. Dengan demikian, situasi keamanan di wilayah Kota Kediri tetap terjaga dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

“Kolaborasi ini harus terus dijaga agar ke depan kita semakin siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas,” katanya.

Ia juga menegaskan komitmen Polres Kediri Kota untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan pelayanan terbaik, serta menjaga stabilitas keamanan demi mendukung aktivitas masyarakat yang aman dan lancar. (res/aro)

Continue Reading

Inspirasi

Silaturahmi dengan 60 Kades Jadi Momentum Perkuat Deteksi Dini dan Sinergi Kamtibmas

Published

on

Kediriselaludihati – Kapolres Kediri Kota AKBP Anggi Saputra Ibrahim, S.H, S.IK, M.H mengajak para kepala desa untuk menghidupkan kembali pengamanan swakarsa (pam swakarsa) sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tingkat desa.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan silaturahmi dan halal bihalal bersama paguyuban kepala desa se-Kabupaten Kediri yang digelar di kawasan Bandar Waroeng, Kecamatan Banyakan, Senin (30/3/2026).

Kegiatan yang berlangsung sekitar satu jam itu dihadiri jajaran pejabat utama Polres Kediri Kota, para kapolsek, lima camat wilayah hukum, serta sekitar 60 kepala desa. Turut hadir Wakapolres Kediri Kota Kompol Putu Gede Caka Pratyaksa, Kabag Ops Kompol Iwan Setyo Budhi, serta sejumlah kasat fungsi.

Dalam sambutannya, Kapolres menekankan pentingnya peran desa sebagai garda terdepan dalam menjaga stabilitas keamanan. Menurut dia, tantangan kamtibmas ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

“Melalui momentum silaturahmi ini, kami mengajak seluruh kepala desa untuk kembali mengaktifkan pam swakarsa sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pam swakarsa merupakan bagian dari strategi perpolisian masyarakat (polmas) yang berbasis pada kesadaran dan partisipasi warga. Sistem ini dinilai efektif sebagai upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan di tingkat akar rumput.

Menurut Kapolres, keberadaan pam swakarsa dapat menjadi penguat peran kepolisian, terutama dalam hal penyampaian informasi serta pencegahan dini terhadap konflik sosial maupun tindak kriminal.

“Pam swakarsa berfungsi sebagai ‘force multiplier’ bagi Polri. Dengan keterbatasan jumlah personel, peran masyarakat menjadi sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif,” katanya.

Selain itu, Kapolres juga mendorong peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan serta penguatan sistem komunikasi yang cepat dan efektif antara warga, perangkat desa, dan aparat kepolisian.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan markas kepolisian sebagai simbol kehadiran negara. Untuk itu, sinergi antara kepala desa, camat, dan kapolsek dinilai krusial dalam menjaga stabilitas wilayah.

“Kami berharap ada sistem pelaporan cepat jika muncul potensi gangguan, sehingga bisa segera ditangani sebelum berkembang,” ujarnya.

Sementara itu, Camat Tarokan Suharsono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai silaturahmi antara Polri dan pemerintah desa menjadi langkah strategis dalam memperkuat koordinasi dan komunikasi.

“Momentum Syawal ini semoga semakin mempererat hubungan dan sinergi antara Polri dengan pemerintah desa,” katanya.

Kegiatan diawali dengan registrasi dan pembukaan, dilanjutkan sambutan, sesi tanya jawab, doa bersama, serta diakhiri dengan ramah tamah. Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif.

Polres Kediri Kota berharap sinergi yang terbangun melalui kegiatan ini dapat menjadi fondasi kuat dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis di wilayah Kediri. (res/aro)

Continue Reading

Trending

Copyright © 2019 kediriselaludihati.com

You cannot copy content of this page